Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2018
Vandalisme di MRT, Menhub: Saya Tidak Habis Pikir, Kok Tega | KPU Minta Peserta Pemilu Manfaatkan Masa Kampanye Sebaik-baiknya | Menhub Pertimbangkan Ganjil Genap Atasi Macet IMF - World Bank | Smartphone Huawei dengan Chipset Kirin 980 Dirilis Oktober 2018 | Agnez Mo: Beda Masalah Rambut Saat di Jakarta dan Los Angeles | Persib Vs Persija, Gomez: Kalau Menang, Rasanya akan Beda | Liga Spanyol Ahad Malam Ini: 5 Fakta Prediksi Barcelona Vs Girona | Jokowi dan Prabowo Ikrarkan 3 Janji Kampanye Damai Pilpres 2019 | BPJS Kesehatan Telat Bayar ke RSUD, Anies: Utang ke Bank Darurat | Jobfair UI, Anies Baswedan Ingin Lulusan Terbaik Daftar CPNS DKI | Persib Bandung Vs Persija Jakarta: Kedua Tim Kenakan Kostum Utama | Sedapnya Mi Baso dengan Mi Lembut ala Tasikmalaya | Kelompok Gerakan Demokratik Arab Menyerang Parade Militer Iran? | Bangun BLK di Pesantren, Pemerintah Siapkan Rp 1 Triliun | Saat Menristekdikti Rasakan Kesegaran Air Sumur dengan PH Tinggi | Jadwal Bola Malam Ini: Chelsea, Arsenal, Barcelona, Juventus | Tiket Persib Vs Persija Sore Ini Ludes, Layar Lebar Disiapkan | Gilang Dirga dan Hobi Meniru Suara | Waspada, Ini Modus Penipuan Berkedok Petugas Pajak | Bhayangkara FC Vs Barito Putera 2-2: Sacramento Jadi Momok | Timnas U-16 Siap Hadapi Vietnam, Fakhri: Fisik Pemain Sudah Pulih | BKSDA Aceh dan VESSWIC Obati Gajah yang Kena Jerat | Barasuara Rilis 'Guna Manusia' Single Pertama dari Album Kedua | Asian Para Games 2018: Ribuan Peserta Ikuti Parade Momo | Jokowi Kenakan Pakaian Adat Bali, Prabowo Pakai Surjan Jawa | HUT Pasar Modal Ke-41, BEI Gelar Lari dan Jalan Santai | Cardiff Vs Manchester City: Mahrez Mulai Tunjukkan Harganya | Cantiknya Hari Jisun Pakai Busana Tradisional Indonesia | Timses Jokowi - Ma'ruf Targetkan 71 Persen Suara di Yogyakarta | Cardiff Vs Manchester City: Inilah Serangan Skuad Pep yang Asli | Festival Pesona Senggigi Lombok Tetap Digelar, Diawali Zikir | Khamenei dan Rouhani Kecam Serangan di Parade Militer Iran | Hati-Hati Penipuan Berkedok Petugas Pajak, Ini Imbauan dari Ditjen Pajak | Sakit, Heechul Super Junior Absen Saat Promosi Album Baru | Belajar dari Colonel Sanders KFC yang Memulai Bisnis Saat Pensiun | Kartika Putri - Habib Usman Rencanakan Punya Banyak Anak | Tol Serpong - Cinere, Ini Protes Warga Villa Asri Pondok Cabe | WhatsApp Bakal Tampilkan Foto Kiriman Teman di Notifikasi | Pertama Kali, Arab Saudi Tampilkan Presenter Perempuan | Ketua KPU Resmi Membuka Deklarasi Kampanye Damai di Monas | Anak Ditemukan Bersimbah Darah di Rumah, Ini Kronologis Versi Ibu | Anies Buka Museum Betawi Pertama di Jakarta, Apa Saja Koleksinya? | Peserta Deklarasi Kampanye Damai Pilpres 2019 Berpakaian Adat | Aksi Vandalisme Pernah Timpa KRL, KCI: Korbankan Ribuan Penumpang | Transmisi Bermasalah, Ford Ganti Rugi Konsumen Rp 10,7 Miliar | Produk Pembersih di Rumah Picu Obesitas pada Anak? Tilik Risetnya | 5 Fakta Luar Biasa dari Patung Garuda Wisnu Kencana | Greysia Polii Ungkap Perjuangan Atlet Wanita dengan Diri Sendiri | Dirjen Targetkan Penerimaan Pajak 95 Persen Hingga Akhir Tahun | Arema FC Kalah di Jayapura, Hendro Siswanto Alami Kejang | Kartika Putri - Habib Usman Minta Jangan Ungkit Masa Lalu | Pulang dari Kafe, Ibu Temukan Anak Bersimbah Darah di Rumahnya | Scooter Festival: Peugeot dan Vespa Berikan Promo Mulai Rp 1 Juta | Dana Awal Kampanye Jokowi Terbanyak Berasal dari Dua Sumber Ini | Arema FC: Sportivitas, Manu Wanggai Temui Hendro Siswanto | OJK Catat Kerugian Akibat Investasi Bodong Rp 9,7 Triliun | Rilis di Indonesia, Ini Fitur-fitur Menarik GoPro Hero7 Black | Iran: Penyerang Parade Militer Terkait dengan Mossad | Soal Jokowi Hormat, Politikus Demokrat: Mungkin Melamun | Hari Ini Tenggat Pelaporan Dana Kampanye Peserta Pemilu | Nonton Timnas U-16 di Malaysia, Menpora Berbaur di Tribun Biasa | Liga 1 Ahad Hari Ini: Prediksi Persib Bandung Vs Persija Jakarta | Ini Ancaman Polisi Terhadap Pelaku Aksi Vandalisme Kereta MRT | Sejumlah Harimau Sumatera Adang Warga, BKSDA Cek Lokasi | Cek 4 Kesalahan yang Sering Dilakukan Para YouTuber Pemula | Bulu Tangkis: Lee Chong Wei Terkena Kanker | Disebut Bikin Susah Nelayan, Susi Pudjiastuti: Nelayan yang Mana? | Final China Open 2018: Hari Ini Anthony Ginting Vs Kenta Momota | Pertamina Perluas Pembayaran Nontunai di SPBU Wilayah Padang | Jadwal Liga 1 Ahad Ini: Persib Vs Persija, PSM Vs Sriwijaya FC | MMA One Championship: Pacio Taklukkan Naito, Stefer Kalah | Hari Ini Jadwal Timnas U-19 Vs Thailand, Disiarkan Inews TV | Perkosa Biarawati, Polisi India Tangkap Uskup Franco Mulakkal | Awal Kampanye Pilpres, Waspadai Hujan dan Angin Kencang di DKI | MMA One Championship: Stefer Rahardian Gagal Bangkit di Jakarta | Tinju Dunia: Joshua Pertahankan Gelar, KO Povetkin di Ronde 7 | Manchester United Vs Wolves 1-1, Mourinho Merasa Lebih Kecewa | Ini Susunan Acara Deklarasi Kampanye Damai Pemilu 2019 | Cardiff Vs Manchester City 0-5, Guardiola: Kami Setara Musim Lalu | Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional, Begini Kisah Depati Amir | Klasemen Liga Italia Pekan Ke-5: Inter Milan Menang Dramatis | Cegah Vandalisme Kereta MRT, Tembok Depo Lebak Bulus Ditambah... | Tim Jokowi - Ma'ruf Luncurkan Slogan Kampanye #IndonesiaMaju | Deklarasi Kampanye Damai, Tim Prabowo Akan Pakai Baju Adat | Ada 4 Kondisi Manusia yang Tak Boleh Divaksin, Siapa Saja Mereka? | Klasemen Liga Spanyol: Real Madrid Menang, Gusur Barcelona | Klasemen Liga Inggris: Liverpool dan Man City Menang, MU Seri | Hasil Liga Inggris, Manchester United Ditahan Imbang, City Pesta Gol | Wikipedia Gembok Profil Capres - Cawapres untuk Cegah Pemalsuan | Ali Mochtar Ngabalin: Pengunduran Diri Din Syamsuddin Tak Tepat | Sandiaga Kaget, di Kota Solo Harga Semangkuk Soto Rp5 ribu | Jokowi Nomor Urut 1, Hary Tanoe: Biar Nggak Bingung Sama Gerindra | Soal Sindiran PKI Fadli Zon, Begini Tanggapan Kubu Jokowi | Vandalisme MRT di Depo Lebak Bulus, Polisi Temukan Krat Teh Botol | Polisi Buru 20 Tahanan Kabur dari Polres Kepulauan Seribu | Soal Tantangan Gatot Nurmantyo Nobar G30SPKI, Ini Kata Prabowo | Gatot Nurmantyo Unggah Pemuda Ngawur Sebut Nama Pahlawan Revolusi | Kata Anthony Ginting Setelah Lolos ke Final China Open 2018 | Timses Prabowo: Nomor Urut 2 Menguntungkan Capres dan Gerindra | Vandalisme di MRT, Menhub: Saya Tidak Habis Pikir, Kok Tega | KPU Minta Peserta Pemilu Manfaatkan Masa Kampanye Sebaik-baiknya | Menhub Pertimbangkan Ganjil Genap Atasi Macet IMF - World Bank | Smartphone Huawei dengan Chipset Kirin 980 Dirilis Oktober 2018 | Agnez Mo: Beda Masalah Rambut Saat di Jakarta dan Los Angeles | Persib Vs Persija, Gomez: Kalau Menang, Rasanya akan Beda | Liga Spanyol Ahad Malam Ini: 5 Fakta Prediksi Barcelona Vs Girona | Jokowi dan Prabowo Ikrarkan 3 Janji Kampanye Damai Pilpres 2019 | BPJS Kesehatan Telat Bayar ke RSUD, Anies: Utang ke Bank Darurat | Jobfair UI, Anies Baswedan Ingin Lulusan Terbaik Daftar CPNS DKI |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Pecat Segera PNS Korup!

Home » Berita Nasional Indonesia Hari Ini Minggu 23 September 2018 » Gosip Artist » Pecat Segera PNS Korup!

Oleh : Admin on pada Jumat 14 September 2018, 20:31 WIB

Pecat Segera PNS Korup!
DOWNLOAD APP sumutkota.com

Jakarta - Hanya gara-gara lembaran kertas yang dikeluarkan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pada 2012, negara masih mempekerjakan ribuan PNS yang terbukti melakukan korupsi dan putusannya pun sudah inkrah atau berkekuatan hukum tetap. Tak hanya itu, negara juga masih menggaji mereka.

Lembaran kertas itu bernama Surat Edaran Kemendagri Nomor 800/4329/SJ tertanggal 29 Oktober 2012. Surat edaran itu diakui Mendagri Tjahjo Kumolo sebagai salah satu kendala para PNS yang terbukti korupsi dan putusannya inkrah tak kunjung diberhentikan secara tidak hormat atau dipecat. Dalam surat itu tidak disebutkan pemberhentian tidak hormat bagi PNS yang terbukti korupsi, melainkan hanya tentang larangan agar PNS korup itu tidak diangkat dalam jabatan struktural.




"Kalau ada sekian ribu tadi, bukan salah teman-teman daerah. Jadi ini salah saya, salah Kemendagri karena ada surat edaran yang tidak tegas yang dikeluarkan tahun 2012," ujar Tjahjo, Kamis (13/9).

Tjahjo mengaku salah meski surat edaran itu bukan di masa kepemimpinannya. Untuk memperbaikinya, Tjahjo mengeluarkan surat edaran teranyar yang menghapus surat edaran sebelumnya, yaitu Surat Edaran Nomor 180/6867/SJ tentang Penegakan Hukum terhadap Aparatur Sipil Negara yang Melakukan Tindak Pidana Korupsi tertanggal 10 September 2018 berisi 3 poin, yaitu:

1. Bahwa tindak pidana korupsi merupakan extraordinary crime dengan demikian korupsi merupakan kejahatan yang pemberantasannya harus dilakukan secara luar biasa dan sanksi yang tegas bagi yang melakukan khususnya dalam hal ini aparatur sipil negara, untuk memberi efek jera;

2. Memberhentikan dengan tidak hormat aparatur sipil negara yang melakukan tindak pidana korupsi dan telah mendapatkan putusan pengadilan negeri yang berkekuatan hukum tetap/inkracht sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku;

3. Dengan terbitnya surat edaran ini, maka surat edaran nomor 800/4329/SJ tanggal 29 Oktober 2012 dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.




Tak hanya itu, Tjahjo juga menggandeng Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Syafruddin serta Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana untuk segendang sepenarian melalui Surat Keputusan Bersama (SKB). Isinya kurang-lebih sama, tapi dengan syarat pemecatan dilakukan paling lambat akhir tahun ini.

"Siapa pun menterinya, pemerintah itu satu presiden sampai kepala daerah semua harus tegak lurus satu komando. Ini sudah kami cabut, sehingga bisa memberikan kesempatan untuk BKN, MenPAN, termasuk Sekda BKN daerah untuk memproses permasalahan ini," kata Tjahjo.

KPK--yang memang sedari awal dimintai masukan oleh Tjahjo--meminta eksekusi atas surat edaran itu segera dilakukan. Para pejabat pembina kepegawaian (PPK), termasuk kepala daerah, harus segera bertindak.

"Para PPK, termasuk kepala daerah yang paling mengetahui apa yang terjadi pada pegawai di lingkungannya agar membangun sistem pelaporan sehingga tindakan hukum yang dilakukan tidak harus menunggu hingga ribuan ASN (aparatur sipil negara) belum diberhentikan seperti saat ini," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah, Jumat (14/9).

"Kami harap tidak ada keraguan lagi untuk menerapkan aturan hukum tersebut," imbuhnya.

Dari data BKN per 12 September 2018, total ada 2.259 PNS korup yang belum dipecat yang tersebar di tingkat provinsi, kabupaten, dan/atau kota. Selain itu, PNS korup yang belum dipecat ada di institusi kementerian atau lembaga tingkat pusat sebanyak 98 orang. Total keseluruhannya 2.357 orang.
(dhn/dkp)
Pecat Segera PNS Korup! | Bang Naga | on Jumat 14 September 2018, 20:31 WIB | Rating 4.5
Berita Lainnya

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Latest News

» Protes Keras KPU di Kampanye Damai, SBY 'Walkout'
» Monas Jadi Lautan Manusia, Laju Transjakarta Tersendat
» Persib vs Persija, Tekanan Lebih Berat ke Maung Bandung
» Acara Deklarasi Usai, Prabowo Joget 'Damai'
» Selalu Diberitakan 'Miring', Trump Bakal Selidiki Google
» Utang Pemerintahan Jokowi Tembus Rekor Baru, Rp4.363 Triliun
» VIDEO: Baju Adat Capres-Cawapres di Deklarasi Kampanye Damai

Karir

Android APK


KESEHATAN

Selengkapnya >>

Nasional

» Gempa Bumi Hari Ini

menu


Tempo DAIRI CNN Zodiak
© 2017 - 2018 sumutkota.com | Pers | V.DB: | All Right Reserved

DMCA.com Protection Status

Page loads : seconds