Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2019
Prediksi Borneo FC Vs Persipura Jayapura di Ajang Liga 1 Senin | Bursa Transfer: PSM Pinjamkan Zulkifli Syukur ke Sriwijaya FC | Erick Thohir Resmikan Peluncuran Jagat Bumilangit Jilid 1 | Muhammadiyah Sebut Abdul Somad Lakukan Penghinaan Simbol Agama | Abdul Somad Dipolisikan, Gerakan Angkatan Muda Kristen Bicara | 3 Poin Klarifikasi Abdul Somad Soal Tuduhan Penistaan Agama | Ikatan Sarjana Katolik Sayangkan Ceramah Abdul Somad | Pertamina Buka Lowongan Kerja Bagi Fresh Graduate | Pemindahan Ibu Kota, Gubernur Kalbar: Kami Diuntungkan | Klarifikasi Lengkap Abdul Somad Soal Tudingan Penista Agama | Polda NTT: Belum Ada Laporan Resmi Soal Abdul Somad, Tapi... | Pemindahan Ibu Kota, Warga Jakarta: Kami Betah, Tak Mau Pindah | Rahasia Makeup Flawless Segar Iriana Jokowi di HUT RI ke-74 | Prediksi Borneo FC Vs Persipura Jayapura di Ajang Liga 1 Senin | Bursa Transfer: PSM Pinjamkan Zulkifli Syukur ke Sriwijaya FC | Erick Thohir Resmikan Peluncuran Jagat Bumilangit Jilid 1 | Indonesia Kirim 10 Atlet ke Kejuaraan Wushu Junior Asia di Brunei | Qarrar Firhand Juara Balap Gokart Rok Cup di Singapura | 12 Negara Ikuti Tenis Junior Internasional Medco di Palembang | Sho Shimabukuro Juara Nomor Tunggal Tenis Combiphar Open 2019 | Berteman dengan Taurus dan 2 Zodiak Ini Jangan Banyak Bergurau | Sempat Dibully, Celine Dion Lebih Percaya Diri di Usia 51 Tahun | Simak Gaya Jan Ethes Gunakan Baju Adat Bali Hingga Aceh |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Politik Uang Masih Dimaklumi di DKI, Sembako Jadi Favorit

Home » Berita Nasional Indonesia Hari Ini Minggu 18 Agustus 2019 » Gosip Artist » Politik Uang Masih Dimaklumi di DKI, Sembako Jadi Favorit

Oleh : Admin on pada Senin 11 Februari 2019, 19:44 WIB

Politik Uang Masih Dimaklumi di DKI, Sembako Jadi Favorit Jakarta - Hasil survei Charta Politika menunjukkan ternyata politik uang (money politics) masih dimaklumi di DKI Jakarta. Bahkan tingkat toleransi terhadap politik uang di atas 50 persen.

Survei dilaksanakan pada 18-25 Januari 2019 dengan metode wawancara tatap muka kepada total 2.400 responden atau 800 responden di tiap dapil. Margin of error di tiap dapil kurang-lebih 3,4 persen. Survei dilakukan di DKI Jakarta karena dianggap sebagai barometer nasional.


"Toleransi terhadap money politics ternyata di DKI ini juga cukup tinggi, bahwa masyarakat sangat memaklumi, sangat toleran ketika ada caleg, ada partai politik, atau tim sukses yang memberikan uang. Di DKI-I 58,2 persen yang mengatakan politik uang itu hal yang lumrah begitu, ya," kata Direktur Riset Charta Politika, Muslimin, di Resto Es Teler 77, Jalan Adityawarman, Jakarta Selatan, Senin (11/2/2019).

"Ini yang memang kenapa tadi undecided voters-nya juga masih tinggi di DKI-I. Ini agak linier kalau kita mau simpulkan bahwa kita asumsikan masyarakat di DKI-I itu menunggu sesuatu," imbuhnya.

Untuk dapil DKI-II dan DKI-III, toleransi terhadap money politics juga masih tinggi. Namun, di DKI-III lebih banyak masyarakat yang menolak adanya politik uang.


"Berbeda dengan dapil DKI-II agak lebih relatif rendah (dari DKI-I). Dan DKI-III juga, jadi lebih tinggi yang menolak. Dapil III ini memang paling tinggi penolakan money politics-nya dibanding DKI-I dan DKI-II," ungkapnya.

Terkait dengan hadiah yang paling disukai dari para caleg, mayoritas responden menjawab sembako. Dalam hal ini, responden di DKI-III yang paling menyukai hadiah sembako dibanding dua dapil yang lain.

"Ketika kita tidak menyebutkan, katakanlah, wah apa nih yang paling diharapkan selain uang tentunya, ternyata sembako juga paling tinggi. DKI-I ini ada 30 persen, DKI-II 36 persen, yang menarik tapi DKI-III ini ada 40 persen," papar Muslimin.


Menurut Muslimin, hal tersebut terjadi lantaran persaingan antarcaleg di dapil DKI-III sangat ketat. Cara caleg menarik suara dengan pemberian sembako banyak ditemui di dapil ini.

"Kalau kita lihat pemberitaan, DKI-III memang pertarungan calegnya jauh lebih luar biasa. Penetrasi yang dilakukan caleg jauh lebih tinggi dan sembako-sembako murah itu memang kita lihat banyak di DKI-III, bahkan ada beberapa yang viral di media sosial," ucapnya.

Lebih lanjut, Muslimin mengimbau agar partai politik turut berperan dalam memberikan pendidikan politik. Hal itu karena, menurutnya, tingkat pragmatisme masyarakat masih sangat tinggi.

"Kenapa kita harus hati-hati, ini pendidikan politik, kita juga harus berikan tanggung jawab kepada partai politik, tentunya bahwa ternyata tingkat pragmatisme di masyarakat, bahkan di DKI sekalipun, itu masih sangat tinggi," ujar Muslimin.


Berikut ini tingkat toleransi terhadap money politics di dapil DKI-I:
Dapat dimaklumi 58,2 persen
Tidak dapat dimaklumi 31,3 persen
Tidak menjawab 10,5 persen

Berikut ini tingkat toleransi terhadap money politics di dapil DKI-II:
Dapat dimaklumi 47,0 persen
Tidak dapat dimaklumi 41,0 persen
Tidak menjawab 12,0 persen

Berikut ini tingkat toleransi terhadap money politics di dapil DKI-III:
Dapat dimaklumi 42,6 persen
Tidak dapat dimaklumi 47,6 persen
Tidak menjawab 9,8 persen


Berikut hadiah yang paling disukai masyarakat dalam kampanye pemilu legislatif di dapil DKI-I:
Sembako 30,7 persen
Kaus 23,7 persen
Kalender 8,4 persen

Berikut hadiah yang paling disukai masyarakat dalam kampanye pemilu legislatif di dapil DKI-II:
Sembako 36,0 persen
Kaus 14,5 persen
Mukena 9,4 persen

Berikut hadiah yang paling disukai masyarakat dalam kampanye pemilu legislatif di dapil DKI-III:
Sembako 40,8 persen
Kaus 19,6 persen
Mug/gelas 4,6 persen.
(azr/jbr)
Politik Uang Masih Dimaklumi di DKI, Sembako Jadi Favorit | Bang Naga | on Senin 11 Februari 2019, 19:44 WIB | Rating 4.5
Berita Lainnya

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

» Disney+ Dekati Ewan McGregor untuk Serial 'Obi Wan Kenobi'
» Lampard Samai Rekor Buruk Benitez di Chelsea
» VIDEO: Pokémon World Championships Berhadiah Rp7 Miliar
» TNI AL Sergap Pembajak KM Mina Sejati di Laut Kepulauan Aru
» Timnas Indonesia Intip Lawan di Tour de Indonesia
» FOTO : Ledakan Bom saat Pesta Pernikahan di Afghanistan
» Kepala Bekraf Minta Maaf soal Video Lelang Perpecahan Negeri

Karir


Lirik

  • AYDI – Kita Indonesia
  • The Virgin – Diakah Jodohku
  • Abiel Jatnika – Kapalang Nyaah
  • Michiel Eduard – Kau Telah Pergi (OST ROMPIS 2018)
  • Hary – Biarkan Ku Pergi
  • Anggun – Siapa Bilang Gak Bisa
  • Smash – Fenomena
  • Adipati – Lempar Batu Sembunyi Tangan
  • LaoNeis Band – Insya Allah
  • Michael Mario – Jangan Menolak

  • Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN DAIRI QUICK COUNT PILPRES Zodiak
    © 2017 - 2019 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

    DMCA.com Protection Status

    Page loads : seconds