Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2019
Kekurangan dan Kelebihan Menggunakan Menstrual Cup | 2 Strategi Penerbangan Mudik Lebaran 2019 di Bandara Kertajati | Diprediksi Rawan Saat Pemilu, Begini Temuan Bawaslu di Jakbar | Panitia TPS Meninggal Kelelahan, PKS Solo Minta Pemilu Dievaluasi | Cerita Menggali Potensi Anak Down Syndrome dari Payakumbuh | Referendum, Masyarakat Mesir Akan Tentukan Masa Jabatan Presiden | Sosok Penerus Mercedes-Benz G-Class Siap Tantang Land Rover | Indef: Perubahan Besaran Defisit 3 Persen Belum Diperlukan | Startup Aruna Menang Alipay-NUS Innovation Challenge Rp 622 Juta | Juventus Vs Fiorentina, Allegri Tepis Kabar Ronaldo Akan Hengkang | Top Selfie di Bukit Galung Paara Sambil Nikmati Matahari Terbenam | Penyusup Kedutaan Korea Utara, Amerika Serikat Tahan 1 Terduga | Minggu Tegang, Pijatan Ini Bikin Otot Seluruh Tubuh Lebih Rileks | Gempa Magnito 5 di Banggai, Tak Berpotensi Tsunami | Tebak Anggota Blackpink yang Bisa 4 Bahasa, Siapa Dia? | Perempuan Tewas di Parkiran Hotel, CCTV dan Suami Diperiksa | Juventus Vs Fiorentina, Ada Suara Sumbang Jelang Pesta Scudetto | Tinju, Amir Khan Diperkirakan Sulit Kalahkan Terence Crawford | Land Rover Defender Akan Mulai Didistribusikan ke Konsumen 2020 | Pengguna BlackBerry Masih Bisa Mengakses BBMe | Tips Teknologi: Menjadwalkan Pengiriman Pesan WhatsApp | Barcelona Vs Real Sociedad, Valverde Bicara Soal Treble | Cerita Suami Temukan Mayat Istrinya yang Tewas di Parkiran Hotel | Awas Apple Pencil 2 Bisa Ganggu Sinyal Smart Key Mobil | Libur Paskah 2019, Jangan Fokus Main HP di Kendaraan | 19 Penerbangan Domestik Terdampak Kebakaran di Bandara Ngurah Rai | Ingin Dijemput Pakai Mobil Dinas Hengky Kurniawan? Ini Syaratnya | NASA Kirim Robot Lebah ke ISS, Simak Keunikannya | Inikah Desain Suzuki GSX-S250, Headlamp Mirip Alien Serupa Yamaha | Traffic Data XL Axiata Melonjak Selama Pemilu 2019 | Lakukan Pelecehan Seksual, Pria Ini Dihajar Petarung MMA Wanita | Unit Review Smartphone Lipat Rp 27 Juta Samsung Bermasalah? | Isu Sandiaga Balik Wagub, Ketua Gerindra DKI: Akalnya Tidak Sehat | Alasan Bawaslu Usul Pemungutan Suara Ulang di 3 TPS Tangerang | Gus Ipul: Selesai Pemilu Lupakan 01 - 02, Saatnya Kembali ke Nol | Dua Pemenang | Kedipan Mata Erick Thohir, Misteri Utusan Jokowi Bertemu Prabowo | Penyebab Kompresi Sepeda Motor Bocor dan Cara Mengatasinya | Polisi Pastikan Pengemudi Camry Pelaku Tabrak Lari Jadi Tersangka | Wisata ke Dahor Heritage, Rumah Pekerja Kilang Zaman Belanda | Pemilu 2019, 6 TPS di Bekasi Gelar Pemungutan Suara Susulan Besok | Erick Thohir Kirim Surat Edaran Minta Relawan Jokowi Tak Ragu | Cerita di Balik Langkah Kubu Jokowi Akhirnya Deklarasi Kemenangan | Mabuk Perjalanan saat Libur Panjang Paskah 2019, Apa Sebabnya? | Moeldoko: KPU Bukan Milik 01 dan Pemerintah, KPU Independen | Tak Lolos Seleksi PPPK, Bagaimana Nasib Pegawai Honorer K2? | Nur Asia Uno: Kita Kencangkan Doa dan Ketuk Pintu Langit | Moeldoko: Silakan People Power, Tapi Jangan Ganggu Kedaulatan Negara | Kreatif, Jaket Ini Terbuat dari Sampah Kampanye Pemilu | Daftar Top Skor Liga Inggris, Liga Spanyol, dan Liga Italia | PA 212 Tanggapi Tudingan Acara Deklarasi Prabowo Melawan Takdir | Jadwal Bola Sabtu Ini: Juventus, Barca; Juga Man City Vs Spurs | Beckham dan 3 Pemain Persib Bandung Ikuti Selekti Timnas U-18 | PSSI Akan Gelar Liga U-14, Kompetisi Kelompok Umur Kian Lengkap | Kepada Pemenang Pemilu, Anies Peringatkan: Ada Konsekuensi | Dua Pemain Persija Jakarta Dipanggil Timnas U-18 | Jeblok di Tiga Seri Awal MotoGP, Jorge Lorenzo Kecewa | Kejuaraan Atletik Asia: Cina Kirim 89 Atlet, Indonesia Hanya 10 | Pemilu yang Melelahkan, Simak Kisah KPPS Tak Tidur Dua Hari | Mendagri Berduka: Sejumlah Panitia di TPS Meninggal dalam Tugas | TNI Berjaga Pasca Pilpres Jadi Obyek Selfie Wisatawan Monas | Deklarasi Amien Rais, Ketua PBNU Ingatkan Hoax Ratna Sarumpaet | Massa Syukuran di Rumah Prabowo Diminta Bertahan Meski Hujan | Pesta Kemenangan Prabowo Dianggap Cederai Aksi Bela Islam 212 | Dampingi Prabowo, Ini Kata Pakar soal Ekspresi Lesu Sandiaga Uno | Real Count KPU: Jokowi 55,14 Persen, Prabowo 44,86 Persen | Berikut Makna Sujud Syukur Prabowo Menurut Busyro Muqoddas | Ditawari Jadi Waketum PKB, Begini Jawaban Tsamara Amany PSI | PDIP Tantang Kubu Prabowo Buka Data Real Count, Begini Kata BPN | Permintaan Eks 212 untuk Ulama dan Umat Islam Pendukung Prabowo | Prabowo Datang, Massa Syukuran Alumni 212 Sudah Memenuhi Halaman | Eks 212: Gema Nisfu Syaban untuk Prabowo Melawan Takdir Allah | KPU Akui Ada Kesalahan Entri Data Real Count, Bukan Diretas | Kekurangan dan Kelebihan Menggunakan Menstrual Cup | 2 Strategi Penerbangan Mudik Lebaran 2019 di Bandara Kertajati | Diprediksi Rawan Saat Pemilu, Begini Temuan Bawaslu di Jakbar | Panitia TPS Meninggal Kelelahan, PKS Solo Minta Pemilu Dievaluasi | Cerita Menggali Potensi Anak Down Syndrome dari Payakumbuh | Referendum, Masyarakat Mesir Akan Tentukan Masa Jabatan Presiden | 3 Alasan Suami Meninggalkan Istri yang Sakit Parah | Sosok Penerus Mercedes-Benz G-Class Siap Tantang Land Rover | Indef: Perubahan Besaran Defisit 3 Persen Belum Diperlukan | Startup Aruna Menang Alipay-NUS Innovation Challenge Rp 622 Juta |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Ini Alasan MA Izinkan Eks Koruptor Nyaleg

Home » Berita Nasional Indonesia Hari Ini Sabtu 20 April 2019 » Gosip Artist » Ini Alasan MA Izinkan Eks Koruptor Nyaleg

Oleh : Admin on pada Jumat 14 September 2018, 20:28 WIB

Ini Alasan MA Izinkan Eks Koruptor Nyaleg Jakarta - Mantan koruptor mendapat lampu hijau dari Mahkamah Agung (MA) untuk mencalonkan diri sebagai anggota legislatif alias nyaleg. Apa alasannya?

'Izin' dari MA itu lahir dari putusan terhadap permohonan gugatan Peraturan KPU (PKPU) Nomor 20 Tahun 2018. Aturan itu melarang mantan koruptor nyaleg, tetapi digugat karena bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. MA pun sependapat dengan gugatan itu.

"Jadi PKPU itu dinyatakan bertentangan dengan undang-undang," kata juru bicara MA Suhadi kepada detikcom, Jumat (14/9/2018).

Permohonan itu diputus pada Kamis, 13 September 2018, oleh majelis hakim yang terdiri dari tiga hakim agung, yaitu Irfan Fachrudin, Yodi Martono, dan Supandi. Melalui putusan itu, maka larangan mantan koruptor nyaleg dalam PKPU tersebut dibatalkan.
"Ya (mantan koruptor boleh nyaleg) sesuai dengan prosedurnya, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 dan putusan MK," ucapnya.

Dengan putusan itu, PKPU itu bertentangan dengan Pasal 240 ayat 1 huruf g UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu dan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 71/PUU-XIV/2016.

Pasal 240 ayat 1 huruf g UU Pemilu berbunyi:

Bakal calon DPR dan DPRD harus memenuhi persyaratan: tidak pernah dipidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara 5 tahun atau lebih, kecuali secara terbuka dan jujur mengemukakan kepada publik bahwa yang bersangkutan mantan terpidana.
(dhn/tor)
Ini Alasan MA Izinkan Eks Koruptor Nyaleg | Bang Naga | on Jumat 14 September 2018, 20:28 WIB | Rating 4.5
Berita Lainnya

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Karir


Lirik

  • AYDI – Kita Indonesia
  • The Virgin – Diakah Jodohku
  • Abiel Jatnika – Kapalang Nyaah
  • Michiel Eduard – Kau Telah Pergi (OST ROMPIS 2018)
  • Hary – Biarkan Ku Pergi
  • Anggun – Siapa Bilang Gak Bisa
  • Smash – Fenomena
  • Adipati – Lempar Batu Sembunyi Tangan
  • LaoNeis Band – Insya Allah
  • Michael Mario – Jangan Menolak

  • Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN DAIRI QUICK COUNT PILPRES Zodiak
    © 2017 - 2019 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

    DMCA.com Protection Status

    Page loads : seconds