Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2019
Jokowi Minta RKUHP Ditunda, DPR Ingin Jalan Terus | Layangkan Mosi Tak Percaya ke DPR, Mahasiswa akan Unjuk Rasa Lagi | Mi 9 Pro 5G Diluncurkan Hari Ini, Smartphone 5G Termurah? | Di Forum Majelis Umum PBB, JK Pamer Atasi Sampah Plastik di Laut | Usai Temui Jokowi, DPR Batal Sahkan RKUHP Besok | Anak Jokowi, Gibran Rakabuming, Bergabung ke PDIP | Viral Reporter TV Minta Keterangan dari Pria yang Sudah Tewas | Cerita Timnas U-16 Seusai Ditahan Cina 0-0: Lesu Berganti Bahagia | Aksi Mahasiswa Yogyakarta Gejayan Memanggil Digembosi | Jayapura Memanas, Polisi Blokade Jalan Dekat Kampus Uncen | Kesatria Jedi Prabowo ke DPR, Caleg Gerindra Singgung Nepotisme | Keputusan Jonan Lantik Perwira TNI Jadi Pejabat di ESDM Dikecam | Jet Siluman Jepang F-3 Diklaim Lebih Canggih dari F-35 AS | Demo Mahasiswa di Malang Akan Penuhi Depan DPRD | Jokowi Minta RKUHP Ditunda, DPR Ingin Jalan Terus | Layangkan Mosi Tak Percaya ke DPR, Mahasiswa akan Unjuk Rasa Lagi | Mi 9 Pro 5G Diluncurkan Hari Ini, Smartphone 5G Termurah? | Di Forum Majelis Umum PBB, JK Pamer Atasi Sampah Plastik di Laut | OTT Perum Perindo, KPK Sita Sekitar Rp 400 Juta | Moeldoko: KPK Pakai UU Lama, Potensi Hambat Investasi | Jokowi Lempar Bola Panas Alasan Tak Tunda Revisi UU KPK ke DPR | Jalur Rel Ganda Kereta Api Madiun - Ngawi Segera Dioperasikan | Belasan Mahasiswa Paksa Masuk DPR, Ratusan Lainnya Tetap Anteng | POMNAS: Kania Ratih Pecahkan Rekornas Renang 50 Meter Gaya Bebas |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Terdakwa Pembunuhan di PN Medan Divonis Rendah 16 Tahun Penjara, Keluarga Tuding Ada Kongkaling | Berita Medan Hari Ini

Oleh : Admin | on Rabu, 12 Juni 2019 20:07

Terdakwa Pembunuhan di PN Medan Divonis Rendah 16 Tahun Penjara, Keluarga Tuding Ada Kongkaling | Berita Medan Hari Ini

SUMUTkota.com, MEDAN - Dua terdakwa pembunuhan disertai pencurian Edy Syahputra (55) dan Edi Sukiwan (38) terhadap korban Rajem divonis rendah dengan 16 tahun penjara di Pengadilan Negeri Medan, Rabu (12/6/2019).

Kasus ini tampak aneh sejak sidang pertama, kasus ditangani oleh Hakim Ketua Jarihat Simarmata namun berubah menjadi Hakim Ketua Tengku Oyong.

Ketua Majelis Hakim menyebutkan hal yang memberatkan para terdakwa karena telah menghilangkan nyawa manusia dan meresahkan masyarakat.

"Dengan ini menyatakan kedua terdakawa Edy Syahputra dan Edi Sukiwan terbukti secara sah melakukan tindak pidana melanggar pidana Pasal 339 Jo pasal 55 ayat (1) ke -1  KUHPidana tentang pembunuhan disertai pencurian dengan pidana penjara selama 16 tahun," tutur Hakim.

"Hal yang memberatkan terdakwa karena para terdakwa meresahkan masyarakat dan telah menghilangkan jiwa. Hal yang meringankan karena terdakwa mengakui perbuatannya," tambah Hakim

Putusan ini jauh lebih rendah dari tuntutan JPU yang menuntut 18 tahun penjara pada sidang sebelumnya.

Putusan ini jauh lebih rendah dari aturan yang diatur dalam Pasal 339 bahwa para terdakwa harus divonis penjara seumur hidup dan 20 tahun penjara. Dimana bunyi tersebut "Makar mati diikuti, disertai atau didahului dengan perbuatan yang dapat dihukum dan yang dilakukan dengan maksud untuk menyiapkan atau memudahkan perbuatan itu atau jika tertangkap tangan akan melindungi dirinya atau kawan-kawan dari pada hukuman atau akan mempertahankan barang yang didapatkannya dengan melawan hak, dihukum penjara seumur hidup atau penjara sementara paling lama dua puluh tahun.

Sontak, hal ini membuat kerabat sekaligus saksi dalam perkara ini Saun Rajin yang menunggu di dalam sidang terkejut.

Seusai sidang ia menyebutkan bahwa para hukum yang berjalan terhadap kerabatnya tersebut sudah tidak benar.

"Ini sudah tidak benar lagi, dari awal saya sudah curiga kenapa ini dituntut hanya 18 tahun penjara. Padahal mereka ini sudah membunuh dan mencuri barang-barang bibi kami. Dia dibunuh secara sadis dan barang-barangnya semua dicuri masa hanya divonis 16 tahun. Harusnya hukuman mati mereka ini" tegasnya sambil berteriak kepada hakim.



Terdakwa Pembunuhan di PN Medan Divonis Rendah 16 Tahun Penjara, Keluarga Tuding Ada Kongkaling | Bang Naga | on Rabu, 12 Juni 2019 20:07 | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Terdakwa Pembunuhan di PN Medan Divonis Rendah 16 Tahun Penjara, Keluarga Tuding Ada Kongkaling
Description: Ketua Majelis Hakim menyebutkan hal yang memberatkan para terdakwa karena telah menghilangkan nyawa manusia dan meresahkan masyarakat.
Alamat: https://sumutkota.com/tribun/2019/06/12/terdakwa-pembunuhan-di-pn-medan-divonis-rendah-16-tahun-penjara-keluarga-tuding-ada-kongkaling.html
Artikel Terkait

OTT KPK - Rp 400 Juta Fee Jatah Kuota Impor Ikan Jenis Tertentu, Ini Tanggapan Keras Menteri Susi

OTT KPK - Rp 400 Juta Fee Jatah Kuota Impor Ikan Jenis Tertentu, Ini Tanggapan Keras Menteri Susi


Sumutkota.comUang ini merupakan fee jatah kuota impor ikan jenis tertentu yang diberikan Perum Perindo pada pihak swasta ... Read More →

Kesaksian Warga soal Iron (Samaran) yang Ngekos 2 Bulan, Ternyata Densus 88 yang Intai Teroris

Kesaksian Warga soal Iron (Samaran) yang Ngekos 2 Bulan, Ternyata Densus 88 yang Intai Teroris


Sumutkota.comIron mengontrak di lantai dua sebuah indekos yang berada di seberang rumah terduga teroris tersebut. ... Read More →

OTT KPK TERBARU - Tiga Direksi Perum Perindo dan 6 Orang Lainnya yang Terjaring di Jakarta dan Bogor

OTT KPK TERBARU - Tiga Direksi Perum Perindo dan 6 Orang Lainnya yang Terjaring di Jakarta dan Bogor


Sumutkota.comSembilan orang yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK di Jakarta dan Bogor pada Senin ... Read More →

Niat Mau Menembak Babi Hutan, Anak Malah tak Sengaja Tembak Mati Ayahnya

Niat Mau Menembak Babi Hutan, Anak Malah tak Sengaja Tembak Mati Ayahnya


Sumutkota.comSeorang pria tak sengaja ditembak mati si anak ketika berburu babi hutan. ... Read More →

Menteri Susi Pudjiastuti Apresiasi KPK OTT Direksi Perum Perindo, 9 Orang Diamankan

Menteri Susi Pudjiastuti Apresiasi KPK OTT Direksi Perum Perindo, 9 Orang Diamankan


Sumutkota.comSusi Pudjiastuti mengapresiasi operasi tangkap tangan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi ... Read More →

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

» KLHK: 14 Perusahaan Asing Disegel Diduga Penyebab Karhutla
» Balon Wakil Ketua PSSI Sebut Masih Besan Jokowi
» Beberapa RUU Sarat Polemik yang akan Disahkan oleh DPR
» Era Jokowi Dianggap Terburuk dalam Penanganan Kasus Munir
» MU Harus Bayar Harga Lepas Lukaku ke Inter
» Mulan Jameela, Biduan Kafe yang Melenggang ke Senayan
» Pejabat Perum Perindo sedang Rapat Saat Ditangkap KPK

Karir


Lirik

  • AYDI – Kita Indonesia
  • The Virgin – Diakah Jodohku
  • Abiel Jatnika – Kapalang Nyaah
  • Michiel Eduard – Kau Telah Pergi (OST ROMPIS 2018)
  • Hary – Biarkan Ku Pergi
  • Anggun – Siapa Bilang Gak Bisa
  • Smash – Fenomena
  • Adipati – Lempar Batu Sembunyi Tangan
  • LaoNeis Band – Insya Allah
  • Michael Mario – Jangan Menolak

  • Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN DAIRI QUICK COUNT PILPRES Zodiak
    © 2017 - 2019 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

    DMCA.com Protection Status


    Page loads : seconds