Tim SAR Temukan Jenazah Ibu Anak Korban Gempa Cianjur

Sedang Trending 22 jam yang lalu 23

Petugas kepolisian melintas di dekat kendaraan yang tertimbun tanah longsor di Cijedil, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Rabu (23/11/2022). Berdasarkan keterangan petugas, hingga pukul 15.00 WIB diperkirakan tetap ada 7 korban yang berlum ditemukan di area tersebut. Republika/Abdan Syakura

Foto: ABDAN SYAKURA/REPUBLIKA

Pencarian jenazah bunda anak di Cijedil terkendala instrumen berat.

REPUBLIKA.CO.ID, CIANJUR -- Tim SAR gabungan TNI-Polri, Basarnas dan Korp Brimob kembali menemukan dua jenazah korban gempa yang tertimbun material longsor di Desa Cijedil, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Jumat (25/11/2022). Menurut Komandan Tim SAR Resimen II Pasukan Pelopor Korps Brimob Popri Ipda I Nyoman Sudiarta, dua jenazah yang ditemukan ialah bunda dan anak.

"Ditemukan pukul 15.30 WIB," kata Nyoman. Berdasarkan informasi dari keluarga, kedua jenazah ialah bunda bernama Ekawari dan anaknya Azura berusia tiga tahun.

Pencarian terhadap kedua jenazah telah dilakukan oleh Tim SAR gabungan sejak Selasa (21/11/2022), namun karena terkendala instrumen berat tak dapat masuk. Mereka menggunakan peralatan seadanya seperti cangkul, sekop, linggis dan sinso. Bahkan pencarian di maksimalkan dengan menggunakan anjing pelacak K-9 dari Polri dan Dog SAR Indonesia serta milik TNI.

Hingga Kamis (24/11/2022) bau tajam sudah tercium di letak jenazah bunda dan anak ditemukan. Pencarian baru membuahkan hasil setelah instrumen berat masuk ke letak gempa yang ditutupi oleh longsor pada Kamis kemarin.

Zainudin (46), selaku om korban menyebutkan keponakannya pada saat kejadian gempa sedang tidur siang bersama anaknya di kamar.

Informasi itu diperolehnya dari suami dari keponakannya yang selamat dari gempa.

"Posisinya waktu kejadian di kamar lagi nidurin anaknya," ujar Nazarudin.

Keluarga pun kini lega dapat memakamkan jenazah Eka dan Azura secara keagamaan. Sesuai dengan asa keluarga agar bunda dan anak itu segera ditemukan dalam kondisi apapun.

Eka dan Azurra merupakan dua dari 31 warga Desa Cijedil yang dilaporkan lenyap dan belum ditemukan hingga kemarin. Kedua jenazah langsung dibawa ke rumah sakit untuk pemulasaran.

Berdasarkan data DVI Polri, pada hari ini telah menerima 13 kantong jenazah sehingga sejak kejadian gempa hingga hari ini sudah ada 145 kantong jenazah yang diterima. Dari 145 kantong jenazah itu, berisi 144 kantong jenazah utuh dan satu kantong jenazah berisi potongan tubuh.

sumber : Antara

Saksikan Video Tim SAR Temukan Jenazah Ibu Anak Korban Gempa Cianjur Selengkapnya di bawah ini:
Please Subscribe our channel