Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2020
Erling Haaland Sumbang Satu Gol Ketika Dortmund Kalahkan Bremen | Hasil La Liga Spanyol: Barcelona vs Eibar 5-0, Messi Borong 4 Gol | Korban Tewas 7 Orang, Polda DIY Selidiki Tragedi Sungai Sempor | Istana Sebut Aturan Upah di Omnibus Law agar Investor Tak Pergi | Hampir 4.000 Honda PCX Ditarik, Ini Kata Kemenhub | Jumlah Korban Susur Sungai Sempor Bertambah Menjadi 7 Orang | Orator Demo PA 212 Desak Ahok Mundur, Ini Kata Erick Thohir | Penjelasan Kepala Sekolah SMPN 1 Turi Soal Musibah Susur Sungai | Tragedi Sungai Sempor, Sultan HB X: Sekolah Tanggung Jawab | Ahok Awasi Langsung Laporan Publik Soal Dugaan Suap di Pertamina | Sandiaga Tertawa Tanggapi Usulan Menteri Muhadjir, Begini Katanya | Greysia / Apriyani ke Semifinal Barcelona Spain Masters 2020 | | | | | | | | | |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Potensi Blue Carbon di Papua Barat Besar, Ini Faktanya | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Rabu, 27 Juli 2016 07:10 WIB

Potensi Blue Carbon di Papua Barat Besar, Ini Faktanya | Berita Tempo Hari Ini

Sejumlah warga menanam bibit mangrove atau tanaman bakau. Kondisi hutan mangrove di Indonesia terus mengalami kerusakan, dan pengurangan luas dengan kehancuran lahan mencapai 530.000 ha/tahun. Sementara laju penambahan luas areal rehabilitasi mangrove yang dapat terealisasi hanya sekitar 1.973 ha/tahun. Pulau Tanakeke, Sulsel, 23 Mei 2015. TEMPO/Hariandi Hafid

DOWNLOAD APP sumutkota.com

SUMUTkota.com, Jakarta - Jumlah karbon yang dapat disimpan hutan bakau (mangrove) Papua Barat ternyata cukup besar. Di Teluk Arguni, Kabupaten Kaimana, misalnya. Conservation International (CI) Indonesia mencatat wilayah ini menyimpan 717 ton karbon atau sekitar 2.631 ton  karbondioksida (CO2) per hektarenya.  Jumlah ini setara dengan penggunaan 1.120.671 liter bensin, 34,8 truk tangki bensis, dan 1.281.849 kilogram batu bara.

"Artinya, hutan mangrove sangat penting untuk lingkungan," ujar Direktur Program Kelautan CI Indonesia, Viktor Nikijuluw, dalam konferensi pers yang digelar di Hotel Ibis Arcadia, Jakarta Pusat, Selasa, 26 Juli 2016. Karena itu, kata dia, upaya pelestarian kawasan mangrove sangat penting dilakukan. Salah satunya ialah dengan program blue carbon initiative.

Di tingkat global, CI terlibat dalam Inisiatif Karbon Biru Internasional, sebuah kerja sama yang dilakukan oleh CI, International Union for the Conservation of Nature and Natural Resource (IUCN), dan The Intergovernmental Oceanographic Commission of UNESCO (IOC-UNESCO). Kelompok kerja "blue carbon" tingkat internasional ini dibentuk sejak 2011 untuk mengurangi dampak perubahan iklim dengan menjaga ekosistem laut dan pesisir secara global. Di Indonesia, CI Indonesia memulai program ini di Kaimana sejak 2014

"Kami mendukung pemerintah setempat dalam meningkatkan jumlah area konservasi mangrove dengan mendukung mata pencaharian masyarakat, misalnya melalui budidaya kepiting bakau yang berkelanjutan," tuturnya. Sedangkan di tingkat nasional, Viktor dan timnya akan menggandeng Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk melakukan inisiatif pengembangan blue carbon. "Tentunya tak hanya mangrove, tapi juga padang lamun, dan rawa pasang surut."

Kepala Sub-Direktorat Penataan Kawasan Konservasi Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut KKP, Andi Rusansdi, berharap program blue carbon ini juga bisa memberikan manfaat langsung bagi masyarakat setempat. "Karena, bagaimanapun, program apapun harus bisa kembali ke masyarakat," tuturnya.

Menurut Andi, kerja sama KKP dengan CI Indonesia akan sangat membantu upaya pemerintah dalam menjaga komitmen penurunan karbon yang disepakati di COP ke-21 Paris. Juga, dapat melestarikan ekosistem kawasan konservasi perairan Indonesia. Dia mengatakan, program blue carbon di Kaimana dapat diaplikasikan di kawasan lain di seluruh kawasan mangrove di Indonesia.

AMRI MAHBUB



Potensi Blue Carbon di Papua Barat Besar, Ini Faktanya | Bang Naga | on Rabu, 27 Juli 2016 07:10 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Potensi Blue Carbon di Papua Barat Besar, Ini Faktanya
Description: Jumlah karbon yang dapat disimpan hutan bakau (mangrove) Papua Barat ternyata cukup besar.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/790817/potensi-blue-carbon-di-papua-barat-besar-ini-faktanya.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Server Pulsa Online
» Jadwal Daftar KIP Kuliah dan SNMPTN Buat Calon Mahasiswa Baru
» Hasil Liga Inggris: Man City Kalahkan Leicester
» Banyak Menteri Dinilai Tak Paham Visi Jokowi di Omnibus Law
» Sirkuit Formula E Jakarta Ingin Tiru Roma dan Paris
» Kalah dari Chelsea, Mourinho Tolak Jabat Tangan Lampard
» Fitur dan Daftar Perangkat Apple yang Nikmati iOS 13.4 Beta
» Messi Quattrick, Barcelona Hajar Eibar 5-0 di Liga Spanyol

Karir


Lirik


Nasional

» Gempa Bumi Hari Ini

menu


Tempo LIPUTAN DAIRI Contack Me Zodiak
© 2017 - 2020 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

DMCA.com Protection Status

DOWNLOAD APP sumutkota.com




Page loads : seconds