Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2020
Dosen ITB Paparkan Konsep New Normal di Transportasi Publik | Arus Balik H+4 Lebaran, Polri Putar Balik 25 Ribu Kendaraan | Jurnalis TV CNN Ditangkap saat Siaran Langsung Kasus George Floyd | Risma Mencak-mencak soal Mobil PCR BNPB, Diduga Miskomunikasi | Bareskrim Minta KPU Lengkapi Laporan Dugaan Peretasan DPT | Update Covid-19 29 Mei: Pasien Bertambah 678 | Nissan Resmi Tutup Pabrik di Indonesia | PP Muhammadiyah Minta Pemerintah Tak Buru-Buru Buka Rumah Ibadah | Beredar Kabar WA Panitia Diskusi 'Pemberhentian Presiden' Diretas | CLS FH UGM Minta Maaf Tema Diskusi Pemecatan Presiden Multitafsir | Erick Thohir Sedih dengan Opini Negatif Penanganan Covid-19 | Awas, Kebanyakan Orang Tak Sadar Terinfeksi Virus Corona | Flash Sale Lebaran, Toyota Kijang Innova Didiskon Rp 70 Juta | Anies Baswedan Tunjuk Sardjono Jhony Jadi Dirut Transjakarta | Waspada Gejala Baru Covid-19 pada Anak, Mirip MIS-C | | | | | | | | | | |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Lebaran tanpa Mudik, Kementerian Perhubungan Perketat Pemeriksaan | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Sabtu, 23 Mei 2020 05:44 WIB

Lebaran tanpa Mudik, Kementerian Perhubungan Perketat Pemeriksaan | Berita Tempo Hari Ini

Petugas kesehatan memeriksa kelengkapan dokumen pemudik yang melintas di Jalan Raya Pantura, Cirebon, Jawa Barat, Selasa, 19 Mei 2020. Pemeriksaan tersebut sebagai upaya penyekatan gelombang pemudik menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1441 H dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah. ANTARA/Nova Wahyudi

DOWNLOAD APP sumutkota.com

SUMUTkota.com, Jakarta - Kementerian Perhubungan menyatakan Kementerian Perhubungan telah memperketat pengawasan agar calon pemudik bisa dihalau di sejumlah titik pemeriksaan. Dari hasil evaluasi penegakan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 25 Tahun 2020, Kementerian Perhubungan menemukan sejumlah modus masyarakat yang hendak pulang ke kampung halaman atau mudik menjelang Lebaran di masa pelarangan mudik berlangsung.

Pengawasan transportasi secara umum terbagi menjadi tiga fase. Fase pertama dilakukan pada 23 April 2020 hingga 23 Mei 2020. Sedangkan fase kedua ialah saat Idul Fitri pada 24- 25 Mei. Sementara itu, fase ketiga dilakukan pasca-Idul Fitri, yakni 26 hingga 1 Juni.

Adita menjelaskan, pengetatan pengawasan digalakkan dengan cara menambah jumlah personel di simpul-simpul transportasi dan menggencarkan pemantauan di lapangan dan melakukan evaluasi secara berkala. Kementerian juga memastikan akan mengenakan sanksi bagi pelanggar.

Bila terbukti melanggar, pengemudi bakal diminta memutar balikan kendaraan. Sedangkan bagi travel gelap yang membawa penumpang, petugas akan memberikan sanksi berupa tilang atau mengandangkan mobil. Di samping jalan utama dan jalan tol, penindakan juga dilakukan di jalur alternatif.

"Kami tidak ingin kecolongan dengan masih adanya sejumlah pihak baik masyarakat, operator transportasi, dan pihak lainnya, yang bersikeras mencari celah untuk mudik dan menyediakan sarana transportasi untuk kegiatan mudik,” ujar juru bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati dalam keterangannya, Jumat, 22 Mei 2020.

Modus agar bisa mudik di antaranya menggunakan travel gelap, mencari jalan tikus untuk mengelabui petugas, memalsukan surat sehat atau bebas Covid-19, bahkan memalsukan stiker khusus pada bus. Untuk mencegah lolosnya para pemudik gelap, Adita menjelaskan Kementerian Perhubungan telah memperketat pengawasan.

Adapun pasca-Idul Fitri, Kementerian Perhubungan akan melakukan antisipasi-antisipasi arus balik. Misalnya dengan penyekatan di kawasan Jabodetabek, pengaturan contra flow atau one way di jalan tol sesuai kebutuhan, penyemprotan disinfektan terhadap kendaraan yang akan masuk ke Jakarta, pengaturan rest area jalan tol. Pihak terkait juga akan menyiapkan kendaraan derek hingga mengantisipasi dibukanya tol elevated ke arah Jakarta.

Berdasarkan data Kepolisian, kendaraan yang dijaring petugas sejak masa pemberlakuan larangan mudik 24 April lalu hingga Jumat, 22 Mei 2020 tercatat mencapai 377 kendaraan. Sedangkan total pemudik yang digagalkan perjalanannya mencapai 2.225 orang.



Lebaran tanpa Mudik, Kementerian Perhubungan Perketat Pemeriksaan | Bang Naga | on Sabtu, 23 Mei 2020 05:44 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Lebaran tanpa Mudik, Kementerian Perhubungan Perketat Pemeriksaan
Description: Lebaran di tengah pandemi Covid-19 ini, pemerintah menyiapkan pengawasan ketat jalur mudik baik di Jawa maupun luar Jawa agar wabah tak meluas.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1345490/lebaran-tanpa-mudik-kementerian-perhubungan-perketat-pemeriksaan.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Server Pulsa Online
» LIB Tagih Kontribusi Sponsor Liga 1
» Balon Udara Tanpa Awak Jatuh Timpa Tiang Listrik di Ponorogo
» Demokrat Tunjuk Eks Wamenkumham Era SBY jadi Cagub Kalsel
» Fase I New Normal Jabar, Emil Bakal Buka Industri dan Kantor
» Polisi dalam Kasus Tewas George Floyd Resmi Ditahan
» Beda Pilihan saat Pilkades, Buruh Bangunan di Madura Dibunuh
» New Normal, Acara Olahraga dan Konser Diminta Tanpa Penonton

Karir


Lirik


Nasional

» Gempa Bumi Hari Ini

menu


Tempo LIPUTAN DAIRI Contack Me Zodiak
© 2017 - 2020 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

DMCA.com Protection Status

DOWNLOAD APP sumutkota.com




Page loads : seconds