Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2020
Apa Guna Tentara Mengurus Corona | 80 Persen Pabrik Garmen Rumahkan Buruh, Dilema PHK Menghadang | Produksi Mitsubishi Menurun Signifikan, Ekspor Malah Naik | New Normal, Bupati Tangerang Dahulukan Buka Rumah Ibadah 1 Juni | Ini Isi Dakwaan Wahyu Setiawan, Ada Gratifikasi dari Papua Barat | New Normal Formula 1: Jumlah Personel Tim Balap Dibatasi 80 Orang | Kabar Baik, Jadwal Bola Eropa Satu per Satu Bergulir Kembali | KKP Terbitkan Aturan Penangkapan Benih Lobster | Anies Baswedan Tunjuk Sardjono Jhony Jadi Dirut Transjakarta | TNI-Polisi Bangun Posko Pemantau Pelanggaran New Normal di Jakpus | Penerapan New Normal di Indonesia Dinilai Masih Mentah | Pelonggaran Kuantitatif, BI Gelontorkan Rp 583,5 T Hingga Mei | Netanyahu: Israel Sedang Buat Peta Pencaplokan Lembah Yordan | Gunakan Waktu #dirumahaja untuk Introspeksi Diri, Manfaatnya... | Jadwal Liga Italia: Pemerintah Beri Lampu Hijau, Dimulai 20 Juni | New Normal Olahraga: Timnas Basket Tunggu Lampu Hijau Pemerintah | Ketua PSSI Angkat Dua Purnawirawan Mayjen TNI Sebagai Staf Khusus | Pekan Depan, Nadiem Umumkan Protokol Pembukaan Lagi Sekolah | Formula 1: Ricciardo Nego dengan Ferrari Sebelum ke McLaren | Selain Stres, Ini 5 Penyebab Rambut Rontok selama Isolasi Diri | Jadwal Liga Inggris Mundur, Dimulai Lagi 17 Juni | Pimpinan DPRD DKI Minta Disdik Tak Buru-buru Buka Sekolah | BI Yakin Kurs Rupiah Menguat di Bawah Rp 14 Ribu Per Dolar AS | Hari Ini, Kemenag akan Terbitkan Edaran Pembukaan Rumah Ibadah | Kemenko Maritim Jelaskan Alasan Kedatangan 500 TKA Cina | Burung Merpati Diduga Mata-mata Pakistan Ditangkap di India | Bupati Bogor Minta Milenial Kampanyekan Protokol New Normal | Menteri Tjahjo Perpanjang WFH untuk PNS Sampai 4 Juni | Kementerian PUPR Targetkan Proyek SPAM Djuanda Kelar 2023 | Fachrul Razi Mengaku Dikomplain Karena Rumah Ibadah Masih Ditutup | Produk Indonesia Antre Sertifikasi WHO, Kenali Level Baju Hazmat | Ridwan Kamil Perpanjang PSBB di Luar Bodebek Sampai 12 Juni | KLHK Tangkap Pelaku Penjual Kantong Semar Endemik ke Taiwan | Kejagung Periksa 48 Pejabat dan Staf KONI dalam Kasus Dana Hibah | Muhammadiyah Sebut Pernyataan New Normal Membingungkan Masyarakat | Polisi Mulai Penyelidikan Kasus Ujaran Kebencian Abu Janda | Kata Istana tentang Ruhut Sitompul Jadi Anggota BPIP | PSBB, Intip Harga Tiket Maskapai Penerbangan | Wahyu Setiawan Sembunyikan Uang Gratifikasi di Rekening Sepupu | Kisah Anjing Selamatkan Tuannya dari Ular Berbisa | Remaja 13 Tahun Lulus dengan Empat Gelar Sarjana | Rizal Ramli Minta Jokowi dan Nadiem agar Sekolah Dibuka di 2021 | Sinarmas AM Tunjuk Hotman Paris untuk Tempuh Jalur Hukum | Dua Mobil Esemka Berstandar Militer Digarap Bersama Pindad | Deddy Corbuzier Jawab Permintaan Netizen untuk Wawancara Fizi | | | | | | | | | | |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Cegah Corona, Hindari 6 Hal Ini saat Memakai Pembersih Alkohol | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Jumat, 10 April 2020 17:45 WIB

Cegah Corona, Hindari 6 Hal Ini saat Memakai Pembersih Alkohol | Berita Tempo Hari Ini

Ilustrasi membersihkan rumah. Unsplash.com/Jeshoots.com

DOWNLOAD APP sumutkota.com

SUMUTkota.com, Jakarta - Alkohol menjadi salah satu pilihan untuk membersihkan perabot rumah atau benda lainnya dari kuman, terutama di masa pandemi virus corona. Meski efektif, alkohol juga ternyata membawa risiko. Sifat kimianya yang unik membuat Anda harus menggunakannya secara berhati-hati.

Dilansir dari The Kitchn, Kamis, 9 April 2020, berikut beberapa tips menggunakan pembersih alkohol untuk perabot rumah maupun hal lain, mulai dari menghindari mencampurnya dengan pemutih sampai menjauhkan dari api.

1. Jangan campur alkohol dengan pemutih
Pemutih dan alkohol adalah dua bahan yang sering dipilih sebagai disinfektan selama masa pandemi virus corona. Keduanya dinilai efektif membasmi kuman. Tapi jangan pernah mencampur keduanya. Pembersih alkohol biasanya mengandung etanol dan isopropil, yang bila dicampur dengan pemutih menghasilkan kloroform, senyawa beracun yang mengeluarkan asap berbahaya dan korosif. 

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat atau CDC, menghirup kloroform dapat menyebabkan masalah serius pada sistem saraf pusat, hati, dan ginjal. Selain itu, kloroform bisa mengiritasi kulit, paru-paru, dan mata dan menyebabkan mual dan pusing.

2. Jangan gunakan pembersih alkohol di dekat api atau merokok
Pembersih alkohol sangat mudah terbakar. Jadi, jauhkan dari api  saat Anda menggunakannya, entah itu rokok atau api dari lilin.

3. Gunakan di dekat ventilasi
Kandungan isopropil alkohol adalah bahan kimia yang mudah menguap, itu juga menciptakan asap yang berpotensi berbahaya. Saat Anda membersihkan rumah dengan alkohol, pastikan untuk membuka jendela Anda, jaga area yang berventilasi sebaik mungkin.

4. Hindari membersihkan benda ini dengan alkohol
Meskipun alkohol merupakan desinfektan super untuk membersihkan meja, toilet, atau bahkan laptop atau ponsel, ada beberapa permukaan yang sebaiknya Anda hindari, seperti permukaan perabot kayu yang dicat halus atau dipernis juga kain tertentu seperti rayon, wol, dan sutra.

Saat menggunakan alkohol untuk mendisinfeksi, cairkan sesuai dengan rekomendasi CDC agar efektif membunuh kuman. Efektivitas alkohol dalam membunuh kuman turun tajam ketika diencerkan di bawah konsentrasi 50 persen. Konsentrasi optimal untuk membunuh bakteri adalah antara 60 hingga 90 persen, menurut CDC. 

Tapi jika Anda membeli pembersih alkohol, biasanya itu sudah diencerkan dengan air dalam konsentrasi seperti pada label, biasanya 70 persen hingga 90 persen.

5. Jangan gunakan alkohol pada tangan terluka
Dokter sering mensterilkan peralatan medis dengan alkohol isopropil alkohol yang memiliki sifat antiseptik. Anda juga bisa menggunakannya untuk membersihkan pinset sebelum menggunakannya pada tubuh. Tapi, hindari menggunakannya untuk membersihkan luka karena dapat memperlambat proses penyembuhan dan menyebabkan iritasi kulit yang lebih parah. 

Hindari pula menggunakannya di area sensitif kulit seperti kulit yang terbakar sinar matahari, kering, atau teriritasi.

6. Jangan ditelan
Perlengkapan P3K, seperti hidrogen peroksida, aman digunakan dalam jumlah sedikit, tapi tidak dengan pembersih alkohol. Menurut National Capital Poison Center, pembersih alkohol, bahkan dalam jumlah kecil, akan menjadi racun ketika tertelan. 

Seperti pembersih lainnya, jauhkan alkohol dari jangkauan anak-anak. Jangan pernah memasukkan alkohol ke dalam gelas atau wadah lain, karena dapat dengan mudah disalahartikan sebagai air.



Cegah Corona, Hindari 6 Hal Ini saat Memakai Pembersih Alkohol | Bang Naga | on Jumat, 10 April 2020 17:45 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Cegah Corona, Hindari 6 Hal Ini saat Memakai Pembersih Alkohol
Description: Meski efektif membasmi kuman pada perabot, alkohol juga ternyata membawa risiko. Sifat kimianya membuat Anda harus menggunakannya secara berhati-hati.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1330178/cegah-corona-hindari-6-hal-ini-saat-memakai-pembersih-alkohol.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Server Pulsa Online
» Cara Gaethje Hajar Khabib Hingga Liga Inggris Dimulai 17 Juni
» IHSG Diramal Melemah pada Akhir Pekan
» Protes Kematian George Floyd hingga Corona Korsel Naik Lagi
» PSBB Jabar di Luar Bodebek Diperpanjang Hingga 12 Juni
» Live Streaming Touch Your Heart Ep. 10 di Trans TV
» FDA Imbau Penerapan Physical Distancing bagi Kucing
» Bos Twitter Respons Kemarahan Trump soal Kicauan Palsu Pemilu

Karir


Lirik


Nasional

» Gempa Bumi Hari Ini

menu


Tempo LIPUTAN DAIRI Contack Me Zodiak
© 2017 - 2020 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

DMCA.com Protection Status

DOWNLOAD APP sumutkota.com




Page loads : seconds