Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2020
Teror di Diskusi Mahasiswa UGM, Mahfud Md Minta Korban Melapor | Ancaman Pembunuhan di Diskusi UGM, Polri Siap Turun Tangan | BMKG: Intrusi Udara Kering dari Utara Picu Hujan Lebat, Petir | Hendra Setiawan: Olimpiade 2016 Kenangan Terburuk | Era New Normal, Penggunaan Video Conference Diduga Tetap Tinggi | Panitia Diskusi CLS FH UGM akan Dibunuh, Simak Detil Ancamannya | Polri Batalkan Perpanjangan Penutupan Layanan SIM, STNK, BPKB | Aturan Baru: Anak-anak dan Lansia Dilarang ke Rumah Ibadah | Waspadalah, Virus Corona Bisa Menyebar Supercepat di Satu Tempat | Risma Marah Karena Lab PCR Tinggalkan Surabaya, Ini Kata Khofifah | Jerinx SID Tantang Sosialita yang Ingin Jatuhkan Kredibilitasnya | Salahkan Cina, Trump Perintahkan Amerika Keluar dari WHO | Anak Alami MIS-C Bisa Jadi Tanda Terinfeksi Covid-19 | Putra Mahkota Arab Saudi Bidik Eks Intelijen Top, Barat Khawatir | PDIP Nilai Pemindahan Mobil PCR dari Surabaya Rivalitas Politik | | | | | | | | | | |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

IDI: Sistem Rujukan Kacau Bikin Pasien Corona Lambat Ditangani | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Selasa, 7 April 2020 08:18 WIB

IDI: Sistem Rujukan Kacau Bikin Pasien Corona Lambat Ditangani | Berita Tempo Hari Ini

Ilustrasi pemakaman jenazah dengan protokol pasien Virus Corona. Antara/Muhammad Adimaja

DOWNLOAD APP sumutkota.com

SUMUTkota.com, Jakarta - Wakil Ketua Umum II Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), Slamet Budiarto mengatakan keterlambatan penangan pasien yang terjangkit virus Corona karena sistem rujukan yang kacau. Banyak pasien yang ditolak di berbagai rumah sakit. Sedangkan rumah sakit rujukan sudah menangani pasien Corona melebihi kapasitas.

Ia mengatakan IDI sebenarnya sudah meminta Kementerian Kesehatan, agar menunjuk seluruh rumah sakit swasta yang mampu untuk menangani pasien Corona atau Covid-19 secara tuntas dan dibiayai oleh pemerintah. "Tapi, sampai hari ini kan belum ada. Mungkin pembiayaannya bingung," kata Slamet saat dihubungi Tempo, Senin, 6 April 2020.

Menurut Slamet, pejabat setingkat Direktur Jenderal sudah meminta rumah sakit swasta yang mampu untuk melakukan itu. Namun tidak mencangkup pembiayaan bagi pasien. "Tak ada kekuatan hukum. Harus dari Menteri." kata Slamet.

Tingkat kematian akibat virus Corona atau Covid-19 di Indonesia sangat tinggi. "Sekitar 8-9 persen," ujar Slamet



IDI: Sistem Rujukan Kacau Bikin Pasien Corona Lambat Ditangani | Bang Naga | on Selasa, 7 April 2020 08:18 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: IDI: Sistem Rujukan Kacau Bikin Pasien Corona Lambat Ditangani
Description: Menurut PB IDI, tingkat kematian pasien Corona atau Covid-19 di Indonesia sangat tinggi. "Sekitar 8-9 persen," ujar Slamet.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1328757/idi-sistem-rujukan-kacau-bikin-pasien-corona-lambat-ditangani.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Server Pulsa Online
» Polri: Kasus George Floyd Pelajaran Bagi Polisi Indonesia
» Hasil Liga Jerman: Bayern Munchen Menang 5-0 atas Fortuna
» Bayi Kembar di Batam Positif Corona, Kondisi Sempat Lemah
» Protes Floyd Jadi Rusuh, Trump Tawarkan Militer ke Minnesota
» Pandemi Corona dan Langkah India Akan Melonggarkan Lockdown
» Tambah 11 Orang, Positif Corona di Sumbar Capai 552 Kasus
» Austria Berpeluang Buka Musim F1 2020

Karir


Lirik


Nasional

» Gempa Bumi Hari Ini

menu


Tempo LIPUTAN DAIRI Contack Me Zodiak
© 2017 - 2020 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

DMCA.com Protection Status

DOWNLOAD APP sumutkota.com




Page loads : seconds