Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2020
Akademikus Unair Kritik Perpres Pelibatan TNI Tangani Terorisme | 5.094 Unit Mitsubishi Pajero Kena Recall di Cina | Jadwal Liga Spanyol Mulai 11 Juni, Ini Lawan Barcelona dan Madrid | Jokowi: Situasi Sulit Masih Kita Hadapi Tahun Ini dan Tahun Depan | Ditarik Terawan, Dekan FK UPN Veteran: Saya Serahkan ke Rektor | Hari Pancasila, Kapolri Ajak Masyarakat Disiplin Saat New Normal | Kebakaran di Menteng, 24 Unit Mobil Pemadam Dikerahkan | Sebanyak 20 Pemudik di Lenteng Agung Ditemukan Tak Punya SIKM | UII akan Laporkan Teror Pembicara 'Pemberhentian Presiden' | BIN Sebut Surabaya Perlu Jadi Prioritas untuk Putus Rantai Covid | Arab Saudi Kembali Buka 90.000 Masjid Setelah Lockdown Dua Bulan | Persaingan Aplikasi, Telegram Kembangkan Reaksi Pesan Gambar Hati | Arus Balik, Kemenhub Klaim Lalu Lintas Semarang - Jakarta Lengang | Tradisi Lebaran Ketupat, Begini Filosofi Ketupat Keraton Cirebon | Jokowi: Dalam Menghadapi Ujian, Pancasila adalah Bintang Penjuru | Iman Brotoseno Surati Sri Mulyani Soal Tunjangan Kinerja TVRI | Istri Wali Kota Tidore Kepulauan Meninggal karena Covid-19 | Masih Belajar di Rumah, Pemerintah Tak Ingin Sekolah Jadi Klaster | Gasperini, Antara Deraan Covid-19 dan Euforia Liga Champions | Jokowi Laksanakan Upacara Hari Lahir Pancasila Secara Daring | Insiden Drone, Meghan Markle Sewa Keamanan Rp 126 Juta Sehari | Sebanyak 2.102 Pasien Covid-19 di Jakarta Sembuh | Dosen UII Pemateri 'Pemberhentian Presiden' Juga Diancam Dibunuh | Begini Unair Siapkan Skema New Normal dalam Perkuliahan | Kupatan Kendeng, Meriah Tapi Terasa Berbeda Saat Pandemi | Polisi India Menangkap 2 Pelaku Penyelundup Narkoba Total 50 Kg | Koalisi: Teror Diskusi adalah Kemunduran Demokrasi era Jokowi | Duel Panas Toyota Fortuner Vs Mitsubishi Pajero Sport | Jadon Sancho Persembahkan Golnya untuk George Floyd | Ditarik Terawan ke Kemenkes, Dekan FK UPN: Saya Tak Tahu Kenapa | Banyak Pemain Muda Barito Dipanggil Timnas, Ini Tanggapan Djanur | Cegah Kolesterol Tinggi, Perbaiki Pola Makan dengan Ini | Rokok Lebih Bahaya pada Wanita? Cek 11 Risikonya Menurut Dokter | Tahun Ini UTBK dan SBMPTN Berbarengan, Pendaftaran Mulai Besok | Mulai Produksi, Ferrari Tes Kesehatan Keluarga Karyawan | Kebakaran Jembatan Merah Bogor, 14 Mobil Damkar Dikerahkan | Cerita Terawan VS Eks Ketua MKEK IDI yang Jadi Dekan UPN Veteran | Lagi, Wartawan Afganistan Tewas Jadi Sasaran Bom | Kemenko Maritim: Ekspor Benih Lobster Tak Boleh Jor-joran | Kebakaran Jembatan Merah Bogor, Bima Arya Pimpin Pemadaman | Pemerintah Umumkan Nasib Ibadah Haji Sebelum 5 Juni | Tyson Fury Incar Rekor Kontrak Terbesar dalam Sejarah Tinju Dunia | Kenali 10 Penyebab Sakit Kepala, Ada Hipertensi Dan Kurang Tidur | Jokowi Minta Kurva Covid-19 Mulai Turun Pada Mei, Ini Faktanya | New Normal, Bima Arya Prioritaskan Dibukanya Kembali Rumah Ibadah | Lockdown, Restoran Ini Gulung Tikar Setelah 84 Tahun Beroperasi | Bos Baru TVRI Surati Sri Mulyani Soal Rapel Tukin Karyawan | Liga Jerman: Dortmund Menang Besar, Jadon Sancho Torehkan 2 Rekor | Kemendagri Tegaskan Tak Ada Larangan ASN Naik Ojek Online | PBNU Terbitkan Protokol New Normal di Masjid, Simak Isinya | Risiko Kebiasaan Minum Teh saat Hamil, Awas Kelebihan Kafein | Ulang Tahun ke-50, Erick Thohir: Penuh Makna dan Istimewa | Ketua KOI Tuntut Kreativitas Pembinaan Atlet di Tengah New Normal | Pemerintah Sebut Belum Ada Rencana Buka Sekolah Sampai September | MotoGP: Jorge Lorenzo Juarai Balapan Virtual di Silverstone | Bersiap New Normal, Warga Jaksel Gotong Royong Bersihkan Masjid | Hingga H+5 Lebaran, 362 Ribu Kendaraan Bergerak ke Arah Jakarta | Apartemen Bintang Manchester City Kebobolan, 3 Arloji Mewah Raib | 3 Bintang Bundesliga Ikut Tuntut Keadilan Untuk George Floyd | Bundesliga: Jadon Sancho Hat-trick, Borussia Dortmund Menang 6-1 | Pemain Muda Fiorentina Ini Ungkap Alasannya Tolak Liverpool | Nilai Syahrini Pojokkan Luna Maya, Netizen Beri Dukungan | Terawan Copot Mantan Ketua MKEK IDI sebagai Dekan di UPN Veteran | Dicopot Terawan, Masa Jabatan Dekan FK UPN Veteran Masih 2 Tahun | Lockdown, Restoran Ini Gulung Tikar Setelah 84 Tahun Beroperasi | 3 Jawaban WHO tentang Kebiasaan Merokok dan Infeksi Covid-19 | Rektor Minta Terawan Tunda Pencopotan Dekan FK UPN Veteran | Syahrini dan Reino Barack akan Laporkan Akun Penggemar Luna Maya? | Tak Cuma di Paru-paru, Ini Gejala Virus Corona Infeksi Organ Lain | Annisa Pohan Tunjukkan Parsel Raksasa Lebaran 2020, SBY Terkesan | Status Khusus Hong Kong Dicabut AS, Ini Imbasnya Bagi Turis | | | | | | | | | | |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Mereka yang Ingin Haji 2020, Arab Saudi Minta Tunggu Dulu | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Rabu, 1 April 2020 14:43 WIB

Mereka yang Ingin Haji 2020, Arab Saudi Minta Tunggu Dulu | Berita Tempo Hari Ini

Suasana area Mataf di lantai satu Masjidil Haram yang ditutup sementara untuk pembersihan di Mekkah, Arab Saudi, yang diambil dari akun Instagram @Haramain_info, Kamis malam, 5 Maret 2020. Area yang digunakan jemaah untuk melakukan tawaf atau mengelilingi Kakbah terlihat kosong. Instagram @Haramain_info

DOWNLOAD APP sumutkota.com

SUMUTkota.com, Jakarta - Pemerintah Kerajaan Arab Saudi memintakepada umat Islam untuk menunggu rencana haji di tengah krisis virus corona. Dinukil dari Aljazeera, Arab Saudi meminta umat Islam untuk menunda persiapan ziarah tahunan, yang dijadwalkan pada akhir Juli karena pandemi.

Kementerian Haji dan Umrah mengatakan hal tersebut di TV pemerintah pada hari Selasa, 31 Maret 2020. Arab Saudi telah meminta umat Islam untuk menunggu sampai ada kejelasan lebih lanjut mengenai pandemi virus corona, sebelum berencana untuk menghadiri ziarah tahunan haji.

Awal Maret, Arab Saudi menghentikan ziarah Umrah sepanjang tahun karena kekhawatiran terhadap virus corona baru (Covid-19), yang menyebar ke kota-kota paling suci dalam Islam itu. Langkah tersebut belum pernah terjadi sebelumnya, yang meningkatkan ketidakpastian atas ibadah haji 2020.

Sekitar 2,5 juta peziarah dari seluruh dunia biasanya berduyun-duyun ke kota-kota Mekkah dan Madinah, untuk ritual selama seminggu yang dijadwalkan akan dimulai pada akhir Juli. Ziarah juga merupakan sumber pendapatan yang signifikan bagi kerajaan.

"Arab Saudi sepenuhnya siap untuk melayani peziarah dan jamaah Umrah," kata Menteri Mohammed Saleh Benten kepada televisi Al-Ekhbariya yang dikelola pemerintah.

"Tetapi di bawah keadaan saat ini, ketika kami berbicara tentang pandemi global ... kerajaan tertarik untuk melindungi kesehatan umat Muslim dan warga negara. Dan oleh karena itu, kami telah meminta saudara lelaki Muslim kami di semua negara, untuk menunggu sebelum melakukan kontrak haji hingga situasinya jelas. "

Selain menunda ziarah Umrah, Arab Saudi juga telah menghentikan semua penerbangan penumpang internasional tanpa batas waktu. Negeri itu juga memblokir pintu masuk dan keluar ke beberapa kota, termasuk Mekah dan Madinah.

Ziarah adalah bisnis besar bagi Arab Saudi dan tulang punggung rencana untuk memperluas jumlah wisatawan, di bawah agenda reformasi ekonomi ambisius Putra Mahkota Mohammed bin Salman.

Membatalkan haji akan menjadi hal yang belum pernah terjadi sebelumnya di zaman modern, tetapi membatasi kehadiran dari daerah berisiko tinggi telah terjadi sebelumnya -- termasuk dalam beberapa tahun terakhir selama wabah Ebola.

Sampai saat ini, kerajaan telah melaporkan lebih dari 1.500 kasus virus corona yang dikonfirmasi dan 10 kematian. Sementara secara global, lebih dari 825.000 orang telah terinfeksi, dengan lebih dari 40.000 kematian tercatat.

Epidemi Sebelumnya
Wabah penyakit secara teratur menjadi perhatian di sekitar haji. Salah satu syarat ibadah Haji adalah semua Muslim berbadan sehat, dan dilaksanakan sekali dalam hidup mereka -- terutama karena jamaah datang dari seluruh dunia.

Pekerja mengenakan masker saat membersihkan masjid Al Arab di kota suci Mekkah, Arab Saudi,. [CHANNEL NEWS ASIA \AFP]

Wabah paling awal yang tercatat terjadi pada tahun 632, ketika para peziarah memerangi malaria. Wabah kolera pada tahun 1821 menewaskan sekitar 20.000 peziarah. Wabah kolera lain pada tahun 1865 menewaskan 15.000 peziarah, dan kemudian menyebar ke seluruh dunia.

Baru-baru ini, Arab Saudi menghadapi bahaya dari virus corona yang menyebabkan sindrom pernapasan Timur Tengah (MERS). Respons yang lemah memungkinkan virus membunuh beberapa ratus orang dan menyebar ke seluruh wilayah di Arab Saudi.

Wabah MERS, mendorong Kerajaan Arab Saudi meningkatkan langkah kesehatan masyarakat pada 2012 dan 2013, meskipun tidak ada wabah yang terjadi.



Mereka yang Ingin Haji 2020, Arab Saudi Minta Tunggu Dulu | Bang Naga | on Rabu, 1 April 2020 14:43 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Mereka yang Ingin Haji 2020, Arab Saudi Minta Tunggu Dulu
Description: Pemerintah Kerajaan Arab Saudi meminta kepada umat Islam untuk menunggu rencana haji di tengah krisis virus corona.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1326564/mereka-yang-ingin-haji-2020-arab-saudi-minta-tunggu-dulu.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Server Pulsa Online
» Gelombang Keprihatinan dan Duka Akibat Kematian George Floyd
» Hari Pancasila, Jokowi Sebut Corona Menguji Persatuan Bangsa
» Bioskop Tunggu Aturan Pemerintah soal Jadwal Buka Kembali
» Live Streaming Touch Your Heart Episode 11 di Trans TV
» Pusing Urus SIKM Hingga Syarat Tes Swab Covid-19
» FOTO: Pesta Gol di Paderborn vs Dortmund
» Lawan Corona, Thailand Gelontorkan Stimulus Ekonomi Rp874 T

Karir


Lirik


Nasional

» Gempa Bumi Hari Ini

menu


Tempo LIPUTAN DAIRI Contack Me Zodiak
© 2017 - 2020 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

DMCA.com Protection Status

DOWNLOAD APP sumutkota.com




Page loads : seconds