Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2020
7 Isu Bursa Transfer Hari Ini: MU, Bayern, Inter, Barca, PSG | Teror ke Akademisi Menguat, LP3ES Sarankan Dosen Bentuk Jaringan | Virus Corona Merusak Ginjal, Pasien Butuh Lebih dari Ventilator | Pesan Dwi Sasono Usai Ditangkap: Saya Salah Tapi Bukan Orang Jahat | Ekspresi Warga Arab Saudi, Setelah Masjid Dibuka Kembali | Hari Lahir Pancasila, Sri Mulyani Ajak Masyarakat Gotong Royong | Polisi: Ada Dokumen ISIS Milik Penyerang Kantor Polisi di Kalsel | Disebut Jiplak Lagu, Kekeyi Tak Bisa Makan karena Takut Dipenjara | Di Tengah PSBB, Banggar MPR Tetap Gelar Rapat di Hotel | Sosok Derek Chauvin, Eks Polisi yang Membunuh George Floyd | Lion Air Kembali Terbang Hari Ini, Ada Syarat Bagi Penumpang | Paket Karantina Mandiri, Siasat Hotel Agar Tak Mati Saat Pandemi | 60 Persen Peserta Mandiri BPJS Kesehatan Terancam Tak Bisa Bayar | 60 Mal di Jakarta Siap Buka dengan Protokol Kesehatan New Normal | Begini Cara Menikmati Clubbing Usai Pandemi | Risma Sebut UMKM di Surabaya Bisa Bertahan di Tengah Pandemi | Didi Chuxing Raih Investasi Rp 7,2 Triliun untuk Mobil Otonom | Pakai Masker Bikin Jerawatan? Cegah dengan Cara Ini | Rahasia Kecantikan Jackie Kennedy, dari Krim Kulit hingga Diet | Liverpool Songsong Lanjutan Liga Inggris, Jurgen Klopp: Brilian.. | Motif Dwi Sasono Pakai Ganja, Polisi: Susah Tidur Selama Pandemi Covid-19 | Hendra Setiawan Bertekad Meraih Emas di Olimpiade Tokyo | Politikus PDIP Minta Pemprov DKI Tak Pakai Istilah New Normal | Ariana Grande dan Jamie Foxx Turun ke Jalan untuk George Flyod | Haris Azhar: Teror ke Kelompok Kritis, Bukti Pemerintah Panik | Tiga Hari Jadi Dirut TVRI, Iman Brotoseno Langsung Urus Tunjangan | Protes Sampai ke Gedung Putih, Donald Trump Diungsikan ke Bunker | Kemarin, 3 Ribu Kendaraan Diputar Balik karena Tak Punya SIKM | Pelatih Persib Dukung Kiprah Erlangga dan Beckham di Timnas U-19 | Dwi Sasono Rutin Konsumsi Ganja, Begini Kronologi Penangkapannya | 3 Tenaga Medis di Kabupaten Jember Positif Covid-19 | Demonstrasi George Floyd Memanas, 40 Kota Terapkan Jam Malam | Songsong New Normal, Ini 3 Tipe Psikologi Masyarakat di Jakarta | Tips Mengatur Kaca Spion untuk Meminimalisasi Blind Spot | Freeport Indonesia Buka Dua Laboratorium Deteksi Cepat Corona | Kemenkes Berkali-kali Ingin Tarik Dekan FK UPN Veteran | Terdampak Covid-19, Penjualan Global Suzuki April Turun 18 Persen | Waspada Virus Corona Menempel pada Kacamata, Bersihkan dengan Ini | Aktor Dwi Sasono Ditangkap, Sembunyikan 16 Gram Ganja di Lemari | Lagunya Dijiplak Kekeyi, Rinni Wulandari Malah Dituduh Pansos | Capres Amerika, Joe Biden, Kunjungi Aksi Demonstrasi George Floyd | Kebakaran di Menteng Diduga Akibat Korsleting, 26 Rumah Hangus | Viral Foto Longsor Semarang - Solo, Jasa Marga Sebut Hoaks | 5 Zodiak yang Terlahir jadi Orang Kaya, Pandai Cari Uang | Di Jakarta, Hampir 3 Ribu Orang Positif Covid-19 Isolasi Mandiri | Epidemiolog: Pemerintah Harus Tambah Tes Swab saat New Normal | Pria Palestina Difabel Mental Ditembak Polisi Israel di Yerusalem | Aliansi Volkswagen-Ford Siapkan Tiga Proyek Unggulan | LP3ES: Cuitan Kena Prank Jokowi Ramaikan Isu Kenaikan BPJS | Penyemprotan Disinfektan Dilakukan di 8 Ruas Jalan Utama Jakbar | Akibat Corona, 50 Persen Warga Israel Jadi Takut Merokok | Aktor Dwi Sasono Ditangkap Polres Jaksel, Diduga Kasus Narkoba | Akademikus Unair Sebut Pelibatan TNI Tangani Teroris Ancam HAM | Jadwal Liga Spanyol Bergulir Lagi: 5 Hal Menarik untuk Ditunggu | Mal Grand Indonesia Bakal Dibuka 8 Juni, Begini Aturan New Normal | Bos Microsoft Ini Rahasiakan Kondisi Difabelnya Selama 8 Tahun | Pemerintah Panik, Diskusi Diusik | Ini 3 Zodiak yang Paling Beruntung di Bulan Juni 2020 | Demo George Floyd Panas, Video Pebasket Hajar Pria Jadi Viral | Daftar Negara yang Ramai-Ramai Menolak Turis Amerika Serikat | Dwi Sasono Ditangkap, Widi Mulia Matikan Kolom Komentar IG Mereka | 1,1 Juta Pelaku Perikanan Terdampak Covid-19 Dapat Bantuan Tunai | Sepanjang Mei Muncul 2.989 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta | Hasto PDIP: Pancasila Bertentangan dengan Kapitalisme - Marxisme | Epidemiolog Paparkan Alasan Kurva Covid-19 Belum Landai pada Mei | Protes Kematian George Floyd Menyebar juga ke Eropa | Riza Patria Ngobrol Bareng Tempo Jawab Tantangan New Normal dan Masa Depan DKI | Kantor Polisi di Kalimantan Selatan Diserang, Satu Personel Tewas | Ketua KPK Firli Bahuri: Korupsi Khianati Nilai Pancasila | Michael Jordan Tanggapi Kasus George Floyd: Sedih, Sakit, Marah.. | RI Belum Bisa Swasembada Garam, Apa Sebabnya? | Valencia Kecam Gasperini karena Dampingi Tim Saat Kena Covid-19 | Akademikus Unair Kritik Perpres Pelibatan TNI Tangani Terorisme | Indikator Tempo, Masyarakat Tak Setuju Penerapan New Normal | Kemenhub Bahas Tuntutan Ojek Online Beroperasi Usai PSBB | Satu Tahun Ani Yudhoyono Meninggal, AHY dan Ibas Mengenang Rindu | 5.094 Unit Mitsubishi Pajero Kena Recall di Cina | Jadwal Liga Spanyol Mulai 11 Juni, Ini Lawan Barcelona dan Madrid | Jokowi: Situasi Sulit Masih Kita Hadapi Tahun Ini dan Tahun Depan | Ditarik Terawan, Dekan FK UPN Veteran: Saya Serahkan ke Rektor | Hari Pancasila, Kapolri Ajak Masyarakat Disiplin Saat New Normal | Kebakaran di Menteng, 24 Unit Mobil Pemadam Dikerahkan | Sebanyak 20 Pemudik di Lenteng Agung Ditemukan Tak Punya SIKM | UII akan Laporkan Teror Pembicara 'Pemberhentian Presiden' | BIN Sebut Surabaya Perlu Jadi Prioritas untuk Putus Rantai Covid | Arab Saudi Kembali Buka 90.000 Masjid Setelah Lockdown Dua Bulan | Persaingan Aplikasi, Telegram Kembangkan Reaksi Pesan Gambar Hati | Arus Balik, Kemenhub Klaim Lalu Lintas Semarang - Jakarta Lengang | Tradisi Lebaran Ketupat, Begini Filosofi Ketupat Keraton Cirebon | Jokowi: Dalam Menghadapi Ujian, Pancasila adalah Bintang Penjuru | Iman Brotoseno Surati Sri Mulyani Soal Tunjangan Kinerja TVRI | Istri Wali Kota Tidore Kepulauan Meninggal karena Covid-19 | Masih Belajar di Rumah, Pemerintah Tak Ingin Sekolah Jadi Klaster | Gasperini, Antara Deraan Covid-19 dan Euforia Liga Champions | Jokowi Laksanakan Upacara Hari Lahir Pancasila Secara Daring | Insiden Drone, Meghan Markle Sewa Keamanan Rp 126 Juta Sehari | Sebanyak 2.102 Pasien Covid-19 di Jakarta Sembuh | Dosen UII Pemateri 'Pemberhentian Presiden' Juga Diancam Dibunuh | Begini Unair Siapkan Skema New Normal dalam Perkuliahan | Kupatan Kendeng, Meriah Tapi Terasa Berbeda Saat Pandemi | Polisi India Menangkap 2 Pelaku Penyelundup Narkoba Total 50 Kg | Koalisi: Teror Diskusi adalah Kemunduran Demokrasi era Jokowi | Duel Panas Toyota Fortuner Vs Mitsubishi Pajero Sport | Jadon Sancho Persembahkan Golnya untuk George Floyd | Ditarik Terawan ke Kemenkes, Dekan FK UPN: Saya Tak Tahu Kenapa | Banyak Pemain Muda Barito Dipanggil Timnas, Ini Tanggapan Djanur | Cegah Kolesterol Tinggi, Perbaiki Pola Makan dengan Ini | Rokok Lebih Bahaya pada Wanita? Cek 11 Risikonya Menurut Dokter | Tahun Ini UTBK dan SBMPTN Berbarengan, Pendaftaran Mulai Besok | Mulai Produksi, Ferrari Tes Kesehatan Keluarga Karyawan | Kebakaran Jembatan Merah Bogor, 14 Mobil Damkar Dikerahkan | Cerita Terawan VS Eks Ketua MKEK IDI yang Jadi Dekan UPN Veteran | Lagi, Wartawan Afganistan Tewas Jadi Sasaran Bom | Kemenko Maritim: Ekspor Benih Lobster Tak Boleh Jor-joran | Kebakaran Jembatan Merah Bogor, Bima Arya Pimpin Pemadaman | Pemerintah Umumkan Nasib Ibadah Haji Sebelum 5 Juni | Tyson Fury Incar Rekor Kontrak Terbesar dalam Sejarah Tinju Dunia | Kenali 10 Penyebab Sakit Kepala, Ada Hipertensi Dan Kurang Tidur | Jokowi Minta Kurva Covid-19 Mulai Turun Pada Mei, Ini Faktanya | New Normal, Bima Arya Prioritaskan Dibukanya Kembali Rumah Ibadah | Lockdown, Restoran Ini Gulung Tikar Setelah 84 Tahun Beroperasi | Bos Baru TVRI Surati Sri Mulyani Soal Rapel Tukin Karyawan | Liga Jerman: Dortmund Menang Besar, Jadon Sancho Torehkan 2 Rekor | Kemendagri Tegaskan Tak Ada Larangan ASN Naik Ojek Online | PBNU Terbitkan Protokol New Normal di Masjid, Simak Isinya | Risiko Kebiasaan Minum Teh saat Hamil, Awas Kelebihan Kafein | Ulang Tahun ke-50, Erick Thohir: Penuh Makna dan Istimewa | Ketua KOI Tuntut Kreativitas Pembinaan Atlet di Tengah New Normal | Pemerintah Sebut Belum Ada Rencana Buka Sekolah Sampai September | MotoGP: Jorge Lorenzo Juarai Balapan Virtual di Silverstone | Bersiap New Normal, Warga Jaksel Gotong Royong Bersihkan Masjid | Hingga H+5 Lebaran, 362 Ribu Kendaraan Bergerak ke Arah Jakarta | Apartemen Bintang Manchester City Kebobolan, 3 Arloji Mewah Raib | 3 Bintang Bundesliga Ikut Tuntut Keadilan Untuk George Floyd | Bundesliga: Jadon Sancho Hat-trick, Borussia Dortmund Menang 6-1 | Pemain Muda Fiorentina Ini Ungkap Alasannya Tolak Liverpool | Lockdown, Restoran Ini Gulung Tikar Setelah 84 Tahun Beroperasi | Ditarik Terawan ke Kemenkes, Dekan FK UPN: Saya Tak Tahu Kenapa | Tak Cuma di Paru-paru, Ini Gejala Virus Corona Infeksi Organ Lain | Status Khusus Hong Kong Dicabut AS, Ini Imbasnya Bagi Turis | Kantor Polisi di Kalimantan Selatan Diserang, Satu Personel Tewas | Dwi Sasono Ditangkap, Widi Mulia Matikan Kolom Komentar IG Mereka | Bundesliga: Jadon Sancho Hat-trick, Borussia Dortmund Menang 6-1 | Duel Panas Toyota Fortuner Vs Mitsubishi Pajero Sport | Kementerian Agama akan Putuskan Nasib Ibadah Haji Sebelum 5 Juni | Tanah Longsor Sempat Timbun Jalan Tol Semarang-Solo Km 426 | | | | | | | | | | |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Jingyeong Sansu, Seni Menciptakan Gunung Mini di Seoul | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Rabu, 1 April 2020 14:25 WIB

Jingyeong Sansu, Seni Menciptakan Gunung Mini di Seoul | Berita Tempo Hari Ini

Imitasi Gunung Kumgang di sebuah apartemen. Foto: Seunggu Kim/CNN

DOWNLOAD APP sumutkota.com

SUMUTkota.com, Jakarta - Seoul, jantung Korea Selatan, masih menjadi destinasi wisata utama di Asia, usai wabah virus corona. Negeri itu sedang merancang program, untuk memikat wisatawan bila wabah berlalu. Wisatawan selalu ingat Seoul sebagai metropolitan megah, yang menawarkan wisata sejarah. Semisal Istana Sungnyemun, Changgyeong, hingga Kampung Hanok di Gunung Ham.

Tapi wisatawan mungkin lupa, Seoul juga punya detail-detail yang terlewatkan, semisal miniatur bukit batu Dodamsambong yang berada di tengah sungai. Miniatur bukit atau gunung-gunung itu, merupakan tren memperindah taman, yang dikenal sebagai seni "jingyeong sansu". Seni yang berusaha menciptakan kembali gunung-gunung paling terkenal di negara itu - dalam skala yang jauh lebih kecil - di luar kompleks apartemen mewah dan villa pribadi.

Gunung artifiasial itu, biasanya dibangun oleh pengembang real estate yang berharap dapat meningkatkan feng shui dan harga pasar bangunan. Beberapa penduduk juga percaya, gunung artifisal membawa kekuatan penyembuhan alam di depan pintu rumah mereka.

Dinukil dari CNN, fotografer Seunggu Kim, memotret seni jingyeong sansu. Ia memotret gunung-gunung mini, mulai dari pembuatan hingga pemasangan struktur yang tidak konvensional itu sejak 2011. Pada waktu itu, ia telah mengunjungi sekitar 30 kompleks apartemen yang dilengkapi dengan taman batu megah dan bukit-bukit yang ditutupi pohon.

Menurut Kim, proses pembuatan gunung artifisial dimulai dengan membuat cetakan styrofoam dasar, yang dipasang di sekitar blok apartemen, “Kemudian pekerja menutupinya dengan tanah, sebelum menanam bunga dan pohon,” ujarnya.

Strukturnya sering disertai dengan ukiran yang menggambarkan energi positif, yang dipikirkan masyarakat mengenai setiap gunung, mulai dari kesuburan, aspirasi, hingga ketenangan pikiran.

"Saya menyadari ini bukan hanya lanskap buatan tetapi lingkungan baru yang menggabungkan tradisi dan filosofi," kata Kim kepada CNN Travel. Sebuah miniatur gunung dihargai hingga US$ 2 juta untuk desain setinggi 20 meter, “Biasanya ditemukan di kompleks apartemen mewah. Hanya bahan berkualitas tinggi yang digunakan, termasuk batu dan bonsai yang mahal, dan setiap gunung dikelola oleh tim ahli,” ujarnya.

Keluarga Korea meyakini, gunung imitasi memiliki kekuatan fengsui, sementara bagi pengembang dapat menaikkan nilai properti. Namun Seunggun Kim juga menemukan, gunung imitasi dipakai untuk hiburan dalam kehidupan urban. Foto: Seunggu Kim/CNN

Kecintaan Bangsa Korea Terhadap Gunung

Pegunungan mencakup sekitar 70 persen dari semenanjung Korea dan merupakan bagian integral dari identitas Korea. Kisah mistik tentang asal usul Korea dimulai di Pegunungan Taebaek.

Menurut legenda Korea, Hwan-ung turun dari surga dan didekati oleh beruang yang ingin menjadi wanita. Hwan-ung menyuruh beruang itu makan bawang putih dan rempah-rempah selama 100 hari di sebuah gua. Itu berhasil, dan beruang itu jadi wanita. Hwan-ung menikahi wanitu itu, dan buah perkawinan mereka lahirlah Dangun, yang mendirikan kerajaan pada tahun 2333 SM.

Sementara banyak yang menganggap legenda sebagai mitos, arkeolog Korea Utara mengklaim telah menemukan kuburan Dangun di kaki gunung Taebaek dekat ibukota Korea Utara, Pyongyang. Mereka lalu membangun sebuah makam di lokasi itu pada tahun 1994 untuk memuliakannya.

Saat ini, pegunungan di kedua sisi perbatasan antara Korea Utara dan Selatan diyakini membawa keberuntungan. Kedua negara merayakan asal usul bangsa Korea, setiap 3 Oktober setiap tahun – untuk mengenang Hwan-ung.

"Ada kepercayaan positif dan perdukunan terhadap gunung-gunung di Korea, jadi itu seperti mengompresnya dan membawanya kembali ke kota di mana ada kekurangan alam," kata Kim. "Pekerjaan saya adalah menemukan pemandangan Korea yang masih ada di masyarakat modern."

Beberapa desain yang lebih populer adalah Gunung Seorak, di pegunungan Taebaek di provinsi Gangwon, dan Halla Pulau Jeju, gunung tertinggi di negara itu. Gunung Kumgang di Korea Utara juga populer, namun turis Korea Selatan tidak dapat mengunjunginya sejak 2008, karena ketegangan politik.

Kembali ke Alam

Popularitas lanskap buatan menunjukkan bahwa penduduk berusaha memperkuat ikatan mereka dengan alam, setelah puluhan tahun mengalami urbanisasi yang cepat. Upaya untuk menghubungkan kembali inilah yang Kim coba tangkap dalam fotonya, menurut kurator Haeni Park.

"Melalui karyanya, Kim mengungkapkan pemahamannya tentang realitas masyarakat kami, di mana orang-orang yang tinggal di kota-kota yang agak suram benar-benar mendapatkan penghiburan, jika hanya sesaat, dari struktur buatan yang berwarna-warni," ujarnya.

Kim telah memotret struktur yang sama selama bertahun-tahun untuk mengamati perubahan musiman dalam bentuk dan warna mereka. Dia awalnya melihat desain lanskap "kitsch" sebagai salah satu gejala pertumbuhan ekonomi yang cepat di Korea Selatan. Namun sejak itu ia semakin menghargai keindahan pegunungan dan efek "penyembuhan" yang dimiliki gunung-gunung artifisial.

Tiruan Dodamsambong Peaks di sebuah apartemen. Foto: Seunggun Kim/CNN

"Kadang-kadang ketika saya di luar sana memotret bukit-bukit palsu, penduduk tua mendatangi saya dan menjelaskan pentingnya gunung dengan sangat bangga, seolah-olah mereka nyata dan mereka memilikinya," kenang fotografer itu. "Aku menemukan rasa memiliki yang sangat unik."

Kim mengatakan bahwa, hari ini, orang harus menemukan cara alternatif untuk menikmati alam dan bersantai. Dia menyebutnya "budaya instan," dan untuk menangkap bagaimana kaum urban Korea Selatan berurusan dengan hasrat untuk menemukan kegembiraan di masa tersulit.



Jingyeong Sansu, Seni Menciptakan Gunung Mini di Seoul | Bang Naga | on Rabu, 1 April 2020 14:25 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Jingyeong Sansu, Seni Menciptakan Gunung Mini di Seoul
Description: Apartemen atau ruang publik di Seoul, Korea Selatan, tak hanya berhias taman. Mereka diberi aksesoris miniatur gunung di Korea mendekati aslinya.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1326548/jingyeong-sansu-seni-menciptakan-gunung-mini-di-seoul.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Server Pulsa Online
» 5 Kunci Menghadapi New Normal Pandemi Virus Corona
» MotoGP Diklaim Cegah Valentino Rossi ke Superbike
» Kepolisian New York Berlutut di Depan Massa Demo George Floyd
» Aktor Dwi Sasono Sembunyikan Ganja 16 Gram di Atas Lemari
» PSBB Tak Halangi Warga Olah Raga di GBK
» Din Syamsuddin Ungkap 3 Syarat Pemakzulan Pemimpin
» Banjir Tak Pernah Surut di TPU Semper

Karir


Lirik


Nasional

» Gempa Bumi Hari Ini

menu


Tempo LIPUTAN DAIRI Contack Me Zodiak
© 2017 - 2020 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

DMCA.com Protection Status

DOWNLOAD APP sumutkota.com




Page loads : seconds