Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2020
Hasto PDIP: Pancasila Bertentangan dengan Kapitalisme - Marxisme | Epidemiolog Paparkan Alasan Kurva Covid-19 Belum Landai pada Mei | Protes Kematian George Floyd Menyebar juga ke Eropa | Riza Patria Ngobrol Bareng Tempo Jawab Tantangan New Normal dan Masa Depan DKI | Kantor Polisi di Kalimantan Selatan Diserang, Satu Personel Tewas | Ketua KPK Firli Bahuri: Korupsi Khianati Nilai Pancasila | Michael Jordan Tanggapi Kasus George Floyd: Sedih, Sakit, Marah.. | RI Belum Bisa Swasembada Garam, Apa Sebabnya? | Valencia Kecam Gasperini karena Dampingi Tim Saat Kena Covid-19 | Akademikus Unair Kritik Perpres Pelibatan TNI Tangani Terorisme | Indikator Tempo, Masyarakat Tak Setuju Penerapan New Normal | Kemenhub Bahas Tuntutan Ojek Online Beroperasi Usai PSBB | Satu Tahun Ani Yudhoyono Meninggal, AHY dan Ibas Mengenang Rindu | 5.094 Unit Mitsubishi Pajero Kena Recall di Cina | Jadwal Liga Spanyol Mulai 11 Juni, Ini Lawan Barcelona dan Madrid | Jokowi: Situasi Sulit Masih Kita Hadapi Tahun Ini dan Tahun Depan | Ditarik Terawan, Dekan FK UPN Veteran: Saya Serahkan ke Rektor | Hari Pancasila, Kapolri Ajak Masyarakat Disiplin Saat New Normal | Kebakaran di Menteng, 24 Unit Mobil Pemadam Dikerahkan | Sebanyak 20 Pemudik di Lenteng Agung Ditemukan Tak Punya SIKM | UII akan Laporkan Teror Pembicara 'Pemberhentian Presiden' | BIN Sebut Surabaya Perlu Jadi Prioritas untuk Putus Rantai Covid | Arab Saudi Kembali Buka 90.000 Masjid Setelah Lockdown Dua Bulan | Persaingan Aplikasi, Telegram Kembangkan Reaksi Pesan Gambar Hati | Arus Balik, Kemenhub Klaim Lalu Lintas Semarang - Jakarta Lengang | Tradisi Lebaran Ketupat, Begini Filosofi Ketupat Keraton Cirebon | Jokowi: Dalam Menghadapi Ujian, Pancasila adalah Bintang Penjuru | Iman Brotoseno Surati Sri Mulyani Soal Tunjangan Kinerja TVRI | Istri Wali Kota Tidore Kepulauan Meninggal karena Covid-19 | Masih Belajar di Rumah, Pemerintah Tak Ingin Sekolah Jadi Klaster | Gasperini, Antara Deraan Covid-19 dan Euforia Liga Champions | Jokowi Laksanakan Upacara Hari Lahir Pancasila Secara Daring | Insiden Drone, Meghan Markle Sewa Keamanan Rp 126 Juta Sehari | Sebanyak 2.102 Pasien Covid-19 di Jakarta Sembuh | Dosen UII Pemateri 'Pemberhentian Presiden' Juga Diancam Dibunuh | Begini Unair Siapkan Skema New Normal dalam Perkuliahan | Kupatan Kendeng, Meriah Tapi Terasa Berbeda Saat Pandemi | Polisi India Menangkap 2 Pelaku Penyelundup Narkoba Total 50 Kg | Koalisi: Teror Diskusi adalah Kemunduran Demokrasi era Jokowi | Duel Panas Toyota Fortuner Vs Mitsubishi Pajero Sport | Jadon Sancho Persembahkan Golnya untuk George Floyd | Ditarik Terawan ke Kemenkes, Dekan FK UPN: Saya Tak Tahu Kenapa | Banyak Pemain Muda Barito Dipanggil Timnas, Ini Tanggapan Djanur | Cegah Kolesterol Tinggi, Perbaiki Pola Makan dengan Ini | Rokok Lebih Bahaya pada Wanita? Cek 11 Risikonya Menurut Dokter | Tahun Ini UTBK dan SBMPTN Berbarengan, Pendaftaran Mulai Besok | Mulai Produksi, Ferrari Tes Kesehatan Keluarga Karyawan | Kebakaran Jembatan Merah Bogor, 14 Mobil Damkar Dikerahkan | Cerita Terawan VS Eks Ketua MKEK IDI yang Jadi Dekan UPN Veteran | Lagi, Wartawan Afganistan Tewas Jadi Sasaran Bom | Kemenko Maritim: Ekspor Benih Lobster Tak Boleh Jor-joran | Kebakaran Jembatan Merah Bogor, Bima Arya Pimpin Pemadaman | Pemerintah Umumkan Nasib Ibadah Haji Sebelum 5 Juni | Tyson Fury Incar Rekor Kontrak Terbesar dalam Sejarah Tinju Dunia | Kenali 10 Penyebab Sakit Kepala, Ada Hipertensi Dan Kurang Tidur | Jokowi Minta Kurva Covid-19 Mulai Turun Pada Mei, Ini Faktanya | New Normal, Bima Arya Prioritaskan Dibukanya Kembali Rumah Ibadah | Lockdown, Restoran Ini Gulung Tikar Setelah 84 Tahun Beroperasi | Bos Baru TVRI Surati Sri Mulyani Soal Rapel Tukin Karyawan | Liga Jerman: Dortmund Menang Besar, Jadon Sancho Torehkan 2 Rekor | Kemendagri Tegaskan Tak Ada Larangan ASN Naik Ojek Online | PBNU Terbitkan Protokol New Normal di Masjid, Simak Isinya | Risiko Kebiasaan Minum Teh saat Hamil, Awas Kelebihan Kafein | Ulang Tahun ke-50, Erick Thohir: Penuh Makna dan Istimewa | Ketua KOI Tuntut Kreativitas Pembinaan Atlet di Tengah New Normal | Pemerintah Sebut Belum Ada Rencana Buka Sekolah Sampai September | MotoGP: Jorge Lorenzo Juarai Balapan Virtual di Silverstone | Bersiap New Normal, Warga Jaksel Gotong Royong Bersihkan Masjid | Hingga H+5 Lebaran, 362 Ribu Kendaraan Bergerak ke Arah Jakarta | Apartemen Bintang Manchester City Kebobolan, 3 Arloji Mewah Raib | 3 Bintang Bundesliga Ikut Tuntut Keadilan Untuk George Floyd | Bundesliga: Jadon Sancho Hat-trick, Borussia Dortmund Menang 6-1 | Pemain Muda Fiorentina Ini Ungkap Alasannya Tolak Liverpool | Nilai Syahrini Pojokkan Luna Maya, Netizen Beri Dukungan | Dicopot Terawan, Masa Jabatan Dekan FK UPN Veteran Masih 2 Tahun | Lockdown, Restoran Ini Gulung Tikar Setelah 84 Tahun Beroperasi | 3 Jawaban WHO tentang Kebiasaan Merokok dan Infeksi Covid-19 | Rektor Minta Terawan Tunda Pencopotan Dekan FK UPN Veteran | Syahrini dan Reino Barack akan Laporkan Akun Penggemar Luna Maya? | Tak Cuma di Paru-paru, Ini Gejala Virus Corona Infeksi Organ Lain | Annisa Pohan Tunjukkan Parsel Raksasa Lebaran 2020, SBY Terkesan | Status Khusus Hong Kong Dicabut AS, Ini Imbasnya Bagi Turis | Ditarik Terawan ke Kemenkes, Dekan FK UPN: Saya Tak Tahu Kenapa | | | | | | | | | | |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

PON 2020 Papua, KONI: Pendaftaran Atlet Ditutup 19 April | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Rabu, 1 April 2020 13:59 WIB

PON 2020 Papua, KONI: Pendaftaran Atlet Ditutup 19 April | Berita Tempo Hari Ini

Kangpo dan Drawa,. dua maskot PON 2020 Papua yang diluncurkan di Jakarta pada Rabu 20 November 2019. (Antara)

DOWNLOAD APP sumutkota.com

SUMUTkota.com, Jakarta - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) menyatakan bahwa seluruh tahapan Pekan Olahraga Nasional atau PON 2020 Papua masih terus berjalan.

Wakil Ketua Umum Bidang Pembinaan Prestasi KONI Pusat, Suwarno menyampaikan, selama belum ada keputusan resmi dari pemerintah soal penundaan penyelenggaraan, tahapan masih sesuai jadwal meski sekarang ini tengah terjadi pandemi virus corona atau Covid-19.

"Tahapan kami laksanakan, itu kewajiban. Walaupun lambat tapi tetap kami ikuti prosesnya," kata Suwarno saat dihubungi, Rabu, 1 April 2020.

Suwarno mengatakan saat ini memasuki tahapan pendaftaran atlet. Berdasarkan jadwal, kata dia, pendaftaran atlet akan dibuka hingga 19 April nanti. "Entry by sport, entry by number, sampai entry by name masih berjalan terus," katanya.

Ia menjelaskan, tahapan kualifikasi sudah dilakukan oleh seluruh cabang olahraga yang diperlombakan di PON 2020, yaitu sebanyak 37. Kuota atlet untuk PON kali ini lebih sedikit dibandingkan PON 2016 yang berlangsung di Jawa Barat.

"Seumpama di Jawa Barat dulu koutanya 9.229 atlet. Ini kami berupaya mengurangi sepertiga dari itu karena kondisi akomodasi yang terbatas. Sekarang ini 6.442 atlet," kata dia. Suwarno berharap, cabang olahraga bisa menyesuaikan jumlah nomor yang bakal diperlombakan dengan adanya pengurangan jumlah atlet tersebut.

Di tengah pelaksanaan tahapan PON 2020 yang terus berjalan, muncul usulan untuk menunda pesta olahraga di Indonesia yang semula dijadwalkan berlangsung pada Oktober mendatang. Salah satunya dari KONI Sulawesi Tengah.

Kepala Sekretariat KONI Sulawesi Tengah, Edison Ardiles menilai PON 2020 Papua tak mungkin dilaksanakan tepat waktu karena pandemi virus corona yang berdampak ke semua sektor. Ia menyarankan KONI Pusat, PB PON, Pemprov Papua dan Kementerian Pemuda dan Olahraga berembuk terlebih dahulu untuk mengambil keputusan soal PON tersebut.

Ia menyampaikan alasannya, hingga saat ini belum ada keputusan dari semua pihak soal pesta olahraga nasional tersebut. "Sampai hari ini belum ada kebijakan yang dikeluarkan oleh KONI Pusat, PB PON maupun pemerintah daerah tempat pelaksanaan PON di Papua mengenai pelaksanaan event itu apakah tetap jadi dilaksanakan atau tidak," kata Edison di Palu, Selasa 31 Maret 2020.

"Dalam kondisi seperti sekarang ini, kita tahu bersama dan tidak mungkin PON dilaksanakan. Seyogyanya PB PON dan KONI Pusat serta pemerintah melalui Kementerian Olahraga sudah mengambil kebijakan untuk menunda dahulu PON 2020," dia menambahkan.

Edison menilai keputusan menunda PON 2020 Papua harus diambil karena belum jelas sampai kapan pandemi corona di Indonesia berakhir. Selain itu, penyebaran virus corona saat ini membuat persiapan para atletnya tak maksimal.

Sementara ini, Sulawesi Tengah sudah berhasil meloloskan atlet sebanyak 94 orang. Mereka akan tampil di 22 cabang.

Desakan untuk memundurkan jadwal PON 2020 Papua juga dilontarkan oleh atlet wushu DKI Jakarta, Edgar Xavier Mavelo. Dia meminta PON tahun ini diundur hingga tahun depan. Ia beralasan para atlet pun membutuhkan waktu untuk mempersiapkan diri.

IRSYAN HASYIM



PON 2020 Papua, KONI: Pendaftaran Atlet Ditutup 19 April | Bang Naga | on Rabu, 1 April 2020 13:59 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: PON 2020 Papua, KONI: Pendaftaran Atlet Ditutup 19 April
Description: KONI mengatakan bahwa seluruh tahapan PON 2020 Papua masih terus berjalan.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1326531/pon-2020-papua-koni-pendaftaran-atlet-ditutup-19-april.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Server Pulsa Online
» 17 Ribu Izin Operasional Industri Terbit di Tengah Corona
» Yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Memilih Homeschooling Anak
» Pencapaian SpaceX Dinilai Tinggalkan Perang Dingin AS-Rusia
» Bundesliga dan George Floyd: 4 Pemain Muda Ikut Protes
» Gelombang Keprihatinan dan Duka Akibat Kematian George Floyd
» Hari Pancasila, Jokowi Sebut Corona Menguji Persatuan Bangsa
» Bioskop Tunggu Aturan Pemerintah soal Jadwal Buka Kembali

Karir


Lirik


Nasional

» Gempa Bumi Hari Ini

menu


Tempo LIPUTAN DAIRI Contack Me Zodiak
© 2017 - 2020 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

DMCA.com Protection Status

DOWNLOAD APP sumutkota.com




Page loads : seconds