Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2020
Rapid Test di Perbelanjaan Mentaya Sampit: 3 Reaktif Covid-19 | PT Migas Hulu Jabar ONWJ Salurkan Bansos di Kepulauan Seribu | Koalisi: TNI Ikut Tangani Teroris Berpotensi Ancam Demokrasi | Dirut TVRI Iman Brotoseno Ingin Ajak Publik Berpartisipasi | Jepang Buat Aplikasi Sorak, Dukungan pada Tim di Stadion Tertutup | Tjahjo Paparkan 3 Panduan New Normal untuk PNS, Simak Isinya | Susi Pudjiastuti Jualan Kaos 'Tenggelamkan' di Tokopedia | Grand Design Olahraga, Perbakin Ingin Menembak Masuk Prioritas | New Normal, Polda Metro Jaya Siapkan 3.987 Personel | Sultan HB X Perpanjang Masa Darurat Covid Yogyakarta Sampai Juni | Djarot Minta Pemerintah Belajar dari Vietnam untuk Tekan Covid-19 | 9.327 Kerumunan Dibubarkan Selama PSBB Surabaya dan Malang Raya | New Normal di Jakarta, Polda Metro Jaya Tunggu Pemprov DKI | Masjid Raya Hasyim Asyari Siap Isolasi Pemudik tanpa SIKM | Pelatihan Kartu Prakerja Diharapkan Beri Materi Hadapi New Normal | DKI Tetapkan Hari Pertama Masuk Sekolah 13 Juli | Polri: Pelibatan Polisi di New Normal Agar Masyarakat Disiplin | BPTJ: Penyekatan Arus Balik Berlangsung Hingga 7 Juni 2020 | Gubernur Yakin Kepri Bebas Corona Juli 2020 | PSBB Berakhir Mei, Mal di Malang Siap Beroperasi Juni | The Jakarta Post Klarifikasi Soal Isu Sayonara | Tafsir Bebas Kehidupan Sigmund Freud | PGN Siap Laksanakan Skenario New Normal | Alasan Erick Thohir Rampingkan Komisaris dan Direksi PTPN | Kemenhub Evaluasi Pengurusan SIKM | Daftar 25 Kabupaten dan Kota yang Disiapkan Menuju New Normal | Eggi Sudjana Alami Kecelakaan di Bogor, Polisi: Karena Mengantuk | 5 Cara Mudah Bedakan Madu Asli dan Palsu, Pakai Lilin dan Koran | Presiden Xi Jinping Minta Tentara Cina Siap Perang | Hawa Gerah Hampir Sepekan, BMKG: Fenomena Menjelang Kemarau | Mamah Dedeh Dikabarkan Meninggal, Begini Tanggapan Keluarga | Potret New Normal di Jepang Sehari Setelah Darurat Corona Dicabut | New Normal di Mal, Ini Lima Aturan yang Wajib Ditaati | Wuling Victory Bisa Menjadi Pesaing Toyota Kijang Innova | Putri Mamah Dedeh Kabarkan Ibunya dalam Kondisi Sehat | | | | | | | | | | |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Corona, Ekonomi RI Diprediksi Tumbuh 2,3 sampai Minus 0,4 Persen | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Rabu, 1 April 2020 11:02 WIB

Corona, Ekonomi RI Diprediksi Tumbuh 2,3 sampai Minus 0,4 Persen | Berita Tempo Hari Ini

Menteri Keuangan Sri Mulyani (tengah) bersama Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama (kiri) dan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menyampaikan konferensi pers seusai Sidang Kabinet Paripurna di Istana Bogor, Jawa Barat, Selasa 11 Februari 2020. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

DOWNLOAD APP sumutkota.com

SUMUTkota.com, Jakarta - Ketua Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) Sri Mulyani Indrawati menyampaikan pertumbuhan ekonomi Indonesia berisiko turun pada 2020 ini sebagai dampak dari wabah corona. Menurut perkiraan komite, pertumbuhan ekonomi tahun ini hanya 2,3 persen dengan skenario berat.

“Dalam skenario sangat berat bisa mencapai minus 0,4 persen,” kata Sri Mulyani dalam konferensi pers online bersama Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, Lembaga Penjamin Simpanan, dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian di Jakarta, Rabu, 1 April 2020.

Tahun lalu, ekonomi Indonesia masih bisa tumbuh 5,02 persen. Realisasi pertumbuhan ekonomi itu sendiri lebih rendah dari asumsi dalam APBN 2019 yang sebesar 5,3 persen. 

Prediksi KSSK ini disampaikan di tengah meluasnya penyebaran virus corona atau Covid-19 di Indonesia. Hingga kemarin, sudah ada 1.528 kasus positif corona di Indonesia, 136 meninggal, dan 81 sembuh.

Sri Mulyani kemudian mengatakan semua sektor ekonomi pun akan terkena dampak dan mengalami penurunan. Pertumbuhan konsumsi rumah tangga turun dari asumsi APBN yang sebesar 5 persen, menjadi 3,22 persen (skenario berat) dan 1,6 persen (skenario sangat berat).

Kemudian pertumbuhan investasi turun dari asumsi APBN sebesar 6 persen, menjadi 1,12 persen, bahkan bisa minus 4,22 persen. Ekspor turun, dari asumsi yang sebesar 3,7 persen, menjadi minus 14 sampai 15,6 persen. Impor pun turun, dari asumsi 5,3 persen, menjadi minus 14,5 sampai 16,65 persen.



Corona, Ekonomi RI Diprediksi Tumbuh 2,3 sampai Minus 0,4 Persen | Bang Naga | on Rabu, 1 April 2020 11:02 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Corona, Ekonomi RI Diprediksi Tumbuh 2,3 sampai Minus 0,4 Persen
Description: Sri Mulyani Indrawati memperkirakan pertumbuhan ekonomi 2020hanya 2,3 persen dengan skenario berat sebagai dampak wabah corona.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1326449/corona-ekonomi-ri-diprediksi-tumbuh-23-sampai-minus-04-persen.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Server Pulsa Online
» India Hadapi Gelombang Panas saat Pandemi, Suhu Mencapai 50 C
» 7 Tips Membeli Makanan di Warung Makan saat Pandemi Covid-19
» Kasus Kematian akibat Corona di AS Tembus 100 Ribu
» Sinopsis Film Hangout Tayang di Trans 7
» 3 Santri di Banten Positif Covid, Terkait Jemaah Bangladesh
» Bayi Positif Corona di Batam Meninggal Dunia
» Semua Santri Klaster Temboro Asal Aceh Sembuh dari Corona

Karir


Lirik


Nasional

» Gempa Bumi Hari Ini

menu


Tempo LIPUTAN DAIRI Contack Me Zodiak
© 2017 - 2020 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

DMCA.com Protection Status

DOWNLOAD APP sumutkota.com




Page loads : seconds