Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2020
Banyak Pasien Virus Corona Sembuh, Turki Hapuskan Jam Malam | Cara Benar Pakai dan Lepas Sarung Tangan di Tengah Pandemi | Dino Tremor, Penumpang Gelap Misi Peluncuran Astronot SpaceX | Epidemiolog Minta DKI Waspadai Lonjakan Covid-19 Saat New Normal | Efektif per Hari Ini, Tarif Ekspor CPO dan Turunannya Naik | 8 Tanda Anda Harus Cari Pekerjaan Baru, Cemas dan Tanpa Motivasi | YLBHI Anggap TNI Kawal New Normal Bertentangan dengan Reformasi | PSBB Proporsional, ASN Depok Bekerja dari Rumah Hingga 4 Juni | PKS Dukung Anak Ma'ruf Amin di Pilkada Tangsel | Trump Bakal Nyatakan Antifa sebagai Organisasi Teroris | Dwi Sasono Ajukan Rehabilitasi, Polisi Tunggu BNN | SBY: Tahun Terberat dalam Hidupku Sudah Kulalui | Anak Wali Kota New York Ditangkap Dalam Unjuk Rasa George Floyd | Din Syamsuddin Bicara Tiga Syarat Pemakzulan Presiden | DPRD DKI Ingatkan New Normal Berbasis Data Bukan Tanggal | Dwi Sasono Terjerat Narkoba, Intip Sosoknya Bersama Keluarga | New Normal di Jakarta, Kadin: Pengusaha Tak Keberatan Rogoh Kocek | Respon Kasus George Floyd, Anonymous Ancam Buka Borok Polisi AS | Polisi New York Berlutut sebagai Solidaritas kepada George Floyd | Zoom Perketat Keamanan untuk Pelanggan Berbayar | Barcelona: Lenglet Dukung Pergantian 5 Pemain saat Liga Dimulai | Depok Berlakukan PSBB Proporsional Siapkan New Normal | UPN Veteran Surati Terawan, Minta Prijo Sidipratomo Tak Ditarik | Sebelum George Floyd, Ini Aksi Brutal Polisi Amerika Pada Warga | Selain Obesitas, Ini Risiko Terlalu Sering Minum Es Teh Manis | Apple Tutup Sebagian Besar Toko di AS Setelah Aksi Penjarahan | LP3ES: Kemunduran Demokrasi Sudah Terasa Sejak 2016 | BMW Astra Bersihkan Sirkulasi Udara Mobil 977 Pelanggan, Gratis | Denny Indrayana: Secara Politik Jokowi Sulit Dimakzulkan | 7 Isu Bursa Transfer Hari Ini: MU, Bayern, Inter, Barca, PSG | Teror ke Akademisi Menguat, LP3ES Sarankan Dosen Bentuk Jaringan | Virus Corona Merusak Ginjal, Pasien Butuh Lebih dari Ventilator | Pesan Dwi Sasono Usai Ditangkap: Saya Salah Tapi Bukan Orang Jahat | Ekspresi Warga Arab Saudi, Setelah Masjid Dibuka Kembali | Hari Lahir Pancasila, Sri Mulyani Ajak Masyarakat Gotong Royong | Polisi: Ada Dokumen ISIS Milik Penyerang Kantor Polisi di Kalsel | Disebut Jiplak Lagu, Kekeyi Tak Bisa Makan karena Takut Dipenjara | Di Tengah PSBB, Banggar MPR Tetap Gelar Rapat di Hotel | Sosok Derek Chauvin, Eks Polisi yang Membunuh George Floyd | Lion Air Kembali Terbang Hari Ini, Ada Syarat Bagi Penumpang | Paket Karantina Mandiri, Siasat Hotel Agar Tak Mati Saat Pandemi | 60 Persen Peserta Mandiri BPJS Kesehatan Terancam Tak Bisa Bayar | 60 Mal di Jakarta Siap Buka dengan Protokol Kesehatan New Normal | Begini Cara Menikmati Clubbing Usai Pandemi | Risma Sebut UMKM di Surabaya Bisa Bertahan di Tengah Pandemi | Didi Chuxing Raih Investasi Rp 7,2 Triliun untuk Mobil Otonom | Pakai Masker Bikin Jerawatan? Cegah dengan Cara Ini | Rahasia Kecantikan Jackie Kennedy, dari Krim Kulit hingga Diet | Liverpool Songsong Lanjutan Liga Inggris, Jurgen Klopp: Brilian.. | Motif Dwi Sasono Pakai Ganja, Polisi: Susah Tidur Selama Pandemi Covid-19 | Hendra Setiawan Bertekad Meraih Emas di Olimpiade Tokyo | Politikus PDIP Minta Pemprov DKI Tak Pakai Istilah New Normal | Ariana Grande dan Jamie Foxx Turun ke Jalan untuk George Flyod | Haris Azhar: Teror ke Kelompok Kritis, Bukti Pemerintah Panik | Tiga Hari Jadi Dirut TVRI, Iman Brotoseno Langsung Urus Tunjangan | Protes Sampai ke Gedung Putih, Donald Trump Diungsikan ke Bunker | Kemarin, 3 Ribu Kendaraan Diputar Balik karena Tak Punya SIKM | Pelatih Persib Dukung Kiprah Erlangga dan Beckham di Timnas U-19 | Dwi Sasono Rutin Konsumsi Ganja, Begini Kronologi Penangkapannya | 3 Tenaga Medis di Kabupaten Jember Positif Covid-19 | Demonstrasi George Floyd Memanas, 40 Kota Terapkan Jam Malam | Songsong New Normal, Ini 3 Tipe Psikologi Masyarakat di Jakarta | Tips Mengatur Kaca Spion untuk Meminimalisasi Blind Spot | Freeport Indonesia Buka Dua Laboratorium Deteksi Cepat Corona | Kemenkes Berkali-kali Ingin Tarik Dekan FK UPN Veteran | Terdampak Covid-19, Penjualan Global Suzuki April Turun 18 Persen | Waspada Virus Corona Menempel pada Kacamata, Bersihkan dengan Ini | Aktor Dwi Sasono Ditangkap, Sembunyikan 16 Gram Ganja di Lemari | Lagunya Dijiplak Kekeyi, Rinni Wulandari Malah Dituduh Pansos | Capres Amerika, Joe Biden, Kunjungi Aksi Demonstrasi George Floyd | Kebakaran di Menteng Diduga Akibat Korsleting, 26 Rumah Hangus | Viral Foto Longsor Semarang - Solo, Jasa Marga Sebut Hoaks | 5 Zodiak yang Terlahir jadi Orang Kaya, Pandai Cari Uang | Di Jakarta, Hampir 3 Ribu Orang Positif Covid-19 Isolasi Mandiri | Epidemiolog: Pemerintah Harus Tambah Tes Swab saat New Normal | Pria Palestina Difabel Mental Ditembak Polisi Israel di Yerusalem | Aliansi Volkswagen-Ford Siapkan Tiga Proyek Unggulan | LP3ES: Cuitan Kena Prank Jokowi Ramaikan Isu Kenaikan BPJS | Penyemprotan Disinfektan Dilakukan di 8 Ruas Jalan Utama Jakbar | Akibat Corona, 50 Persen Warga Israel Jadi Takut Merokok | Aktor Dwi Sasono Ditangkap Polres Jaksel, Diduga Kasus Narkoba | Akademikus Unair Sebut Pelibatan TNI Tangani Teroris Ancam HAM | Jadwal Liga Spanyol Bergulir Lagi: 5 Hal Menarik untuk Ditunggu | Mal Grand Indonesia Bakal Dibuka 8 Juni, Begini Aturan New Normal | Bos Microsoft Ini Rahasiakan Kondisi Difabelnya Selama 8 Tahun | Pemerintah Panik, Diskusi Diusik | Ini 3 Zodiak yang Paling Beruntung di Bulan Juni 2020 | Demo George Floyd Panas, Video Pebasket Hajar Pria Jadi Viral | Daftar Negara yang Ramai-Ramai Menolak Turis Amerika Serikat | Dwi Sasono Ditangkap, Widi Mulia Matikan Kolom Komentar IG Mereka | 1,1 Juta Pelaku Perikanan Terdampak Covid-19 Dapat Bantuan Tunai | Sepanjang Mei Muncul 2.989 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta | Hasto PDIP: Pancasila Bertentangan dengan Kapitalisme - Marxisme | Epidemiolog Paparkan Alasan Kurva Covid-19 Belum Landai pada Mei | Protes Kematian George Floyd Menyebar juga ke Eropa | Riza Patria Ngobrol Bareng Tempo Jawab Tantangan New Normal dan Masa Depan DKI | Kantor Polisi di Kalimantan Selatan Diserang, Satu Personel Tewas | Ketua KPK Firli Bahuri: Korupsi Khianati Nilai Pancasila | Michael Jordan Tanggapi Kasus George Floyd: Sedih, Sakit, Marah.. | RI Belum Bisa Swasembada Garam, Apa Sebabnya? | Valencia Kecam Gasperini karena Dampingi Tim Saat Kena Covid-19 | Akademikus Unair Kritik Perpres Pelibatan TNI Tangani Terorisme | Indikator Tempo, Masyarakat Tak Setuju Penerapan New Normal | Kemenhub Bahas Tuntutan Ojek Online Beroperasi Usai PSBB | Satu Tahun Ani Yudhoyono Meninggal, AHY dan Ibas Mengenang Rindu | 5.094 Unit Mitsubishi Pajero Kena Recall di Cina | Jadwal Liga Spanyol Mulai 11 Juni, Ini Lawan Barcelona dan Madrid | Jokowi: Situasi Sulit Masih Kita Hadapi Tahun Ini dan Tahun Depan | Ditarik Terawan, Dekan FK UPN Veteran: Saya Serahkan ke Rektor | Hari Pancasila, Kapolri Ajak Masyarakat Disiplin Saat New Normal | Kebakaran di Menteng, 24 Unit Mobil Pemadam Dikerahkan | Sebanyak 20 Pemudik di Lenteng Agung Ditemukan Tak Punya SIKM | UII akan Laporkan Teror Pembicara 'Pemberhentian Presiden' | BIN Sebut Surabaya Perlu Jadi Prioritas untuk Putus Rantai Covid | Arab Saudi Kembali Buka 90.000 Masjid Setelah Lockdown Dua Bulan | Persaingan Aplikasi, Telegram Kembangkan Reaksi Pesan Gambar Hati | Arus Balik, Kemenhub Klaim Lalu Lintas Semarang - Jakarta Lengang | Tradisi Lebaran Ketupat, Begini Filosofi Ketupat Keraton Cirebon | Jokowi: Dalam Menghadapi Ujian, Pancasila adalah Bintang Penjuru | Iman Brotoseno Surati Sri Mulyani Soal Tunjangan Kinerja TVRI | Istri Wali Kota Tidore Kepulauan Meninggal karena Covid-19 | Masih Belajar di Rumah, Pemerintah Tak Ingin Sekolah Jadi Klaster | Gasperini, Antara Deraan Covid-19 dan Euforia Liga Champions | Jokowi Laksanakan Upacara Hari Lahir Pancasila Secara Daring | Insiden Drone, Meghan Markle Sewa Keamanan Rp 126 Juta Sehari | Sebanyak 2.102 Pasien Covid-19 di Jakarta Sembuh | Dosen UII Pemateri 'Pemberhentian Presiden' Juga Diancam Dibunuh | Begini Unair Siapkan Skema New Normal dalam Perkuliahan | Kupatan Kendeng, Meriah Tapi Terasa Berbeda Saat Pandemi | Polisi India Menangkap 2 Pelaku Penyelundup Narkoba Total 50 Kg | Koalisi: Teror Diskusi adalah Kemunduran Demokrasi era Jokowi | Duel Panas Toyota Fortuner Vs Mitsubishi Pajero Sport | Jadon Sancho Persembahkan Golnya untuk George Floyd | Ditarik Terawan ke Kemenkes, Dekan FK UPN: Saya Tak Tahu Kenapa | Banyak Pemain Muda Barito Dipanggil Timnas, Ini Tanggapan Djanur | Cegah Kolesterol Tinggi, Perbaiki Pola Makan dengan Ini | Rokok Lebih Bahaya pada Wanita? Cek 11 Risikonya Menurut Dokter | Tahun Ini UTBK dan SBMPTN Berbarengan, Pendaftaran Mulai Besok | Mulai Produksi, Ferrari Tes Kesehatan Keluarga Karyawan | Kebakaran Jembatan Merah Bogor, 14 Mobil Damkar Dikerahkan | Cerita Terawan VS Eks Ketua MKEK IDI yang Jadi Dekan UPN Veteran | Lagi, Wartawan Afganistan Tewas Jadi Sasaran Bom | Kemenko Maritim: Ekspor Benih Lobster Tak Boleh Jor-joran | Kebakaran Jembatan Merah Bogor, Bima Arya Pimpin Pemadaman | Pemerintah Umumkan Nasib Ibadah Haji Sebelum 5 Juni | Tyson Fury Incar Rekor Kontrak Terbesar dalam Sejarah Tinju Dunia | Kenali 10 Penyebab Sakit Kepala, Ada Hipertensi Dan Kurang Tidur | Jokowi Minta Kurva Covid-19 Mulai Turun Pada Mei, Ini Faktanya | New Normal, Bima Arya Prioritaskan Dibukanya Kembali Rumah Ibadah | Lockdown, Restoran Ini Gulung Tikar Setelah 84 Tahun Beroperasi | Bos Baru TVRI Surati Sri Mulyani Soal Rapel Tukin Karyawan | Liga Jerman: Dortmund Menang Besar, Jadon Sancho Torehkan 2 Rekor | Kemendagri Tegaskan Tak Ada Larangan ASN Naik Ojek Online | PBNU Terbitkan Protokol New Normal di Masjid, Simak Isinya | Risiko Kebiasaan Minum Teh saat Hamil, Awas Kelebihan Kafein | Ulang Tahun ke-50, Erick Thohir: Penuh Makna dan Istimewa | Ketua KOI Tuntut Kreativitas Pembinaan Atlet di Tengah New Normal | Pemerintah Sebut Belum Ada Rencana Buka Sekolah Sampai September | MotoGP: Jorge Lorenzo Juarai Balapan Virtual di Silverstone | Bersiap New Normal, Warga Jaksel Gotong Royong Bersihkan Masjid | Hingga H+5 Lebaran, 362 Ribu Kendaraan Bergerak ke Arah Jakarta | Apartemen Bintang Manchester City Kebobolan, 3 Arloji Mewah Raib | 3 Bintang Bundesliga Ikut Tuntut Keadilan Untuk George Floyd | Bundesliga: Jadon Sancho Hat-trick, Borussia Dortmund Menang 6-1 | Pemain Muda Fiorentina Ini Ungkap Alasannya Tolak Liverpool | Lockdown, Restoran Ini Gulung Tikar Setelah 84 Tahun Beroperasi | Ditarik Terawan ke Kemenkes, Dekan FK UPN: Saya Tak Tahu Kenapa | Tak Cuma di Paru-paru, Ini Gejala Virus Corona Infeksi Organ Lain | Kantor Polisi di Kalimantan Selatan Diserang, Satu Personel Tewas | Status Khusus Hong Kong Dicabut AS, Ini Imbasnya Bagi Turis | Duel Panas Toyota Fortuner Vs Mitsubishi Pajero Sport | Dwi Sasono Ditangkap, Widi Mulia Matikan Kolom Komentar IG Mereka | 5 Zodiak yang Terlahir jadi Orang Kaya, Pandai Cari Uang | Kementerian Agama akan Putuskan Nasib Ibadah Haji Sebelum 5 Juni | Bundesliga: Jadon Sancho Hat-trick, Borussia Dortmund Menang 6-1 | | | | | | | | | | |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Ke Taman Wisata Gajah Thailand, Cari yang Ramah Satwa | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Senin, 30 Maret 2020 10:09 WIB

Ke Taman Wisata Gajah Thailand, Cari yang Ramah Satwa | Berita Tempo Hari Ini

Sejumlah gajah yang tengah sakit, menyantap makanannya saat mendengarkan alunan musik yang dibawakan oleh seorang pianis asal Inggris Paul Barton di Elephants World, Kanchanaburi, Thailand, 9 Desember 2018. REUTERS/Soe Zeya Tun

DOWNLOAD APP sumutkota.com

SUMUTkota.com, Jakarta - Di Thailand, gajah sangat akrab dengan kehidupan sehari-hari warga. Bahkan sejak abad pertengahan gajah membantu masyarakat yang hidup di wilayah yang saat ini disebut Thailand. Satwa itu digunakan untuk mengangkut beban, pertanian, hingga perang. Kini untuk melihat gajah, cukup mengunjungi taman wisata gajah.

Gajah disebut sebagai Chang dalam bahasa Thailand. Warga menyukai karena kekuatan, ketangguhan, dan jinak. Namun, pada tahun 1989, karena masalah lingkungan, pemerintah penggunaan gajah. Ribuan gajah beserta mahout (pawang gajah) mereka, kehilangan pekerjaan. Karena setiap gajah makan sekitar 250kg per hari, dengan biaya £ 1.000 sebulan, satu-satunya cara untuk menjaga mereka tetap hidup adalah melalui pariwisata.

Untuk kegiatan wisata, menukil dari The Travel Magazine, Thailand memiliki 3.000 gajah piaraan, dengan lebih dari 200 pusat taman wisata gajah, yang  tersebar di seluruh Thailand. Kini, wisatawan kian sadar mengenai hak-hak satwa, termasuk gajah. Memaksa mereka terus menghibur pengunjung atau mengendarai membuat gajah lelah secara fisik dan mental. Wisatawan pun menuntut standar perawatan tinggi.

Tuntutan pelancong itupun berimbas positif. Sejumlah pusat gajah menyebut diri mereka sebagai tempat perlindungan atau konservasi, tetapi saat ini tidak ada standar yang disepakati, dan terkadang kata itu ditambahkan hanya sebagai taktik pemasaran belaka.

Asosiasi Agen Perjalanan Inggris (ABTA) mengimbau kepada wisatawan dunia, yang melancong ke berbagai negara untuk menghindari semua bentuk kontak dengan satwa, termasuk mengendarai dan memandikan mereka. Dan hanya memberi makan bila terdapat penghalang. Di Thailand tak banyak pusat gajah yang mematuhi imbauan tersebut. Berikut taman wisata atau pusat gajah, yang memperhatikan aspek perlindungan atau konservasi.

Gajah di Elephants World sedang berendam di sungai yang mengalir membelah pusat gajah tersebut. Foto: @elephantsworld

Elephants World

Butuh berkendara sekitar tiga jam ke barat dari Bangkok ke Kanchanaburi untuk mengunjungi Elephants World. Pusat gajah itu didirikan pada 2008 oleh dokter hewan Thailand dan istrinya. Mereka mulai dengan tiga ekor gajah dan sekarang memiliki 22 gajah.

Elephants World adalah situs luas yang indah, di tepi Sungai Kwai, dan perawatannya terasa menyenangkan. Memberi makan diperbolehkan di belakang penghalang, dari pedestrian yang dibangun khusus. Namun, wisatawan masih diperbolehkan memandikan gajah pada pagi hari – meskipun jumlah wisatawan sangat dibatasi.

Green Elephant Sanctuary Park

Di selatan Bangkok, di wilayah Phuket yang berpantai indah, rupanya terdapat pusat-pusat gajah yang didirikan. Mereka jadi alternatif bagi wisatawan yang bosan dengan suasana lautan dan sengatan matahari.

Kabarnya di Phuket terdapat gajah yang diikat kakinya di pinggir jalan. Tapi, Green Elephant Sanctuary Park tak melakukannya. Bahkan mereka tak mengizinkan wisatawan mengendarainya. Dan hanya kelompok besar yang boleh berkunjung ke pusat gajah tersebut.

Di Green Elephant Sanctuary Park terdapat 14 gajah, termasuk bayi gajah yang lahir di taman tersebut. Wisatawan diperkenankan memberi susu anak-anak gajah, termasuk memandikan mereka di kolam. Sayangnya, kolam pemandian gajah terlalu kecil, untuk 20 turis yang memandikan gajah.

Phang Nga Elephant Park

Sekitar dua jam di utara Bangkok terdapat Phang Nga Elephant Park atau Taman Gajah Phang Nga. Pusat gajah itu didirikan pada 2015, dan hanya memiliki sembilan gajah. Meskipun gajah di lokasi itu tak sebanyak di tempat lain, namun pemandangan hutan yang subur di sekitar Phang Nga Elephant Park, bis amembuat wisatawa betah.

Gajah-gajah itu memiliki ikatan yang kuat dengan para mahout. Tapi wisatawan bisa memberi makan mereka, dan menuntunnya menyusuri jalur-jalur yang sulit di dalam hutan. Pelesiran memasuki hutan bersama gajah ini, hanya dibatasi 18 orang. Agar perjalanan itu, jadi kesempatan untuk benar-benar dekat dan menghabiskan waktu bersama hewan-hewan besar itu. Wisatawan pun bisa memandikan mereka di kolam – yang tampaknya mengabaikan saran ABTA.

Patara Elephant Farm

Berajak ke Chang Mai, di utara Bangkok, wilayah itu merupakan konsentrasi gajah lokal Thailand. Sesampai di Chang Mai, lanjutkan dengan berkendara selama sejam untuk mengunjungi Patara Elephant Farm. Peternakan itu fokus ke pengembangbiakan gajah, dan memiliki 44 bayi gajah yang lahir di peternakan itu.

Pat, pemilik peternakan itu, menawarkan program latihan memelihara gajah dalam sehari. Wisatawan diajarkan memandikan mereka sekaligus menungganginya, dan memberi perintah terhadap gajah-gajah itu.

Gajah-gajah di Elephant Nature Park sangat tak diperkenankan didekati wisatawan. Foto: @elephantnaturepark

Elephant Nature Park

Lalu, siapa yang benar-benar melaksanakan konservasi? Kunjungilah Elephant Nature Park. Lokasinya sekitar 60 km di luar Chang Mai. Gajah-gajah di lokasi itu, tak memiliki kontak sama sekali dengan manusia – mereka terlihat bebas dan lebih sehat dibanding pusat gajah lainnya.

Wisatawan diperkenankan melihat mereka dari jauh, di jalan setapak yang tinggi. Hal itu memberi kesan melihat mereka di alam liar. Tentu saja, mereka dikurung di malam hari, mematuhi hukum Thailand, untuk mencegah mereka merusak tanah pertanian, dan jantan dipisahkan dari betina. Lek Chailert pemilik Elephant Nature Park memiliki komitmen kuat, membiarkan gajah-gajah itu liar dan tak berbaur dengan wisatawan.



Ke Taman Wisata Gajah Thailand, Cari yang Ramah Satwa | Bang Naga | on Senin, 30 Maret 2020 10:09 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Ke Taman Wisata Gajah Thailand, Cari yang Ramah Satwa
Description: Taman wisata gajah di Thailand berusaha membuat wisata yang mereka tawarkan menjadi suaka bagi gajah. Meninggalkan cara lama yang "menyiksa" gajah.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1325490/ke-taman-wisata-gajah-thailand-cari-yang-ramah-satwa.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Server Pulsa Online
» Seluk Beluk 'The New Normal' Pandemi Corona
» Polisi Temukan ID Card ISIS dari Pelaku Penyerang Polsek Daha
» Eks Wamenkumham Era SBY Kritik Teror Diskusi di UGM
» Sejumlah Jurnalis Peliput Demo George Floyd Alami Kekerasan
» BPJS Kesehatan Gelar Kompetisi Virtual Hackathon 2020
» Kronologi Penyerangan Mapolsek Daha Kalsel oleh OTK
» VIDEO: Jerman Coba Deteksi Virus Corona pada Feses

Karir


Lirik


Nasional

» Gempa Bumi Hari Ini

menu


Tempo LIPUTAN DAIRI Contack Me Zodiak
© 2017 - 2020 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

DMCA.com Protection Status

DOWNLOAD APP sumutkota.com




Page loads : seconds