Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2020
Dwi Sasono Tersandung Narkoba, Widi Mulia: Ujian Berat Keluarga | 5 Hari Setelah Ditangkap, Ini Fakta Seputar Kasus Nurhadi | Luhut Minta Freeport Bangun Smelter di Weda Bay, Ini Sebabnya | Potong Rambut Tanpa Masker, Jadon Sancho dan Akanji Kena Denda | Piala Dunia 2022: Qatar Berhasil Rampungkan Stadion Ketiga | Liga Basket Cina Mulai Lagi 20 Juni, Yao Ming Belum Merasa Lega | India dan Cina Sepakat Selesaikan Sengketa Perbatasan di Ladakh | Jumatan di Masjid Al Riyadh Kwitang, Ada Jemaah Tak Pakai Masker | Bos BI Bantah Kabar Dana Haji Dipakai untuk Perkuat Rupiah | Liga Vietnam Bergulir Lagi, Penonton Penuhi Stadion | Hasil Liga Jerman: Freiburg Vs Borussia Moenchengladbach 1-0 | Aliran Modal Asing Meningkat, Intervensi BI Kian Berkurang | Jakarta Utara Siapkan 3 Taman RTH Protokol Covid-19, Lokasinya? | Klaster Temboro, Satu Pelajar Asal Bangka Tengah Positif Covid-19 | DPRD DKI Tunggu Pergub Anies Baswedan Soal PSBB Transisi | Anies Baswedan: DKI Akan Tindak Tegas Pelanggar PSBB Transisi | OJK Cabut Izin Usaha BPRS Gotong Royong Subang | Lima Catatan Ombudsman Jakarta Soal PSBB Transisi | Kebakaran Gedung BRI Life Jalan Paus Berhasil Dipadamkan | PSSI Akan Minta Relaksasi Pajak | Vaksin Corona Belum Ditemukan, Olimpiade 2020 Terancam Batal | Land Rover Langka Milik Sopir Sultan HB X Terjual Seharga Pajero | Baru Dibebaskan, Komentar Ferdian Paleka Bikin Geram Warganet | New Normal, Dirut Garuda: Penumpang Pesawat Jangan Seperti di ICU | Luhut Pandjaitan: Saya Usia 73 Tahun, Masih Lari 6 Kali Seminggu | Setara Sayangkan Penghapusan Aplikasi Injil Berbahasa Minang | Marak Rampok, Polisi Usul Pengusaha Minimarket Sediakan Security | 4 Berita Transfer Pemain Hari Ini: Timo Werner, Paul Pogba, Bale | Kader Demokrat Husni Thamrin Meninggal | Update Covid-19 5 Juni: 29.521 Positif, 9.443 Sembuh, 1.770 Wafat | New Normal, Gugus Tugas Izinkan 9 Sektor Ekonomi Ini Dibuka Lagi | | | | | | | | | | |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Faisal Basri: Lupakan Dulu Ekonomi, Fokus Tangani Corona! | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Sabtu, 28 Maret 2020 11:37 WIB

Faisal Basri: Lupakan Dulu Ekonomi, Fokus Tangani Corona! | Berita Tempo Hari Ini

Ketua Tim Reformasi Tata Kelola Migas Faisal Basri menjadi narasumber diskusi yang membahas kebijakan pengelolaan BBM di Jakarta, 27 Desember 2014. Diskusi tersebut menyoroti rekomendasi Tim Reformasi Tata Kelola Migas untuk menghapus BBM jenis Premium (RON 88) ke BBM RON 92 atau setara dengan pertamax agar APBN-P tidak selalu berubah tiap tahunnya. ANTARA/Andika Wahyu

DOWNLOAD APP sumutkota.com

SUMUTkota.com, Jakarta - Ekonom Faisal Basri mengatakan saat ini pemerintah harus berfokus untuk menanggulangi wabah Virus Corona alias COVID-19. Sebab, Nasib perekonomian Tanah Air, menurut dia, bergantung seberapa cepat pemerintah menyetop penyebaran penyakit tersebut. "Ekonomi saat ini nasibnya tergantung penanganan virus. Lupakan dulu ekonomi fokus ke penanganan virus," ujar dia dalam siaran langsung, Jumat, 27 Maret 2020.

 

Dalam kondisi seperti ini, Faisal menilai pemerintah tidak punya pilihan lain, selain segera melakukan karantina wilayah sembari mempercepat pendeteksian Corona. "Hampir tidak ada pilihan, karena kita menghadapi kurva yang seperti roket," tutur dia. Ia mengatakan dengan segera meredanya penyebaran wabah itu, kepercayaan pelaku ekonomi pun akan naik, sehingga pemulihan ekonomi bisa lebih cepat.

 

Ia pun mengambil contoh India yang kasusnya lebih kecil dari Indonesia, namun mengambilkan kebijakan lockdown lebih cepat. Dengan demikian ongkos penanganan penyakit itu bisa lebih rendah dan korban diharapkan bisa ditekan jumlahnya. Namun, tak seperti India, Faisal melihat pemerintah seakan bias untuk menjaga ekonomi. "Seolah ekonomi panglima, ini sejalan dengan akselerasi pertumbuhan, RUU Cipta Kerja dan lainnya, pemerintah lebih menjaga ekonomi."

 

Sembari melakukan penanganan Corona dengan melakukan karantina wilayah, Faisal mengatakan pemerintah harus menyiapkan jaring ekonomi untuk menjaga kemampuan masyarakat. Di samping itu, ia mengatakan pemerintah juga sudah waktunya melibatkan para ahli dalam pengambilan kebijakan strategis penanganan COVID-19.

 

Berikutnya, pemerintah pusat disarankan untuk memberi keleluasaan kepada pemerintah daerah dalam mengambil tindakan. Sebab, pemerintah daerah dianggap lebih memahami kondisi masing-masing wilayah. Pemerintah pusat juga bisa mendukung dengan memberi dukungan logistik kepada daerah.

 

"Berdayakan, sehingga bagaimana identifikasi secepat mungkin dan ambil tindakan tepat. Empower daerah," tutur Faisal. Di samping juga ia menyarankan agar para relawan dilatih dan dimobilisasi untuk mempercepat penanganan di lapangan.

 

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengungkapkan alasan mengapa ia tidak memilih karantina wilayah alias lockdown seperti negara-negara lain untuk mengatasi penyebaran virus corona atau COVID-19. 

 

"Kemudian kenapa ada yang bertanya kenapa kebijakan lockdown tidak kita lakukan, perlu saya sampaikan setiap negara memiliki karakter, budaya, kedisplinan yang berbeda-beda, oleh itu kita tidak memilih jalan itu," kata dia, di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa.

 

Jokowi mengatakan itu dalam rapat terbatas dengan tema "Pengarahan Presiden kepada Para Gubernur Menghadapi Pandemik Covid-19" melalui konferensi video bersama dengan Wakil Presiden, Ma'ruf Amin, para menteri Kabinet Indonesia Maju dan 34 gubernur se-Indonesia. Inilah rapat konferensi video pemerintah pusat dengan semua kepala daerah se-Indonesia secara lengkap untuk mengentaskan wabah Covid-19.

 

"Sudah saya pelajari, saya memiliki analisis-analisis seperti itu dari semua negara, saya memiliki semuanya, kebijakannya seperti apa semua dari Kementerian Luar Negeri, dari duta besar-duta besar yang ada terus kita pantau setiap hari," kata dia. Menurut dia, apa yang cocok diterapkan di Indonesia adalah menjaga jarak fisik antar individuu masyarakat alias physical distancing.

 

CAESAR AKBAR | ANTARA



Faisal Basri: Lupakan Dulu Ekonomi, Fokus Tangani Corona! | Bang Naga | on Sabtu, 28 Maret 2020 11:37 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Faisal Basri: Lupakan Dulu Ekonomi, Fokus Tangani Corona!
Description: Ekonom Faisal Basri mengatakan saat ini pemerintah harus berfokus untuk menanggulangi wabah Virus Corona alias COVID-19.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1324903/faisal-basri-lupakan-dulu-ekonomi-fokus-tangani-corona.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Server Pulsa Online
» PSBB Transisi, DPRD DKI Minta Pekerja dari Bodetabek Diawasi
» Leverkusen Yakin Havertz Jadi Rebutan Klub Besar
» BI Belum Tambah Pembelian SUN Walau Defisit APBN Membengkak
» Studi: Orang Tipe Darah A Lebih Berisiko Alami Gejala Serius
» Wakil Menteri Malaysia Mundur, Pilih Gabung dengan Mahathir
» Minat Gaming Komputer Anak RI Turun Selama Pandemi Corona
» Kapal Perang AS Masuk Selat Taiwan saat Peringatan Tiananmen

Karir


Lirik


Nasional

» Gempa Bumi Hari Ini

menu


Tempo LIPUTAN DAIRI Contack Me Zodiak
© 2017 - 2020 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

DMCA.com Protection Status

DOWNLOAD APP sumutkota.com




Page loads : seconds