Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2020
Ancaman Pembunuhan di Diskusi UGM, Polri Siap Turun Tangan | BMKG: Intrusi Udara Kering dari Utara Picu Hujan Lebat, Petir | Hendra Setiawan: Olimpiade 2016 Kenangan Terburuk | Era New Normal, Penggunaan Video Conference Diduga Tetap Tinggi | Panitia Diskusi CLS FH UGM akan Dibunuh, Simak Detil Ancamannya | Polri Batalkan Perpanjangan Penutupan Layanan SIM, STNK, BPKB | Aturan Baru: Anak-anak dan Lansia Dilarang ke Rumah Ibadah | Waspadalah, Virus Corona Bisa Menyebar Supercepat di Satu Tempat | Risma Marah Karena Lab PCR Tinggalkan Surabaya, Ini Kata Khofifah | Jerinx SID Tantang Sosialita yang Ingin Jatuhkan Kredibilitasnya | Salahkan Cina, Trump Perintahkan Amerika Keluar dari WHO | Anak Alami MIS-C Bisa Jadi Tanda Terinfeksi Covid-19 | Putra Mahkota Arab Saudi Bidik Eks Intelijen Top, Barat Khawatir | PDIP Nilai Pemindahan Mobil PCR dari Surabaya Rivalitas Politik | | | | | | | | | | |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Cerita Pria Belanda Diduga Pasien Virus Corona di Indonesia | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Sabtu, 28 Maret 2020 06:31 WIB

Cerita Pria Belanda Diduga Pasien Virus Corona di Indonesia | Berita Tempo Hari Ini

Turis dengan latar foto Rijksmuseum yang ditutup karena wabah virus Corona di Amsterdam, Belanda 13 Maret 2020. [REUTERS / Piroschka van de Wouw]

DOWNLOAD APP sumutkota.com

SUMUTkota.com, Jakarta - Joey Schouten, warga negara Belanda yang diduga menjadi pasien terinfeksi virus Corona pertama di Indonesia, membuka suara kepada Tempo ihwal ramainya pemberitaan mengenai dirinya.

Dalam beberapa pemberitaan, Joey, 21, disebut pernah dirawat di Rumah Sakit Aisyiyah, Malang, pada pertengahan Januari 2020 lalu.

Lewat pesan tertulis kepada Tempo, Joey mengatakan dia dirawat di tiga rumah sakit ketika menderita sakit. “Saya dirawat di RSK Budi di Blitar, RSI Aisyiyah, dan RS Saiful. Ini pertengahan Januari,” kata Joey saat saat dihubungi pada 27 Maret 2020.

Joey kemudian bercerita  perihal pesan WhatsApp yang diterimanya pada pertengahan Maret dari Dhea Daritsh dari RS Aisyiyah, Malang. Saat itu, dia mendapat pesan berbunyi,”Halo mas Joey, saya Dhea Daritsh dari RSI Aisyiyah Malang. Terimakasih telah menghubungi saya tentang kunjungan sebelumnya pada 22 Januari 2020. Saya harap anda baik-baik saja. Dari hasil tes darah sebelumnya kami dapat memberi Anda hasil bahwa Anda positif untuk virus Corona (COVID-19) selama Anda tinggal di rumah sakit."

RSI Aisyiyah pada tanggal 21 Maret membantah bahwa seseorang bernama Joey Schouten pernah dirawat di sana, dan juga menegaskan bahwa tidak ada karyawan rumah sakit dengan nama Dhea Daritsh. 

Joey menerangkan kepada Tempo bahwa pesan Whatsapp yang dia terima kemungkinan dikirim seseorang dari bagian resepsionis. "Dan perkiraan saya adalah bahwa dia memakai nama panggilan, dan itu bukan nama resminya," ucap dia.

Lebih lanjut, Joey menyebut selama dirawat, pihak rumah sakit tidak pernah membicarakan soal virus Corona. Saat itu, kata dia, Covid-19 masih menjadi sesuatu yang baru, dan sesuatu yang jauh dari realitas dirinya. 

"Jadi saya tidak menghubungkan kemungkinan itu dengan apa yang saya derita," kata Joey.

Joey, menurut surat kabar Eindhovens Dagblad baru lulus studi desain grafik di Helmond, terbang ke Singapura pada awal Januari lalu. Dia lalu berjalan-jalan di Chinatown di negara itu. Banyak turis dari Cina juga ada di sana untuk berbelanja menjelang Tahun Baru Imlek.

Dari Singapura, Joey terbang ke Jawa Timur, dan beberapa hari sesudahnya dia menderita sakit. "Tiba-tiba saya demam 41 derajat. Untuk pertama kali dalam hidup saya, saya jatuh pingsan," kata Joey seperti dikutip koran Belanda itu.

Menurut Eindhovens Dagblad, Joey dirawat di RS Aisyiyah, di mana dia diinfus dan diperiksa dengan USG. Juga darahnya diambil sampai enam kali. "Dokter-dokter mengira saya flu berat, dan memberi saya berbagai obat," kata Joey. "Kebanyakan saya hanya tidur di rumah sakit, saya benar-benar lemas." 

Selama di rumah sakit, Joey tidak dites untuk Corona, tambahnya.

Joey akhirnya pulih dan segera kembali ke Belanda. Pertama dia mengunjungi ibunya di Gemert, desa di bagian selatan Belanda, untuk kemudian ke tempat bapaknya di Malaga, Spanyol.

Tapi satu minggu setelah dia sampai di Malaga, seluruh Spanyol lockdown karena COVID-19. Saat itu Joey kembali bertanya-tanya tentang pengalamannya di Jawa Timur. Dia lalu mengontak dokter yang merawatnya di Malang, dan akhirnya diberi konfirmasi bahwa dirinya positif virus Corona

Kepada Marcel Bosmans, wartawan koran Gemerts Nieuwsblad yang mewawancarai Joey lewat telepon minggu ini, Joey berkata bahwa dia berada dalam keadaan sehat sekarang. Gemerts Nieuwsblad adalah koran lokal di Gemert, kampung halaman Joey.

Marcel menuturkan kepada Tempo bahwa Joey pernah tinggal di Malang selama enam bulan ketika dia berumur 17 tahun. "Dia begitu kerasan di sana, sehingga dia bermaksud untuk kembali dan menetap lebih lama di Malang," kata Marcel. "Untuk itulah Joey singgah di Singapura di awal Januari untuk mengurus visa masuk ke Indonesia.

Menanggapi berita-berita dari Indonesia yang mempertanyakan kebenaran informasi Joey, Marcel berkata:"Joey mengatakan bahwa dia menyimpan pesan WA yang dia terima, dan juga nota rekening dari rumah sakit."

LINAWATI SIDARTO



Cerita Pria Belanda Diduga Pasien Virus Corona di Indonesia | Bang Naga | on Sabtu, 28 Maret 2020 06:31 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Cerita Pria Belanda Diduga Pasien Virus Corona di Indonesia
Description: Joey Schouten, warga negara Belanda, mengaku pernah di rawat di tiga rumah sakit saat berada di Indonesia terkait virus Corona.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1324861/cerita-pria-belanda-diduga-pasien-virus-corona-di-indonesia.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Server Pulsa Online
» Hasil Liga Jerman: Bayern Munchen Menang 5-0 atas Fortuna
» Bayi Kembar di Batam Positif Corona, Kondisi Sempat Lemah
» Protes Floyd Jadi Rusuh, Trump Tawarkan Militer ke Minnesota
» Pandemi Corona dan Langkah India Akan Melonggarkan Lockdown
» Tambah 11 Orang, Positif Corona di Sumbar Capai 552 Kasus
» Austria Berpeluang Buka Musim F1 2020
» Pemerintah Aceh Protes Google Soal Aplikasi Kitab Suci Aceh

Karir


Lirik


Nasional

» Gempa Bumi Hari Ini

menu


Tempo LIPUTAN DAIRI Contack Me Zodiak
© 2017 - 2020 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

DMCA.com Protection Status

DOWNLOAD APP sumutkota.com




Page loads : seconds