Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2020
Ancaman Pembunuhan di Diskusi UGM, Polri Siap Turun Tangan | BMKG: Intrusi Udara Kering dari Utara Picu Hujan Lebat, Petir | Hendra Setiawan: Olimpiade 2016 Kenangan Terburuk | Era New Normal, Penggunaan Video Conference Diduga Tetap Tinggi | Panitia Diskusi CLS FH UGM akan Dibunuh, Simak Detil Ancamannya | Polri Batalkan Perpanjangan Penutupan Layanan SIM, STNK, BPKB | Aturan Baru: Anak-anak dan Lansia Dilarang ke Rumah Ibadah | Waspadalah, Virus Corona Bisa Menyebar Supercepat di Satu Tempat | Risma Marah Karena Lab PCR Tinggalkan Surabaya, Ini Kata Khofifah | Jerinx SID Tantang Sosialita yang Ingin Jatuhkan Kredibilitasnya | Salahkan Cina, Trump Perintahkan Amerika Keluar dari WHO | Anak Alami MIS-C Bisa Jadi Tanda Terinfeksi Covid-19 | Putra Mahkota Arab Saudi Bidik Eks Intelijen Top, Barat Khawatir | PDIP Nilai Pemindahan Mobil PCR dari Surabaya Rivalitas Politik | | | | | | | | | | |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Polri Tindak 51 Kasus Hoaks Terkait Virus Corona | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Sabtu, 28 Maret 2020 02:01 WIB

Polri Tindak 51 Kasus Hoaks Terkait Virus Corona | Berita Tempo Hari Ini

Petugas medis mendaftar dirinya untuk tinggal di salah satu hotel milik BUMD DKI, yang ditunjuk menjadi tempat tinggal tim medis yang bertugas dalam penanggulangan wabah Virus Corona. Gubernur DKI Jakarta Aneis Baswedan menjadikan 4 hotel milik DKI sebagai tempat tinggal sementara bagi petugas medis corona. Satu di antaranya adalah Hotel Grand Cempaka Business milik BUMD Jakarta, PT. Jakarta Tourisindo. Dok Humas Pemprov DKI

DOWNLOAD APP sumutkota.com

SUMUTkota.comJakarta – Polisi telah menindak 51 kasus atas dugaan penyebaran berita bohong atau hoaks terkait wabah virus corona.

"Jadi sampai hari ini, 27 Maret 2020, kami sudah melakukan penindakan sebanyak 51 kasus," ujar Kepala Biro Hubungan Masyarakat Mabes Polri Brigadir Jenderal Argo Yuwono melalui keterangan tertulis pada Jumat, 27 Maret 2020.

Argo mengatakan, berdasarkan pengakuan para pelaku, motif menyebarkan hoaks lantaran iseng dan berkelakar, serta menyatakan ketidakpuasaan terhadap pemerintah.

Para pelaku disangkakan Pasal 45 dan 45 A UU ITE dengan ancaman pidana enam tahun penjara dan Pasal 14 dan 15 UU No 1 Tahun 1946 dengan ancaman pidana 10 tahun penjara.

Argo pun mengimbau kepada masyarakat untuk menahan diri apabila menerima pesan berantai di media sosial. "Saring dulu sebelum sharing, sehingga tidak menjadi pelaku penyebar berita bohong," ucap dia soal penyebaran hoaks virus Corona.

ANDITA RAHMA



Polri Tindak 51 Kasus Hoaks Terkait Virus Corona | Bang Naga | on Sabtu, 28 Maret 2020 02:01 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Polri Tindak 51 Kasus Hoaks Terkait Virus Corona
Description: Polisi menelusuri motif pelaku penyebaran hoas mengenai virus Corona.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1324844/polri-tindak-51-kasus-hoaks-terkait-virus-corona.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Server Pulsa Online
» Hasil Liga Jerman: Bayern Munchen Menang 5-0 atas Fortuna
» Bayi Kembar di Batam Positif Corona, Kondisi Sempat Lemah
» Protes Floyd Jadi Rusuh, Trump Tawarkan Militer ke Minnesota
» Pandemi Corona dan Langkah India Akan Melonggarkan Lockdown
» Tambah 11 Orang, Positif Corona di Sumbar Capai 552 Kasus
» Austria Berpeluang Buka Musim F1 2020
» Pemerintah Aceh Protes Google Soal Aplikasi Kitab Suci Aceh

Karir


Lirik


Nasional

» Gempa Bumi Hari Ini

menu


Tempo LIPUTAN DAIRI Contack Me Zodiak
© 2017 - 2020 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

DMCA.com Protection Status

DOWNLOAD APP sumutkota.com




Page loads : seconds