Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2020
5 Manfaat Keju untuk Kesehatan, Bisa Meningkatkan Imunitas | Kai Havertz Diminta Tolak Liverpool dan Manchester United | Antrean Perpanjangan SIM di TMII Membludak, Ini Imbauan Polisi | Mesut Ozil Putus Kontrak dengan Adidas, Ini Penjelasan Agennya | Cerita Dugaan Rekening Janggal Tin Zuraida, Istri Nurhadi | Mantan Menhan Kritik Cara Trump Tangani Unjuk Rasa George Floyd | Luhut Wajibkan Investor Asing Transfer Teknologi ke Indonesia | Model Jip Paling Banyak Dipilih dari Semua Mobil Mercedes-Benz | Peneliti Sebut Hampir Separuh Orang Positif COVID-19 Tanpa Gejala | Kota Bogor Masuki 538 Tahun, Ini 3 Pesan Bima Arya Buat Warga | Penyaluran BLT di NTT Terhambat karena Bank Kekurangan Uang Tunai | Mendekati New Normal, Rupiah Menguat sementara Harga Emas Turun | Gempa Aceh 4,8 Magnitudo Pagi Ini Merusak di Sabang | Tak Hirau Namanya Diungkit Syahrini, Luna Maya: Saya Fokus Konten | Sebulan Lagi New Normal, ASITA Yogyakarta Tawarkan Paket Wisata | Bermain Warna dengan Anak, Ini Tips Tetap Kreatif | Samsung Galaxy A21s Rilis di Indonesia Sore Ini, Harganya? | Hari Keenam BIN Gelar Rapid Test di Surabaya: 136 Reaktif | Persyaratan Terbang Menggerus Volume Penumpang Pesawat | 6 Efek Lari pada Tubuh, Kekuatan Sendi Hingga Kepadatan Tulang | Kabar Baik, Pasien Sembuh Corona Kota Bogor Jadi 49 Orang | Detik-detik Penangkapan Nurhadi: Buntuti Sang Istri-Jebol Pagar | Korupsi Jiwasraya Rp 16,8 T, Cuci Uang di Kasino dan Beli Pinisi | Sempat Koma, Bayi 5 Bulan Sembuh dari Virus Corona | Persiapan New Normal, Pekerja Event di 11 Daerah Dapat Pelatihan | PSBB Usai, Ini Boleh dan Tak Boleh di Rumah Ibadah di Kota Depok | Gempa di NTB dan Daerah Lain, Ini Catatan BMKG | Ini Dugaan Peran Tin Zuraida, Istri Nurhadi | Luhut Akui Banyak Pengusaha Bingung Soal Protokol New Normal | 735 Orang Ikut Rapid Test di Stadion Serang, Hasilnya: 2 Reaktif | Yamaha XMax Edisi Roma untuk Membantu Biaya Penanganan Covid-19 | Azriel Terluka, Aurel Hermansyah Kuatkan Hati Adiknya | Halima Aden Rilis Masker Hijab untuk Pekerja Rumah Sakit | Hadapi New Normal, Ini Inovasi yang Dilakukan Rumah Sakit Swasta | Jadwal Arsenal Jika Liga Inggris Kembali Bergulir, Berat | Pemerintah Blokir Internet Papua, Hakim: Tak Ada Good Governance | Putusan PTUN soal Blokir Internet di Papua, Ini Kata Menkominfo | Tertular Corona, Dokter di Wuhan Alami Perubahan Warna Kulit | Menjelang New Normal, Keuskupan Agung Jakarta Bersiap Buka Gereja | Luhut Perkirakan Pintu untuk Turis Asing Dibuka Mulai September | Ada Nama BG dalam Percakapan Rahasia Nurhadi Minta Perlindungan | Penerapan New Normal, Operator Angkutan Usulkan Kenaikan Tarif | Pesaing Kawasaki Ninja ZX-25R buatan Honda Meluncur September? | Lokasi Sumber Gempa 6,0 M di NTB Beda dari Potensi Megathrust | Perjalanan Sidang Gugatan Pemblokiran Internet Papua | 7 Kiat Menjalani Hidup dengan Kesadaran Lingkungan saat Pandemi | Manchester United Disebut Bakal Lepas Jesse Lingard ke AC Milan | New Normal Olahraga: KONI Minta Pelatih Siapkan Program Baru | BMKG: Katulampa dan Istana Masuk Kategori Sebaran Hujan Lebat | Jeritan Hati Azriel Hermansyah Respons Sindiran Raul Lemos? | Manchester United Diyakini Bisa Salip Chelsea di Akhir Musim | Pengembang Kawasan Industri Brebes Targetkan Pembangunan di 2021 | Hasil Bundesliga: Werder Bremen Vs Eintracht Frankfrut 0-3 | Hari Ini PSBB Jakarta Berakhir, PSBL Diterapkan di 3 Area Tambora | Tiga Hal yang Membuat Fadli Zon Cemas atas Kebijakan New Normal | Mobnas Vietnam VinFast Siap Garap Pasar Amerika, Hadapi Tesla | Cerita Nurhadi dan Tas LV yang akan Diantar ke Ruang Kapolda | Jadwal MotoGP: Dimulai 19 Juli, Balapan di Luar Eropa Tersisa 4 | Sri Mulyani Hanya Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 1 Persen | Ekonomi Turun, Calo Pekerja Seks Komersial di Jepang Meresahkan | Kepanasan Bikin Sakit Kepala dan Mimisan pada Anak? Ini Alasannya | Liga Inggris, Tottenham Hotspur Pastikan 1 Kasus Positif Covid-19 | Karyawan Tempat Hiburan di Bekasi Wajib Rapid Test | Jharna Bhagwani Gunakan Makeup untuk Sampaikan Pesan Inspiratif | La Liga: Kehadiran Penonton di Stadion Masih Dipertimbangkan | New Normal Basket NBA: Hanya 22 Tim Ikuti Lanjutan Kompetisi | Deretan Daftar Regulasi yang Dikeluarkan Pemprov DKI selama PSBB | Tolak Program Iuran Wajib Tapera, Apindo: Kami Keberatan | Tes Kelima Covid-19, Tottenham Umumkan Satu Orang Positif | Ini Alasan Pemerintah Sempat Blokir Internet Papua | Jika Liga 1 Lanjut, PSS Sleman Syaratkan Ini | Peserta Tapera yang Bisa Punya Rumah Upahnya di Bawah Rp 8 Juta | Pelajaran Penting The World of The Married Menurut Shim Eun Woo dan Han Soo Hee | Dinkes DKI Jakarta: 156 Ribu Sampel Telah Dites PCR | Solidaritas George Floyd, 4 Pemain Bundesliga Bebas dari Sanksi | Ini Pertimbangan Hakim Vonis Jokowi Salah Blokir Internet Papua | New Normal, Ini Protokol GoFood untuk Layanan Pesan Antar Makanan | New Normal, Ingat Cara Menggunakan Hand Sanitizer dengan Tepat | Pemerintah Pusat dan DKI Diminta Tak Bertabrakan Soal Covid-19 | Langgar Aturan di Masa Pandemi, 59 Izin Operasi Industri Dicabut | Tyson Fury: Alasan Wilder Ajak Pertandingan Trilogi adalah Uang | Pemerintah Alokasi Anggaran Tambahan Subsidi Bunga KUR Rp 4,9 T | Jokowi Divonis Melanggar Hukum atas Pemblokiran Internet Papua | PSBB Jakarta Berakhir Besok, Pemprov DKI Siapkan Transisi 1 Bulan | Kemendikbud Minta Kampus Tak Lakukan 5 Dosa Pendidikan | Jaksa Sebut Hasil Korupsi Kasus Jiwasraya Dipakai Bayar Kasino | Raffi Ahmad - Nagita Slavina Pakai Tabung Gas Melon 3 Kilogram? | Ada Nama BG dalam Percakapan Rahasia Nurhadi Minta Perlindungan | Per Hari Ini, 382 Pedagang di Pasar Tradisional Positif Corona | Penggugat Pemblokiran Internet Papua Minta Pemerintah Minta Maaf | YLBHI Anggap Jokowi Tak Mau Tertibkan Buzzer dan Pendukungnya | Jeritan Hati Azriel Hermansyah Respons Sindiran Raul Lemos? | | | | | | | | | | |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Butuh Rp 200 T Akibat Corona, Sandiaga Usul Terbitkan Utang | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Kamis, 26 Maret 2020 19:17 WIB

Butuh Rp 200 T Akibat Corona, Sandiaga Usul Terbitkan Utang | Berita Tempo Hari Ini

Sandiaga Uno (Instagram - @sandiuno)

DOWNLOAD APP sumutkota.com

Tempo.Co, Jakarta - Bekas Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menilai pemerintah harus membuka berbagai peluang untuk bisa membiayai paket insentif demi memulihkan perekonomian akibat wabah Virus Corona. Salah satunya, tutur dia, adalah melalui penerbitan utang baru.

Pasalnya, dia menghitung anggaran yang perlu digelontorkan pemerintah untuk pemulihan tersebut bisa mencapai Rp 200 triliun. "Jadi ini bisa diambil dari realokasi anggaran 2020 tapi enggak bakal cukup, bisa juga menerbitkan surat utang atau obligasi, opsi ini harus dibuka," ujar Sandiaga dalam konferensi video, Kamis, 26 Maret 2020.

Ia menyarankan Kementerian Keuangan melakukan penyisiran dan melihat kebiasaan pengeluaran selama ini, serta melakukan pengoptimalan. Tak menutup kemungkinan, tutur Sandiaga, pemerintah perlu mengeluarkan keputusan melebarkan defisit anggaran.

Secara umum, Sandiaga mengatakan pemerintah setidaknya perlu menyiapkan dana Rp 200 triliun untuk memulihkan perekonomian akibat Virus Corona alias COVID-19. Dana itu terpisah dengan anggaran kesehatan untuk penanggulangan Corona. "Ini bisa diambil dari realokasi anggaran 2020 tapi enggak bakal cukup. Kita harus lihat apa yang bisa dilakukan penuhi ini," ujar Sandiaga.

Dari dana Rp 200 triliun itu, Sandiaga mengatakan paket ekonomi bisa digelontorkan berkala dan dibagi ke dalam empat paket. Paket pertama adalah yang menurut dia paling penting.

Paket yang diambil dari 25 persen dana itu bisa digunakan untuk memberi bantuan langsung tunai kepada masyarakat di golongan rentan atau 40 persen terbawah. "Saya dukung seperempat dari total dana itu bisa diarahkan dari basis data terpadu ke kelompok itu," tutur pria yang sempat mencalonkan diri sebagai wakil presiden dalam Pemilihan Umum 2019 itu.

Berikutnya pada tahap kedua, anggaran 25 persen lainnya bisa diberikan kepada pelaku yang terdampak langsung dari wabah tersebut, misalnya para pekerja harian dan pelaku usaha mikro kecil dan menengah. Bantuan itu diharapkan bisa memastikan para pengusaha UMKM tetap beroperasi sehingga tidak perlu melakukan pemutusan hubungan kerja.

Sandiaga mengatakan Rp 50 triliun lainnya bisa digunakan untuk masyarakat yang kehilangan pekerjaan atau belum mendapat pekerjaan di masa darurat wabah corona ini. Penyaluran bantuan itu bisa dilakukan menggunakan kartu pra-kerja, sesuai program pemerintah.

Sedangkan 25 persen dari total dana yang terakhir bisa diberikan untuk bantuan sektor keuangan. Sebab, kata Sandiaga, saat ini banyak perbankan, perusahaan pembiayaan, atau jasa keuangan yang kesulitan. Pasalnya, masyarakat saat ini sulit untuk membayar cicilan dan tagihan di situasi darurat ini.

 



Butuh Rp 200 T Akibat Corona, Sandiaga Usul Terbitkan Utang | Bang Naga | on Kamis, 26 Maret 2020 19:17 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Butuh Rp 200 T Akibat Corona, Sandiaga Usul Terbitkan Utang
Description: Sandiaga mengusulkan agar diterbitkan utang untuk mengantisipasi penyebaran corona.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1324347/butuh-rp-200-t-akibat-corona-sandiaga-usul-terbitkan-utang.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Server Pulsa Online
» Obama soal Demo George Floyd: AS Terbentuk dari Sebuah Protes
» Rupiah Koreksi Tipis ke Level Rp14.097 per Dolar AS
» PSBB Jakarta dan Keluh Pedagang Megap-megap Cari Uang
» Mengenal Astaxanthin: Manfaat dan Efek Samping
» Keberhasilan SpaceX ke ISS Kurangi Pendapatan Rusia
» Penerbangan Jakarta - Jayapura Beroperasi Lagi Mulai 10 Juni
» Kejaksaan Agung Tahan 4 Tersangka Korupsi Danareksa

Karir


Lirik


Nasional

» Gempa Bumi Hari Ini

menu


Tempo LIPUTAN DAIRI Contack Me Zodiak
© 2017 - 2020 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

DMCA.com Protection Status

DOWNLOAD APP sumutkota.com




Page loads : seconds