Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2020
Logo Asian Games 2022 Hangzhou Diluncurkan di Tengah Wabah Corona | Ridwan Kamil Jelaskan Mengapa Kasus Corona Terlihat Sedikit | Satu Keluarga di Italia Ini Habis Gara-gara Virus Corona | Virus Corona Tidak Bisa Bertahan di Makanan, Mengapa? | Ridwan Kamil Keluhkan Tiadanya Koordinasi Pusat Tangani Corona | Ridwan Kamil Pastikan Pusat Terkejut dengan Kasus Positif Corona | Bupati Morowali Utara Dimakamkan Pakai Protokol Penanganan Corona | Kasus Meninggal Akibat Corona di Tangerang Selatan Capai 20 Orang | Update Corona 3 April: 1986 Positif, 181 Meninggal, 134 Sembuh | 4 Insiden Penolakan Pemakaman Jenazah PDP Corona di Makassar | Ayu Ting Ting Berbikini di Dalam Rumah, Ayah Ibunya Dikecam | | | | | | | | | | |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Merasa Sakit setelah Baca Gejala Virus Corona? Ini Sebabnya | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Kamis, 26 Maret 2020 12:55 WIB

Merasa Sakit setelah Baca Gejala Virus Corona? Ini Sebabnya | Berita Tempo Hari Ini

Ilustrasi pria sakit demam. shutterstock.com

DOWNLOAD APP sumutkota.com

SUMUTkota.com, Jakarta - Mewabahnya virus corona di dunia membuat banyak orang semakin penasaran dan mencari berbagai informasi terkait. Namun, pernahkah saat membekali diri dengan bacaan di media sosial tentang COVID-19, tubuh langsung terasa sakit?

Misalnya, setelah membaca gejala virus corona yang umumnya ditandai dengan demam tinggi dan batuk kering, kita seolah langsung merasakan hal serupa? Jika ya, psikiater Andri melalui akun Twitter pribadinya @mbahndi pun mengatakan bahwa hal tersebut wajar dan tak perlu ditakuti. Pria yang bertugas di Rumah Sakit Omni Alam Sutera itu menjelaskan bahwa kejadian tersebut disebut juga dengan reaksi psikosomatik.

“Reaksi ini timbul akibat kecemasan yang dipicu oleh berita-berita terkait COVID-19 yang terus menerus kita serap,” katanya.

Secara klinis, kecemasan terjadi saat amygdala atau pusat rasa cemas sekaligus memori bekerja terlalu aktif. Menurut pria dengan pengikut lebih dari 60 ribu orang di Twitter itu, kapasitas yang terlalu besar membuat seseorang tidak sanggup dan pada akhirnya mengaktifkan sistem saraf otonom secara berlebihan.

“Kita jadi selalu dalam kondisi fight or flight atau siaga terus menerus. Ketidakseimbangan ini yg membuat gejala psikosomatik muncul sebagai suatu reaksi untuk siap siaga menghadapi ancaman,” tegasnya.

Untuk mengatasi reaksi psikosomatik tersebut, Andri pun lantas mengimbau masyarakat untuk mengurangi dan membatasi informasi terkait virus corona. Ada saran yang lebih baik untuk dilakukan.

“Selain browsing, lakukan hobi yang menyenangkan dan sebarkan optimisme kita bisa lewati semua ini,” tulisnya.



Merasa Sakit setelah Baca Gejala Virus Corona? Ini Sebabnya | Bang Naga | on Kamis, 26 Maret 2020 12:55 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Merasa Sakit setelah Baca Gejala Virus Corona? Ini Sebabnya
Description: Setelah membaca gejala virus corona yang ditandai dengan demam tinggi dan batuk kering, kita seolah langsung merasakan hal serupa. Ini sebabnya.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1324152/merasa-sakit-setelah-baca-gejala-virus-corona-ini-sebabnya.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Server Pulsa Online
» Lakukan PSBB, Pemkot Sukabumi Tutup Jalan di Setukpa Polri
» Satu Korban Jembatan Ambruk di Purwakarta Ditemukan Meninggal
» Cara Orang Tua di India 'Hadiri' Pernikahan Anak di AS
» KPK Perpanjang Masa Tahanan Eks Komisioner KPU Wahyu Setiawan
» Eks Anak Buah Firli Jadi Calon Deputi Penindakan KPK
» Sempat Mandek, Serial Obi-Wan Kenobi Dapat Penulis Baru
» Surya Anta Cs Dituntut Penjara 1 Tahun 5 Bulan Terkait Makar

Karir


Lirik


Nasional

» Gempa Bumi Hari Ini

menu


Tempo LIPUTAN DAIRI Contack Me Zodiak
© 2017 - 2020 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

DMCA.com Protection Status

DOWNLOAD APP sumutkota.com




Page loads : seconds