Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2020
Najwa Shihab Unggah Video Call dengan Pengemudi Ojol yang Viral | Hindari Mengucapkan 5 Kalimat Ini kepada Anak, Cek Dampaknya | Virus Corona, Korban Tewas di Prancis Naik 60 Persen | 440 Kamar Diklaim Siap Untuk Karantina, PHRI DIY Belum Dikabari | Hasil Positif Rapid Test Tak Otomatis Terpapar Corona | Helm Shark SKWAL2 Pakai LED, Futuristik dan Lebih Aman | Mahfud Md.Sebut Isolasi Corona di Penjara Lebih Bagus dari Rumah | Pandemi Covid-19, Polres Jakarta Barat Adakan Warteg Peduli | Burnley Terancam Rugi Rp 1 Triliun Bila Liga Inggris Tak Rampung | Mahfud Md.: Tidak Ada Rencana Bebaskan Napi Korupsi | Daihatsu Taft Reborn Akan Mulai Pre-order Bulan Ini | Kisah Bayi Kembar di India Diberi Nama Corona dan Covid | Terawan Teken Permenkes PSBB, Ini Aturan Pembatasan Transportasi | Kiat Membersihkan Rumah dengan Disinfektan Berbahan Pemutih | Manfaat Makan Pepaya di Pagi Hari untuk Pencernaan dan Imunitas | Pandemi Corona, Serikat Pekerja Viva Kecewa Gaji Terlambat | Rumahnya Digeruduk Pencari Sedekah, Nikita Mirzani Murka | Sosok Jip Mercedes G63 Tampil Mewah dengan Interior Kayu | Toyota Vellfire Ini Bergaya Limosin Mewah, Dipakai Angkut Jenazah | Jokowi Minta THR Tetap Dibayar, Pengusaha Buka Opsi Dicicil | Virus Corona, Relawan Malaysia Buat Alat Medis 3D Printing | Kata Matthijs de Ligt Soal Rumor Pindah dari Juventus ke MU | Permenkes PSBB: Ritel Modern dan Apotek Tetap Buka | Saran Psikolog agar Bekerja dari Rumah Tetap Efektif | Penundaan Olimpiade 2020 Bisa Jadi Berkah Bagi Gregoria Mariska | Pandemi Virus Corona, Liverpool Rumahkan Karyawannya | Liga Inggris Terancam Denda Rp 15,3 T Bila Kompetisi Tak Tuntas | Kobe Bryan, Kevin Garnett, dan Tim Duncan Masuk Hall of Fame 2020 | Virus Corona Punya 5 Kelemahan, Tak Hanya Sabun dan Disinfektan | Seluruh Lifter Thailand dan Malaysia Dilarang Ikut Olimpiade | Serie A: Muncul Petisi untuk Berikan Scudetto pada Atalanta | Supermarket Diminta Buka Lebih Lama, Ini Kata Peretail | Spanyol Lampaui Italia Jumlah Korban Virus Corona | Presiden UEFA: Liga Champions Harus Usai 3 Agustus, Bisa Play-off | Bos Everton Berambisi Boyong Gareth Bale dan James Rodriguez | Terobos Natuna, 2 Kapal Pencuri Ikan Asal Vietnam Ditangkap KKP | Gempa Bumi 3 M Terjadi di Sumenep, Jawa Timur | Imbas Corona, Gaji Pemain Kalteng Putra Dipotong 75 Persen | BMKG Lapor Presiden: Cuaca Tak Bisa Bendung COVID-19 Karena .... | Alasan Penghuni Apartemen Nine Residence Tolak RS Siloam Covid-19 | PO Sumber Alam Lelang Bus untuk Bantu Perangi Virus Corona | Permohonan Maaf Said Didu ke Luhut Ditunggu Hingga Besok Siang | Terawan Disebut Sudah Teken Peraturan Menteri Soal PSBB | Virus Corona Punya 5 Kelemahan, Tak Hanya Sabun dan Disinfektan | Terawan Sudah Teken Permenkes PSBB, Ini Syarat Pengajuannya | Update Corona 4 April: Jumlah Pasien Positif Tembus 2 Ribu Kasus | Kota di Spanyol Bebas Virus Corona karena Isolasi dari Dunia Luar | Singapura Perbolehkan Warga Pakai Masker untuk Cegah Virus Corona | | | | | | | | | | |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

DPRD Bekasi Kritik Rapid Test Corona di Stadion Patriot | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Kamis, 26 Maret 2020 10:10 WIB

DPRD Bekasi Kritik Rapid Test Corona di Stadion Patriot | Berita Tempo Hari Ini

Petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor menunjukkan hasil tes cepat (rapid test) pendeteksian COVID-19 dari orang dalam pengawasan (ODP) di Bogor, Ahad, 22 Maret 2020. Tes tersebut diperuntukan bagi peserta Seminar Anti Riba, dimana dua orang pesertanya meninggal dunia akibat COVID-19. ANTARA/Yulius Satria Wijaya

DOWNLOAD APP sumutkota.com

SUMUTkota.com, Bekasi - Anggota DPRD Kota Bekasi, Andhika Dirgantara, mengkritik pelaksanaan rapid test Corona yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Bekasi kepada ratusan tenaga medis di Stadion Patriot pada Rabu, 25 Maret 2020. Sebab, tes tersebut mengundang kerumunan massa.

"Kami menyesalkan Wali Kota tetap memaksakan rapid test tenaga medis dengan pengumpulan massa di stadion," kata Andhika pada Kamis, 26 Maret 2020.

Menurut dia, pelaksanaan rapid test Corona tersebut tidak sesuai dengan rencana, walaupun dari awal ada wacana dilaksanakan di stadion. Semula kesepakatan tes Corona dilakukan dengan cara di atas kendaraan atau drive through. "Tidak sesuai kesepakatan, ini pengabaian," kata Andhika.

Seorang dokter yang hadir menyebut pelaksanaan tes Corona tidak sesuai harapan. Sebab, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sebelumnya mengumumkan kalau pelaksanaan rapid test dilakukan dengan sistem drive through. Karena itu, dokter yang enggan disebutkan namanya itu kecewa dengan realisasi yang dilakukan Pemkot Bekasi. "Ini sangat riskan. Bukan menyembuhkan tapi malah menularkan,” sebut dokter tersebut.

Belum lagi, lanjut sang dokter, pada saat pelaksanaan tes dihadiri juga oleh seorang anggota DPRD Kota Bekasi. Anggota dewan tersebut disebut-sebut pernah menghadiri Musyawarah Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Musda) Jawa Barat di Karawang, dimana ada pejabat hingga Bupati Karawang terkonfirmasi positif Corona. "Kegiatan ini bisa menjadi kluster baru," tutur dokter itu.

Rapid test Corona diikuti oleh 365 petugas medis di Kota Bekasi. Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan petugas kesehatan dites lebih dulu karena mereka merupakan garda terdepan dan akan melaksanakan tes kepada warga. 

Mekanisme yang dipilih ialah dari pintu ke pintu atau door to door. Pemerintah Kota Bekasi telah memiliki rapid test Corona sebanyak 2.000 unit. "Setiap petugas yang memeriksa akan dilengkapi dengan alat pelindung diri (APD)," kata dia.

ADI WARSONO



DPRD Bekasi Kritik Rapid Test Corona di Stadion Patriot | Bang Naga | on Kamis, 26 Maret 2020 10:10 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: DPRD Bekasi Kritik Rapid Test Corona di Stadion Patriot
Description: DPRD Bekasi mengkritik pelaksanaan rapid test Corona yang dilakukan di Stadion Patriot karena mengundang kerumunan massa.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1324094/dprd-bekasi-kritik-rapid-test-corona-di-stadion-patriot.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Server Pulsa Online
» VIDEO: Alasan Investor Membeli Emas Saat Krisis
» Alasan Mendasar Mesin Kendara Harus Servis Berkala
» Polri Waspadai Penjarahan Selama PSBB Diberlakukan
» World of the Married dan Kisah Kelam Dunia Perkawinan Korea
» Studi: Tak Ditemukan Virus Corona di Air Mata
» Meski Ajukan PSBB, Tegal Masih Berlakukan Local Lockdown
» Daftar Larangan PSBB untuk Cegah Covid-19

Karir


Lirik


Nasional

» Gempa Bumi Hari Ini

menu


Tempo LIPUTAN DAIRI Contack Me Zodiak
© 2017 - 2020 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

DMCA.com Protection Status

DOWNLOAD APP sumutkota.com




Page loads : seconds