Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2020
Baru Tiga Hari, Konser Musik #dirumahaja Kumpulkan Duit 3 Miliar | Bursa Transfer Bola Diprediksi Akan Mirip NBA: Banyak Pertukaran | Cegat Virus Corona, Mahasiswa Bagi-bagi APD di Pasar Kramat Jati | Corona, JD.ID Jamin Pengiriman Barang Sesuai Protokol | Jurnalis Meninggal karena Virus Corona, Begini Penjelasan RSUD | Update Corona: Pemudik di Belitung yang Bandel akan Diusir | Angbeen Rishi Anggun Berkebaya Adat Sunda saat Akad Nikah | Balita Penderita Leukimia di Malaysia Tertular Virus Corona | Ini yang Harus Disiapkan Hotel untuk Tenaga Medis Covid-19 | Balik ke AS, Tom Hanks Pakai Range Rover Susuri Jalan Los Angeles | Trump Mau Total Lockdown New York, Gubernur Menolak | Erupsi ke-5 Gunung Merapi, Warga Diminta Tetap Tenang | Operasional Bandara Soekarno-Hatta Dibatasi, Begini Pengaturannya | Tak Direstui Ibunda, Angbeen Rishi Menikah dengan Adly Fayruz | Ikatan Dokter Kota Bogor Minta Pemerintah Awasi Soal Bantuan APD | Wabah Corona Meluas, Garansi Mobil Tata Motors Diperpanjang | Brad Pitt-Jennifer Aniston Rujuk, Perhatikan Ini saat CLBK | Jessica Iskandar Ketakutan Dengar Kabar Tetangga Positif Corona | Kota Hantu Fengdu, Wisata Bagi Penyuka Alam Arwah | 40 Hari Ashraf Sinclair, Ibunda Ajak Netizen Doakan Putranya | Corona, Proyek Fisik Prasarana Perkeretaapian Ditunda Sementara | 32 Ribu Masker Corona Digondol Maling | Pentolan Jamiroquai Lelang Mobil Pertamanya, Murah Meriah! | Aktivitas Seru Bersama Anak di Rumah saat Pandemi Corona, Masak Hingga Nonton Film | Indef: Pelonggaran Kredit oleh OJK Jangan Membingungkan Debitor | Imbas Corona, Ini Daftar 28 Kereta dari Jakarta yang Dibatalkan | Dedi Mulyadi Minta Ridwan Kamil Setop Sementara Operasi Bus AKDP | Ini Langkah Strategis Yogyakarta Hadapi Pemudik Saat Wabah Corona | Video Seru Mike Tyson Vs Jose Ribalta, Lawan Paling Tahan Pukul | Shanghai Membuka Diri, Warga Ditawarkan Diskon Nonton di Bioskop | Fresh Graduate Ingin Gaji Besar, Simak Kiat Berikut | Setelah MG ZS, Morris Garage Segera Luncurkan MG HS di Indonesia | Cegah Corona, 28 Perjalanan Kereta Jarak Jauh Dibatalkan | Wabah Corona, Sukarelawan Dokter dan Tenaga Medis Kian Krusial | Pemain Liga Primer Inggris akan Diminta Hentikan Latihan | 10 Hal yang Bisa Anda Lakukan Saat Menjadi ODP Covid-19 | 18.300 Penerbangan di Bandara Angkasa Pura I Dibatalkan Selama Pandemi Corona | Kasus Baru Virus Corona di Jerman Naik Tajam | Tes Cepat Corona Drive Thru di Bogor, Hasilnya 3 Positif | Presiden UEFA Ungkap Beragam Skenario Kompetisi Bola Musim Ini | Kompetisi Musim Ini Bisa Hilang, Simak Penjelasan Bos UEFA | Frank Lampard Galau di Tengah Ketidakpastian karena Virus Corona | Wishnutama Jelaskan Syarat Hotel Tampung Tenaga Medis Corona | Vitamin D Bisa Cegah Covid-19? Begini Kata Ahli | Luis Enrique: Iniesta Pemain yang Paling Dekati Kehebatan Messi | Klopp Akui Isu Corona Pengaruhi Liverpool Saat Didepak Atletico | Warna Mata Orang Indonesia Kebanyakan Cokelat Gelap, Rentan Katarak dan 5 Hal Lain | Kompetisi Basket NBA Disebutkan Akan Dilanjutkan Tanpa Penonton | Bintang Atletik Iran Peraih Medali Olimpiade Positif Virus Corona | 400 Warga Jakarta Timur Ikut Rapid Test Corona di Puskesmas | Transportasi Umum di Wuhan Mulai Beroperasi | Pemain dan Staf Juventus Sepakat Dipotong Gaji Selama 4 Bulan | Respons OJK Soal Perusahaan Pembiayaan Setop Kredit Mobil Baru | Dekat RSD Corona Wisma Atlet, Begini Kondisi Warga Sunter Agung | Rotary Club Jogja Merapi Gelar Program Mitigasi Covid-19 | Jamaah Masjid Kebon Jeruk Dipindahkan ke RS Darurat Corona | 97 WNA Jamaah Tabligh Masjid Kebon Jeruk Diisolasi di Wisma Atlet | Wabah Covid-19, Artha Graha Bangun Rumah Sakit Lapangan | Earth Hour, Kantor Pemerintah di Jaksel Padamkan Lampu 1 Jam | Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Sigi, Nihil Tsunami | Update Corona 28 Maret: 1.155 Kasus, 59 Sembuh, 102 Meninggal | Toyota Fortuner 2020 Makin Mentereng, Lampu Bergaya Land Cruiser | Makanan yang Dianjurkan saat Isolasi Mandiri, Hindari Gorengan | Mike Tyson Ungkap Satu-satunya Lawan yang Bisa Menahan Pukulannya | 3 Positif COVID-19, Ratusan Orang Diisolasi di Masjid Kebon Jeruk | Antisipasi Corona, Sistem Belajar Lemdiklat Polri Dikaji Diubah | Menteri PUPR Intruksi Penghentian Sementara Pekerjaan Proyek | Cara Aman Menerima Barang dari Kurir saat Wabah Corona | Deddy Corbuzier Geram Wabah Corona Dijadikan Bahan Candaan | Wabah Virus Corona, Alasan di Balik Pentingnya Social Distancing | | | | | | | | | | |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Nana Mirdad Ungkap Temannya yang Dikarantina dan Dituduh ODP | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Kamis, 26 Maret 2020 09:47 WIB

Nana Mirdad Ungkap Temannya yang Dikarantina dan Dituduh ODP | Berita Tempo Hari Ini

Nana Mirdad dan Andrew White. Instagram

DOWNLOAD APP sumutkota.com

SUMUTkota.com, JakartaNana Mirdad mengungkapkan kemarahannya atas pemberitaan anak sahabatnya viral di Bali yang dinyatakan  kabur sesaat tiba di Denpasar saat dikarantina dengan status Orang dalam Pemantauan (ODP) Corona. Ia pun memberikan kronologi kasus temannya itu di Instagram Storynya pada Rabu, 25 Maret 2020.

“Apakah mereka kabur? Iya. Tapi apakah mereka pasien? Sama sekali bukan,” tulisnya memulai menuliskan kronologi nasib malah yang menimpa sahabatnya itu.

Nana menjelaskan, sahabatnya bernama Tony Rhodes menjemput dua anaknya bernama Isis dan Erica Rhodes pada Senin, 23 Maret 2020 yang baru tiba dari Inggris, negara dengan endemi virus Corona menggunakan pesawat Qatar Airways. Saat datang, keduanya diperiksa temperaturnya dan dinyatakan normal 36,3 celcius.

“Tapi entah kenapa dari 40 penumpang yang di Qatar Airways malam itu, hanya Isis yang dipanggil ke ruang Imigrasi meskipun temperatur normal. Bahkan Erica, kakaknya dibiarkan lepas,” ujar Nana.

Nana Mirdad saat ditemui dalam acara Manuka Health di Jakarta, Rabu, 10 Oktober 2018 (ANTARA News/Anggarini Paramita)

Istri Andrew White ini mengatakan, Imigrasi menyatakan Isis harus menjalani tes rapid meskipun tidak memiliki gejala apapun. Persoalan muncul ketika Imigrasi tak memiliki alat tes itu dan mengkarantina Isis hingga alat diperoleh.

“Tony ikut ke tempat karantina karena gak mungkin meninggalkan anak perempuannya yang masih remaja sendirian.” Tapi, Imigrasi mengatakan alat tes baru diperoleh setelah Nyepi.

Merasa dibiarkan di ruang isolasi tanpa alat perlindungan diri, Tony memutuskan membawa anaknya pulang. Menurut Nana, sesamapainya di rumah, bapak anak ini langsung diperiksa kesehatannya. Dokterpun memberikan sertifikat kesehatan untuk Isis yang menyatakan gadis remaja itu sehat.

Tapi kepulangan Tony dan putrinya berbuntut Panjang. “Malah itu rumah Tony didatangi lebih dari seratus orang,” ujar Nana.

Tony berusaha menunjukkan sertifikat kesehatan putrinya tapi ditolak. Mereka dipaksa balik ke karantina dan melewati Nyepi di ruang karantina tanpa pemeriksaan kesehatan.

Yang menyedihkan, kata Nana, foto, video, alamat, hingga nomor ponsel dua orang itu disebar. “Bukankah ini pelanggaran privacy? Sampai saat ini Tony dan isis mendapat Whatsapp dan telepon dari orang tidak dikenal dan mengancam mereka untuk sesuatu yang tidak pantas mereka terima,” kata Nana dengan geram.

Nana mengaku ia dan Andrew amat sedih dengan apa yang dialami sahabatnya ini. Mereka, Nana melanjutkan, diberitakan seolah-olah pasien yang melarikan diri dan pantas diasingkan masyarakat. “Come on guys, kita sedang menghadapi pandemi. Tapi apa kita mau memperlakukan manusia seperti ini?”

Putri sulung Lydia Kandou dan Jamal Mirdad ini pun menyarankan netizen agar bijak menggunakan media sosial dan tidak gampang termakan isu. Ia pun menyarankan Imigrasi untuk mengetahui standar prosedur karantina warga asing yang benar.

“Jika mereka sakit maka petugas berhak menahan. Tapi jika mereka sehat? Pemerintah menyarankan dengan kuat agar mereka melakukan isolasi sendiri,” tuturnya.

Nana pun menyoal soal tes rapid yang dilakukan secara acak. “Kenapa 40 penumpang  lainnya tidak dikarantina dan tidak semua dicek temperature di bandara, namun anak perempuan yang tidak menunjukkan gejalaini diambil dan dibawa ke karantina pada saat Nyepi  untuk ditahan sampai alat tes datang?”

Celakanya, kata Nana, sahabatnya ini tetap ditahan di karantina tanpa surat-surat resmi, informasi, dokter, ataupun tenaga medis. Mereka dijaga oleh Satpol PP. Dengan menyindir, Nana menulis, :Kita sedang menghadapi pandemik Corona, bukan hidup di zona perang kan?”

Nana juga menunjukkan tempat keduanya dikarantina yakni di kamar mandi yang terlihat kumuh dan toilet duduk. “Mereka diberikan nasi bungkus dan tidak diperkenankan keluar sampai alat tes datang,” ujarnya.



Nana Mirdad Ungkap Temannya yang Dikarantina dan Dituduh ODP | Bang Naga | on Kamis, 26 Maret 2020 09:47 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Nana Mirdad Ungkap Temannya yang Dikarantina dan Dituduh ODP
Description: Nana Mirdad menuliskan kronologi kisah sahabatnya yang dituduh ODP Corona dam diberitakan kabur dari tempat karantina.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1324085/nana-mirdad-ungkap-temannya-yang-dikarantina-dan-dituduh-odp.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Server Pulsa Online
» Inggris Rancang Ventilator Baru Khusus Pasien Covid-19
» Janji Bos UFC pada Mike Tyson hingga Ronaldo Potong Gaji
» Rapid Test Covid-19, Dokter hingga Ahli Kompak Usulkan PCR
» Antisipasi Corona, Terminal 1B & 2F Soetta Ditutup Sementara
» Trump Tolak Opsi Karantina New York, Episentrum Corona di AS
» 7 Rekomendasi Anime Saat Berakhir Pekan di Rumah
» Karut-marut Klub Liga 1 di Tengah Wabah Corona

Karir


Lirik


Nasional

» Gempa Bumi Hari Ini

menu


Tempo LIPUTAN DAIRI Contack Me Zodiak
© 2017 - 2020 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

DMCA.com Protection Status

DOWNLOAD APP sumutkota.com




Page loads : seconds