Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2020
1 Lagi Dokter Meninggal Karena Corona, Total Jadi 12 Orang | Cina Lockdown Kota Jia Hadapi Gelombang Kedua Serangan Corona | Jika Napi Korupsi 60 Tahun Bebas, ICW: Setya Novanto Termasuk | Jokowi Minta THR Tetap Dibayar, Ini Jawaban Pengusaha | Jokowi Bantu Anies Subsidi 2,5 Juta Warga DKI Terdampak Corona | Peneliti Sebut Waktu Penularan Terbanyak pada Pasien Virus Corona | Jubir Jokowi: Tak Ada Larangan Resmi Mudik, Tapi Berstatus ODP | Tak Berpenghasilan saat Wabah COVID-19, Coba Daftar Pekerjaan Ini | 5 Tanda Daya Tahan Tubuh Menurun, Jangan Sampai Kena Virus Corona | Lebih dari 1.000 Warga AS Meninggal dalam Sehari karena COVID-19 | | | | | | | | | | |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

ICJR: Pidana untuk Masyarakat yang Tetap Kumpul Berlebihan | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Kamis, 26 Maret 2020 08:17 WIB

ICJR: Pidana untuk Masyarakat yang Tetap Kumpul Berlebihan | Berita Tempo Hari Ini

Anggota Polres Gorontalo Kota memberikan imbauan kepada warga saat patroli kepatuhan di Kota Gorontalo, Gorontalo, Senin, 23 Maret 2020. Patroli tersebut dilakukan untuk meminta masyarakat agar tidak berkumpul dan melakukan aktivitas diluar rumah dalam keramaian untuk meredam penyebaran COVID-19 dimana saat ini Gorontalo telah ditetapkan siaga darurat bencana non-alam. ANTARA

DOWNLOAD APP sumutkota.com

SUMUTkota.com, Jakarta - Institute for Criminal Justice Reform (ICJR) menilai, ancaman penggunaan pasal berlapis oleh Kepolisian RI untuk mengatur physical distancing saat wabah virus Corona merupakan tindakan yang berlebihan.

Sebab, dalam penanganan penyebaran Corona, masyarakat harus digalakkan tentang pentingnya pencegahan dengan memberikan informasi berbasis bukti yang mengedepankan aspek kesehatan. "Bukan dengan ketakutan ancaman pidana," ujar Direktur Eksekutif ICJR Erasmus Napitupulu melalui keterangan tertulis pada Kamis, 26 Maret 2020.

Erasmus mengatakan bahwa pemerintah telah mengimbau masyarakat untuk menerapkan physical distancing guna menekan penyebaran Corona. Namun, ia mengakui bahwa perintah tersebut tak diindahkan oleh sebagian orang.

Kepolisian kemudian mengancam masyarakat yang masih 'ngeyel' meski telah dibubarkan dengan Pasal 212 KUHP. "Namun, bunyi ketentuan Pasal 212 KUHP yang tercantum dalam infografis tersebut ternyata hanya dikutip secara sepenggal-sepenggal. Bahkan unsur esensial dalam pasal tersebut yakni “dengan kekerasan atau ancaman kekerasan” juga luput dicantumkan," ucap Erasmus.

Menurut Erasmus, bunyi Pasal 212 KUHP secara lengkap adalah “Barang siapa dengan kekerasan atau ancaman kekerasan melawan kepada seseorang pegawai negeri yang melakukan pekerjaannya yang sah, atau melawan kepada orang yang waktu 'membantu pegawai negeri itu karena kewajibannya menurut undang-undang atau karena permintaan pegawai negeri 'itu, dihukum karena perlawanan, dengan hukuman penjara selama-lamanya satu tahun empat bulan atau denda sebanyak-banyaknya Rp 4.500,00.”

Alhasil, Erasmus menilai penghilangan unsur itu merupakan penyesatan informasi yang dilakukan oleh kepolisian. Selain itu, Pasal 212 KUHP merupakan ketentuan yang diterapkan misalnya ketika seseorang hendak ditangkap oleh petugas kepolisian kemudian melakukan perlawanan dengan memukul dan menendang petugas.

"Sehingga dalam konteks apabila masyarakat tidak mengindahkan himbauan pemerintah dan direspon oleh ancaman penggunaan pidana penjara lewat Pasal 212, maka akan terjadi penggunaan hukum pidana yang berlebihan atau overkrimininalisasi," kata Erasmus.



ICJR: Pidana untuk Masyarakat yang Tetap Kumpul Berlebihan | Bang Naga | on Kamis, 26 Maret 2020 08:17 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: ICJR: Pidana untuk Masyarakat yang Tetap Kumpul Berlebihan
Description: ICJR menilai ancaman pidana untuk masyarakat yang tetap berkumpul di masa pandemi Corona ini berlebihan.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1324057/icjr-pidana-untuk-masyarakat-yang-tetap-kumpul-berlebihan.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Server Pulsa Online
» Pegawai Apple Boleh Kembangkan iPhone di Rumah Kala Corona
» Kemenag Siapkan Rp319 Miliar untuk Bantu Penanganan Corona
» Bintang Tottenham Ikut Wajib Militer di Tengah Pandemi Corona
» Walkot Bekasi Tarik Ucapan soal 24 Warga Tewas karena Corona
» Kelelahan, Jeon So-min Absen Satu Bulan dari Running Man
» Polri Libatkan Babinsa Edukasi Masyarakat Soal Jenazah Corona
» Pemain Liga Inggris Kedapatan Buka Video Porno saat Isolasi

Karir


Lirik


Nasional

» Gempa Bumi Hari Ini

menu


Tempo LIPUTAN DAIRI Contack Me Zodiak
© 2017 - 2020 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

DMCA.com Protection Status

DOWNLOAD APP sumutkota.com




Page loads : seconds