Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2020
Rapid Test Corona di Tangerang, Ditemukan 18 Positif COVID-19 | 2.020 Orang Rapid Test Corona di Jawa Timur, 49 Positif | Wayne Rooney Bangun Rumah Mewah, Diprotes Warga Soal Gerbang | Cina Ungkap 1.541 Kasus COVID-19 Tanpa Gejala Infeksi | Mahfud Md: Karantina dan Lockdown Sudah Ada di PP PSBB | Dinas Perdagangan: 6 Pusat Perbelanjaan di Depok Tutup Sementara | Pandemi Corona Bikin Cemas dan Sulit Tidur, Ini Saran Psikiater | Jalan-Jalan Saat Isolasi, Cristiano Ronaldo Disebut Gelandangan | Pembuat Bilik Disinfektan Rumahan di Tabanan Kebanjiran Pesanan | Pandemi Corona, DPR akan Fokus Revisi UU Penanggulangan Bencana | Ugal-ugalan, Pria ini Mengaku Sedang Ajari Anjing Menyetir Mobil | Khawatir Covid-19 di AS, Para Pelajar Cina Sewa Jet Pribadi | DKI Jakarta Catat Kenaikan Jumlah Penumpang Keluar Ibu Kota | Corona, Korlantas Bebaskan Denda Telat Bayar Pajak Kendaraan | Takut Kena Corona di Penjara, R. Kelly Minta Dibebaskan | Karantina Wilayah, Warga Tegal Sebut Kemacetan Terjadi di Gang | Damkar DKI Semprot Disinfektan di Jalan Sudirman Hingga Kalideres | Langgar Lokdown VIrus Corona, Warga India Dihukum Sit up | Sembuh Dari Virus Corona, Pepe Reina: Seperti Dilindas Kereta | Jokowi Terbitkan Perpu, Defisit Anggaran Boleh Lampaui 3 Persen | Heidi Klum Negatif Corona Cuma Flu Berat, Ingatkan Tetap di Rumah | Patroli Polisi Diterjunkan Bubarkan Kerumunan Cegah Covid-19 | Larangan Dagang dari Amerika Bikin Huawei Sulit Jual Ponsel | Komnas HAM Kritik PP Pembatasan Sosial Skala Besar: Tak Maksimal | Positif Corona, Bintang Star Wars Andrew Jack Meninggal | Satu Pasien Positif Corona di Sleman Sembuh | 2 Warga Tangsel Dinyatakan Sembuh dari Virus Corona | Ikan dan 4 Sumber Lemak Ini Baik Dikonsumsi | Ini Alur Perizinan Penetapan Status PSBB Oleh Kepala Daerah | Kenapa Klub Liga Inggris Tak Potong Gaji Para Pemainnya? | Nyadran Berpotensi Bawa Wabah, Sultan HB X Minta Pemudik Diatur | Virus Corona, Anak Ucapkan Perpisahan Sebelum Ibunya Meninggal | Kenaikan Harga Gula Bakal Perberat Inflasi Maret 2020 | Corona Belum Reda, Ford Perpanjang Penutupan Pabrik di Amerika | Sisa 800, Jawa Barat Butuh Tambahan 30 Ribu APD buat Tenaga Medis | Virus Tak Menyebar Melalui Keringat, Tapi Tetap Jaga Jarak Sosial | Cegah Corona, Anak Buah Kapal Tak Boleh Turun dari Kapal | COVID-19: Anak di Belgia Korban Meninggal Paling Belia di Eropa | PSBB: Kepala Daerah Bisa Batasi Pergerakan Orang di Satu Wilayah | Manchester United Siap Tampung Coutinho dari Barcelona | Desain Nissan X-Trail 2021 Beredar, Bagian Depan Mirip Juke | Lokasi Perempuan Positif Virus Corona Kabur Akan Disterilkan | Masker Langka, Bolehkah Dipakai Lebih Lama atau Berulang Kali? | DPR Sebut Surpres dan Draf Omnibus Law Segera Dibahas Bamus | Peraturan Pemerintah Soal Imbuan Tak Mudik Segera Selesai | Corona, Total 44 Perjalanan Kereta Api Jarak Jauh Dibatalkan | Cuaca Jakarta Hari Ini, BMKG: Potensi Hujan Siang dan Malam Hari | Norwich City Jadi Klub Liga Inggris Ketiga yang Rumahkan Stafnya | PSBB: Kepala Daerah Boleh Batasi Pergerakan Orang, Asalkan... | Krisis APD Corona, Dokter Italia Ubah Alat Selam Jadi Masker | Berharap pada Solidaritas Warga | Permintaan Turun karena Corona, Harga Minyak Capai Level Terendah | 3 Mitos dan Fakta Seputar Metastasis Kanker | Penabrak Pejalan Kaki di Karawaci Kendarai Mobil Usai Minum Soju | Ancaman Global Tuberkulosis | Pemkot Bandung Gelar Rapid Test Corona di GBLA Besok | BMW Perkenalkan Powertrain Berbahan Bakar Hidrogen | Perbandingan Pemotongan Gaji Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo | Cristiano Ronaldo Pamer Foto Santai Bareng Anak-anak di Rumah | Mudik, Santri Lirboyo Akan Jalani Karantina Mandiri | Mahal Proyek Listrik Sampah | Anies Baswedan Bakal Bagikan Masker Gratis Lewat Kelurahan | Burberry Bakal Rilis Masker Medis dan Bantu Riset Vaksin Corona | Liberalisasi Impor Pangan dalam Omnibus Law | Wabah Corona, Adira Finance: Kredit Macet Berpotensi Naik | Ini Jumlah Gaji Lionel Messi yang Dipotong Barcelona | Bekasi Kerahkan Drone Semprot Disinfektan di Jalan Protokol | Cara Pengusaha Rawat Bus yang Dikandangkan karena Corona | DPR Usul ke Sri Mulyani Agar PMN Jiwasraya Masuk di RAPBN 2020 | Pencatut Nama Selebgram Alodya Desi untuk Penipuan Ditangkap | PP Baru: Kepala Daerah Bisa Lakukan Pembatasan Sosial Skala Besar | Lizzo Kirim Makanan untuk Tenaga Medis yang Berjuang Lawan Corona | Cinta di Masa Wabah Corona | Kualitas Udara Meningkat, DKI: Hujan Cuci Atmosfer dari Polusi | Lalu Muhammad Zohri Sudah Anggap Bob Hasan Seperti Bapak Sendiri | Cegah Berat Badan Naik selama WFH, Lakukan 6 Pekerjaan Rumah Ini | Komposisi Makanan Ini Bantu Tingkatkan Daya Tahan Tubuh | Bob Hasan dalam Kenangan Suryo Agung Wibowo | 144 Jamaah Masjid Kebon Jeruk Diisolasi, Belum Ada yang Sakit | Depresi Mengancam Atlet Saat Isolasi Pandemi Virus Corona | FIFA Siap Kucurkan Dana Bantu Klub yang Terpukul Corona | Pandemi Corona, Permintaan Multivitamin Naik 10 Kali Lipat | Lukisan van Gogh Dicuri Saat Museum Tutup karena Virus Corona | Toilet Kotor, Awas Salmonellosis dan 3 Penyakit Ini Mengintai | Kebakaran Mobil di Tol Dalam Kota Grogol, Pengemudi Tewas | Begini Arab Saudi Imbau Umat Muslim Tunda Haji Imbas Virus Corona | 282 Pasien Positif Corona Jakarta akan Jalani Tes Swab | Kementerian Perhubungan Siapkan Opsi Pencegah Mudik Dini Lanjutan | Komnas HAM Kritik Wacana Status Darurat Sipil Presiden Jokowi | Konsorsium BUMN Siap Beli Aset Citos Milik Jiwasraya Rp 2,2 T | Kronologi Tabrakan Maut 3 Mobil di Tanjung Duren Tewaskan 1 Orang | Gubernur Khofifah: Tak Perlu Potong Gaji ASN Buat Tangani Corona | Beleid Diskon Tarif Listrik Selama Corona Dinilai Salah Sasaran | Tradisi Ini Bakal Jadi Puncak Mudik di Tengah Wabah Virus Corona | COVID-19 di Depok, Rapid Test 1.433 Orang dan 40 Positif Corona | Alasan Anies Ingin Warga Banyak Pakai Masker Hadapi Wabah Corona | Jokowi Terbitkan PP Pembatasan Sosial Skala Besar | Corona, Ma'ruf Amin Imbau Warga Muslim Percepat Bayar Zakat | Kepala Cabang Bank Mandiri Pondok Kelapa Wafat karena Corona | YLBHI Curiga Maksud Lain Jokowi Pilih Darurat Sipil Hadapi Corona | Bahaya Terlalu Lama di Dalam Rumah saat Pandemi COVID-19 | Penabrak di Karawaci Ngamuk ke Istri Korban: Dikira Hantam Pohon | Acara Tablighi Jamaat Jadi Pusat Penyebaran Virus Corona di India | Jokowi Gratiskan Tarif Listrik 24 Juta Pelanggan 450 VA | Hindari Corona, Jarak Aman Social Distancing Bukan 2 Meter tapi.. | Breaking News: Pengusaha Bob Hasan Meninggal | | | | | | | | | | |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

7 Mitos Keperawanan, Faktanya Tak Semua Wanita Punya Selaput Dara | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Sabtu, 29 Februari 2020 06:02 WIB

7 Mitos Keperawanan, Faktanya Tak Semua Wanita Punya Selaput Dara | Berita Tempo Hari Ini

Ilustrasi keperawanan. shutterstock.com

DOWNLOAD APP sumutkota.com

SUMUTkota.com, Jakarta - Konsep keperawanan wanita masih dipenuhi oleh mitos yang tidak tepat, terutama dari sisi kesehatan. Masih sangat banyak orang yang salah kaprah mengenai keperawanan wanita, mulai dari soal selaput dara hingga darah yang keluar saat malam pertama.

Padahal, itu bukanlah hal abstrak yang sulit diketahui kebenaranannya. Soal keduanya adalah murni pengetahuan kesehatan yang seharusnya dipahami, baik oleh para remaja maupun orangtua.

Berikut ini mitos tentang keperawanan wanita dan fakta ilmiah di baliknya.

1. Mitos selaput dara yang rapat menandakan keperawanan
Tahukah Anda jika selaput dara perempuan tidak benar-benar tertutup? Dalam kondisi normal, selaput dara memang memiliki lubang berbentuk seperti bulan sabit. Selaput dara yang terlalu rapat atau bahkan benar-benar tertutup, justru menandakan adanya kelainan. Selaput dara yang tertutup seluruhnya yang menghalangi vagina disebut hymen imperforata. Kondisi ini menyebabkan darah menstruasi tidak bisa keluar dari dalam vagina, dan membuat penderitanya mengalami sakit punggung dan perut setiap menstruasi akibat tumpukan gumpalan darah menstruasi.

Sementara selaput dara dengan bukaan yang terlalu kecil, disebut microperforate hymen. Pada vagina yang mengalami kondisi ini, darah menstruasi tetap bisa keluar namun bisa saja sedikit sulit. Wanita yang selaput daranya tertutup atau hanya punya sedikit pembukaan, perlu dioperasi agar lubang bukaannya lebih besar, dan memungkinkan darah menstruasi keluar dengan lancar.

2. Mitos saat pertama kali berhubungan seks, perempuan pasti berdarah
Perlu diketahui bahwa tidak semua wanita pasti berdarah saat pertama kali berhubungan seksual. Perdarahan memang bisa saja terjadi. Namun, itupun biasanya terjadi pada wanita yang bukaan selaput daranya terlalu kecil atau apabila hubungan seksual dilakukan di usia belia.

Selaput dara bukan terbuat dari batu atau beton. Selaput dara adalah organ yang elastis sehingga meski ada penetrasi ke vagina, ia bisa saja tidak sobek dan berdarah. Ukuran, bentuk, dan kondisi selaput dara pun bisa berbeda pada tiap wanita, sehingga tidak bisa disamakan oleh satu standar turun-temurun yang ternyata salah secara medis.

3. Mitos perempuan pasti merasakan sakit saat malam pertama
Lagi-lagi, tidak semua perempuan akan merasakan sakit saat malam pertama. Jadi jika saat pertama kali berhubungan seksual rasa sakit tidak muncul, bukan berarti ia sudah terbiasa atau sudah pernah melakukannya sebelumnya.

Lagipula, rasa sakit yang timbul saat pertama kali berhubungan seksual bukan perkara sobeknya selaput dara. Beberapa hal yang membuat seorang perempuan merasa kesakitan atau tidak nyaman saat pertama kali berhubungan seks di antaranya:

- Melakukan hubungan seksual untuk yang pertama kalinya bisa membuat tegang, sehingga otot-otot di sekitar vagina menjadi lebih kencang, dan membuat penetrasi terasa sakit dan tidak nyaman.
- Penetrasi dilakukan saat vagina belum terlalu basah karena kurangnya foreplay. Vagina secara alami akan mengeluarkan pelumasnya untuk membuat seks terasa lebih mudah.
- Vagina menjadi kering akibat konsumsi obat tertentu atau karena ada kondisi kesehatan tertentu.
- Alergi pelumas atau lateks yang menjadi bahan dasar kondom.

4. Mitos selaput dara robek artinya sudah berhubungan seksual
Tak hanya penetrasi seksual, ada banyak hal yang bisa menyebabkan perubahan bentuk selaput dara wanita. Misalnya menunggang kuda, mengendarai sepeda, memanjat pepohonan, senam, berdansa, dan bermain halang rintang.

Anda juga perlu tahu bahwa beberapa perempuan mungkin sudah melalui proses penetrasi vagina tanpa berhubungan seksual. Prosedur medis seperti pemeriksaan usg transvaginal atau menjalani langkah pencegahan kanker serviks dengan pap smear juga memerlukan penetrasi ke vagina menggunakan peralatan medis.

5. Mitos semua perempuan pasti punya selaput dara
Berbeda dari kepercayaan banyak orang, tidak semua perempuan memiliki selaput dara. Perempuan yang tidak memilikinya pun umumnya tidak akan merasakan gejala apapun. Sebab, selaput dara sendiri bukanlah organ penting yang memiliki fungsi khusus di tubuh. Jadi, jika seorang perempuan lahir tanpa selaput dara, apakah ia bisa disebut tidak perawan? Tentu tidak.

6. Mitos pecah perawan pasti dengan penetrasi penis ke vagina
Hubungan seks tidak hanya bisa dilakukan dengan penetrasi penis ke vagina. Seks anal dan seks oral pun bisa dianggap sebagai hubungan seks. Sehingga, konsep pecah perawan pun bisa berbeda tiap orangnya. Ada yang sudah pernah melakukan oral seks dengan pasangannya dan menganggap dirinya masih perawan. Sebaliknya, ada juga yang menganggap dirinya sudah tidak perawan saat sudah melakukan oral seks. Hal yang sama juga berlaku pada anal seks. Jadi bisa disimpulkan bahwa keperawanan wanita bukan hanya seputar selaput dara. Masalah seksual, selalu lebih dalam daripada itu.

7. Mitos operasi selaput dara bisa mengembalikan keperawanan
Definisi keperawanan wanita yang kabur, membuat sebagian orang rela menjalani operasi selaput dara demi bisa kembali perawan. Jadi, apa itu sebenarnya keperawanan? Perempuan yang selaput daranya belum sobek atau perempuan yang belum pernah melakukan hubungan seksual?

Apapun itu, secara biologis kita sudah tahu bahwa istilah sobeknya selaput dara tidak tepat. Operasi rekonstruksi selaput dara sendiri di dunia kedokteran internasional masih sering menjadi perdebatan. Sebab secara medis, prosedur ini tidak memberikan manfaat apapun dan dilakukan dengan dasar norma sosial dan budaya.

  

SEHATQ



7 Mitos Keperawanan, Faktanya Tak Semua Wanita Punya Selaput Dara | Bang Naga | on Sabtu, 29 Februari 2020 06:02 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: 7 Mitos Keperawanan, Faktanya Tak Semua Wanita Punya Selaput Dara
Description: Mitos keperawanan seputar selaput darah hingga darah yang keluar saat malam pertama murni pengetahuan kesehatan
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1313595/7-mitos-keperawanan-faktanya-tak-semua-wanita-punya-selaput-dara.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Server Pulsa Online
» Italia Berkabung atas Kematian 12.428 Orang karena Corona
» Tottenham Potong Gaji 550 Karyawan akibat Virus Corona
» Organda Pertanyakan Alasan Luhut Batalkan Pelarangan Bus AKAP
» Rp405 T Jokowi Tanpa BLT, Jurang Kemiskinan Menganga Lebar
» Sinopsis The King: Eternal Monarch, Drama Terbaru Lee Min-ho
» Kemenag Tunggu Keputusan Resmi Saudi soal Penyelenggaran Haji
» 3 Minggu Jaga Jarak dan Isolasi, Penyebaran Corona Melambat

Karir


Lirik


Nasional

» Gempa Bumi Hari Ini

menu


Tempo LIPUTAN DAIRI Contack Me Zodiak
© 2017 - 2020 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

DMCA.com Protection Status

DOWNLOAD APP sumutkota.com




Page loads : seconds