Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2020
Ojek Online Dilarang Angkut Penumpang, YLKI: Tak Ada Pilihan Lain | Floyd Mayweather Jr Ajari Anaknya Latihan Dasar Tinju | Pesan KY untuk Ketua MA Terpilih: Tantangan Peradilan Makin Rumit | Selain Cuci Tangan, Lakukan 6 Langkah Mudah Cegah Corona Ini | Toyota Hadirkan Fortuner Edisi Epic Tampil Lebih Gagah dan Sporty | Bahas Omnibus Law saat Corona, DPR: Publik Bisa Terlibat Virtual | Dokter Wafat Kena Corona, Sri Mulyani: Sebagian Praktik di Rumah | Liga Inggris: Virgil van Dijk Bertekad Jadi Legenda Liverpool | BMKG: Waspada Hujan Petir di Jaksel dan Jaktim Malam Ini | Imbas Corona, Daihatsu Sebut Penjualan April Bisa Lebih Buruk | Bayern Munchen Latihan Saat Pandemi Corona, Begini Suasananya | Waketum IDI: Menkes Harusnya Fokus Tangani Corona, Bukan PSBB | Ikan Sarden Rendah Merkuri Kaya Omega 3 Berkhasiat Cegah Kanker | WHO Memuji, Kasus Baru Virus Corona di Korea Selatan Turun | 3 Penyebab Tingginya Kematian akibat Corona Versi IDI | Ojol Dilarang Angkut Penumpang saat PSBB Corona, Gojek Menjawab | Wabah Corona, Simak Usulan Ketua DPRD Kabupaten Bogor | PKS Ingatkan Sri Mulyani: Tunda Ibu Kota Baru, Fokus Corona | Formula 1: Seperti McLaren, Williams Juga Potong Gaji Pembalapnya | Pandemi Corona, Para Petenis Dunia Bersaing di Turnamen Virtual | Angkasa Pura II Wajibkan Petugas Bandara Pakai Masker Kain | Son Heung-min Jalani Wajib Militer Saat Pandemi Corona | Camilan Sehat Zaman Now Miliki Kalori Sedikit? Ini Kata Ahli Gizi | Dikritik, Liverpool Batal Bayar Karyawan Pakai Jaminan Pemerintah | Ridwan Kamil akan Ajukan PSBB Setelah Hasil Rapid Test Terkumpul | Ahmad Riza Patria Jadi Wagub DKI, 3 Kandidat Penggantinya di DPR | 1,2 Juta APD Produksi Bogor Diduga Lolos Ekspor ke Korsel | Radomir Antic, Mantan Pelatih Atletico dan Barcelona, Berpulang | Pandemi Corona Bikin Terlalu Lama di Rumah, Awas Cabin Fever Kenali Gejalanya | Terawan Minta 4 Hal ke Anies untuk Lengkapi Syarat Status PSBB | Miliarder Mesir Protes Aturan Cegah Virus Corona | Aria Bima PDIP Minta Jokowi Tegas Melarang Mudik di Masa Corona | Tantangan Ahmad Riza Patria, Tanggulangi Covid-19 Hingga Ekonomi | Ventilator Portabel BPPT untuk Pasien Corona Diuji Kemenkes | Polisi Siapkan Tim Tangani Pasien Covid-19 Meninggal di Rumah | Terawan Belum Setujui Status PSBB Jakarta dan Tegal | Industri Asuransi Jiwa Kaji Mekanisme Penundaan Pembayaran Premi | Tjahjo Kumolo Atur PNS Wajib Pakai Masker saat Bepergian | Corona, Penumpang Bandara Angkasa Pura I Anjlok 8,11 Persen | Sultan HB X Bela Dokter dan Perawat yang Tangani Corona | Corona Meningkat Penyaluran APD Tersendat, Ini Kata Sri Mulyani | Indonesia Dukung Pertemuan OPEC Inisiasi Arab Saudi | David Moyes Jadi Pelatih Ketiga yang Minta Gajinya Dipangkas | 5 Ibu Hamil di Kuningan Diduga Terpapar Corona | Polisi Razia Cegah Corona, Ojek Online dan Bajaj Dibubarkan | Suami Istri Tewas Tenggak Miras Oplosan di Bekasi | Desa Jabar Diminta Bentuk Gugus Tugas Siaga Corona | Pemprov Sulsel Beri Alasan Tidak Ajukan Status PSBB Corona | Muncul Larangan Baru PNS ke Luar Kota dan Mudik karena Corona | Update Corona 6 April: 2.491 Kasus, 192 Sembuh, 209 Meninggal | Jokowi Minta Sri Mulyani Kaji Ulang Pembayaran THR dan Gaji Ke-13 | Pemilihan Wagub DKI, DPRD 3 Kali Ubah Jumlah Hak Suara | Jokowi Tegaskan Pemerintah Tak Akan Bebaskan Napi Koruptor | Sri Mulyani: 95 Ribu Orang Diprediksi Terpapar Corona pada Mei | Ribuan Pekerja di Jakarta Kena PHK Selama Pandemi Corona | Jokowi Minta Sri Mulyani Kaji Ulang THR PNS, Begini Sikap Korpri | Cegah Virus Corona, Yordania Bakal Pakai Drone Awasi Jam Malam | Sri Mulyani Beberkan Alasan Jokowi Minta THR PNS Dikaji Ulang | Politikus PKS Sebut Permenkumham Asimilasi Bisa Diskriminatif | | | | | | | | | | |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

IPB Gelar Seminar Hasil Ekspedisi Batas Negeri | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Senin, 24 Februari 2020 14:45 WIB

IPB Gelar Seminar Hasil Ekspedisi Batas Negeri | Berita Tempo Hari Ini

Para pembicara seminar, moderator, pembina dan ketua umum Uni Konservasi Fauna IPB

DOWNLOAD APP sumutkota.com

INFO EVENT - Ekspedisi Batas Negeri merupakan program eksplorasi keanekaragaman hayati dan sosial budaya wilayah perbatasan dan pulau-pulau terluar di Indonesia oleh Uni Konservasi Fauna (UKF) Institut Pertanian Bogor yang bekerjasama dengan TNI AL. “Program Eksplorasi Keanekaragaman Hayati dan Sosial-Budaya Pulau-Pulau Terluar di Indonesia” kali ini berkesempatan untuk mengeksplor bagian utara Indonesia yang berbatasan dengan Filipina, yaitu Pulau Marore, Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara. Seminar Hasil Ekspedisi Batas Negeri 2019 yang dilaksanakan pada tanggal 15 Februari 2020 di Auditorium Andi Hakim Nasution IPB bertujuan untuk memaparkan hasil yang didapat dari ekspedisi yang telah dilakukan pada tanggal 8-25 Agustus 2019 di Pulau Marore, Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara. Selain itu, seminar hasil ini bertujuan untuk mengenalkan keindahan dan potensi yang dimiliki pulau-pulau terluar dari Negara Kesatuan Republik Indonesia.

 “Mencintai negeri sendiri dimulai dengan berjelajah ke pulau-pulau terkecil di perbatasan Indonesia”, begitu ucap Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Sistem Informasi, Prof. Dr. Ir. Dodik Ridho Nurrochmat, M.Sc.F. ketika menyampaikan sambutannya. Pemaparan hasil EBN 2019 disampaikan oleh Habib Satrio selaku ketua Kegiatan Ekspedisi Batas Negeri 2019. Kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab oleh lima penanggung jawab bidang kajian botani, sosial budaya, akuatik, terrestrial, dan jamur.

Berdasarkan eksplorasi pada bidang kajian botani, ditemukan vegetasi di lapangan habitus yang terdiri atas pohon, hemiepifit, palm, perdu, dan herba. Ekspedisi juga menemukan 17 jenis tumbuhan,  yang paling sering dijumpai adalah Beringin (Ficus spp.), Nyamplung (Calophyllum inophyllum), Ketapang (Terminalia catappa), dan Kelapa (Cocos nucifera). Eksplorasi herpetofauna berhasil menjumpai Ahaetulla prasina, Boiga irregularis, Gekko gecko, Hemidactylus sp., dan Varanus salvator. Kemudian, lima jenis reptil dan satu jenis amfibi berhasil diidentifikasi. Amfibi yang teridentifikasi yaitu kodok dari genus Microhyla.

Kegiatan eksplorasi burung berhasil menemukan 14 jenis burung. Jenis dominan keanekaragaman burung yang ditemukan berasal dari famili Columbidae dan Fregatidae. Jenis-jenis burung yang ditemukan antara lain Burung- Gereja erasia (Passer montanus), Perling kumbang (Aplonis panayensis), Cekakak sungai (Todirhamphus chloris), Cikalang besar (Fregata minor), Cikalang kecil (Fregata ariel), Punai penganten (Treron griseicauda), Burung-madu sriganti (Nectarinia jugularis), Pergam laut (Ducula bicolor), Uncal ambon (Macropygia amboinensis), Layang-layang batu (Hirundo tahitica), Walet sapi (Collocalia esculenta), Kuntul Karang (Egretta sacra), Trinil pantai (Actitis hypoleucos), dan Alap-alap (Accipter sp.).

Ekspedisi juga berhasil menemukan sembilan ordo serangga  yaitu ordo Coleoptera, Lepidoptera, Odonata, Hymenoptera, Hemiptera, Orthoptera, Blatodea, Phasmatodea, dan Diptera. Jenis serangga yang paling banyak ditemukan yaitu kupu-kupu dan mamalia yang ditemukan selama pengamatan adalah Paniki (Acerodon humilis) dan Tikus Pohon (Rattus tiomanicus). Lima famili ikan dengan spesies terbanyak yang ditemukan yaitu Labridae, Pomacentridae, Acanthuridae, Scaridae, dan Chaetodontidae. Makrobenthos yang ditemukan berasal dari Filum Annelida, Arthropoda, Cnidaria, Echinodermata, Moluska, Platyhelminthes, dan Porifera.

Pulau Marore menjadi rumah bagi spesies fauna perairan yang memiliki status konservasi Rentan (Actinopyga miliaris) dan Terancam Punah (Cheilinus undulatus, Thelenota ananas). Pantai Duala Besar termasuk ke dalam kategori Rendah dan Pantai Duala Kecil masih dalam kondisi Sedang. Kedua lokasi tersebut memiliki persen tutupan substrat yang didominasi oleh kategori Abiotik. Sebanyak 21 jenis jamur divisi Basidiomycota dan satu jenis jamur divisi Ascomycota juga berhasil diidentifikasi di Pulau Marore.  Pengambilan data jenis jamur dilakukan oleh  Himpunan Mahasiswa Biologi, Institut Pertanian Bogor.

Perjalanan menuju Pulau Marore dapat ditempuh melalui Pelabuhan Manado atau Pelabuhan Bitung dengan penggunakan Kapal tujuan Tahuna, atau dengan menggunakan pesawat dari Manado menuju Naha, kemudian menuju pelabuhan Tahuna dengan menggunakan transportasi darat. Dari pelabuhan Tahuna menuju Pulau Marore dapat dilakukan dengan transportasi laut menggunakan Kapal Perintis atau perahu nelayan. Jika ingin menggunakan jalur udara, dapat menggunakan halikopter dan mendarat di lapangan helipad milik Angkatan Laut. Pulau Marore sebagai salah satu pulau perbatasan Indonesia memiliki fasilitas yang cukup lengkap. Fasilitas pendidikan di Pulau Marore cukup memadai, mulai dari TK, SD, SMP, dan SMA. Fasilitas lain seperti puskesmas, Wi-Fi, tempat ibadah (gereja dan mushola), pangkalan TNI AL dan AD, kantor desa, kantor camat, pelabuhan dsb. sudah tersedia di Pulau Marore.

Selanjutnya, talkshow yang diawali oleh keynote speaker Laksamana Muda TNI Dr. Amarulla Octavian, S.T., M.Sc., DESD., Komandan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut membahas tentang strategi pengelolaan pulau kecil terluar yaitu Pulau Marore. “Perbatasan bisa dengan laut dengan tetangga dan laut dengan samudera, untuk itu buat lebih dari 1 tim agar 111 pulau terluar mampu terjangkau dengan rentang waktu yang sempit”, ucap Komandan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut sebagai saran untuk kegiatan Ekspedisi Batas Negeri yang lebih baik. (*)



IPB Gelar Seminar Hasil Ekspedisi Batas Negeri | Bang Naga | on Senin, 24 Februari 2020 14:45 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: IPB Gelar Seminar Hasil Ekspedisi Batas Negeri
Description: Ekspedisi Batas Negeri merupakan program eksplorasi keanekaragaman hayati dan sosial budaya wilayah perbatasan dan pulau-pulau terluar di Indonesia oleh Uni Konservasi Fauna Institut Pertanian Bogor yang bekerjasama dengan TNI AL
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1311495/ipb-gelar-seminar-hasil-ekspedisi-batas-negeri.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Server Pulsa Online
» Film Indie yang Batal di SXSW karena Corona Digratiskan
» PM Inggris Dipindahkan ke ICU usai Infeksi Corona Memburuk
» Masuk Pancaroba, Sumut Waspadai DBD dan Covid-19
» 39 Hotel di Makassar Tutup karena Virus Corona
» Waspada Aplikasi Deteksi Corona Abal Bisa Bobol Kartu Kredit
» Pemkot Bogor Buka Pendataan Pekerja di-PHK akibat Corona
» 28 Provinsi Alihkan Anggaran untuk Tangani Virus Corona

Karir


Lirik


Nasional

» Gempa Bumi Hari Ini

menu


Tempo LIPUTAN DAIRI Contack Me Zodiak
© 2017 - 2020 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

DMCA.com Protection Status

DOWNLOAD APP sumutkota.com




Page loads : seconds