Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2020
Pengamat Minta Pemerintah Jangan Terbitkan Global Bond, Kenapa? | Bantu Tangani COVID-19, Ilmuwan Diaspora Dijanjikan Dana Rp 6 M | Cerita Pengemudi Ojek Online Tak Bisa Angkut Penumpang Saat PSBB | Kejagung Luncurkan Situs Covid-19 Terintegrasi dengan Kemenkes | Gugus Tugas Covid-19: Kapasitas Laboratorium Belum Memadai | Dokter Prancis Sebut Ruam Kulit sebagai Gejala Virus Corona | Kisah Maternity Shoot Mutia Ayu, Glenn Fredly Sempat Tak Mau Ikut | Daftar 10 Kiper Terbaik Dunia: Jan Oblak Ungguli Alisson Becker | Hyundai Beri Bantuan 50 Ribu Set APD dan Berencana Tes Drive-Thru | Heboh Vandalisme Saatnya Membakar, Polres Tangerang Bertindak | Bek Watford Dukung Penobatan Liverpool Sebagai Juara Liga Inggris | Jumlah Orang Kena Virus Corona di Kanada Diprediksi Naik | Najwa Shihab: Semua Momen Penting Saya Ada Glenn Fredly | Sempat Tertahan di Arab Saudi, 55 Jemaah Umrah Akhirnya Pulang | Selain Pergub Anies Baswedan Juga Terbitkan Kepgub PSBB, Isinya.. | Hari Pertama PSBB, Pelanggan Masih Makan di Warteg | Soal Gaji, Pemain Liga Inggris Merasa Dipojokkan Pemerintah | Nicolaus Daryanto, Sekjen Terakhir Sebelum PDI Menjadi PDIP | UFC 249 Dibatalkan, Nurmagomedov Unggah Surat Al Maidah Ayat 11 | Turun Gunung, Ini Kata Godfather of Vaccines tentang COVID-19 | Berikut Daftar Operasional Kereta Jarak Jauh Selama PSBB Jakarta | Virus Corona, Perdana Menteri Boris Johnson Keluar dari ICU | Restoran yang Buka Wajib Penuhi Aneka Syarat Selama PSBB Jakarta | Stigma Dokter Pembawa Virus Corona,Simak Tanggapan Pakar | Warga Pulau Pari Terpukul Corona: Nol Turis dan Harga Ikan Anjlok | Hari Paskah di Tengah Corona, Begini Imbauan Kemenag | Ketahui Gejala Awal Epilepsi pada Anak, Bisa Terjadi saat Tidur | Unggahan Pertama Mutia Ayu, Istri Glenn Fredly: Kangen Kamu | 5 Pemain Ini Diprediksi Tinggalkan Manchester United | PSBB Jakarta Berlaku, Gojek dan Grab Tak Lagi Angkut Penumpang | Pengamat: Jokowi Gamang, Seharusnya Tegas Larang Mudik Lebaran | Gaji Pemain NBA Dibayar Penuh pada 15 April, Lalu Dipotong | Jamin Pasokan Alat Medis, Indonesia Kerja Sama dengan 9 Negara | PSBB Jakarta, Begini PT Angkasa Pura II Atur Operasi 2 Bandaranya | Wabah Corona, Tinggal 8 Kereta Api yang Beroperasi di Yogyakarta | Update Corona DKI: 1.719 Positif, 82 Sembuh, dan 155 Meninggal | Dinyinyiri Roy Suryo, Maia Estianty: Sok Tahu dan Jangan Fitnah | Gunung Merapi Meletus Lagi, Kolom Erupsi Tiga Kilometer | Gorontalo Umumkan Kasus Pertama, 34 Provinsi Terpapar Covid-19 | Selain Glenn Fredly, Ini Pesohor yang Meninggal Akibat Meningitis | RSHS: Jenazah Pasien COVID-19 Tidak Menulari Lingkungan | Eks Sekjen Partai Demokrasi Indonesia, Nico Daryanto Meninggal | Intip Kedekatan Pandji Pragiwaksono dengan Glenn Fredly | PSBB, Fitur Ojol untuk Angkut Penumpang Hilang dari Aplikasi | Bursa Transfer: Atletico dan Sevilla Sama-sama Incar Bellerin | Orang Tua Paksa Anak Mudik saat Corona, Ini Cara Beri Penjelasan | Mike Tyson Heran Petarung MMA Tak Dapat Bayaran Seperti Petinju | Arjen Robben Cerita Istrinya Sesak Napas karena Virus Corona | Mendag Akui Harga Gula Naik Hingga 47 Persen dari HET | Bahaya COVID-19 di Ruangan Ber-AC, Epidemiolog: Masih Teori | Uni Eropa Rencana Turunkan Dana Bantuan Hentikan Virus Corona | Jokowi Gelontorkan Bansos Khusus untuk Masyarakat Lapis Bawah | Bursa Transfer: Real Madrid Pioritaskan Rekrut Eduardo Camavinga | Anak Suku Yanomami Amazon Positif Virus Corona, Salah Penambang? | Aura Kasih Kenang Glenn Fredly yang Ingin Ia Jadi Wanita Mandiri | AS Roma dan Lazio Siap Tampung Pedro Rodriguez dari Chelsea | PSBB di Jakarta, Begini Perawatan Mobil yang Nganggur di Rumah | PPNI: Perawat Rentan Terinfeksi Covid-19 Jika APD Tak Lengkap | PPNI Minta Penolak Pemakaman Jenazah Perawat Corona Dihukum | Christian Vieri Punya Anak Kedua dari Costanza Caracciolo | Pasangan Sedang Marah, Hadapi dengan Cara Ini | Kendaraan dari Bekasi ke DKI Menipis di Hari Pertama PSBB Jakarta | Bentuk Perhatian Glenn Fredly untuk Penyandang Disabilitas | La Liga: Konflik Barcelona Kian Menajam, 6 Direktur Pilih Mundur | PSBB, Berikut 9 Hal yang Harus Dipatuhi Rumah Makan | UFC 249 Dibatalkan, Reaksi Pertama Tony Ferguson: Oh, Wow | PPNI Kecam Penolakan Pemakaman Perawat yang Gugur Akibat Corona | Tahun Ini, Bulog Targetkan Serap 950 Ribu Ton Beras Petani | Hari 1 PSBB, Sebanyak 1000 Paket Sembako Dibagi di Kebayoran Lama | Melanggar Jam Malam, Ribuan Mobil di Yordania Disita | PSBB Jakarta Berlaku, Pimpinan DPRD: Jangan Sampai Ada Kelaparan | Mitos dan Fakta Meningitis, Penyakit yang Diderita Glenn Fredly | Pink Ungkap Gejala Covid-19 Anaknya, Ada Sakit Perut dan Diare | Penyesuaian Ibadah Saat Corona, Ma'ruf Amin: Bukan Cari Kemudahan | Wabah Corona, Warga Pulau Pari Cairkan Tabungan Belanja Sembako | TVRI Siarkan Program Belajar dari Rumah Mulai Pekan Depan | Sembuh dari Corona, Andrea Dian Akan Cerita Bagaimana Prosesnya | 5 Tips Merawat Baterai pada Mobil Listrik Agar Awet ala Hyundai | Akibat Virus Corona, Cina Larang Konsumsi Anjing | Hoax, Peneliti Harvard Ditangkap Karena Jual Virus Corona ke Cina | PSBB, Hanya 7 Kereta Jarak Jauh yang Berangkat dari Jakarta | Kapolri Soal APD Ekspor ke Korsel: Sudah Diperjanjikan Sejak Awal | Cristiano Ronaldo Pindah dari Istana Megahnya ke Villa Sewaan | Khofifah Minta Kades Pantau Isolasi Mandiri Warga Terlanjur Mudik | 82 Pasien Virus Corona di DKI Dinyatakan Sembuh Hingga Hari Ini | Positif Corona, 17 WNI Jamaah Tabligh di India Masih Dirawat | PSBB Jakarta, Pekerja Konstruksi Harus Tinggal di Mess | Nissan Kicks Kini Pakai Mesin Hybrid, Tampilan Lebih Keren | Harga Gula Melambung, Bos Bulog Persoalkan Izin Impor Telat | Haidar Bagir Unggah Glenn Fredly Berselawat dan Kirim Nasi Kebuli | Kabareskrim Jelaskan Kasus Dugaan Ekspor 1,2 Juta APD ke Korsel | Tak Kunjung Melarang Mudik, Ini Dua Alasan Jokowi Baru Menghimbau | Meledak di Langit, Roket Cina Gagal Orbitkan Satelit Palapa-N1 | PUPR Siapkan 3 Tower Tambahan untuk RS Darurat Wisma Atlet | Singapura Larang Penggunaan Zoom untuk Pengajaran Jarak Jauh | UFC Batalkan Ajang UFC 249 Setelah ESPN Turun Tangan | Anies Sebut Bantuan Sembako PSBB Jakarta Diserahkan Setiap Pekan | Tidak Servis Mobil Toyota Selama Pandemi Corona, Garansi Hangus? | PSBB Jakarta, Anies: Dilarang Bepergian Pakai Kendaraan Pribadi | Pasar Seni Ancol Buat Pertunjukan Daring Kebudayaan Betawi | Tangani Corona, Pemerintah Diminta Tiru Cara Koordinasi di Jerman | Satu Positif Covid, Peserta Ijtima Gowa asal Gorontalo Diisolasi | 5 Manfaat Daun Kelor untuk Perawatan Wajah, Cegah Penuaan Dini | Suzuki Hentikan Pabrik saat PSBB, Pasokan Berkurang 60 Persen | Menpan RB: ASN Mudik Itu Melanggar Disiplin Sedang Sampai Berat | PSBB Berlaku, Waktu Operasional 7 Kereta Jarak Jauh Dikurangi | Siapkan PSBB, Kota Depok Akan Guyur Bantuan Rp 250 Ribu per KK | Virus Corona, Perusahaan Cina Jual Alat Medis ke 70 Negara | BMKG Pastikan Berita Angin Utara Bawa Penyakit Hoax | Pemerintah Pangkas Tarif PPh Badan di Masa Corona, Tepatkah? | Pandemi Covid, Kemendikbud Percepat Pencairan KIP | Lionel Messi Bantah Hengkang ke Inter Milan dan Soal Ronaldinho | APPI Usahakan Gaji Pemain Liga 1 dan 2 Bulan Maret Dibayar Penuh | Toyota Fortuner Facelift Bergaya Land Cruiser, Meluncur Mei | Ini yang DIkecualikan Selama PSBB Jakarta Berlaku | WAGs: Mengenal Sosok Hiba Abouk, Kekasih Achraf Hakimi | Ridwan Kamil Siapkan Usulan Status PSBB untuk Bandung Raya | 6 Pilihan Makanan yang Baik untuk Dikonsumsi saat Perut Kosong | PSBB Jakarta, Ketua DPRD DKI: Keputusan Paling Bijak | Selama PSBB, Toyota Akan Hentikan Produksi Selama 5 Hari | Dikritik UEFA, Liga Belgia Tak Jadi Diakhiri, Brugge Belum Juara | Waketum IDI Jelaskan 3 Alasan Angka Kematian Covid-19 Tinggi | 100 Dokter Italia Meninggal Tangani Wabah Virus Corona | Cerita Kluster-kluster Penularan COVID-19 di Berbagai Negara | PSBB Jakarta, Aplikator Diminta Beri Keringanan ke Pengemudi Ojol | Dokter Ungkap Cara Cegah Meningitis | PSBB Jakarta, Warga Dilarang Makan di Restoran | PSBB, Ini Daftar Kereta dari Bandung yang Masih Beroperasi | APPI: Pemain Liga 2 Terima Gaji di Bawah UMR Akibat Pemotongan | Studi: Kesehatan Mental Pemain Bola Lebih Rentan Saat Corona | PSBB Jakarta, Wakil Wali Kota Jakut: Efektif Mulai Senin | Pandemi Corona, Polri Potong Anggaran Kerja Sama Luar Negeri | Penusukan Wiranto, Abu Rara Latihan Fisik dan Memanah di Kediri | FIFPro Nilai Arahan PSSI Soal Potong Gaji Pemain Liga Tak Lazim | Kolaborasi dengan Kris Jenner, Kim Kardashian Bikin Parfum | Pandemi Corona, Ketua ATP Ragu Jadwal Tenis Berlanjut Agustus | Liga Belarusia Terus Jalan di Tengah Corona, Ditonton Manekin | Baru Depok dan Kota Bekasi yang Lengkapi Syarat PSBB | Ketua Komisi I DPR Minta Pemerintah Beri Insentif Perusahaan Pers | Italia Minta Dana Obligasi Euro untuk Tangani Virus Corona | 18 Warga Tangsel Berstatus ODP dan PDP Corona Sembuh | Cuti Lebaran Digeser, Muhadjir: Insyaallah Covid-19 Tertangani | ICW Desak Jokowi Hentikan Pembahasan RUU Pemasyarakatan di DPR | Jokowi Ungkap Alasan Pemerintah Tak Larang Mudik | Said Aqil PBNU: Jangan Jerumuskan Diri dalam Kecelakaan | Anies Baswedan Terapkan PSBB, Ini Sanksi Bagi yang Melanggar | PSBB DKI Berlaku, Anies Baswedan Larang Ojol Bawa Penumpang | Update Covid-19 9 April: 3.293 Kasus, 252 Sembuh, 280 Meninggal | Pemerintah Geser Cuti Bersama Idul Fitri Jadi 28-31 Desember | Masih Bermalam di RS, Kondisi Boris Johnson Terus Membaik | Baru Keluar Dari Lapas, Pemuda di Depok Mengamuk di Warung Makan | Wabah Corona, Kawasaki Yogyakarta Beri Diskon hingga Rp 8 Juta | Kasus Positif Covid-19 di Indonesia Tembus 3.000 Orang | Protes Dewi Lestari kepada Glenn Fredly yang Tak Pernah Terucap | Jokowi Bicara Kemungkinan akan Larang Mudik Lebaran | Kesal Dituding Antikritik, Luhut Blak-blakan Curhat di Instagram | PSBB Jakarta, Anies: Dilarang Bepergian Pakai Kendaraan Pribadi | | | | | | | | | | |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Dunia yang Adil di Mata ISIS | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Senin, 24 Februari 2020 07:00 WIB

Dunia yang Adil di Mata ISIS | Berita Tempo Hari Ini

Dunia yang Adil di Mata ISIS

DOWNLOAD APP sumutkota.com

Didik Novi Rahmanto
Satuan Tugas Penindakan BNPT

Salah satu faktor yang mendorong orang-orang nekat bergabung dengan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) adalah kepercayaan terhadap konsep dunia yang adil (just world). Keyakinan ini, sebagaimana dijelaskan oleh Lerner M. J. dalam The Belief in a Just World (1980), merujuk pada kepercayaan bahwa dunia bekerja dengan cara yang konsisten dan adil dengan yang baik akan mendapat penghargaan dan yang jahat akan mendapat hukuman. Keadilan semacam ini dipercaya hanya bisa diwujudkan oleh ISIS, yang sedari awal mengaku sebagai khilafah yang akan mengembalikan kejayaan Islam. Ini berarti ISIS tak hanya menjanjikan surga, yang baru bisa digapai setelah mati, tapi juga kualitas hidup yang lebih baik di dunia ini.

Hal tersebut ditunjukkan dengan serangkaian propaganda ISIS yang menyebut mereka menyediakan lowongan pekerjaan serta sekolah, rumah sakit, air, dan listrik gratis. Janji-janji semacam ini menarik perhatian banyak orang, termasuk mereka yang tak tahu apa-apa soal ilusi khilafah yang menjadi "jualan" utama ISIS.

Beberapa dari orang-orang ini bahkan mengira perjalanan ke Irak dan Suriah tak lain seperti merantau ke negara lain, tempat mereka bisa bekerja dan menghasilkan uang untuk dikirim ke keluarganya di kampung halaman. Tapi, sampai di Suriah, mereka tak menemukan khilafah, melainkan kesusahan. Mimpi dan harapan untuk kehidupan yang lebih baik musnah sudah. Bahkan tak sedikit dari mereka yang menjadi korban kekejaman ISIS, terutama perempuan dan anak-anak.

Di antara ratusan warga negara Indonesia (WNI) bekas anggota ISIS itu tentu ada banyak yang masih menjadi penganut garis keras. Mereka adalah orang-orang yang telanjur jahat, bukan jihad. Mereka sudah memutuskan untuk tetap bertahan bersama ISIS, apa pun yang terjadi. Kembali ke Indonesia sama saja dengan menjual akidah dan menyerah kalah, sehingga mereka tak akan melakukannya. Beberapa percakapan WNI bekas ISIS di media sosial, seperti Facebook, Twitter, dan Instagram, yang diduga kuat berada di kamp Al Hol di Suriah, saling bersahutan mengingatkan kawan-kawannya untuk menolak pulang ke Indonesia dan lebih baik menunggu para "ikhwan" datang menyelamatkan mereka. Mereka khawatir, kepulangan mereka hanya akan menjadi bahan ejekan dan tertawaan, terutama dari orang-orang yang mereka sebut "pendengki".

Meski telah kalah dan pemimpin tertingginya, Abu Bakar al Baghdadi, tewas, ISIS tetap menjadi ancaman yang berbahaya. Apalagi belum lama ini juru bicara mereka, Abu Hamzah al Quraisy, telah menyebarkan dokumen yang berisi seruan untuk bersiap melakukan serangan balasan.

Untuk para WNI garis keras ini, tentu pemerintah harus bertindak tegas dengan menolak kepulangan mereka. Potensi bahaya yang mereka bawa sangat besar dan kita tak mau mengambil risiko untuk itu.

Kita perlu mendukung upaya pemerintah untuk melakukan pemetaan profil perorangan (profiling) yang lengkap terhadap para WNI mantan ISIS. Dengan demikian, kita bisa memberi pertolongan kepada mereka yang membutuhkan dan memberi hukuman kepada mereka yang memang layak mendapatkannya.

Repatriasi atau pemulangan eks ISIS bukan hanya masalah pemerintah Indonesia. Negara-negara lain yang warganya terperangkap di kamp penampungan juga mengalami hal serupa. Beberapa dari negara itu mulai memberlakukan perlakukan khusus untuk kebijakan repatriasi. Belanda, misalnya, hanya memulangkan anak-anak, dan orang tua mereka tak boleh ikut serta. Itu pun dengan syarat anak-anak itu harus mengikuti program deradikalisasi.

Bagaimana dengan Indonesia? Memulangkan WNI eks ISIS memang berpotensi besar membawa bahaya laten terorisme sehingga, dengan pertimbangan keamanan dalam negeri, pemerintah tak perlu berinisiatif untuk menjemput mereka. Meski begitu, kita tetap perlu meningkatkan kesiapsiagaan di dalam negeri, yang dimulai dengan profiling menyeluruh terhadap setiap WNI eks ISIS, khususnya terhadap potensi kerentanan mereka, sehingga kita bisa segera menentukan pola penanganannya. Ini dilanjutkan dengan menyiapkan sistem pengadilan untuk proses hukum para bekas kombatan.

Untuk yang diputuskan tak diproses secara hukum, seperti perempuan dan anak-anak, mereka tetap disiapkan untuk mengikuti tahap deradikalisasi dan rehabilitasi dengan bantuan dari Kementerian Sosial, khususnya dalam hal penempatan, yakni di Balai Rehabilitasi Sosial Anak Memerlukan Perlindungan Khusus Handayani serta Rumah Perlindungan dan Trauma Center Bambu Apus. Selain itu, kita perlu melakukan resosialisasi dan reintegrasi yang ditujukan untuk memandu masyarakat agar siap menerima para eks ISIS ini kembali ke tengah-tengah mereka lagi.

Pemerintah juga perlu segera menerbitkan peraturan pemerintah mengenai deradikalisasi, khususnya untuk bekas kombatan. Mekanisme penegakan hukum tentu bisa diberikan kepada mereka, tapi hanya jika mereka sudah tertangkap. Peraturan ini diperlukan untuk menjadi landasan penanganan terhadap mereka yang belum tertangkap atau belum diproses secara hukum.

Dalam skala yang lebih besar, kita juga perlu lebih serius mengambil sikap tegas untuk praktik-praktik intoleransi dan diskriminasi. Keduanya adalah wadah untuk persemaian radikalisme dan terorisme. Jika tak segera diatasi, repatriasi ini hanya memindahkan para bekas ISIS ke lain kubangan, bukan mengentaskan mereka dari jurang kesengsaraan.

 


Dunia yang Adil di Mata ISIS | Bang Naga | on Senin, 24 Februari 2020 07:00 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Dunia yang Adil di Mata ISIS
Description: Salah satu faktor yang mendorong orang-orang nekat bergabung dengan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) adalah kepercayaan terhadap konsep dunia yang adil (just world).
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1311304/dunia-yang-adil-di-mata-isis.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Server Pulsa Online
» Cerita Kala Najwa Mencoba Menyangkal Mangkatnya Glenn Fredly
» Mentan Sebut Animo Belanja di Pasar Mitra Tani Meningkat
» Messi Bantah Keluarkan Rp25 Miliar untuk Jaminan Ronaldinho
» PSBB di DKI Berlaku, Tjahjo Imbau ASN Kerja dari Rumah
» 5 Cara Nikmati Gunung Everest Tanpa Pendakian Melelahkan
» #PillowChallenge, Saat Bantal Jadi Busana
» PPNI Kecam Penolakan Pemakaman Jasad Perawat Positif Corona

Karir


Lirik


Nasional

» Gempa Bumi Hari Ini

menu


Tempo LIPUTAN DAIRI Contack Me Zodiak
© 2017 - 2020 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

DMCA.com Protection Status

DOWNLOAD APP sumutkota.com




Page loads : seconds