Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2020
97 WNA Jamaah Tabligh Masjid Kebon Jeruk Diisolasi di Wisma Atlet | Wabah Covid-19, Artha Graha Bangun Rumah Sakit Lapangan | Earth Hour, Kantor Pemerintah di Jaksel Padamkan Lampu 1 Jam | Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Sigi, Nihil Tsunami | Update Corona 28 Maret: 1.155 Kasus, 59 Sembuh, 102 Meninggal | Toyota Fortuner 2020 Makin Mentereng, Lampu Bergaya Land Cruiser | Makanan yang Dianjurkan saat Isolasi Mandiri, Hindari Gorengan | 3 Positif COVID-19, Ratusan Orang Diisolasi di Masjid Kebon Jeruk | Sebaran COVID-19 di Kabupaten Tangerang Meluas, Ini Rinciannya | Antisipasi Corona, Sistem Belajar Lemdiklat Polri Dikaji Diubah | PDP Virus Corona, Anggota DPR PDIP Imam Suroso Meninggal | Mike Tyson Ungkap Satu-satunya Lawan yang Bisa Menahan Pukulannya | Wabah Corona, Pengusaha Konveksi PIK Pulogadung Produksi APD | Korban Tewas Italia Akibat Infeksi Virus Corona Capai Rekor | | | | | | | | | | |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

700 TNI AD Isi Koramil di Papua Barat, KontraS: Perburuk Kondisi | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Kamis, 13 Februari 2020 06:02 WIB

700 TNI AD Isi Koramil di Papua Barat, KontraS: Perburuk Kondisi | Berita Tempo Hari Ini

Prajurit Kostrad TNI AD melakukan yel-yel saat upacara Peresmian Satuan Baru dan Perubahan Nama Satuan TNI di Sorong, Papua Barat, 11 Mei 2018. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

DOWNLOAD APP sumutkota.com

SUMUTkota.com, Jakarta - Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Feri Kusuma menyayangkan langkah pemerintah menambah markas Komando Rayon Militer (Koramil) di Papua Barat.

Feri menilai tindakan ini justru menegaskan pendekatan pemerintah tak memiliki terobosan baru dalam menyelesaikan masalah Papua. "Tidak inovatif. Pemerintah semakin mengukuhkan pendekatan keamanan. Pendekatan model lama ini sudah barang tentu akan memperburuk kondisi HAM di Papua," kata Feri saat dihubungi Tempo, Rabu, 12 Februari 2020.

Feri menilai langkah ini bukan malah memperbaiki suasana di Papua yang kerap memanas. Kehadiran koramil baru, kata dia, malah memanaskan kondisi di sana. Upaya ini seakan kebalikan dari langkah-langkah yang seharusnya dilakukan pemerintah untuk meredam kondisi di Papua.

"Seharusnya yang dilakukan adalah menarik pasukan keamanan di Papua, dan melakukan dialog damai," kata Feri.

Belakangan, sebanyak 700 personel TNI AD dikirimkan ke Papua Barat, untuk mengisi markas-markas koramil yang baru dibuat di sana. Tempat baru ini disebut Pos Koramil Persiapan. Para anggota TNI akan menjalankan tugas di sana selama 1 tahun ke depan.

Kodam XVIII/Kasuari saat ini baru berusia 3 tahun. Kebutuhan personel baru tercukupi 39 persen. Program BKO Koramil Persiapan merupakan upaya untuk memenuhi kebutuhan personel teritorial.



700 TNI AD Isi Koramil di Papua Barat, KontraS: Perburuk Kondisi | Bang Naga | on Kamis, 13 Februari 2020 06:02 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: 700 TNI AD Isi Koramil di Papua Barat, KontraS: Perburuk Kondisi
Description: KontraS mengkritik langkah militer yang malam membentuk koramil baru di Papua Barat.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1306916/700-tni-ad-isi-koramil-di-papua-barat-kontras-perburuk-kondisi.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Server Pulsa Online
» Ulama Minta Madura Tempuh Lockdown untuk Cegah Corona
» Miller Frustrasi MotoGP Ditunda karena Corona
» Maklumat Emil ke RT/RW: Memaksa Mudik, Jadikan Sebagai ODP
» Relawan Inggris Pakai Printer 3D Buat Masker Cegah Corona
» Bruno Fernandes Sebut Ronaldo Bantu Wujudkan Impian di MU
» Rusia Menutup Perbatasan untuk Perlambat Penularan Corona
» Gara-gara Corona, Belasan Ribu Teken Petisi Skripsi Dihapus

Karir


Lirik


Nasional

» Gempa Bumi Hari Ini

menu


Tempo LIPUTAN DAIRI Contack Me Zodiak
© 2017 - 2020 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

DMCA.com Protection Status

DOWNLOAD APP sumutkota.com




Page loads : seconds