Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2020
Earth Hour, Kantor Pemerintah di Jaksel Padamkan Lampu 1 Jam | Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Sigi, Nihil Tsunami | Update Corona 28 Maret: 1.155 Kasus, 59 Sembuh, 102 Meninggal | Toyota Fortuner 2020 Makin Mentereng, Lampu Bergaya Land Cruiser | Makanan yang Dianjurkan saat Isolasi Mandiri, Hindari Gorengan | 3 Positif COVID-19, Ratusan Orang Diisolasi di Masjid Kebon Jeruk | Sebaran COVID-19 di Kabupaten Tangerang Meluas, Ini Rinciannya | Antisipasi Corona, Sistem Belajar Lemdiklat Polri Dikaji Diubah | PDP Virus Corona, Anggota DPR PDIP Imam Suroso Meninggal | Mike Tyson Ungkap Satu-satunya Lawan yang Bisa Menahan Pukulannya | Wabah Corona, Pengusaha Konveksi PIK Pulogadung Produksi APD | Korban Tewas Italia Akibat Infeksi Virus Corona Capai Rekor | | | | | | | | | | |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Temui OJK Selama 2,5 Jam, Korban Jiwasraya: Mengecewakan | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Rabu, 12 Februari 2020 13:04 WIB

Temui OJK Selama 2,5 Jam, Korban Jiwasraya: Mengecewakan | Berita Tempo Hari Ini

Para korban PT Asuransi Jiwasraya memutuskan duduk di lantai setelah dilarang naik ke Kantor Otoritas Jasa Keuangan, Wisma Mulia II, Jakarta. Kamis, 6 Februari 2020. Tempo/Caesar Akbar

DOWNLOAD APP sumutkota.com

SUMUTkota.com, Jakarta - Nasabah PT Asuransi Jiwasraya (Persero) yang tergabung dalam grup Forum Korban Jiwasraya pada hari ini kembali mendatangi Gedung Otoritas Jasa Keuangan atau OJK. Usai pertemuan dengan perwakilan OJK para nasabah masih belum merasa puas karena belum menemukan titik terang pengambilan dana asuransi mereka.

"Mengecewakan. Karena seharusnya sudah tahu ada masalah sejak 2013, tapi kok diloloskan juga?" kata salah satu korban gagal bayar Jiwasraya, Agusjaya di Gedung OJK Jakarta, Rabu, 12 Februari 2020.

Agusjaya mengeluhkan sikap OJK yang tidak bisa memberikan rasa aman bagi nasabah. "Tidak ada proteksi segala macam kepada konsumen. Statement dia gak ada schedule, kapan harus dibayarkan (polis asuransi), tidak ada," ucapnya. Ia menilai OJK sebagai pengawas tidak melakukan tugasnya dengan baik.

Pada kesempatan yang sama, Ida Tumota mendesak dan menuntut OJK untuk mengambil sikap dan kebijaksanaan agar dengan mekanisme dan cara apapun. "Tunggakan klaim kami agar segera dibayar sekaligus, tunai dan tuntas, demi menjaga pemulihan kepercayaan masyarakat kepada sistem keuangan di Indonesia," kata Ida, korban gagal bayar Jiwasraya lainnya.

Lebih jauh Ida juga mengimbau pihak-pihak terkait tidak mengeluarkan pernyataan yang menyakitkan hati. Sebaliknya, ia meminta pemerintah seperti Menteri Keuangan Sri Mulyani, Kementerian BUMN, dan OJK tegas menyebutkan kapan polis asuransi Jiwasraya nasabah dibayarkan.

Sejumlah nasabah gagal bayar Jiwasraya hari ini bertemu dengan Deputi Komisioner Hubungan Masyarakat dan Manajemen Strategis OJK Anto Prabowo. Pertemuan secara tertutup itu berlangsung selama sekitar 2 jam 30 menit.

Saat pertemuan selesai, Anto tidak mengeluarkan satu kata pun. Ketika keluar dari ruang pertemuan, Anto langsung dikawal menuju pintu darurat.

Machril yang juga korban Jiwasraya menjelaskan dalam pertemuan itu, pihak OJK hanya mencatat. Dia berharap ada hasil jawaban yang lebih memuaskan. "Mereka menampung keluhan kita ya masih mau diteruskan lagi, sedangkan ini bukan pucuk pimpinan OJK. Kami masih nunggu juga semoga ada jawaban yang memuaskan dari buat nasabah," ujar Machril.

Jiwasraya sebagaimana diketahui telah banyak melakukan investasi pada aset-aset dengan risiko tinggi untuk mengejar keuntungan tinggi, di antaranya penempatan saham sebanyak 22,4 persen senilai Rp 5,7 triliun dari aset finansial. Dari jumlah itu, lima persen dana ditempatkan pada saham perusahaan dengan kinerja baik, sisanya 95 persen dana ditempatkan di saham yang berkinerja buruk.

Selain itu, penempatan reksa dana sebanyak 59,1 persen senilai Rp 14,9 triliun dari aset finansial. Dari jumlah tersebut, 2 persennya dikelola oleh manajer investasi dengan kinerja baik. Sementara 98 persen dikelola oleh manajer investasi dengan kinerja buruk. Walhasil Jiwasraya hingga Agustus 2019 menanggung potensi kerugian negara sebesar Rp 13,7 triliun.

ANTARA



Temui OJK Selama 2,5 Jam, Korban Jiwasraya: Mengecewakan | Bang Naga | on Rabu, 12 Februari 2020 13:04 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Temui OJK Selama 2,5 Jam, Korban Jiwasraya: Mengecewakan
Description: "Mengecewakan. Seharusnya sudah tahu ada masalah sejak 2013, tapi kok diloloskan juga?" kata salah satu korban gagal bayar Jiwasraya, Agusjaya.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1306635/temui-ojk-selama-25-jam-korban-jiwasraya-mengecewakan.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Server Pulsa Online
» Maklumat Emil ke RT/RW: Memaksa Mudik, Jadikan Sebagai ODP
» Relawan Inggris Pakai Printer 3D Buat Masker Cegah Corona
» Bruno Fernandes Sebut Ronaldo Bantu Wujudkan Impian di MU
» Rusia Menutup Perbatasan untuk Perlambat Penularan Corona
» Gara-gara Corona, Belasan Ribu Teken Petisi Skripsi Dihapus
» Gempa Magnitudo 5,8 di Sigi, Tak Berpotensi Tsunami
» Wander Luiz Positif Corona, Umuh Minta Pemain Persib Disiplin

Karir


Lirik


Nasional

» Gempa Bumi Hari Ini

menu


Tempo LIPUTAN DAIRI Contack Me Zodiak
© 2017 - 2020 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

DMCA.com Protection Status

DOWNLOAD APP sumutkota.com




Page loads : seconds