Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2020
Liga 1 2020 Dimulai: Menanti Debut 4 Pelatih Asing | Liga 1 Sabtu Hari Ini: Preview Persiraja Vs Bhayangkara FC | Tingkatkan Fungsi Otak dengan Alpukat | Bea Cukai: Ponsel Ilegal Masuk RI Paling Banyak dari Cina | Maia Estianty Senang Bertemu Jose Mari Chan, Netizen Bernostalgia | Punya Dapur Mungil? Ini 7 Tips Agar Terlihat Nyaman Bikin Betah Masak | Virus Corona, Tokyo Disneyland dan DisneySea Tutup Sementara | Virus Corona, Pameran Otomotif Geneva Motor Show 2020 Dibatalkan | Jadwal Bola Sabtu: Liga 1, Liga Inggris, Liga Spanyol, Serie A | Politikus Gerindra Minta Menteri Tito Bikin Desk Virus Corona | Guru VIral Pukul Murid di SMAN 12 Bekasi Dimutasi ke Cibarusah | Setelah Raih Grand Master, Novendra Priasmoro Juarai Liberec Open | Virus Corona Meluas, Sri Mulyani Beberkan Jurus Perkuat Ekonomi | Jepang Lobi Libanon Bawa Kembali Carlos Ghosn ke Tokyo | Jadwal Proliga 2020 Sabtu: 3 Laga Seru Putaran 2, Live INEWS TV | Kerugian Akibat Penghentian Umrah Diperkirakan Lebih dari Rp 1 T | Rizky Febian Sukses Bikin Histeris Penonton BNI Java Jazz 2020 | Liga 1 2020 Sabtu Ini: Prediksi Persebaya Vs Persik Kediri | 7 Mitos Keperawanan, Faktanya Tak Semua Wanita Punya Selaput Dara | PM Boris Johnson Sebut Penanganan Virus Corona Jadi Prioritas | Galang Hendra Pratama Siap Debut di WorldSSP 600 Australia | Memahami 3 Tipe Senyum dan Artinya | Daftar 10 Pemain Liga 1 2020 dengan Harga Tertinggi | Jadwal Liga 1 Sabtu: 3 Laga Pembuka, Ada Persebaya Vs Persik | Hasil Bola Sabtu Dinihari: Liga Inggris, Liga Europa, La Liga | Fraksi PDIP Sebut DKI Belum Maksimal Antisipasi Banjir Jakarta | Jelang Usia 60 Tahun, Chintami Atmanegara Bagi Tips Awet Muda | Banjir Muara Gembong Bekasi Surut, Dapur Umum Tetap Dibuka | Terkait Virus Corona, BI Yakin Ekonomi Membaik Semester II | Momen Virus Corona, Pabrik Masker Ilegal Raup Omzet Fantastis | Larangan Umrah, Kemenag Sulsel Nilai Itu Langkah Positif | Saran Analis untuk Investor Saat IHSG Jeblok | Komite Penyelamat Desak Empat Dewan Pengawas TVRI Mundur | Menaker Sebut Kartu Pra Kerja untuk Calon Pekerja Migran | Virus Corona, Wishnutama Geber Insentif Pariwisata Maret | BKSDA Aceh Selamatkan Gajah Terjerat | Bangkit dari Duka, BCL Nyanyi Lagi Didampingi Para Sahabat | BMKG Peringatkan Potensi Gempa dan Tsunami Besar di Sukabumi | Bangkit dari Duka, BCL Nyanyi Lagi Didampingi Para Sahabat | WHO: Salah Fatal Jika Beranggapan Tak Akan Terkena Virus Corona | Agamanya Jadi Perbincangan, Manohara: Saya Kristen | Vitalia Sesha Mengaku Baru Coba Ekstasi, Polisi akan Tes Rambut | Cerita Seorang Jemaah Umrah Indonesia yang Tertahan di Malaysia | PSI Sebut Anies Baswedan Jadikan Banjir Panggung Politik | KJRI Jeddah Tepis Kabar Bandara Arab Saudi Akan Dibuka Lagi Maret | Tahlilan di KL, Adik Ashraf Sinclair: Jaga Umi, Kakak Ipar, Noah | Begini Produsen Masker Ilegal Manfaatkan Momen Wabah Virus Corona | | | | | | | | | | |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Kata Peneliti Diet Lebih Berbahaya dari Obesitas, Cek Alasannya | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Minggu, 19 Januari 2020 20:51 WIB

Kata Peneliti Diet Lebih Berbahaya dari Obesitas, Cek Alasannya | Berita Tempo Hari Ini

Ilustrasi diet dan metabolism by Boldsky

DOWNLOAD APP sumutkota.com

SUMUTkota.com, Jakarta - Obesitas memang berbahaya seiring meningkatnya risiko terkena penyakit mematikan, seperti jantung, stroke, diabetes tipe 2, dan kanker. Namun, mengikuti diet ketat untuk menghindari kelebihan berat badan mungkin lebih mematikan.

Orang-orang memangkas kalori dan nutrisi agar berat badan tetap sehat. Tetapi, cara yang mereka lakukan mungkin memiliki efek negatif yang lebih besar daripada kelebihan berat badan, seperti diungkap dalam Fatherly.

Sebuah penelitian dalam jurnal Nature menjelaskan ketika orang mencoba menambah atau menurunkan beberapa kilogram, banyak perubahan terjadi dalam tubuh yang berpengaruh pada tekanan darah, gula darah, kolesterol, dan mikrobioma. Ketika seseorang mengubah bobot, mikroba di usus membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri.

Penambahan berat badan memungkinkan mikroba yang mendukung penambahan berat badan untuk tumbuh. Tetapi, ketika orang mulai menurunkan berat badan secara drastis dengan membatasi makanan tertentu, mikroba usus perlahan merespons perubahan.

Efek pertambahan dan pengurangan berat badan drastis dari diet ketat juga dapat membahayakan kesehatan mental. Ketika orang gagal menurunkan berat badan meski mencoba makan lebih sedikit, mereka berisiko lebih tinggi mengalami depresi dan rasa percaya diri yang rendah.

Dampak mematikan lain terbentuknya lemak berbahaya. Pola makan yang tidak sehat membantu meningkatkan lemak visceral atau lemak perut yang berkontribusi terhadap penyakit jantung, diabetes, dan peradangan. Orang-orang dapat mencapai berat badan yang sehat bahkan tanpa diet ketat yang memaksa untuk secara signifikan mengurangi asupan kalori.

Untuk menghindari kenaikan berat badan, bergeraklah aktif dan temukan pola makan seimbang dengan melatih kontrol porsi dan memilih makanan yang tepat yang dibutuhkan tubuh. Demikian dilansir dari Medical Daily.



Kata Peneliti Diet Lebih Berbahaya dari Obesitas, Cek Alasannya | Bang Naga | on Minggu, 19 Januari 2020 20:51 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Kata Peneliti Diet Lebih Berbahaya dari Obesitas, Cek Alasannya
Description: Obesitas dianggap membahayakan kesehatan. Padahal, diet ketat untuk menjaga berat badan pun tak kalah berbahaya. Ini sebabnya.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1297072/kata-peneliti-diet-lebih-berbahaya-dari-obesitas-cek-alasannya.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Server Pulsa Online
» BMKG Sebut Jakarta Siaga Hujan Lebat Hari Ini
» Ramos Amat Bahagia Tampil Terbanyak di El Clasico
» OJK Klaim Punya Jurus Atasi 'Infeksi' Virus Corona pada IHSG
» Leicester City Kalah dari Norwich City di Carrow Road
» Jokowi Ungkap Alasan Microsoft Dkk Mau Buat Pusat Data di RI
» Trump Klaim Ancaman Virus Corona di AS Minim
» Konsumsi Alkohol pada Ibu Hamil Ganggu Fungsi Kognitif Anak

Karir


Lirik


Nasional

» Gempa Bumi Hari Ini

menu


Tempo LIPUTAN DAIRI Contack Me Zodiak
© 2017 - 2020 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

DMCA.com Protection Status

DOWNLOAD APP sumutkota.com




Page loads : seconds