Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2020
Hasil La Liga Spanyol: Barcelona vs Eibar 5-0, Messi Borong 4 Gol | Korban Tewas 7 Orang, Polda DIY Selidiki Tragedi Sungai Sempor | Istana Sebut Aturan Upah di Omnibus Law agar Investor Tak Pergi | Jumlah Korban Susur Sungai Sempor Bertambah Menjadi 7 Orang | Hampir 4.000 Honda PCX Ditarik, Ini Kata Kemenhub | Orator Demo PA 212 Desak Ahok Mundur, Ini Kata Erick Thohir | Penjelasan Kepala Sekolah SMPN 1 Turi Soal Musibah Susur Sungai | Tragedi Sungai Sempor, Sultan HB X: Sekolah Tanggung Jawab | Ahok Awasi Langsung Laporan Publik Soal Dugaan Suap di Pertamina | Sandiaga Tertawa Tanggapi Usulan Menteri Muhadjir, Begini Katanya | Greysia / Apriyani ke Semifinal Barcelona Spain Masters 2020 | | | | | | | | | |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

LBH Jakarta Kritik Jokowi Gunakan BIN Dekati Penolak Omnibus Law | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Minggu, 19 Januari 2020 19:15 WIB

LBH Jakarta Kritik Jokowi Gunakan BIN Dekati Penolak Omnibus Law | Berita Tempo Hari Ini

Sejumlah massa buruh yang tergabung dalam Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak) saat menggelar aksi menolak Omnibus Law RUU Cilaka di depan Gedung DPR/DPD/MPR RI, Jakarta, Senin, 13 Januari 2020. TEMPO/M Taufan Rengganis

DOWNLOAD APP sumutkota.com

SUMUTkota.com, Jakarta-Ketua Lembaga Bantuan Hukum Jakarta Arif Maulana mengkritik  Presiden Joko Widodo yang meminta Badan Intelejen Nasional, Kapolri, dan Kejaksaan untuk mendekati organisasi-organisasi penolak  omnibus law. Menurutnya, bila lembaga-lembaga tersebut yang ditugaskan mendekati, yang terjadi bukannya diskusi, melainkan intimidasi.

“Ya itu teman-teman yang menolak omnibus law, tolong diajak diskusi. Tapi yang disuruh siapa? BIN, polisi, jaksa. Ini diskusi atau intimidasi?” ujar Arif di kantor Lembaga Bantuan Hukum Jakarta, Ahad 19 Januari 2020.

Arif berujar pendekatan oleh alat kekuasaan itu menegaskan bahwa rakyat tak boleh mengkritisi kebijakan pemerintah. Sehingga dibangun pemahaman bahwa penolakan terhadap omnibus law adalah pemikiran yang keliru.

Sebelumnya Jokowi meminta Kapolri, Kepala BIN, Jaksa Agung, dan juga seluruh kementerian/lembaga terkait agar menjaga pola komunikasi dengan organisasi-organisasi yang terkait dengan omnibus law. Ia meminta agar pendekatan tetap dilakukan kepada organisasi-organisasi tersebut.

"Sehingga berjalan paralel antara nanti pengajuan di DPR dan pendekatan-pendekatan dengan organisasi-organisasi yang ada," kata Jokowi.

Menurut Arif Maulana, pembentukan aturan seharusnya menyertakan stakeholder. Salah satunya adalah masyarakat yang nantinya akan terdampak. Namun sejauh ini, ia melihat yang terlibat hanya orang-orang tertentu sehingga cenderung diskriminatif.

Arif berpendapat pembentukan omnibus law ugal-ugalan. Seperti halnya Undang-undang KPK yang berjalan sangat cepat, peraturan sapu jagat ini juga berpotensi sama karena harus selesai dalam seratus hari. “Ini aturan dari mana?" katanya.



LBH Jakarta Kritik Jokowi Gunakan BIN Dekati Penolak Omnibus Law | Bang Naga | on Minggu, 19 Januari 2020 19:15 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: LBH Jakarta Kritik Jokowi Gunakan BIN Dekati Penolak Omnibus Law
Description: Menurut LBH, jika yang ditugaskan mendekati penolak omnibus law BIN, Polri dan Kejaksaan, yang terjadi bukannya diskusi, melainkan intimidasi.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1297045/lbh-jakarta-kritik-jokowi-gunakan-bin-dekati-penolak-omnibus-law.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Server Pulsa Online
» Kalah dari Chelsea, Mourinho Tolak Jabat Tangan Lampard
» Fitur dan Daftar Perangkat Apple yang Nikmati iOS 13.4 Beta
» Messi Quattrick, Barcelona Hajar Eibar 5-0 di Liga Spanyol
» Satu Polisi Hong Kong Positif Corona, 59 Lain Dikarantina
» Dua Juta Bidang Lahan Belum Bersertifikat di Aceh
» Kontroversi Laga Chelsea vs Tottenham di Liga Inggris
» Tips Memulai Seks untuk Para Perempuan

Karir


Lirik


Nasional

» Gempa Bumi Hari Ini

menu


Tempo LIPUTAN DAIRI Contack Me Zodiak
© 2017 - 2020 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

DMCA.com Protection Status

DOWNLOAD APP sumutkota.com




Page loads : seconds