Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2020
RUU Cipta Kerja Bermasalah, Gerindra Menduga... | Persebaya Juara Piala Gubernur Jatim 2020, Khofifah: Mereka Layak | Korban Tewas Tertimpa Tembok Hamil Muda 2 Bulan | KPK Stop Penyelidikan 36 Kasus, ICW: Jangan Sampai Abuse of Power | Suku Bunga BI Turun, Airlangga Harap Perbankan Menyesuaikan | Pimpinan KPK Firli Cs Hentikan Penyelidikan 36 Kasus | Ikatan Ahli Arkeolog Angkat Bicara Terkait Polemik Monas | Takziah di Rumah BCL, Syahrini Tidak Copot Heelsnya | Kantong Plastik Kena Cukai, Konsumen Bisa Bayar Rp 500 per Lembar | Live Streaming dan Hasil: PSCS Cilacap Vs Persib Bandung | Live Streaming dan Hasil: Final Persebaya Vs Persija | Hasil Bola Uji Coba: Persib Bandung Takluk 1-3 dari PSCS Cilacap | Virus Corona: Ilmuwan 9 Negara Bela Kolega di Wuhan, Ada Apa? | Sebelum Meninggal, Ashraf Sinclair Lepas Startup untuk Keluarga | Kalina Ocktaranny Pamer Foto Mesra Bareng Pengacara: Jadi Imamku | | | | | | | | | | |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Lebak Sediakan Huntara untuk Korban Banjir dan Longsor | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Minggu, 19 Januari 2020 16:49 WIB

Lebak Sediakan Huntara untuk Korban Banjir dan Longsor | Berita Tempo Hari Ini

Sejumlah warga membersihkan barangnya yang kotor akibat terendam banjir di Kampung Susukan, Lebak, Banten, Selasa 14 Januari 2020. Warga terdampak banjir bandang mengeluhkan air dirumahnya hingga kini masih kotor dan berlumpur hingga sulit membersihkan barang dan perabot rumah tangga. ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas

DOWNLOAD APP sumutkota.com

SUMUTkota.com, Lebak - Pemerintah Kabupaten Lebak menyediakan lokasi hunian sementara atau huntara bagi warga korban banjir bandang dan longsor yang kondisi rumahnya rusak berat atau hanyut.

"Kami menyediakan lokasi huntara itu di dua tempat," kata Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya di Lebak, Sabtu, 19 Januari 2020.

Lokasi huntara pertama berada di Depo Pendidikan Latihan dan Pertempuran (Dodiklatpur) Resimen Induk Kodam (Rindam) III/Siliwangi yang terletak di Desa Ciuyah, Kecamatan Sajira. Sedangkan yang kedua berada di rumah susun sewa atau rusunawa di Desa Kadu Agung Barat, Kecamatan Cibadak. Kedua lokasi tersebut sudah berkoordinasi dengan TNI, Polri dan relawan.

Bagi korban tidak tinggal di lokasi huntara, kata Iti, sebenarnya akan diberikan dana tunggu hunian (DTH) dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebesar Rp 500 ribu per keluarga perbulan. Namun, pemberian DTH itu dibatalkan karena jumlahnya mencapai ribuan orang dan tidak ada rumah yang bisa disewakan dalam jumlah yang banyak di Kabupaten Lebak.

“Kami minta semua warga pengungsi yang menjadi korban banjir bandang itu lebih baik tinggal di huntara," kata Iti.

Di sisi lain, kata Iti, pihaknya sudah menjalin kerja sama dengan Badan Geologi untuk menetapkan relokasi bagi warga korban banjir. Penetapan kawasan relokasi itu harus bebas dari ancaman bencana alam.

Saat ini, jumlah rumah yang rusak akibat banjir bandang tercatat 1.649 unit terdiri dari 1.110 unit rusak berat, rusak sedang 230 unit, dan rusak ringan 309 unit. Warga yang terdampak bencana alam itu tersebar di enam kecamatan antara lain Kecamatan Lebak Gedong, Cipanas, Sajira, Maja, Curugbitung dan Cimarga.

"Kami juga mengapresiasi penanggulangan bencana itu berkat kerja keras TNI, Polri, relawan sehingga warga korban banjir bisa tinggal di pengungsian," kata Iti.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Lebak Wawan Hermawan mengatakan pihaknya akan mengumumkan hasil data verifikasi warga korban bencana banjir bandang dan longsor pekan depan. Verifikasi itu akan menjadi acuan pemberian dana stimulan untuk rumah rusak berat Rp 50 juta, rusak sedang Rp 25 juta dan rusak ringan Rp 10 juta.

Wawan mengatakan verifikasi itu untuk memastikan agar benar-benar program tersebut sesuai dengan tingkat kerusakan rumah juga lokasi mereka. Apakah mereka itu berada di kawasan proyek Waduk Karian atau tidak masuk proyek waduk.

Selain itu, apakah rumah mereka bisa dihuni pasca-bencana banjir dan longsor itu. "Kami berharap verifikasi itu benar-benar tepat sasaran, karena penialiannya melibatkan instansi terkait," kata Wawan.



Lebak Sediakan Huntara untuk Korban Banjir dan Longsor | Bang Naga | on Minggu, 19 Januari 2020 16:49 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Lebak Sediakan Huntara untuk Korban Banjir dan Longsor
Description: Saat ini, jumlah rumah yang rusak akibat banjir dan longsor di Lebak tercatat 1.649 unit.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1297005/lebak-sediakan-huntara-untuk-korban-banjir-dan-longsor.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Server Pulsa Online
» Pilkada 2020, PDIP Yakin Tak Ada Lawan di 6 Daerah di Jateng
» Persiraja Minta Tak Tampil Malam Jumat di Liga 1 2020
» Saiful Ilah Luruskan Kabar soal Uang ke Deltras Sidoarjo
» DPR Ingin Ormas Islam Ikut Kaji RUU Ketahanan Keluarga
» Iwan Bule: Presiden Jokowi Ingin Liga 1 Tepat Jadwal
» BOPI Pastikan Rekomendasi Liga 1 2020 Terbit Besok
» Walhi Nilai Omnibus Law Rampas Hak Rakyat atas Lingkungan

Karir


Lirik


Nasional

» Gempa Bumi Hari Ini

menu


Tempo LIPUTAN DAIRI Contack Me Zodiak
© 2017 - 2020 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

DMCA.com Protection Status

DOWNLOAD APP sumutkota.com




Page loads : seconds