Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2020
Persebaya Juara Piala Gubernur Jatim 2020, Khofifah: Mereka Layak | Korban Tewas Tertimpa Tembok Hamil Muda 2 Bulan | KPK Stop Penyelidikan 36 Kasus, ICW: Jangan Sampai Abuse of Power | Suku Bunga BI Turun, Airlangga Harap Perbankan Menyesuaikan | Pimpinan KPK Firli Cs Hentikan Penyelidikan 36 Kasus | Ikatan Ahli Arkeolog Angkat Bicara Terkait Polemik Monas | Takziah di Rumah BCL, Syahrini Tidak Copot Heelsnya | Kantong Plastik Kena Cukai, Konsumen Bisa Bayar Rp 500 per Lembar | Live Streaming dan Hasil: PSCS Cilacap Vs Persib Bandung | Live Streaming dan Hasil: Final Persebaya Vs Persija | Hasil Bola Uji Coba: Persib Bandung Takluk 1-3 dari PSCS Cilacap | Virus Corona: Ilmuwan 9 Negara Bela Kolega di Wuhan, Ada Apa? | Kalina Ocktaranny Pamer Foto Mesra Bareng Pengacara: Jadi Imamku | Sebelum Meninggal, Ashraf Sinclair Lepas Startup untuk Keluarga | | | | | | | | | | |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Penyidik KPK di Kasus Harun Masiku Diduga Dicopot dari Tim | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Minggu, 19 Januari 2020 17:32 WIB

Penyidik KPK di Kasus Harun Masiku Diduga Dicopot dari Tim | Berita Tempo Hari Ini

Uang dolar Singapura dan buku tabungan sebagai barang bukti OTT Komisioner KPU RI, di gedung KPK, Jakarta, Kamis, 9 Januari 2020. Empat orang tersangka tersebut yaitu: Komisioner Komisi Pemilihan Umum RI, Wahyu Setiawan, mantan anggota Badan Pengawas Pemilu, Agustiani Tio Fridelina dan pemberi suap Harun Masiku dan Saeful. TEMPO/Imam Sukamto

DOWNLOAD APP sumutkota.com

SUMUTkota.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum juga menangkap Harun Masiku, caleg PDIP yang merupakan tersangka suap mantan komisioner KPU Wahyu Setiawan.

KPK dan Pemerintah masih beralasan bahwa Harun ada di luar negeri. Ketua KPK Firli Bahuri meyakini Harun masih di luar negeri.

Dia mengaku sudah meneken surat permintaan bantuan ke kepolisian untuk memburu Harun. “Sampai hari ini penyidik tetap mencari dan berupaya menangkap tersangka yang melarikan diri tersebut,” ujar Firli pada Jumat malam, 17 Januari 2020.

Kepala Bagian Humas dan Protokol Imigrasi Arvin Gumilang mengatakan Harun belum tercatat kembali ke Tanah Air. Begitu pula Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Hamonangan Laoly ngotot menyatakan Harun masih di luar negeri. “Pokoknya belum di Indonesia,” kata politikus PDI Perjuangan itu pada Kamis, 16 Januari 2020.

Majalah Tempo edisi 18 Januari 2020 bertajuk "Cicak Jadi Buaya", menemukan fakta Harun sudah ada di Indonesia pada 7 Januari 2020. Gerak-gerik Harun terekam dalam cctv bandara.

Ia memang melancong ke Singapura pada 6 Januari 2020 menggunakan Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 832 dan duduk di kursi 6K, yang berangkat pukul 11.30 dan tiba pukul 14.20 waktu Singapura.

Keesokan harinya, Harun tiba di Indonesia menggunakan Batik Air. Kedatangan Harun di Soekarno-Hatta pun terekam kamera pengawas (CCTV) yang salinannya diperoleh Tempo.

Mengenakan kaus lengan panjang biru tua serta celana dan sepatu sport hitam, Harun terlihat menenteng tas seukuran laptop dan kantong belanja. Beberapa belas menit kemudian, seorang pria berseragam menghampirinya. Belakangan Harun naik Silver Bird Toyota Alphard.

Harun diduga menuju apartemen Thamrin Residence. Kedatangannya dibenarkan oleh seorang pegawai yang ditemui Tempo.

Pada 8 Januari 2020, KPK menggelar rangkaian operasi tangkap tangan. Penyidik sebenarnya sudah memantau pergerakan Harun. Namun, buruan ini lolos. Diduga ada orang-orang yang melindungi Harun (Baca: Cupu Memburu Harun).

Seorang sumber mengatakan, belakangan, penyidik KPK yang mengawal kasus Harun sejak awal malah dipindahtugaskan ke kasus lain. Padahal, biasanya, penyidik KPK yang terlibat dalam operasi senyap selalu mengawal kasus hingga naik tahap penuntutan. Pejabat struktural KPK mengganti penyidik itu dengan penyidik asal kepolisian saat operasi tangkap tangan berlangsung.

Namun pelaksana tugas juru bicara KPK, Ali Fikri, justru mengatakan tugas tim awal telah berakhir dan memang harus diganti. “Memang sudah selesai tugasnya,” katanya.



Penyidik KPK di Kasus Harun Masiku Diduga Dicopot dari Tim | Bang Naga | on Minggu, 19 Januari 2020 17:32 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Penyidik KPK di Kasus Harun Masiku Diduga Dicopot dari Tim
Description: KPK tak kunjung mencokok Harun Masiku, Caleg PDIP yang merupakan tersangka dalam kasus suap Wahyu Setiawan.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1296991/penyidik-kpk-di-kasus-harun-masiku-diduga-dicopot-dari-tim.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Server Pulsa Online
» Persiraja Minta Tak Tampil Malam Jumat di Liga 1 2020
» Saiful Ilah Luruskan Kabar soal Uang ke Deltras Sidoarjo
» DPR Ingin Ormas Islam Ikut Kaji RUU Ketahanan Keluarga
» Iwan Bule: Presiden Jokowi Ingin Liga 1 Tepat Jadwal
» BOPI Pastikan Rekomendasi Liga 1 2020 Terbit Besok
» Walhi Nilai Omnibus Law Rampas Hak Rakyat atas Lingkungan
» PDIP Jelaskan Pidato Megawati Tak Sindir Pencalonan Gibran

Karir


Lirik


Nasional

» Gempa Bumi Hari Ini

menu


Tempo LIPUTAN DAIRI Contack Me Zodiak
© 2017 - 2020 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

DMCA.com Protection Status

DOWNLOAD APP sumutkota.com




Page loads : seconds