Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2020
Sebab Polisi Tunda Penanganan Kasus Kawin Kontrak di Puncak | Diari "Panggil Saya BTP", Ahok Bicara Runtuhnya Perkawinan | Terendam Banjir, Mal Cipinang Indah Rugi Puluhan Miliar Rupiah | Kenali Tanda Pasangan Benar Cinta atau Hanya Nafsu Semata | Alfamart Bakal Buka 1.000 Gerai Baru Tahun Ini | Peringatan Sultan HB X Naik Tahta Istimewa Ini Sebabnya | Kubangan di Seberang Penyebab Longsor Sisi Tol Cipularang Km 118? | Hizbullah Buat Patung Soleimani di Perbatasan Lebanon-Israel | Auto2000 Tebar Promo untuk Pembelian Toyota Kijang Innova | Pencarian Bocah Hanyut di Saluran Air Dilanjutkan Pagi Ini | MPR Bakal Putuskan soal Amandemen UUD 1945 di Periode Ini | BTN Targetkan Laba Rp 3 Triliun Tahun Ini, Naik 100 Persen | Kate Middleton Ubah Gaya Rambut agar Bisa Lebih Lama Bersama Anak | BPH Migas Pastikan SPBU Digital Efektif Per Juni 2020 | Temuan LIPI di Lokasi Longsor Sisi Jalan Tol Cipularang Km 118 | Omnibus yang Mengancam Pers | Masalah Hukum Undang-Undang Cipta Kerja | Mandat Duterte Yang Terlewat | Survei: Dalam Mengatasi Kemacetan, Anies Baswedan Kalah dari Ahok | Curhat Ahok: Marah ke Semua Orang dan Merasa Jadi Tahanan Politik | Wuhan Wabah Virus Corona, Mahasiswa Jalani Kuliah Online | Cegah Virus Corona, Bank di Cina Karantina Uang Kertas Yuan | Mewujudkan Swasembada Pangan | Peneliti Ungkap Kaitan Mimpi Buruk dan Gangguan Jiwa | Pemerintah Diminta Bahas Ulang Omnibus Law RUU Cilaka | Indonesia Incar Ekspor Otomotif ke Australia | Bertemu Bank Dunia dan IMF di AS, Luhut Bahas Virus Corona | Tips Perawatan Kulit di Usia 30-an untuk Memperlambat Penuaan | Februari, Gempa Rajin Mengguncang dari Zona Aktif di Seram | Beri Stimulus Dampak Virus Corona, Cina Siap Pangkas Pajak | Inter Milan Dikalahkan Lazio 1-2, Begini Evaluasi Antonio Conte | Amazon Dituding Mendiskriminasi Konsumen Palestina, Ini Faktanya | Hari ini, Ahok akan Luncurkan 'Diari' Panggil Saya BTP | Top Skor Senin Dinihari: Ronaldo Absen, Messi Nihil, Immobile Gol | Jelang Duel Tinju Dunia Lawan Wilder, Fury Sudah Menang Mental | Setelah XL7, Suzuki Ertiga Bakal Terus Dikembangkan | Ahok Buka-bukaan Sempat Diminta Jokowi Bantu Awasi Sejumlah BUMN | Rutin Makan Buah, Turunkan Berat Badan dan Tekanan Darah | Klasemen La Liga pekan Ke-24: Barcelona Menang, Real Madrid Seri | Klasemen Serie A Berubah: Juventus Menang, Inter Dikalahkan Lazio | Minum Air Putih saat Perut Kosong ala Jepang, Rasakan Manfaat Ini | Hasil Bola Senin Dinihari: Bayern Menang, Inter Keok, Madrid Seri | Kejuaraan Angkat Besi Junior Asia: Rizky Pecahkan Dua Rekor Dunia | GPMI Urung Deklarasi Anies Baswedan Pilpres 2024 Sekarang, tapi.. | Indosat PHK 677 Karyawan, Ini Dugaan Serikat Pekerja | Hasil La Liga Spanyol: Real Madrid Vs Celta Vigo 2-2 | Qarrar Firhand Juarai Dua Kelas Kejuaraan Gokart Asia AKOC 2020 | Hasil Serie A Liga Italia: Lazio Vs Inter Milan 2-1 | Hasil - Klasemen Liga Inggris: Tottenham dan Arsenal Menang | Indonesia Panen 16 Emas di Kejuaraan Angkat Besi Junior Asia 2020 | Bursa Transfer: Chelsea Dapatkan Matias Vecino dari Inter Milan | Melawan, KSPI Tak Mau Masuk Tim Omnibus Law Bentukan Pemerintah | Hasil Liga Italia: Tanpa Ronaldo, Juventus Vs Brescia 2-0 | Jadwal Bola Semifinal Piala Gubernur Jatim Senin Ini, Live MNCTV | Jadwal 16 Besar Liga Champions Dimulai Pekan Ini, Live SCTV | Irfan Jauhari: Shin Tae-yong Tak Suka Pemain Gemar Mengeluh | Lionel Messi Aalami Paceklik Gol Terburuk di La Liga Sejak 2014 | Kisah Ahok di Penjara, 15 Ribu Surat hingga Cuan Rp 19 Miliar | Cerita Ahok Belajar Bisnis Ayam dengan Gatot Nurmantyo | Panitia Gereja di Karimun Diproses Hukum, Ini Kata Mabes Polri | Tak Direstui Anies Baswedan, GPMI Batal Deklarasi Pilpres 2024 | Indo Barometer: Prabowo Menteri Paling Populer di Kabinet Jokowi | Demokrat Bocorkan Pemimpin Baru, SBY akan Lengser? | Banjir Jakarta Parah? Bima Arya: Jangan Bandingkan Anies dan Ahok | WNI Eks Wuhan Dapat Uang Saku Rp 1 Juta | KPI Tegur Hotman Paris Show, Warganet Pertanyakan Sinetron Azab | Ford Balik ke Indonesia, Ini Dealer Pertamanya | | | | | | | | | | |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Usulkan RUU Perlindungan Tokoh Agama, Begini Penjelasan PKS | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Minggu, 19 Januari 2020 14:35 WIB

Usulkan RUU Perlindungan Tokoh Agama, Begini Penjelasan PKS | Berita Tempo Hari Ini

DPR mengesahkan RUU Prolegnas 2020-2024 dalam rapat paripurna hari ini, Selasa, 17 Desember 2019 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. TEMPO/Putri.

DOWNLOAD APP sumutkota.com

SUMUTkota.com, Jakarta - Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Bukhori menjelaskan Rancangan Undang Undang atau RUU Perlindungan Tokoh Agama dan Simbol Agama usulan partainya, ditujukan agar para tokoh agama mendapat perlindungan saat menyampaikan ajaran kitab suci.

"Bukan untuk mendapat perlakuan khusus, tapi ini seperti DPR ketika mendapatkan hak imunitas. Bukan berarti DPR dilindungi orang personal dari sentuhan hukum, tetapi hanya ketika menjalankan tugas," ujar Bukhori saat dihubungi Tempo pada Ahad, 19 Januari 2020.

Sepanjang para tokoh agama menyampaikan ajaran berdasarkan kitab suci, ujar Bukhori, maka tidak boleh ada pihak manapun melakukan persekusi atau krimininalisasi atas ajaran yang disampaikan.

"Jadi, RUU ini tidak mereduksi kedudukan tokoh agama di mata hukum. Ketika tokoh agama melakukan tindak pidana atau melanggar hukum, tetap harus menjalani proses hukum yang sama," ujar Bukhori.

RUU Perlindungan Tokoh Agama dan Simbol Agama masuk dalam daftar 50 RUU Prolegnas Prioritas 2020. Namun, RUU ini banyak dikritik dan dianggap tidak perlu karena semua orang sama di hadapan hukum.

Sekretaris Jenderal Persatuan Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Helmy Faishal mengatakan RUU ini mesti dikaji terlebih dulu supaya jangan sampai dikukuhkan demi kepentingan politik kelompok tertentu dan menjadi komoditas untuk melanggengkan politik identitas.

Sebab, kata Helmy, kejadian dan kriminalisasi ulama itu pun hanya terjadi di daerah tertentu saja dan tidak merata di seluruh wilayah Indonesia. Isu tentang ulama yang dikriminalisasi dan tidak aman, disebut Helmy hanya isu politik. "Karena ulama pada umumnya di Indonesia tidak merasakan seperti itu. Itu hanya isu elit yang berkembang di Jakarta saja," kata Helmy saat dihubungi Tempo pada Jumat, 19 Januari 2020.



Usulkan RUU Perlindungan Tokoh Agama, Begini Penjelasan PKS | Bang Naga | on Minggu, 19 Januari 2020 14:35 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Usulkan RUU Perlindungan Tokoh Agama, Begini Penjelasan PKS
Description: RUU Perlindungan Tokoh Agama dan Simbol Agama masuk dalam daftar 50 RUU Prolegnas Prioritas 2020.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1296981/usulkan-ruu-perlindungan-tokoh-agama-begini-penjelasan-pks.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Server Pulsa Online
» Ekonomi Jepang Minus 1,6 Persen pada Kuartal IV 2019
» FOTO: Hasil Liga Inggris Pekan ke-26
» 12 Prajurit TNI Meninggal, Jenazah Heli MI 17 Dipulangkan
» Trump Desak Rusia Setop Dukung Rezim Suriah
» Harun Masiku, Hilang atau Dihilangkan?
» Fakta Shirataki, Si Kenyal untuk Diet
» Tanpa Handanovic, Padelli Kepayahan Jaga Gawang Inter Milan

Karir


Lirik


Nasional

» Gempa Bumi Hari Ini

menu


Tempo LIPUTAN DAIRI Contack Me Zodiak
© 2017 - 2020 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

DMCA.com Protection Status

DOWNLOAD APP sumutkota.com




Page loads : seconds