Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2020
Kerugian Akibat Penghentian Umrah Diperkirakan Lebih dari Rp 1 T | Rizky Febian Sukses Bikin Histeris Penonton BNI Java Jazz 2020 | Liga 1 2020 Sabtu Ini: Prediksi Persebaya Vs Persik Kediri | 7 Mitos Keperawanan, Faktanya Tak Semua Wanita Punya Selaput Dara | PM Boris Johnson Sebut Penanganan Virus Corona Jadi Prioritas | Galang Hendra Pratama Siap Debut di WorldSSP 600 Australia | Memahami 3 Tipe Senyum dan Artinya | Daftar 10 Pemain Liga 1 2020 dengan Harga Tertinggi | Jadwal Liga 1 Sabtu: 3 Laga Pembuka, Ada Persebaya Vs Persik | Hasil Bola Sabtu Dinihari: Liga Inggris, Liga Europa, La Liga | Fraksi PDIP Sebut DKI Belum Maksimal Antisipasi Banjir Jakarta | Jelang Usia 60 Tahun, Chintami Atmanegara Bagi Tips Awet Muda | Banjir Muara Gembong Bekasi Surut, Dapur Umum Tetap Dibuka | Terkait Virus Corona, BI Yakin Ekonomi Membaik Semester II | Momen Virus Corona, Pabrik Masker Ilegal Raup Omzet Fantastis | Larangan Umrah, Kemenag Sulsel Nilai Itu Langkah Positif | Saran Analis untuk Investor Saat IHSG Jeblok | Komite Penyelamat Desak Empat Dewan Pengawas TVRI Mundur | Menaker Sebut Kartu Pra Kerja untuk Calon Pekerja Migran | Virus Corona, Wishnutama Geber Insentif Pariwisata Maret | BKSDA Aceh Selamatkan Gajah Terjerat | Bangkit dari Duka, BCL Nyanyi Lagi Didampingi Para Sahabat | BMKG Peringatkan Potensi Gempa dan Tsunami Besar di Sukabumi | WHO: Salah Fatal Jika Beranggapan Tak Akan Terkena Virus Corona | Agamanya Jadi Perbincangan, Manohara: Saya Kristen | Bangkit dari Duka, BCL Nyanyi Lagi Didampingi Para Sahabat | Vitalia Sesha Mengaku Baru Coba Ekstasi, Polisi akan Tes Rambut | Cerita Seorang Jemaah Umrah Indonesia yang Tertahan di Malaysia | Produsen Supercar Dikabarkan Akan Hengkang dari Indonesia | PSI Sebut Anies Baswedan Jadikan Banjir Panggung Politik | KJRI Jeddah Tepis Kabar Bandara Arab Saudi Akan Dibuka Lagi Maret | Begini Produsen Masker Ilegal Manfaatkan Momen Wabah Virus Corona | | | | | | | | | | |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Taliban Mau Gencatan Senjata Jelang Kesepakatan dengan Amerika | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Minggu, 19 Januari 2020 13:03 WIB

Taliban Mau Gencatan Senjata Jelang Kesepakatan dengan Amerika | Berita Tempo Hari Ini

Pemimpin Taliban Afganistan di kantor pusatnya di Doha Qatar. [EXPRESS TRIBUNE]

DOWNLOAD APP sumutkota.com

SUMUTkota.comKabul – Kelompok Taliban, yang pernah berkuasa di Afganistan, berupaya mencapai kesepakatan penarikan pasukan Amerika Serikat pada akhir Januari 2020.

Kelompok yang sekarang menjadi gerilyawan ini bersiap mengurangi operasi militernya menyerang pasukan koalisi pimpinan Amerika dan pemerintahan Afganistan menjelang penandatangan kesepakatan ini.

Kepala juru bicara Taliban, Suhai Shaheen mengatakan ini kepada media Dawn dan dikutip Channel News Asia pada 18 Januari 2020.

“Ini menyusul pertemuan Taliban dan Amerika di Doha, Qatar, baru-baru ini,” begitu dilansir Channel News Asia pada Sabtu, 18 Januari 2020.

Shaheen juga mengatakan,”Kami telah sepakat untuk menurunkan operasi militer menjelang penandatanganan perjanjian damai dengan AS.”

Shaheen mengaku optimistis perjanjian perdamaian dengan Amerika bisa tercapai pada akhir bulan ini. Dia juga mengatakan pengurangan serangan militer itu juga akan berlaku terhadap target pasukan pemerintah Afganistan.

Washington telah meminta Taliban untuk mengurangi serangannya sebagai syarat dimulainya negosiasi formal kedua pihak.

Kesepakatan kedua pihak menyangkut penarikan pasukan AS dari Afganistan dengan imbalan jaminan keamanan setelah pertempuran sengit selama dua dekade.

Taliban dan AS telah bernegosiasi selama beberapa tahun dan nyaris berujung pengumuman gencatan senjata pada September 2019.

Namun, Presiden AS, Donald Trump, membatalkannya dengan alasan serangan Taliban.

Pembicaraan sempat berlangsung lagi dpada Desember di Doha, Qatar, namun kembali terhenti pasca serangan militer dekat markas militer AS di Bagram.

Reuters melansir Trump juga sempat berencana mengundang sejumlah petinggi Taliban ke Kamp David untuk perjanjian perdamaian. Namun, menteri Pertahanan AS saat itu menolaknya sehingga pertemuan itu batal. Menhan AS, James Mattis, lalu diminta mengundurkan diri.

Hubungan AS dengan Taliban memanas setelah kelompok tradisional agama ini melindungi Osama Bin Laden, yang dituding Washington bertanggung jawab atas serangan ke dua menara kembar WTC.

Meski telah berdialog dengan Amerika, Taliban enggan berdiskusi dengan pemerintahan Afganistan saat ini, yang dianggapnya tidak memiliki legitimasi.



Taliban Mau Gencatan Senjata Jelang Kesepakatan dengan Amerika | Bang Naga | on Minggu, 19 Januari 2020 13:03 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Taliban Mau Gencatan Senjata Jelang Kesepakatan dengan Amerika
Description: Kelompok Taliban dan pemerintah Amerika telah bernegosiasi selama beberapa tahun di Doha, Qatar.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1296920/taliban-mau-gencatan-senjata-jelang-kesepakatan-dengan-amerika.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Server Pulsa Online
» BMKG Sebut Jakarta Siaga Hujan Lebat Hari Ini
» Ramos Amat Bahagia Tampil Terbanyak di El Clasico
» OJK Klaim Punya Jurus Atasi 'Infeksi' Virus Corona pada IHSG
» Leicester City Kalah dari Norwich City di Carrow Road
» Jokowi Ungkap Alasan Microsoft Dkk Mau Buat Pusat Data di RI
» Trump Klaim Ancaman Virus Corona di AS Minim
» Konsumsi Alkohol pada Ibu Hamil Ganggu Fungsi Kognitif Anak

Karir


Lirik


Nasional

» Gempa Bumi Hari Ini

menu


Tempo LIPUTAN DAIRI Contack Me Zodiak
© 2017 - 2020 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

DMCA.com Protection Status

DOWNLOAD APP sumutkota.com




Page loads : seconds