Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2019
Edhy Prabowo Janji Urus Izin Kapal 1 Jam, Fakta Saat Ini ... | Pokja Tolak Rancangan Perpres Komisi Nasional Disabilitas | Paket Lengkap ASUS ROG Phone II Dibanderol Rp 20 Jutaan | Bola Api Diduga Meteor Melesat di Langit Malam Alabama | Studi: Ekspedisi Antartika Bikin Otak Manusia Mengecil | Ilmuwan AS: Ukuran Burung Menyusut dari Waktu ke Waktu | Ari Askhara Selamat di Tangan Rini, Mental di Era Erick Thohir | PWNU Jawa Timur Instruksikan Banser Kawal Gus Muwafiq | Kejanggalan Karyawan Garuda Klaim Punya Harley Versi Sri Mulyani | Laskar Umat Islam: Penolak Ceramah Gus Muwafiq Perkeruh Suasana | Klaim Awal Garuda Soal Harley yang Terbantahkan Erick Thohir | Istri Direksi Garuda Ikut Dalam Pesawat Pengangkut Harley | Jokowi: Menkes Terawan Temukan Jurus Atasi Defisit BPJS Kesehatan | Beredar Telegram Rahasia, Mantan Ajudan Jokowi Jadi Kabareskrim | Jafar Shodik Jadi Tersangka, PA 212: Darurat Penista Agama | Harley Davidson Ilegal, Begini Manajer Garuda Diduga Pasang Badan | Edhy Prabowo Janji Urus Izin Kapal 1 Jam, Fakta Saat Ini ... | Pokja Tolak Rancangan Perpres Komisi Nasional Disabilitas | Paket Lengkap ASUS ROG Phone II Dibanderol Rp 20 Jutaan | Bola Api Diduga Meteor Melesat di Langit Malam Alabama | Studi: Ekspedisi Antartika Bikin Otak Manusia Mengecil | Ilmuwan AS: Ukuran Burung Menyusut dari Waktu ke Waktu | Kebakaran di Ruang eks Diskotik, Api di Lokasari Square Merembet | Police Shoot Dead Illegal Drug Dealer in Koja | Tinju Dunia: Bobot Andy Ruiz Jr 128,7 Kg, Anthony Joshua 107,5 Kg | Museum Ogoh-Ogoh, Rumah Iblis dan Monster Mitologi Bali |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Erick Thohir Ganti Konsep Superholding BUMN Warisan Rini Soemano | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Selasa, 3 Desember 2019 06:35 WIB

Erick Thohir Ganti Konsep Superholding BUMN Warisan Rini Soemano | Berita Tempo Hari Ini

Menteri BUMN Erick Thohir. ANTARA/Puspa Perwitasari

Tempo.Co, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara atau BUMN Erick Thohir akan menggugurkan rancangan superholding perusahaan pelat merah yang digagas menteri terdahulu, Rini Soemarno. Ia berniat mengganti konsep superholding menjadi subholding.

"Superholding kita ubah konsepnya menjadi subholding atau unit usaha," ujar Erick Thohir dalam rapat bersama Komisi VI di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 2 Desember 2019.

Erick Thohir tak menjelaskan detail alasan kementerian tak melanjutkan superholding. Ia hanya menyatakan telah memikirkan konsep anyar terkait subholding untuk beberapa sektor perusahaan milik negara.

Misalnya rencana penerapan subholding untuk sektor pelabuhan yang saat ini digarap PT Pelindo I hingga Pelindo IV. Dengan konsep yang dirancang teranyar ini, Erick menyatakan perseroan dimungkinkan tak lagi menerapkan pencabangan berdasarkan wilayahnya, melainkan fungsinya.

"Pelindo akan dipisahkan berdasarkan fungsinya. Misalnya ada yang menjadi pelabuhan peti kemas, ada yang curah air. Jangan sampai ada kanibal di tubuh perusahaan," ujarnya.

Rencana subholding ini juga memungkinkan kementerian menyinkronkan anak-anak usaha di sejumlah perusahaan induk BUMN. Salah satu yang ia singgung ialah anak usaha PT Gapura Angkasa.

Perusahaan groundhandling pesawat ini semula berada di bawah naungan PT Garuda Indonesia Persero Tbk. Namun, belakangan, Erick Thohir meminta saham mayoritas Gapura dicaplok oleh PT Angkasa Pura II Persero. "Karena itu overleaping dan akhirnya kontraproduktif. Bisnis model seperti ini harus diperbaiki," ujarnya.

Gagasan membentuk superholding mengemuka dalam debat pemilihan presiden pemilihan, 13 April lalu. Saat itu, Joko Widodo menyebutkan rencana tersebut kala menjawab pertanyaan Sandiaga Salahuddin Uno, calon wakil presiden yang berpasangan dengan Prabowo Subianto--adapun pertanyaan kala itu membahas bagaimana strategi Jokowi membangun BUMN sebagai perusahaan tepercaya kelas dunia. "Akan ada superholding di atas perusahaan induk," tutur Jokowi.

Menteri BUMN saat itu, Rini Soemarno, pun bergerak cepat untuk mewujudkan janji Jokowi. Ia mengeluarkan surat pembentukan tim pengkaji pada 7 Mei 2019. Rini juga merekrut akademikus dan praktisi untuk merampungkan konsepnya.

Kepada Tempo, Rini pernah menjelaskan bahwa adanya superholding dapat membuat perusahaan negara lebih leluasa bekerja sama dan berkompetisi di tingkat global. "Kami sedang mengkaji. Nanti kami tinjau juga dengan Menteri Sekretaris Negara," ujarnya di sela jalan pagi bersama beberapa pejabat eselon I Kementerian BUMN beserta direktur utama perusahaan negara di Gelora Bung Karno, Jakarta, 19 Juli lalu.

FRANCISCA CHRISTY ROSANA | MAJALAH TEMPO



Erick Thohir Ganti Konsep Superholding BUMN Warisan Rini Soemano | Bang Naga | on Selasa, 3 Desember 2019 06:35 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Erick Thohir Ganti Konsep Superholding BUMN Warisan Rini Soemano
Description: Menteri BUMN Erick Thohir mengganti konsep superholding BUMN warisan Rini Soemarno menjadi subholding.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1279235/erick-thohir-ganti-konsep-superholding-bumn-warisan-rini-soemano.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

» Bagus Lawan Tim Papan Atas Jadi Modal MU Hadapi Man City
» Empat Pasien Dirawat Terkait Difteri di Medan, 1 Meninggal
» KPU Tak Larang Koruptor di Pilkada, Cuma Tak Mengutamakan
» Mahfud MD Sebut Karhutla 2020 Lebih Mudah Diantisipasi
» Demokrat Usul Pelaksanaan Pileg dan Pilpres 2024 Dipisah
» Jelang Man City vs MU, Solskjaer Enggan Andalkan Rashford
» LBH Jakarta: Laporan Ketidakadilan Proses Peradilan Terbanyak

Karir


Lirik

  • AYDI – Kita Indonesia
  • The Virgin – Diakah Jodohku
  • Abiel Jatnika – Kapalang Nyaah
  • Michiel Eduard – Kau Telah Pergi (OST ROMPIS 2018)
  • Hary – Biarkan Ku Pergi
  • Anggun – Siapa Bilang Gak Bisa
  • Smash – Fenomena
  • Adipati – Lempar Batu Sembunyi Tangan
  • LaoNeis Band – Insya Allah
  • Michael Mario – Jangan Menolak

  • Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN DAIRI QUICK COUNT PILPRES Zodiak
    © 2017 - 2019 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

    DMCA.com Protection Status


    Page loads : seconds