Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2019
Ratu Elizabeth II 7 Kali Ganti Pakaian Selama Perayaan Natal | Saut Situmorang: Firli Bahuri Akan Jadi Orang Hebat | Kepala BMKG Kenang Masa Primitif Deteksi Dini Bencana | Natal dan Tahun Baru, Anies Jamin Harga Pangan Tak Akan Melonjak | Intip Pengalaman Lucu Didi Kempot dengan Penggemar | Harapan Saut Situmorang untuk Pimpinan KPK Baru | Mengenang Pejuang HAM Munir di Kota Kelahirannya | Arab Saudi Hapus Aturan Pemisahan Gender di Restoran | Presiden PKS: Isu Radikalisme Jadi Dagangan Seperti di Era Orba | Menara Syariah Dibangun, Airlangga: 20 Ribu Tenaga Kerja Terserap | Kebijakan Moneter dan Fiskal Menghadapi Resesi Dunia | BNPB Luncurkan Juragan Tangguh Bencana | Malam Tahun Baru 2020, Polisi Akan Razia Tempat Hiburan di Bogor | Datsun Stop Produksi, Ini Kata Honda dan Daihatsu | Kucumbu Tubuh Indahku Menang, Simbol Kemerdekaan Berkarya | DPRD DKI Segera Panggil Anggota TGUPP Anies yang Rangkap Jabatan | Erick Thohir: Mudah Ganti Direksi, Sulit Angkat Citra Garuda | Ayudia Bing Slamet Kurangi Limbah Rutin Sumbang Pakaian | Usman Hamid: 2019, Tahun Kelam Penegakan HAM | Pertama di Dunia, Ilmuwan Cina Lahirkan Hibrida Babi-Monyet | 3 TKI Tewas Dibunuh, Kepolisian Malaysia Selidiki 3 WNI Lain | WhatsApp Android Hadirkan Fitur Panggilan Tunggu | Samudera Kehilangan Oksigen, Keanekaragaman Hayati Terancam | Obral Diskon Hukuman Koruptor | Jalan Terjal Penataan BUMN | Impian Unik Didi Kempot yang Baru Terwujud, Apa Itu? | Posisi Key Person di Garuda Kosong, Pengamat Beberkan Dampaknya | Ini Data Kerusakan Angin Puting Beliung di Kabupaten Bogor | Asa Presiden PKS Bertemu dengan Ketua Umum PDIP Megawati | Chevrolet Suburban, Mobil Pertama di Hollywood Walk of Fame | Kasus Penghinaan, Galih Ginanjar Cs Jalani Sidang Perdana | Versi Terjangkau Samsung Galaxy S11e Akan Punya Konektivitas 5G | Raihaanun: Semoga Tak Ada Lagi Kekerasan Seksual | Novel Baswedan Harap Kabareskrim Listyo Sigit Serius dan Berani | Tips Merawat Mercedes-Benz Tua agar Tetap Gagah di Jalanan | Cadangan Devisa Stabil, BI Diprediksi Tahan Suku Bunga Acuan | Dinas Kesehatan DKI Usulkan Rehab 19 Puskesmas di 2020, Nilainya? | Peluang Emas SEA Games 2019, Hari Ini: Bulu Tangkis Hingga Tinju | Keamanan Jembatan Lengkung LRT, Ahli ITB: Sudah Diperhitungkan | Lagi, Biawak Besar Bikin Geger Markas Polsek Jatinegara | UFC: Simak Video Rozenstruik Pukul KO Overeem, Bibirnya Remuk | BPBD Jakarta Buat Ruang Simulasi Bencana dan Simulator Keliling | Selain Rombak Direksi, Erick Thohir Akan Ubah Arah Bisnis PLN | Citra Kirana Tampil Bak Putri di Resepsi Pernikahan | Maling Kesal Tak Dapat Apa-apa, Tulis Surat ke Pemilik Rumah | Top Skor Senin Dinihari: Vardy Mapan, Messi Melesat, Ronaldo... | Setiap Hari Menyeberang, Penjual Putu Tersambar Kereta di Buaran | Jinten Hitam Potensial Jadi Obat untuk Pasien HIV | Saut KPK Sebut Radikalisme Bisa Muncul karena Sebal pada Korupsi | Klasemen Medali SEA Games 2019 Senin Pagi dan Peluang Emas | Hasil Liga Spanyol Senin Dinihari: Sevilla Seri, Betis Menang | Hasil dan Klasemen Liga Italia Pekan 15: Bologna Vs AC Milan 2-3 | Timnas U-23 Vs Vietnam: Permintaan Evan Dimas untuk Laga Final | Klasemen SEA Games 2019 Terkini: Indonesia Ditempel Ketat Vietnam | Penentuan Dirut Garuda Harus Disetujui Kemenhub, Ini Prosedurnya | Liga 1: Badak Lampung Vs Persija 2-0, Ada Aksi Boikot Wartawan | Target Medali SEA Games 2019 Terlampaui, Ini Kata Ketua KOI | Klasemen Liga Inggris Pekan ke-16: Leicester Jauhi Man City | Alasan Garuda Daratkan Pesawat di GMF Saat Bawa Kargo Gelap | Jadwal Final Bulu Tangkis SEA Games 2019 Senin: 3 Wakil Berlaga | SEA Games 2019: Voli Putra Indonesia Tantang Filipina di Final | Hasil SEA Games 2019: Esports Mobile Legends Indonesia Raih Perak | Jadwal Persib Bandung: Febri dan Jufrianto Absen Vs Borneo FC | Hasil Liga 1: Persipura Tahan Bali United 1-1, Ini Kata Pelatih | Kata Pelatih Bhayangkara FC Setelah Timnya Dicukur Persebaya 0-4 | Kemenpora Optimistis Timnas U-23 Indonesia Juara SEA Games 2019 | Pekan Ini Ada Liga Champions: Jadwal Siaran Langsung dan Skenario | Mantan Istri UAS Mulai Singgung Orang Ketiga: Nikah Siri? | Susu Kental Manis Masih Dikira Susu, Padahal ... | KPK Sebut 80 Persen Korupsi Terungkap dari Laporan 'Orang Dalam' | Kuasa Hukum Novel Baswedan Nilai Kabareskrim Baru Dibackup Jokowi | Roy Suryo Berharap Belanda Kembalikan Mobil Pertama di Indonesia | Bekas Istri UAS Tulis Coreng Hitam Arang di Wajah, Dipuji Netizen | Susi Pudjiastuti Disebut Tak Lagi Masuk Bursa Calon Dirut Garuda | 3 Calon Pengganti Ari Askhara Beredar di Garuda, Ada Jonan | Retno Marsudi Kini Langsing, Rahasianya di Tantangan 8 Bulan | Hari Antikorupsi, KPK: Pedang di Tangan Jokowi | Ratu Elizabeth II 7 Kali Ganti Pakaian Selama Perayaan Natal | Saut Situmorang: Firli Bahuri Akan Jadi Orang Hebat | Kepala BMKG Kenang Masa Primitif Deteksi Dini Bencana | Trump Says N.Korea Must Denuclearize after Their `Important` Test | Natal dan Tahun Baru, Anies Jamin Harga Pangan Tak Akan Melonjak | Intip Pengalaman Lucu Didi Kempot dengan Penggemar | Harapan Saut Situmorang untuk Pimpinan KPK Baru | Mengenang Pejuang HAM Munir di Kota Kelahirannya | Arab Saudi Hapus Aturan Pemisahan Gender di Restoran | Presiden PKS: Isu Radikalisme Jadi Dagangan Seperti di Era Orba |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Perusahaan Jepang Cari Banyak Lulusan Otomotif, Ini Syaratnya | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Sabtu, 23 November 2019 06:44 WIB

Perusahaan Jepang Cari Banyak Lulusan Otomotif, Ini Syaratnya | Berita Tempo Hari Ini

Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja. TEMPO/Prima Mulia

SUMUTkota.com, Yogyakarta - Pemerintah DIY menggandeng lembaga penyalur tenaga kerja asal Jepang, Saruga Miyagawa, membuka lembaga pelatihan bersama untuk membantu tenaga kerja Indonesia menguasai kemampuan sebelum dapat mengisi sejumlah sektor lapangan kerja di Jepang.

Dari pertemuan pemda DIY yang dipimpin Sekretaris Daerah DIY R. Kadarmanta Baskara Aji dengan Saruga Miyagawa di Yogyakarta Rabu 20 November 2019,  Miyagawa memaparkan ada 14 sektor pekerjaan yang membutuhkan tenaga kerja di Jepang.

Namun untuk sektor lapangan pekerjaan yang prioritas ditawarkan yaitu tenaga dengan latar belakang jurusan mekanik otomotif, khususnya truk.

“Dengan peluang lowongan yang ditawarkan itu, kami rekomendasikan bisa menggandeng BLPT (Badan Latihan Pendidikan Teknik) untuk melihat kemampuan dan skill pelajar dan masyarakat yang berkompeten serta dapat berkomunikasi dan  kerjasama dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi DIY,” ujar Baskara.

Adapun sistem lowongan dengan latar belakang otomotif yang ditawarkan itu yaitu berupa program magang selama 3 tahun dengan persyaratan tenaga kerja harus memiliki kemampuan berbahasa Jepang minimal pada tingkat N5 dan permanen selama 5 tahun dengan persyaratan tenaga kerja harus memiliki kemampuan berbahasa Jepang minimal pada tingkat N4. Khusus untuk kerja permanen tersebut dibuka pada tahun 2019. 

Oleh sebab itu sebelum penyaluran tenaga kerja dilakukan, Pemda DIY dan Saruga Miyagawa akan berkoordinasi untuk membuka lembaga kursus Bahasa Jepang di DIY.

Lembaga kursus bersama ini yang bertujuan membantu tenaga kerja Indonesia agar dapat menguasai bahasa Jepang dalam level N4 dan N5. Adapun istilah N4 ini dapat disamaratakan dengan skor toefl 600, sedangkan N5 dapat disamakan dengan skor toefl 500.

“Kebutuhan berbahasa Jepang masih sangat banyak diminati pelajar SMA/SMK dan tenaga kerja yang ingin mengasah kemampuan serta potensinya di Jepang,” ujarnya.

Di Yogyakarta, hingga saat ini memang belum ada lembaga kursus bahasa Jepang yang menyediakan fasilitas hingga tingkat N4. Maka dari itu Miyagawa akan membuka kelas bahasa Jepang sesuai dengan jumlah peminat yang ada. Setiap tahunnya tenaga kerja yang telah memenuhi kualifikasi akan diberangkatkan ke Jepang dengan jumlah 150 – 200 orang.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Andung Prihadi Santosa mengatakan DI Yogyakarta memiliki kesiapan mengenai kerjasama ini. Dalam arti untuk prakondisi, keperluan, infrastruktur dan sumber daya manusia.

“Untuk pelatihan ketenagakerjaan bisa dilakukan di dinas tenaga kerja terlebih dahulu dengan pelatihan dilaksanakan selama 6 – 8 bulan,” ujarnya.

Selain mencari lulusan jurusan otomotif, satu prioritas lowongan lain yang ditawarkan Miyagawa yakni caregiver atau perawat orang dengan sistem lowongan sama dengan jurusan otomotif.



Perusahaan Jepang Cari Banyak Lulusan Otomotif, Ini Syaratnya | Bang Naga | on Sabtu, 23 November 2019 06:44 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Perusahaan Jepang Cari Banyak Lulusan Otomotif, Ini Syaratnya
Description: Pemerintah DIY menggandeng lembaga penyalur tenaga kerja asal Jepang, Saruga Miyagawa, membuka lembaga pelatihan untuk lowongan otomotif
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1275570/perusahaan-jepang-cari-banyak-lulusan-otomotif-ini-syaratnya.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

» Taylor Swift, Musisi dengan Pendapatan Tertinggi Versi Forbes
» 'Curhat' Bos Softbank Pakai Insting dan Nyali Suntik Alibaba
» Jadwal Siaran Langsung Final Badminton SEA Games 2019
» Jokowi Tak Penuhi Undangan KPK Hadiri Acara Hari Antikorupsi
» Jurnalis RI Tertembak di Hong Kong Masih Ingin Bekerja
» Teknologi eSIM pada iPhone Bisa 'Gonta-ganti' Nomor HP
» Harga Minyak RI Melejit ke US$63,26 per Barel pada November

Karir


Lirik

  • AYDI – Kita Indonesia
  • The Virgin – Diakah Jodohku
  • Abiel Jatnika – Kapalang Nyaah
  • Michiel Eduard – Kau Telah Pergi (OST ROMPIS 2018)
  • Hary – Biarkan Ku Pergi
  • Anggun – Siapa Bilang Gak Bisa
  • Smash – Fenomena
  • Adipati – Lempar Batu Sembunyi Tangan
  • LaoNeis Band – Insya Allah
  • Michael Mario – Jangan Menolak

  • Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN DAIRI QUICK COUNT PILPRES Zodiak
    © 2017 - 2019 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

    DMCA.com Protection Status


    Page loads : seconds