Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2019
Seorang Mahasiswa di Makassar Tewas Akibat Pembacokan di Kampus | Pameran Elektronik GSEI 2019 Digelar 5-7 Desember | Kata Menkumham Yasonna Laoly Soal Surat Cekal Rizieq Shihab | Proyek-proyek yang Digarap Perusahaan Anak Yasonna Laoly | Mengidap Diabetes? Yuk Batasi Pisang dan 3 Buah Tinggi Gula Ini | Mahfud MD: Jokowi Pernah Lapor Kasus ke KPK, Tapi Tak Terungkap | Arab Saudi Pertama Kali Berikan Status Penduduk Tetap ke WNA | Lawan Toyota Rush, Berapa Harga Mitsubishi Xpander Crossover? | Mikhail Gorbachev Ungkap Dalang di Balik Runtuhnya Uni Soviet | Jokowi Akan Hapus IMB dan Amdal, DPR: Keliru | Nasib Isu Pencekalan Rizieq Shihab di Tangan Mahfud Md | Menkominfo Johnny Plate: Rakyat Beli TV Digital, Siarannya Analog | Seorang Mahasiswa di Makassar Tewas Akibat Pembacokan di Kampus | Pameran Elektronik GSEI 2019 Digelar 5-7 Desember | Aldila Sutjiadi Kandas di Babak I WTA 125K Taipei | DKI Mengklaim Banyak Warga Jakarta Suka JPO Terbuka | Govt to Investigate Rizieq Shihab's Allegation on His Travel Ban | Dedeh Erawati Tekuni Ilmu Kepelatihan Demi Cetak Atlet Andal | ASN Terpapar Radikalisme, Ini 11 Kategori ASN yang Bisa Diadukan | New York City Beats Tokyo to Become World's Most Innovative City | Kualifikasi Euro 2020: Southgate Bicara Alasan Coret Sterling | Viral Otopet Listrik Naik JPO, Dishub DKI Peringatkan Grab |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Oposisi Kamboja Sam Rainsy Dilarang Ikut Penerbangan ke Bangkok | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Jumat, 8 November 2019 16:30 WIB

Oposisi Kamboja Sam Rainsy Dilarang Ikut Penerbangan ke Bangkok | Berita Tempo Hari Ini

Mantan Pemimpin Oposisi Kamboja, Sam Rainsy, saat kunjungan ke kantor Tempo di Palmerah, Jakarta Barat, 16 April 2018. TEMPO/Fajar Januarta

SUMUTkota.com, Jakarta - Pemimpin oposisi Kamboja Sam Rainsy, yang mengasingkan diri ke Prancis, dilarang terbang ke Thailand pada Kamis. Dia mengaku dilarang saat check-in penerbangan dari Paris ke Bangkok, seperti dilaporkan Reuters, 8 November 2019.

Rainsy mengatakan Thai Airways telah diminta untuk menolak naik pesawatnya dan bahwa ia tidak akan menyerah untuk mencoba lagi.

"Mereka mengatakan bahwa mereka telah menerima dari atas instruksi untuk tidak mengizinkan saya naik," katanya kepada wartawan di Bandara Paris-Charles de Gaulle, dikutip dari NPR. "Saya sangat terkejut, saya sangat kecewa. Saya ingin kembali, orang-orang saya menunggu."

Rainsy menuduh Perdana Menteri Kamboja Hun Sen berusaha menghalangi dia pulang. Mantan komandan Khmer Merah, yang telah menjabat selama lebih dari tiga puluh tahun, memandang kepulangan para pemimpin oposisi dan demonstrasi yang mereka rencanakan sama dengan percobaan kudeta.

Tahun ini puluhan aktivis oposisi telah ditangkap karena diduga berencana menggulingkan pemerintah. Hun Sen juga memerintahkan tentara dikerahkan di perbatasan Kamboja dan dilaporkan telah diperintahkan untuk menyerang seandainya pemimpin oposisi kembali.

Rainsy, yang telah tinggal di Prancis selama empat tahun, mengatakan kepada para pendukungnya Kamis dalam siaran Facebook bahwa ia akan menemukan cara untuk pergi ke Kamboja dalam waktu singkat di masa depan untuk mendorong perubahan.

Hanya sehari sebelumnya, wakil Sam Rainsy, Mu Sochua, ditahan di Bandara Internasional Kuala Lumpur di Malaysia ketika mencoba terbang ke Kamboja. Dia dibebaskan sehari kemudian, bersama dengan dua aktivis oposisi lainnya yang ditahan awal pekan ini.

Sementara Amerika Serikat mengaku prihatin dengan serangkaian penangkapan, pelecehan, dan intimidasi yang dilakukan anggota oposisi politik Kamboja baru-baru ini dan dengan upaya untuk menggagalkan kembalinya warga Kamboja ke tanah airnya, kata seorang juru bicara kedutaan besar AS kata pada hari Jumat.

"Tindakan ini merupakan eskalasi dalam penindasan terhadap oposisi politik," tambahnya.

Kelompok hak asasi Amnesty International, mengecam kerja sama Malaysia dan Thailand untuk mencegah tokoh oposisi Kamboja yang berbasis di luar negeri pulang untuk menggalang dukungan.

Setidaknya 48 aktivis oposisi di Kamboja telah ditangkap tahun ini sejak Sam Rainsy mengumumkan rencana untuk kembali pada 9 November, hari kemerdekaan Kamboja, untuk menggalang oposisi terhadap Perdana Menteri terhadap Hun Sen.



Oposisi Kamboja Sam Rainsy Dilarang Ikut Penerbangan ke Bangkok | Bang Naga | on Jumat, 8 November 2019 16:30 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Oposisi Kamboja Sam Rainsy Dilarang Ikut Penerbangan ke Bangkok
Description: Pemimpin oposisi Kamboja Sam Rainsy, yang mengasingkan diri ke Prancis, dilarang terbang ke Thailand untuk ke Kamboja saat check-in pada Kamis.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1269919/oposisi-kamboja-sam-rainsy-dilarang-ikut-penerbangan-ke-bangkok.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

» KPPU Endus Persaingan Usaha Tak Sehat dari Transaksi Nontunai
» KPK Belum Terima Salinan Putusan Sofyan Basir
» Indonesia Targetkan Raih 50 Emas di SEA Games 2019
» DPR Siapkan 2 Opsi Evaluasi Penyelenggaraan Pilkada Langsung
» Polres Deli Serdang Ancam Jerat Pembuang Bangkai Babi
» Uji Coba Lawan Iran Penentu Timnas Indonesia di SEA Games
» Viral Video Busana Vulgar di Bus, TransJakarta Minta Maaf

Karir


Lirik

  • AYDI – Kita Indonesia
  • The Virgin – Diakah Jodohku
  • Abiel Jatnika – Kapalang Nyaah
  • Michiel Eduard – Kau Telah Pergi (OST ROMPIS 2018)
  • Hary – Biarkan Ku Pergi
  • Anggun – Siapa Bilang Gak Bisa
  • Smash – Fenomena
  • Adipati – Lempar Batu Sembunyi Tangan
  • LaoNeis Band – Insya Allah
  • Michael Mario – Jangan Menolak

  • Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN DAIRI QUICK COUNT PILPRES Zodiak
    © 2017 - 2019 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

    DMCA.com Protection Status


    Page loads : seconds