Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2020
BMKG: Jakarta dan Kepulauan Seribu Cerah Berawan | Bisnis Terguncang, Boeing Mulai PHK Besar-besaran Pekan Ini | Wawancara Siti Fadilah, Deddy Corbuzier: Ambil Ilmunya | Chrissy Teigen Angkat Implan Payudara setelah 10 Tahun | RSD Wisma Atlet Catat 41 Pasien Corona Sembuh | Bekerja dalam New Normal, Waspada saat Naik Transportasi Umum | Inilah Kabupaten dan Kota yang Dipersiapkan untuk New Normal | New Normal KRL: Petugas Akan Gunakan Pelindung Wajah | Khabib Nurmagomedov Terus Berlatih, Siap Tanding Lagi Juli? | Moncer Saat Pembukaan, IHSG Kini Berbalik Melemah 0,58 Persen | BMW 6 Series GT 2021 Mendapatkan Tambahan Hybrid Ringan | Perang Kamera Smartphone Samsung vs iPhone, Mana Lebih Baik? | Gula Darah Tinggi setelah Lebaran? Kendalikan dengan 7 Cara Ini | PSI Jakarta Minta Anies Baswedan Adil Saat Bagi Tunjangan ASN | Waspadai Risiko Beli Obat Online, Ini Makna Huruf dalam Izin BPOM | Masa PSBB, Bengkel Astra Peugeot Tetap Buka | Penuh, RS Unair Hentikan Sementara Penerimaan Pasien Covid-19 | Penumpang Selamat Dalam Insiden Kebakaran Mobil di Tol Halim | Hong Kong Kembali Panas, Ini Penjelasan Dirjen HKETO di Jakarta | Bisnis Bioskop Diprediksi Paling Lama Pulih Setelah Pandemi | Awasi Arus Balik ke Jakarta, Korlantas Siagakan 116 Pos Sekat | Sebab Baki Dilipat Sebelum Pesawat Lepas Landas dan Mendarat | BMKG: Potensi Gelombang 6 Meter di Laut Selatan Jawa, Waspada Rob | Kasus Narkoba, Lucinta Luna Sidang Perdana Rabu Ini | Doni Monardo: Mobil Laboratorium BSL-2 untuk Bantu Jawa Timur | Barcelona Jual Masker Anti-Corona Seharga Rp 290 Ribu, Minat? | H+3 Lebaran 2020, Kabupaten Bogor Nihil Kasus Corona | Serunya Buruh Migran Indonesia Rayakan Idul Fitri di Hong Kong | Eggi Sudjana Alami Kecelakaan di Bogor, Polisi: Karena Mengantuk | Terapkan Protokol Ketat, Pengelola Jamin Mal Takkan Berjubel | Ini Alasan Andrea Bocelli Tak Segera Ungkap Pernah Positif Corona | Cerita Putri Beatrice yang Mengalami Kesulitan Belajar Disleksia | Wuling Rilis Logo Baru di Produksi Ke-22 Juta Unit | Alasan Kapolri Perpanjang Operasi Ketupat 2020 Hingga 7 Juni | Kenapa Google Hapus Jutaan Ulasan TikTok di Play Store? | Afganistan Kembali Bebaskan 900 Milisi Taliban dari Penjara | WHO Peringatkan Puncak Kedua Covid-19 Saat Lockdown Dibuka | Polisi Depok Tangkap 7 Pelaku Penganiayaan Petugas Ronda | DPR, Mendagri, KPU Bahas Kelanjutan Tahapan Pilkada Hari Ini | Iwan Fals: Seumur Hidup Baru Sekali Ini Jadi Imam Salat | Kasus Reksa Dana Sinarmas AM, Manajer Investasi Lain Juga Riskan | Teten Masduki: Usul Agar Kementerian Buat Marketplace Itu Lelucon | Menpora Susun Grand Design Olahraga, Akan Lahirkan Zohri Baru | Awas, Tekanan Pekerjaan Sebabkan Gangguan Kejiwaan dan Kematian | Garam dan 5 Obat Alami untuk Mengatasi Sakit Gigi Berlubang | 3 Fase Pemulihan Pariwisata Thailand, Mengincar Wisatawan Cina | Jelang Pendaftaran Sekolah, Banyak Daerah Belum Gelar Sosialisasi | Ilmuwan Bikin Mata Bionik untuk Pasien Gangguan Penglihatan | Sindir Inggris, Belanda Ungkap PM Mark Rutte Patuhi Lockdown | Corona, Penjualan Mobil di Eropa April 2020 Turun 67 Persen | Tinju Dunia: Tyson Fury Dapat Tawaran Hadapi Mike Tyson | Daftar 25 Kabupaten dan Kota yang Disiapkan Menuju New Normal | 3 Poin Instruksi Jokowi Soal TNI - Polri Kawal New Normal | Sisa-sisa 60 Ekor Gajah Purba Ditemukan di Meksiko | Polisi Kejar Pelaku Perampokan Minimarket di Kembangan | Mau Berpergian Saat Pandemi Covid-19? Simak dan Siapkan Syaratnya | Bersiap New Normal, Petugas Kamar Hotel Diberi Pelatihan Khusus | Moratorium Utang Negara Berkembang | Lapas di Bogor Berikan Remisi ke 1.975 Narapidana | Normal Baru Covid-19 | New Normal Olahraga, Menpora: Tunggu Panduan Gugus Tugas Covid-19 | Hawa Gerah Hampir Sepekan, BMKG: Fenomena Menjelang Kemarau | Memahami Kepribadian Pasangan Berdasarkan Zodiak | Potret New Normal di Jepang Sehari Setelah Darurat Corona Dicabut | New Normal, Ini 6 Tips Pakai Masker agar Nyaman dan Cegah Iritasi | Febri Hariyadi Kenang Sumbangan Dua Brace buat Persib Bandung | Kabupaten Bogor Perpanjang PSBB hingga 29 Mei 2020 | Erling Haaland Cedera Saat Dortmund Dikalahkan Bayern Munchen | Nasib Nasabah Minna Padi Terkatung-katung Sejak Akhir 2019 | Menpora: Persiapan Piala Dunia U-20 Disesuaikan New Normal | Anies Baswedan Ungkap Syarat untuk Akhiri PSBB Jakarta | Kota Tangerang Bersiap Menuju New Normal | Rapat dengan PSSI, Asosiasi Pelatih Minta Kompetisi Dilanjutkan | Anies Baswedan: Operasi Pemberlakuan SIKM Sampai 7 Juni 2020 | Teten Masduki Jawab Kritik Farid Gaban Soal Blibli dan UMKM | Hari Ini PSSI Rapat dengan Klub dan PT LIB, Bahas Nasib Liga 1 | Tampil di Formula E Virtual, Pembalap Audi Ini Nekat Pakai Joki | BMKG Perkirakan Cuaca Jakarta Cerah Sepanjang Hari Ini | Peristiwa Langka, Bayi Kucing dengan Dua Wajah Lahir di AS | Klasemen Liga Jerman Setelah Bayern Munchen Kalahkan Dortmund 1-0 | Kebiasaan Sehat saat Ramadan yang Selalu Bisa Diteruskan | 8 Cara Menambah Tinggi Badan Anak, Renang dan Tidur Cukup | Rumah Olga Syahputra Dijual, Raffi Ahmad Berani Beli Rp 17 Miliar | Mal Dibuka Lagi, Ini Rincian SOP yang Diterapkan Pengelola | Hasil Liga Jerman: Bayern dan Wolfsburg Menang, Bremen Seri | Wali Kota Bekasi Perkirakan Rumah Ibadah Bisa Dipakai Pekan Depan | Hasil Liga Jerman: Borussia Dortmund Vs Bayern Munchen 0-1 | Bima Arya Sebut Pasca PSBB Bogor 3 Lanjut ke Transisi, Apa Itu? | Erick Thohir Sebut BUMN di 3 Sektor Ini Tahan Hadapi Pandemi | Petugas Jaring 5 Penumpang Kereta yang Tak Punya SIKM | Palsukan SIKM Jakarta Diancam Denda Milyaran dan 12 Tahun Penjara | H+2 Lebaran, Jalur Puncak Dipadati Kendaraan Asal Jakarta | Gugus Tugas Tambah Syarat Orang Bepergian Saat Pandemi Covid-19 | Anies Baswedan Pantau Pembatasan Orang Masuk Jakarta di Tol Japek | Perampokan Minimarket di Palmerah, Pelaku Gasak 50 Slop Rokok | Tante Ernie Judojono Cerita Lebarannya, Netizen Gagal Fokus | Mahfud MD: New Normal Masih Wacana Pemerintah, Belum Keputusan | Pakar: Vitamin C di Protokol Kesehatan Hanya Untungkan Farmasi | Sering Dibully, Jerinx SID Unggah Foto Nora Alexandra Berkerudung | Gagal OTT di UNJ, Deputi Penindakan KPK Dilaporkan ke Dewas | Skenario Kerja New Normal untuk ASN Siap Diterbitkan Pekan Ini | Ini Agenda Presiden Jokowi ke Bekasi Siang Ini, Bukan Buka Mal | Manfaat Kacang Panjang untuk Memperbesar Payudara dan 6 Lainnya | Cina Tutup Akun WeChat karena Sebar Berita Bohong dan Kebencian | Lempeng di Bawah Samudera Hindia Disebut Terpecah, Ini Kata BMKG | | | | | | | | | | |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Anggaran Janggal Penataan Kampung Kumuh, Ini Penjelasan DKI | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Jumat, 8 November 2019 14:58 WIB

Anggaran Janggal Penataan Kampung Kumuh, Ini Penjelasan DKI | Berita Tempo Hari Ini

Aktivitas warga di pemukiman padat pingiran rel kereta api di kawasan Kampung Bandan, Jakarta, 15 Juli 2016. Badan Direksi Bank Dunia dan Bank Investasi Infrastruktur Asia (AIIB) menyetujui pemberian pendanaan sebesar US$433 juta untuk perbaikan infrastruktur pemukiman kumuh di Indonesia. Pendanaan ini untuk mendukung program Nasional Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) dimana terdapat sekitar 29 juta penduduk Indonesia hidup di pemukiman kumuh. Tempo/Tony Hartawan

DOWNLOAD APP sumutkota.com

SUMUTkota.com, Jakarta - DPRD DKI Jakarta mengancam akan mencoret anggaran janggal soal jasa konsultan penataan kampung kumuh senilai Rp 556 juta per satu Rukun Keluarga (RW). Kepala Bidang Perencanaan Teknis Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta, Rommel Pasaribu, mengatakan besaran anggaran tersebut sebenarnya untuk satu kelurahan. 

Rommel berujar landasan berpikir dinas, yakni satu kelurahan terdiri dari satu rukun warga (RW). Apabila di satu kelurahan terdapat 2-3 RW, maka pemerintah DKI hanya perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk tenaga lapangan. Artinya, menurut dia, satu konsultan bekerja untuk membahas satu kelurahan meski dalam satu kelurahan terdapat banyak RW.

"Jadi 1 kelurahan kebutuhannya kami buat 1 RW dulu. Misalnya 1 kelurahan ada 3 RW, kami buat modulnya dulu 1 RW-nya berapa. Lalu nanti RW kedua kami tambah fasilitatornya dan surveyor berapa," kata Rommel saat dihubungi, Jumat, 8 November 2019.

Tenaga lapangan itu terdiri dari fasilitator dan surveyor. Ada juga biaya tambahan untuk sosialisasi ke warga apabila dalam satu kelurahan memiliki lebih dari satu RW.

Rommel menyatakan, besaran anggaran konsultan dihitung berdasarkan kebutuhan dan waktu kerja. Masing-masing Suku Dinas Perumahan bakal memasukkan dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB) jumlah tenaga ahli yang diperlukan dan berapa bulan waktu kerjanya.

Kepala Suku Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Jakarta Selatan Herry Purnama memaparkan satu konsultan bakal bekerja di satu kelurahan. Sudin terlebih dulu membahas tenaga ahli apa saja yang dibutuhkan untuk menjadi konsultan penataan kampung kumuh.

Konsultan terdiri dari beberapa tenaga ahli di pelbagai bidang, seperti lingkungan, sosial, ekonomi, teknik arsitektur, dan teknik sipil. Selanjutnya, Sudin merumuskan kriteria kebutuhan tenaga ahli mulai dari latar belakang pendidikan dan pengalaman kerja.

"Misalnya pengalaman 2-4 tahun, itu sudah ada ketentuan biayanya. Standar yang pembayarannya itu ada diatur di PP (peraturan pemerintah)," ucap dia. "Kami tidak sembarangan ambil angka itu."

Sebelumnya, beberapa anggaran janggal diungkap oleh DPRD DKI. Salah satu anggaran bernilai fantastis untuk membayar jasa konsultan dalam penataan kampung kumuh. Besarannya, yakni Rp 556 juta per RW.

Anggaran dengan nama kegiatan Community Action Plan (CAP) itu diajukan oleh Dinas Perumahan DKI dalam Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD DKI 2020. Pemerintah DKI Jakarta memiliki rencana untuk menata 200 RW kumuh selama lima tahun dari 2017 hingga 2022 dengan konsep CAP.



Anggaran Janggal Penataan Kampung Kumuh, Ini Penjelasan DKI | Bang Naga | on Jumat, 8 November 2019 14:58 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Anggaran Janggal Penataan Kampung Kumuh, Ini Penjelasan DKI
Description: Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman DKI Jakarta menjawab pertanyaan soal anggaran janggal jasa konsultan penataan kampung kumuh.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1269903/anggaran-janggal-penataan-kampung-kumuh-ini-penjelasan-dki.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Server Pulsa Online
» Demokrat: New Normal Wujud Menyerah Pemerintah Hadapi Corona
» Kemenhub Perketat Pengawasan Kendaraan di Bekasi-Karawang
» Masjid Nabawi Dibuka 31 Mei, Ibadah Haji Belum Ada Kepastian
» Deret Fakta Usai Bayern Munchen Kalahkan Dortmund
» Ruang Rawat Penuh, RS Unair Setop Terima Pasien Corona
» Iman Brotoseno Ditunjuk Jadi Dirut TVRI Gantikan Helmy Yahya
» FOTO: 'Suci' Ritual Daring Kuil Shinto di Jepang saat Pandemi

Karir


Lirik


Nasional

» Gempa Bumi Hari Ini

menu


Tempo LIPUTAN DAIRI Contack Me Zodiak
© 2017 - 2020 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

DMCA.com Protection Status

DOWNLOAD APP sumutkota.com




Page loads : seconds