Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2019
Penahanan Eks Presdir Lippo Cikarang, Kuasa Hukum Tuding Rekayasa | Kasus Meikarta, Eks Presdir Lippo Cikarang Ditahan KPK | Kasus HAM Masa Lalu Disebut Kurang Bukti, Komnas HAM: Lagu Lama | Polisi Kembali Menggrebek Pabrik Obat Penenang Palsu di Bogor | Kodam Jaya Akan Kosongkan 10 Rumah Dinas Cijantung Hari Ini? | Komisi Hukum DPR Larang Kapolri Idham Azis ke Istana | Ahok Jawab Rizal Ramli Disebut Hanya Kelas Glodok | Anggota Komisi Hukum Sindir Polisi yang Perutnya Buncit | Sebut Ahok Kelas Glodok, Rizal Ramli Usul Dua Nama Jadi Bos BUMN | Selain Nia Ramadhani, Ini Momen Lain Seleb Amprok Busana Kembar | Fahri Hamzah Kritik Tommy Soeharto dan PKS: Tak Pahami Oposisi | Mengenal Pilkada Asimetris yang Diwacanakan Tito Karnavian | Mahfud Md dan Jaksa Agung Sepakat Akan Bubarkan TP4 | Ahok: Kayaknya Hidupku Ditolak Melulu | Ketua KPK Minta Anak Buahnya Tak Pakai Peci Saat OTT | Penahanan Eks Presdir Lippo Cikarang, Kuasa Hukum Tuding Rekayasa | Kasus Meikarta, Eks Presdir Lippo Cikarang Ditahan KPK | Kasus HAM Masa Lalu Disebut Kurang Bukti, Komnas HAM: Lagu Lama | Polisi Kembali Menggrebek Pabrik Obat Penenang Palsu di Bogor | Kodam Jaya Akan Kosongkan 10 Rumah Dinas Cijantung Hari Ini? | Porsche, Mercedes Embark on New Era of Electric Racing | ASFC U-18: Timnas U-18 Pelajar Indonesia Dikalahkan Cina 1-2 | Kemenpora Pastikan Anggaran SEA Games 2019 Cair Pekan Depan |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Polisi Tersangka Penembakan Randi Ditahan di Bareskrim Polri | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Jumat, 8 November 2019 13:28 WIB

Polisi Tersangka Penembakan Randi Ditahan di Bareskrim Polri | Berita Tempo Hari Ini

Personel Tim Inafis menemukan selongsong peluru saat olah TKP tertembaknya Almarhum Immawan Randi di Jalan Abdulah Silondae, Kendari, Sulawesi Tenggara, Sabtu, 28 September 2019. Hasil olah TKP tim Inafis menemukan 3 selongsong peluru di lokasi tewasnya mahasiswa Universitas Haluoleo, Immawan Randi dan La Ode Yusuf Wijaya. ANTARA

SUMUTkota.com, Jakarta - Brigadir Abdul Malik, tersangka kasus tewasnya Immawan Randi dan Yusuf Kardawi, mahasiswa Universitas Halu Oleo, Kendari sedang dalam perjalanan menuju ke Gedung Badan Reserse Kriminal Polri, Jakarta Selatan. Ia akan menjalani pemeriksaan lanjutan sekaligus penahanan.

“Pelanggaran disiplinnya sudah terbukti sekarang pelanggaran pidananya sedang diproses. Hari ini tersangka diterbangkan ke Bareskrim untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Ditahan di Bareskrim,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo di kantornya, Jakarta Selatan pada Jumat, 8 November 2019. 

Abdul Malik merupakan satu dari enam polisi yang sebelumnya berstatus terperiksa dan melanggar disiplin karena membawa senjata api pada saat mengamankan aksi demonstrasi.

"Setelah dilakukannya gelar perkara, kami menetapkan Brigadir AM sebagai tersangka. Ia akan segera ditahan dan berkas perkaranya segera dilimpahkan ke jaksa penuntut umum," ujar Kasubdit V Direktorat Tindak Pidana Umum Badan Reserse Kriminal Umum Polri Komisaris Besar Chuzaini Patoppoi di kantornya, Jakarta Selatan pada Kamis, 7 November 2019. 

Abdul Malik disangka pasal 351 ayat 3 dan atau pasal 359 KUHP subsider pasal 360 ayat 1 dan ayat 2.

Dalam demo pada 26 September 2019 lalu, dua mahasiswa yakni Randi dan Yusuf Kardawi tewas. Randi meninggal karena luka tembak di dada kiri bawah ketiak dan tembus dada kanan. Hal ini dikuatkan dengan hasil autopsi dokter forensik. Sedangkan Yusuf Kardawi meninggal karena benturan benda tumpul di kepala. 

Dari sekitar lokasi kejadian tewasnya Randi, polisi menemukan proyektil dan peluru, yang kemudian mereka bawa ke Australia dan Belanda untuk dilakukan uji balistik. Patoppoi mengatakan, berdasarkan hasil uji balisitik, dua proyektil dan dua selongsong ditemukan identik dengan salah satu senjata api yang digunakan Brigadir Adam Malik ketika mengamankan aksi.

"Dari hasil uji balistik ditemukan identik dengan senjata api jenis HS yang diduga digunakan oleh Brigadir AM," kata Patoppoi. Sementara untuk lima anggota lainnya, hanya dikenakan hukuman disiplin saja.

Lebih lanjut, Patoppoi mengatakan, enam anggota itu memang melepaskan tembakan ke atas dengan tujuan membubarkan massa. "Semuanya ke atas, tujuannya membubarkan," ucap dia.



Polisi Tersangka Penembakan Randi Ditahan di Bareskrim Polri | Bang Naga | on Jumat, 8 November 2019 13:28 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Polisi Tersangka Penembakan Randi Ditahan di Bareskrim Polri
Description: Polisi akan menahan polisi yang menjadi tersangka penembakan Randi di Bareskrim Polri.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1269869/polisi-tersangka-penembakan-randi-ditahan-di-bareskrim-polri.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

» Liverpool Terancam Tanpa Salah dan Robertson di Liga Inggris
» Vatikan & Uni Eropa Kecam Klaim Pemukiman Yahudi di Palestina
» Ma'ruf dan Ombudsman Tanggapi Larangan Polisi Pamer di Medsos
» Pajak Facebook dkk Diklaim Untuk Bangun Infrastruktur Digital
» Asrul Sani akan Undang Semua Kubu dalam Mukernas PPP
» Agen Ibrahimovic Gelar Pembicaraan dengan AC Milan
» Curhat Hyeri Girl's Day Berpacaran dengan Ryu Jun-yeol

Karir


Lirik

  • AYDI – Kita Indonesia
  • The Virgin – Diakah Jodohku
  • Abiel Jatnika – Kapalang Nyaah
  • Michiel Eduard – Kau Telah Pergi (OST ROMPIS 2018)
  • Hary – Biarkan Ku Pergi
  • Anggun – Siapa Bilang Gak Bisa
  • Smash – Fenomena
  • Adipati – Lempar Batu Sembunyi Tangan
  • LaoNeis Band – Insya Allah
  • Michael Mario – Jangan Menolak

  • Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN DAIRI QUICK COUNT PILPRES Zodiak
    © 2017 - 2019 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

    DMCA.com Protection Status


    Page loads : seconds