Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2019
Edhy Prabowo Jelaskan Alasan Tak Tenggelamkan Kapal Pencuri Ikan | Cobain Satai Wagyu Ala Meditarenia dengan Ukuran Besar | Honda Gelar Adu Irit Mobilio Libatkan Komunitas | Sempat Diremehkan, Victoria Beckham Sebut Industri Fashion Kejam | Hotel Mewah di India Bandrol Harga Telur Rebus Rp 300 Ribu | Macam Makanan Pemicu Kentut, Ada yang Bikin Bau | Realme 5s Rilis 20 November, Ini Ukuran Layar dan Resolusinya | Pensiun dari MotoGP, Lorenzo Sebut 3 Alternatif Penggantinya | Kualifikasi Formula 1 Brasil: Verstappen Pole, Hamilton Ketiga | Edhy Prabowo Ingin Kapal Pencuri Ikan Dibagikan ke Nelayan | Daftar 16 Tim yang Sudah Lolos ke Putaran Final Euro 2020 | Dinosaurus Berbulu Ditemukan untuk Pertama Kalinya di Australia | Double Track Bogor-Sukabumi Longsor, Warga Singgung Soal Mistis | Hasil Kualifikasi Euro 2020 Ahad: Jerman, Belanda, Kroasia Lolos | Jadwal Final Hong Kong Open: Perjuangan Anthony dan Hendra/Ahsan | Demi Disaksikan Orang Tua, Pasangan Ini Menikah di Rumah Sakit | Jadwal 8 Besar Liga 2 Ahad: PSMS Vs Persita, Persik Vs Martapura | Rusia vs Belgia 1-4: Kata Eden Hazard Usai Beri Assist buat Adik | Kualifikasi Euro 2020: Hazard Bersaudara Jaga Kesempurnaan Belgia | Saddil Ramdani Tinggalkan Klub Malaysia Pahang FA | Indra Sjafri Optimistis Timnas U-23 Bisa Rebut Emas SEA Games | Festival Olahraga Rekreasi Nasional V Digelar di Samarinda | Ellie Eiboy Sebut Persewar ke Delapan Besar Liga 2 Sudah Prestasi | Hafiz / Gloria Terhenti di Semifinal Hong Kong Open 2019 | Bangun Ekosistem HMS, Huawei Gandeng Pengembang Asia Pasifik | Kondisi Tektonik dan Sejarah Gempa Tsunami di Laut Maluku | Peneliti Sebut Manusia Purba Lucy Tidak Lebih Pintar dari Kera | Elon Musk: Chip Neuralink Bisa Atasi Skizofrenia dan Autisme | Ngotot Tolak Ahok, Presiden SP Pertamina Simpatisan PA 212? | SP Pertamina Tolak Ahok di BUMN, Staf Erick Thohir: Ada 2 Kendang | Status Ahok Mantan Napi, Mahfud MD Beberkan Hal Ini | Tolak Ahok Jadi Bos BUMN, SP Pertamina: Banyak Mudaratnya | Sukmawati Dipolisikan Usai Bandingkan Nabi Muhammad SAW - Sukarno | Ahok Jadi Bos BUMN, Rizal Ramli: Pak Jokowi Cari Masalah Baru | Tommy Soeharto Akan Penuhi Undangan PKS | SP Pertamina Tolak Ahok Jadi Bos BUMN, Luhut: Perlu Dipertanyakan | Tinju Dunia: Berapa Bayaran Daud Yordan dan Michael Mokoena? | Buya Syafii Dukung Penuh Ahok Jadi Bos BUMN | Edhy Prabowo Jelaskan Alasan Tak Tenggelamkan Kapal Pencuri Ikan | Cobain Satai Wagyu Ala Meditarenia dengan Ukuran Besar | Honda Gelar Adu Irit Mobilio Libatkan Komunitas | Sempat Diremehkan, Victoria Beckham Sebut Industri Fashion Kejam | Hotel Mewah di India Bandrol Harga Telur Rebus Rp 300 Ribu | Macam Makanan Pemicu Kentut, Ada yang Bikin Bau | Realme 5s Rilis 20 November, Ini Ukuran Layar dan Resolusinya | Pensiun dari MotoGP, Lorenzo Sebut 3 Alternatif Penggantinya | Kualifikasi Formula 1 Brasil: Verstappen Pole, Hamilton Ketiga | Edhy Prabowo Ingin Kapal Pencuri Ikan Dibagikan ke Nelayan |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

DKI Percantik JPO Sudirman, Tapi Tanpa Atap | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Jumat, 8 November 2019 13:03 WIB

DKI Percantik JPO Sudirman, Tapi Tanpa Atap | Berita Tempo Hari Ini

Pekerja Dinas Bina Marga saat mengecat lantai jembatan penyeberangan orang (JPO) tidak beratap di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Rabu, 6 November 2019. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

SUMUTkota.com, Jakarta -Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan mencopot atap sejumlah jembatan penyeberangan orang di Jalan Jenderal Sudirman atau JPO Sudirman di antaranya jembatan di depan Universitas Atmajaya dan di depan Hotel Le Meridien.

Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Hari Nugroho, mengatakan pencopotan atap jembatan akan dibarengi dengan perbaikan.

Fisik jembatan juga akan dipercantik sehingga keberadaannya dapat melengkapi keindahan kota. "Ini memang konsep baru," ujarnya, Kamis, 7 November 2019.

“Jadi, selain untuk menyeberang, pejalan kaki akan mendapat pengalaman baru saat menyeberang," tuturnya.

Menurut Hari, konsep jembatan tanpa atap hanya diterapkan di pusat kota. Dengan demikian, penyeberang jalan nantinya bisa melihat pemandangan gedung-gedung menjulang dari atas jembatan. “Nanti (JPO) bisa untuk berswafoto,” ucapnya.

Pemerintah berencana menambah hiasan lampu warna-warni di setiap jembatan. Bahkan, untuk tahun depan, pemerintah telah merencanakan membangun empat lagi jembatan tanpa atap di kawasan Jalan Sudirman-Thamrin. "Tapi, kalau JPO yang menghubungkan Transjakarta tetap diberi atap," tuturnya.

Ketua Koalisi Pejalan Kaki, Alfred Sitorus, mengatakan konsep jembatan penyeberangan tanpa atap sama sekali tidak menguntungkan pejalan kaki. "Siksaan baru buat pejalan kaki," kata dia.

Apalagi jembatan itu juga tidak ramah bagi penyandang disabilitas.

Pengamat tata kota, Nirwono Joga, mengkritik keputusan pemerintah DKI yang akan mencopot atap jembatan penyeberangan. Menurut dia, kebijakan itu sangat tidak logis.

Seharusnya fungsi jembatan disesuaikan dengan kondisi cuaca di Ibu Kota. "Untuk Jakarta yang panas dan tropis, atap justru dibutuhkan demi kenyamanan," ujarnya.

Menurut Nirwono, fungsi jembatan penyeberangan adalah agar pejalan kaki aman saat menyeberang jalan. “Kalau tujuannya agar orang bisa melihat pemandangan, kan banyak tempat lain yang bisa dimanfaatkan untuk itu,” ucapnya. “Kalau JPO, ya, gunanya untuk menyeberang.”

Kendati demikian, kata Nirwono, upaya pemerintah memperbaiki dan mempercantik jembatan penyeberangan perlu mendapat apresiasi. Ia menyarankan agar jembatan yang akan diperbaiki itu sebaiknya diklasifikasi berdasarkan tingkat kerusakan.

Nirwono mencontohkan, klasifikasi hijau untuk kondisi jembatan yang aman dan layak digunakan. Selanjutnya klasifikasi kuning untuk jembatan yang masih cukup baik tapi perlu sejumlah perbaikan. Kemudian klasifikasi merah untuk jembatan yang tidak layak digunakan dan harus segera diperbaiki. Dengan adanya klasifikasi itu, kata Nirwono, diharapkan anggaran yang dikeluarkan menjadi tepat sasaran.

Anisa Fitri, pejalan kaki, mengatakan tidak mempermasalahkan jembatan penyeberangan yang tidak dilengkapi dengan atap. “Anggap saja jalan di trotoar, tanpa atap,” katanya.

Hanya, ia meminta pagar jembatan dibuat lebih tinggi agar tidak membahayakan penyeberang jalan. “Kalau terlalu rendah, bahaya juga buat anak-anak."

Ari Wicaksono, karyawan yang berkantor di Jalan Sudirman, memiliki pendapat berbeda. Ia berpendapat,  JPO Sudirman yang tanpa atap justru membuat pengguna tidak nyaman. “Memang (kalau tanpa atap) bisa melihat pemandangan, tapi saya memilih tidak kepanasan dan kehujanan,” ujarnya.

IMAM HAMDI | M. JULNIS FIRMANSYAH



DKI Percantik JPO Sudirman, Tapi Tanpa Atap | Bang Naga | on Jumat, 8 November 2019 13:03 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: DKI Percantik JPO Sudirman, Tapi Tanpa Atap
Description: Pengamat tata kota mengkritik kebijakan JPO Sudirman itu dengan menyebutkan seharusnya fungsi JPO disesuaikan dengan cuaca di Ibu Kota.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1269861/dki-percantik-jpo-sudirman-tapi-tanpa-atap.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

» LAPAN Kembangkan Roket untuk Luncurkan Satelit
» Daftar 16 Tim Lolos ke Piala Eropa 2020
» Satu Tahun Demo Rompi Kuning Prancis Dibuyarkan Gas Air Mata
» Pengamat Lingkungan: Harimau Serang Kemah sebab Habitat Rusak
» Pole di MotoGP Valencia, Quartararo Malah Iri dengan Marquez
» Quentin Tarantino Masih Berhasrat Garap Film Kesepuluh
» Jerman dan Belanda Lolos ke Piala Eropa 2020

Karir


Lirik

  • AYDI – Kita Indonesia
  • The Virgin – Diakah Jodohku
  • Abiel Jatnika – Kapalang Nyaah
  • Michiel Eduard – Kau Telah Pergi (OST ROMPIS 2018)
  • Hary – Biarkan Ku Pergi
  • Anggun – Siapa Bilang Gak Bisa
  • Smash – Fenomena
  • Adipati – Lempar Batu Sembunyi Tangan
  • LaoNeis Band – Insya Allah
  • Michael Mario – Jangan Menolak

  • Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN DAIRI QUICK COUNT PILPRES Zodiak
    © 2017 - 2019 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

    DMCA.com Protection Status


    Page loads : seconds