Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2019
Penahanan Eks Presdir Lippo Cikarang, Kuasa Hukum Tuding Rekayasa | Kasus Meikarta, Eks Presdir Lippo Cikarang Ditahan KPK | Kasus HAM Masa Lalu Disebut Kurang Bukti, Komnas HAM: Lagu Lama | Polisi Kembali Menggrebek Pabrik Obat Penenang Palsu di Bogor | Kodam Jaya Akan Kosongkan 10 Rumah Dinas Cijantung Hari Ini? | Komisi Hukum DPR Larang Kapolri Idham Azis ke Istana | Ahok Jawab Rizal Ramli Disebut Hanya Kelas Glodok | Anggota Komisi Hukum Sindir Polisi yang Perutnya Buncit | Sebut Ahok Kelas Glodok, Rizal Ramli Usul Dua Nama Jadi Bos BUMN | Selain Nia Ramadhani, Ini Momen Lain Seleb Amprok Busana Kembar | Fahri Hamzah Kritik Tommy Soeharto dan PKS: Tak Pahami Oposisi | Mengenal Pilkada Asimetris yang Diwacanakan Tito Karnavian | Mahfud Md dan Jaksa Agung Sepakat Akan Bubarkan TP4 | Ahok: Kayaknya Hidupku Ditolak Melulu | Ketua KPK Minta Anak Buahnya Tak Pakai Peci Saat OTT | Penahanan Eks Presdir Lippo Cikarang, Kuasa Hukum Tuding Rekayasa | Kasus Meikarta, Eks Presdir Lippo Cikarang Ditahan KPK | Kasus HAM Masa Lalu Disebut Kurang Bukti, Komnas HAM: Lagu Lama | Polisi Kembali Menggrebek Pabrik Obat Penenang Palsu di Bogor | Kodam Jaya Akan Kosongkan 10 Rumah Dinas Cijantung Hari Ini? | Porsche, Mercedes Embark on New Era of Electric Racing | ASFC U-18: Timnas U-18 Pelajar Indonesia Dikalahkan Cina 1-2 | Kemenpora Pastikan Anggaran SEA Games 2019 Cair Pekan Depan |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Ada Indikasi Flu Babi Afrika di Daerah, Mentan Bentuk Tim Khusus | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Jumat, 8 November 2019 12:43 WIB

Ada Indikasi Flu Babi Afrika di Daerah, Mentan Bentuk Tim Khusus | Berita Tempo Hari Ini

Syahrul Yasin Limpo tiba di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa 22 Oktober 2019. TEMPO/Subekti.

SUMUTkota.com, Jakarta - Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan akan menggencarkan isolasi dan karantina terkait dugaan adanya wabah Flu Babi Afrika atau demam babi Afrika dan kolera babi di beberapa daerah. Dia mengatakan sudah mengirim surat kepada kepala daerah mulai dari tingkat provinsi hingga kabupaten terkait hal ini.

"Hari ini saya menyurat langsung kepada para gubernur, yang terkait dengan itu bupati agar benar-benar isolasi, dan balik ke karantina dan saya akan ketat melakukan itu," kata Syahrul ditemui di kantor Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Jakarta Selatan, Jumat 8 November 2019.

Dia akan melakukan pengendalian langsung terkait dugaan wabah ini. Dia juga mengatakan, Kementerian Pertanian telah membentuk tim khusus untuk menangani langsung soal dugaan wabah ini. Tim atau desk khusus ini dibentuk mulai dari level nasional hingga kabupaten bahkan sampai ke peternakan.

Sebelumnya, 4.682 ekor ternak babi di Provinsi Sumatera Utara ditemukan mendadak mati. Ribuan ternak yang tersebar di 11 kota/kabupaten itu, diduga tidak hanya terjangkit virus Hog Cholera atau Kolera Babi, melainkan juga terindikasi virus African Swine Fever (ASF) atau flu babi Afrika atau demam babi Afrika.

Dugaan itu, berdasarkan hasil uji laboratorium sampel bangkai babi di Medan yang dilakukan Balai Veteriner Medan. Kendati demikian, sejauh ini, hal tersebut masih sebatas indikasi temuan.

"Saya katakan indikasi karena selama ini tidak pernah ada dan saya katakan sampai saat ini tidak ada serangan virus ASF, tapi kalau indikasi ASF, iya. Beda antara ada dan indikasi ya," kata Kepala Balai Veteriner Medan Agustia MP seperti dikutip Bisnis.

Agustia menjelaskan bahwa untuk membuktikan adanya ASF, harus dilakukan uji lab berkali-kali. Sebabnya, virus ASF ini belum pernah ada atau menjangkiti Indonesia dan belum ada obatnya.

Adapun, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumatera Utara sebelumnya mencatat ada 11 Kabupaten/Kota yang diduga terkena wabah virus hog cholera. Beberapa di antaranya yakni, Dairi, Deli Serdang, Medan, Karo, Toba Samosir, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan dan Samosir.

DIAS PRASONGKO | BISNIS



Ada Indikasi Flu Babi Afrika di Daerah, Mentan Bentuk Tim Khusus | Bang Naga | on Jumat, 8 November 2019 12:43 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Ada Indikasi Flu Babi Afrika di Daerah, Mentan Bentuk Tim Khusus
Description: Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan akan mengencarkan isolasi dan karantina terkait dugaan virus Flu Babi Afrika di beberapa daerah.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1269855/ada-indikasi-flu-babi-afrika-di-daerah-mentan-bentuk-tim-khusus.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

» Ma'ruf dan Ombudsman Tanggapi Larangan Polisi Pamer di Medsos
» Pajak Facebook dkk Diklaim Untuk Bangun Infrastruktur Digital
» Asrul Sani akan Undang Semua Kubu dalam Mukernas PPP
» Agen Ibrahimovic Gelar Pembicaraan dengan AC Milan
» Curhat Hyeri Girl's Day Berpacaran dengan Ryu Jun-yeol
» VIDEO: Wakil Sherif di Georgia Tewas Ditembak
» Pemkot Surabaya Pasang 280 CCTV Pengenal Wajah

Karir


Lirik

  • AYDI – Kita Indonesia
  • The Virgin – Diakah Jodohku
  • Abiel Jatnika – Kapalang Nyaah
  • Michiel Eduard – Kau Telah Pergi (OST ROMPIS 2018)
  • Hary – Biarkan Ku Pergi
  • Anggun – Siapa Bilang Gak Bisa
  • Smash – Fenomena
  • Adipati – Lempar Batu Sembunyi Tangan
  • LaoNeis Band – Insya Allah
  • Michael Mario – Jangan Menolak

  • Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN DAIRI QUICK COUNT PILPRES Zodiak
    © 2017 - 2019 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

    DMCA.com Protection Status


    Page loads : seconds