Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2020
H+2 Lebaran, Jalur Puncak Dipadati Kendaraan Asal Jakarta | Gugus Tugas Tambah Syarat Orang Bepergian Saat Pandemi Covid-19 | Anies Baswedan Pantau Pembatasan Orang Masuk Jakarta di Tol Japek | Perampokan Minimarket di Palmerah, Pelaku Gasak 50 Slop Rokok | Misteri Medan Magnet Bumi Melemah, Kutub Utara-Selatan Berbalik? | Tante Ernie Judojono Cerita Lebarannya, Netizen Gagal Fokus | Ditjen PAS Persalahkan Wawancara Deddy dengan Siti Fadilah Supari | Ada 2 Jenis SIKM, Simak Cara Buat Surat Izin Keluar Masuk Jakarta | Pacquiao Menyerang Balik Setelah Disebut Pria Tua Oleh Mayweather | Mahfud MD: New Normal Masih Wacana Pemerintah, Belum Keputusan | Pakar: Vitamin C di Protokol Kesehatan Hanya Untungkan Farmasi | Daihatsu Dikabarkan Siapkan Pesaing Honda Freed, Model Mentereng | Arkeolog Temukan Guci Angsa 2 Ribu Tahun, Berisi Cairan Asing | Ini Agenda Presiden Jokowi ke Bekasi Siang Ini, Bukan Buka Mal | | | | | | | | | | |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Wartawan Net TV Angkat Bicara Soal Video Liputan Novel Baswedan | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Jumat, 8 November 2019 10:02 WIB

Wartawan Net TV Angkat Bicara Soal Video Liputan Novel Baswedan | Berita Tempo Hari Ini

Penyidik KPK Novel Baswedan ditemani kerabat saat dirawat di sebuah RS di Singapura, pada 2017. Serangan dengan air keras itu mengenai kedua mata dan merusak mata kirinya. Istimewa

DOWNLOAD APP sumutkota.com

SUMUTkota.com, Jakarta - Jurnalis NET TV Delviana Azari angkat bicara perihal potongan video liputannya yang diunggah ulang dengan narasi bahwa insiden penyerangan terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan adalah rekayasa.

Delviana merupakan jurnalis yang saat itu ditugaskan untuk meliput langsung ke Singapura. Ia pun memberikan klarifikasi melalui video berdurasi 23:44 menit yang diunggah dalam akun YouTube pribadinya.

Delviana mengatakan video itu diambil sekitar 19 April 2017 di Singapore General Hospital. Dalam videonya, dia bercerita bahwa ketika itu kondisi mata Novel tidak terlihat seperti mata orang umum. 

"Kalau gue boleh menceritakan apa yang gue lihat saat itu, kondisi mata dari Novel Baswedan itu. Kan waktu sebelum berangkat beliau kan sempat diperban, nah waktu itu udah enggak diperban. Sudah dilepas, tapi di sekitar jidat di sekeliling mata kayak ada oranye-oranye kayak Betadine gitu," kata Delviana lewat akun YouTube yang diunggah pada Kamis, 7 November 2019.

Delviana sudah memberikan izin kepada Tempo mengutip video tersebut.

"Yang paling miris adalah kondisi bola mata, kalau menurut akun itu it looks so fine, gue lihat miris bola mata yang gue lihat, yang gue rekam, mata kita beradu pandang, fokus gue ke bola matanya, bola matanya saat itu warnanya kayak kelereng kehijauan dan sama sekali tidak terlihat normal, itu menurut gue yang gue lihat," kata dia.  

Lebih lanjut, Delviana juga menjelaskan tentang kondisi kulit di sekitar mata Novel yang disebut baik-baik saja. "Nah beliau sempat bilang perawatan di rumah sakit di Singapura sangat baik, sehingga luka di kulitnya cepat pulih," ucap dia.

Di penghujung video, Delviana kemudian mempertanyakan sejumlah akun yang kembali mengangkat video liputan itu untuk kemudian diberikan narasi berbeda.

"Gue juga wow kalau ada orang yang berpikiran kalau ini setingan. Kalau ini settingan, kenapa Novel Baswedan memilih dirawat di Rumah Sakit Singapura? Sedangkan kalau ini rekayasa, masa iya sih rumah sakit di luar negeri mau diajak kongkalikong, ini yang dipertaruhkan martabat bangsa. Kedua adalah penjagaan. Kita pikir pakai logika, dia dijaga, dikawal, tapi saat gue ngerekam kalau itu memang settingan pasti mereka nggak akan izinin gue ambil gambar kondisi saat itu logikanya dong," ucap Delviana. 

Sebelumnya, sejumlah akun di media sosial memotong video liputan NET TV yang bertemu Novel Baswedan di Singapura. Akun-akun ini kemudian melemparkan tudingan bahwa serangan terhadap Novel hanya rekayasa. 



Wartawan Net TV Angkat Bicara Soal Video Liputan Novel Baswedan | Bang Naga | on Jumat, 8 November 2019 10:02 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Wartawan Net TV Angkat Bicara Soal Video Liputan Novel Baswedan
Description: Wartawan Net TV yang meliput Novel Baswedan di Singapura mengatakan kondisi mata penyidik KPK ini tidak baik-baik saja.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1269772/wartawan-net-tv-angkat-bicara-soal-video-liputan-novel-baswedan.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Server Pulsa Online
» Rusia Laporkan 101 Tenaga Medis Meninggal karena Corona
» Hasil Liga Jerman: Munchen Menang atas Dortmund
» Alasan Corona, Pewawancara Said Didu Tak Penuhi Panggilan
» Sumbangan PNS Jabar untuk Corona Hampir Capai Rp11 M
» Dewas Proses 92 Aduan Kode Etik KPK, Izinkan 34 Penyadapan
» PDP Corona Meninggal, 150 Pedagang Pasar di Palembang Dites
» Kapal Kargo Jadi Klaster Baru Corona di Australia

Karir


Lirik


Nasional

» Gempa Bumi Hari Ini

menu


Tempo LIPUTAN DAIRI Contack Me Zodiak
© 2017 - 2020 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

DMCA.com Protection Status

DOWNLOAD APP sumutkota.com




Page loads : seconds