Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2020
Nurhadi Tertangkap, KPK: Bukti Bahwa Kami Terus Bekerja | Dikabarkan PHK Sejumlah Pilot, Ini Penjelasan Bos Garuda | Tangkap Nurhadi dan Menantunya, KPK Gandeng Polri | Pengemudi Ojek Online Batalkan Rencana Demo di Depan Istana | KPK Tangkap Nurhadi Eks Sekretaris MA | Ade Armando Jelaskan Postingan Muhammadiyah Gulirkan Pemakzulan | Din Syamsuddin Bicara Tiga Syarat Pemakzulan Presiden | Lockdown, Restoran Ini Gulung Tikar Setelah 84 Tahun Beroperasi | Duel Panas Toyota Fortuner Vs Mitsubishi Pajero Sport | 5 Zodiak yang Terlahir jadi Orang Kaya, Pandai Cari Uang | Kantor Polisi di Kalimantan Selatan Diserang, Satu Personel Tewas | Ditarik Terawan ke Kemenkes, Dekan FK UPN: Saya Tak Tahu Kenapa | Denny Indrayana: Secara Politik Jokowi Sulit Dimakzulkan | Polisi New York Berlutut untuk Solidaritas kepada George Floyd | TNI Tanggapi Cuitan Veronica Koman soal Pemberitaan Media | Gaya Zaskia Gotik saat Menikah secara Negara, Gamis Dusty Pink | | | | | | | | | | |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Era Bloomsbury dan Pengalaman Hidup Biyan Melebur Jadi Satu | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Jumat, 8 November 2019 16:06 WIB

Era Bloomsbury dan Pengalaman Hidup  Biyan Melebur Jadi Satu | Berita Tempo Hari Ini

Koleksi Spring/Summer 2020 Studio 133 Biyan. TEMPO/Ecka Pramita

DOWNLOAD APP sumutkota.com

SUMUTkota.com, Jakarta - Desainer Biyan Wanaatmadja menampilkan koleksi spring/summer 2020, Kamis, 7 November 2019. Pertama kali floorplan dibuka penampilan para model seperti sebuah kolase berjalan. Biyan berhasil menggabungkan potongan-potongan inspirasi yang ia temukan baik di dalam keseharian dan pengalaman hidupnya ke dalam koleksi dari Biyan Studio 133 ini.

"Koleksi ini adalah keseharian yang saya lakukan, sebagian jalan menjadi rutinitas dan siklus yang sama. Berputar memakan waktu sampai enam bulan dan sudah dipikirkan sejak lama," ucap Biyan saat konferensi pers sebelum fashion show. 

Biyan membaca arah sesuai dengan visi koleksi lalu melakukan riset dari apa yang ia ditemukan. "Segala sesuatu yang saya pernah alami khususnya saat di London juga sedikit berpengaruh ya, dari seniman dan filsuf terutama," imbuhnya.

Konferensi pers pagelaran busana Studio 133 Biyan yang menampilkan koleksi Spring Summer 2020 Collection Women & Menswear di Jakarta, Kamis 7 November 2019 (TEMPO/Foto: Ecka Pramita)

Dengan mengikuti nalurinya, desainer ternama Tanah Air ini seperti mendapat energi baru dengan menyulam variasi corak, ragam material tekstur dan kain, ditambah referensi volume dan siluet dari berbagai era yang menjadi favoritnya. Ketika menyaksikan koleksinya seolah membawa kita menelusuri butik wallpaper dan toko antik furnitur Eropa, sejurus kemudian melempar kita kembali ke masa kini memperlihatkan desain yang mengandung relevansi kepraktisan zaman masa kini.

Motif organis dan geometris dipasangkan dengan bahan katun eyelet, bordir renda, jacquard, dan taffeta. Motif bunga-bunga kecil dan mawar dalam berbagai interpretasi bersanding dengan multi-stripes yang membentuk motif anyaman. Warna menjadi instrumen esensial untuk season ini, mulai dark neutrals seperti dirty white dan berbagai nuansa biru lalu dikuti dengan warna-warna cerah ceria seperti kuning, shades of pink, coral, celadon, hijau, dan poppies red pada segmen-segmen berikutnya.

Koleksi Spring/Summer 2020 Studio 133 Biyan. TEMPO/Ecka Pramita

Siluet dari beragam era seperti era 20-an flapper silhouette, 40-an tie blouse, 60-an shift dress dan bucket hat, 70-an dengan palazzo pants, bow blouse, dan kaftan, serta 80-an dengan puff sleeves berbaur menjadi suatu kesatuan sebagai kanvas dan eksplorasi-eksplorasinya.

Koleksi Spring/Summer 2020 Studio 133 Biyan. TEMPO/Ecka Pramita

Era Bloomsbury menjadi muse dari koleksi kali ini, di mana sebuah kolektif
berisikan seniman, penulis, filsuf dan intelektual asal Inggris memberi pengaruh besar pada kultur pertengahan abad 20-an. Lukisan abstrak, impresionisme, semangat kebebasan, interior dengan banyak koleksi antik, motif eksotis dan berbagai negara, dan countryside comfort yang disusun secara spontan, 'full of surprise yet very pleasant' menjadi ciri khas dari Bloomsbury Group movement.



Era Bloomsbury dan Pengalaman Hidup Biyan Melebur Jadi Satu | Bang Naga | on Jumat, 8 November 2019 16:06 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Era Bloomsbury dan Pengalaman Hidup Biyan Melebur Jadi Satu
Description: Masih berpegang pada prinsip lama jika Biyan hendak keluar dari ritme monoton dan hidup yang berlalu semakin cepat dalam koleksi Studio 133 terbaru
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1269760/era-bloomsbury-dan-pengalaman-hidupbiyan-melebur-jadi-satu.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Server Pulsa Online
» Bek Barcelona Dukung Pergantian Lima Pemain di La Liga
» Obama Kutuk Keras Kekerasan Aparat kepada Pengunjuk Rasa
» Layar Sentuh Bantu Penerbangan SpaceX ke Stasiun Luar Angkasa
» New Normal, Polisi Lakukan Penyekatan di Lokasi Wisata Banten
» Kota Yamato di Jepang Larang Pejalan Kaki Gunakan Smartphone
» KPK Tangkap Nurhadi di Jakarta Selatan
» Sopir Ambulans Positif Corona Usai Angkat Peti Jenazah PDP

Karir


Lirik


Nasional

» Gempa Bumi Hari Ini

menu


Tempo LIPUTAN DAIRI Contack Me Zodiak
© 2017 - 2020 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

DMCA.com Protection Status

DOWNLOAD APP sumutkota.com




Page loads : seconds