Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2020
Ini Daftar 35 Koperasi yang Sempat Dituding Ilegal dan Diblokir | Liverpool Berminat Boyong Ousmane Dembele dari Barcelona | New Normal, AP II Bakal Terapkan Work from Anywhere | Liga Inggris: Tes Gelombang Ke-4 Nihil Temuan Penderita Covid-19 | Roberto Mancini Bicara Soal Sandro Tonali dan Mario Balotelli | Dituntut Mundur oleh Karyawan, Ini Jawaban Ketua Dewas TVRI | Bayern Munchen Ingin Barter Lucas Hernandez dengan Leroy Sane | Dua Wilayah Jakarta Diperkirakan Hujan Ringan pada Siang Hari Ini | Bayern Munchen Vs Dusseldorf 5-0, Lewandowski Samai Rekor Terbaik | Polri Siap Usut Teror Pembunuhan ke Panitia Diskusi Mahasiswa UGM | Toyota Fortuner 2020 Pakai Mesin Baru Tenaga Melonjak Signifikan | Pandemi, Family Time Juga Penting Ini 5 Cara Menerapkannya | India Lepas Burung Merpati yang Diduga Mata-mata Pakistan | Politikus DPR Mulyadi Curiga Kasusnya Terkait Pilkada 2020 | Erick Thohir Ulang Tahun, Para Atlet Dunia Ini Ucapkan Selamat | Hasil dan Klasemen Liga Jerman: Bayern Munchen Unggul 10 Poin | Denda Pelanggaran PSBB di Jakarta Capai Rp 500 Juta | Formula E Virtual: Vandoorne Juarai Seri Ke-6, Kuasai Klasemen | WFH Bikin Nyeri Punggung, Pahami Penyebab dan Risikonya | Hendra Setiawan Idolakan Tony Gunawan, Puji Kevin Sanjaya | Bayern Vs Duesseldorf 5-0, Hansi Flick Lewati Torehan Guardiola | Kemenko Marves Ungkap Dua Masalah Utama Produksi Garam Nasional | Hasil Liga Jerman: Bayern Munchen Vs Fortuna Duesseldorf 5-0 | Persija Jakarta: Marc Klok dan Arti Penting Nomor 10 Baginya | Hendra Setiawan Cerita Awalnya Sulit Ganti Pasangan dengan Ahsan | LBH Papua Minta Polisi Usut Penganiayaan Warga oleh Aparat | Pemain Bhayangkara FC Ini Masih Jalani Program Pemulihan | New Normal, Satpol PP DKI Tunggu Anies Terbitkan Landasan Hukum | SpaceX Sukses Luncurkan Dua Astronot NASA ke Luar Angkasa | Teror di Diskusi Mahasiswa UGM, Mahfud Md Minta Korban Melapor | Ancaman Pembunuhan di Diskusi UGM, Polri Siap Turun Tangan | BMKG: Intrusi Udara Kering dari Utara Picu Hujan Lebat, Petir | Hendra Setiawan: Olimpiade 2016 Kenangan Terburuk | Era New Normal, Penggunaan Video Conference Diduga Tetap Tinggi | Polri Batalkan Perpanjangan Penutupan Layanan SIM, STNK, BPKB | Aturan Baru: Anak-anak dan Lansia Dilarang ke Rumah Ibadah | Waspadalah, Virus Corona Bisa Menyebar Supercepat di Satu Tempat | Jerinx SID Tantang Sosialita yang Ingin Jatuhkan Kredibilitasnya | Risma Marah Karena Lab PCR Tinggalkan Surabaya, Ini Kata Khofifah | Putra Mahkota Arab Saudi Bidik Eks Intelijen Top, Barat Khawatir | Salahkan Cina, Trump Perintahkan Amerika Keluar dari WHO | Anak Alami MIS-C Bisa Jadi Tanda Terinfeksi Covid-19 | PDIP Nilai Pemindahan Mobil PCR dari Surabaya Rivalitas Politik | Depok Klaim 7 Kelurahan Keluar dari Zona Merah, Pasien Covid-19? | | | | | | | | | | |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Kongsi dengan Garuda, Yusril Sebut Utang Sriwijaya Air Bengkak | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Jumat, 8 November 2019 09:19 WIB

Kongsi dengan Garuda, Yusril Sebut Utang Sriwijaya Air Bengkak | Berita Tempo Hari Ini

Maskapai Sriwijaya Air menunda sementara penerbangan tujuan Manokwari mulai 30 Juli. Foto: Dok. Sriwijaya Air

DOWNLOAD APP sumutkota.com

Tempo.Co, Jakarta - Pemegang saham Sriwijaya Air, Yusril Izha Mahendra, belum dapat memastikan kelanjutan kerja sama manajemen alias KSM maskapainya dengan Garuda Indonesia Group pada masa mendatang. Ia menyatakan saat ini kedua entitas itu masih melakukan evaluasi manajemen. 

“Belum ada keputusan apakah Sriwijaya akan melanjutkan KSM dengan GA (Garuda Indonesia) atau tidak,” ujar Yusril saat dihubungi Tempo pada Kamis petang, 7 November 2019. 

Kedua maskapai tersebut sebelumnya kembali mengalami pecah kongsi setelah sempat akur. Yusril mengatakan telah terjadi perbedaan tafsir keuntungan dari KSM yang mereka jalin selama hampir setahun. 

Menurut Yusril, keuangan Sriwijaya Air kian tekor setelah menjalin KSM dengan perusahaan pelat merah itu. Utang-utang yang dimiliki Sriwijaya kepada Garuda Indonesia dan anak usahanya pun terhitung makin membengkak. 

Sebaliknya, Garuda Indonesia menganggap kerja sama keduanya menguntungkan bagi Sriwijaya Air. Garuda Indonesia, ujar Yusril, acap menyebut kondisi Sriwijaya Air kian membaik pasca-KSM. Utang Sriwijaya Air juga diklaim berkurang dan menunjukkan pembukuan yang positif. 

Untuk meredam kekisruhan ini sembari melakukan evaluasi, Yusril mengatakan kedua entitas itu bersepakat menjalin kerja sama sementara. Setelah evaluasi kelar, pihak Garuda Indonesia dan Sriwijaya Air bakal merevisi perjanjian. 

"Revisi perjanjian kita lakukan segera. Target kami paling lama dua minggu,” ujar Yusril. Adapun evaluasi itu meliputi audit laporan keuangan sepanjang KSM terjalin, yang akan dialkukam oleh Badan Pemeriksa Keuangan atau auditor independen.

 



Kongsi dengan Garuda, Yusril Sebut Utang Sriwijaya Air Bengkak | Bang Naga | on Jumat, 8 November 2019 09:19 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Kongsi dengan Garuda, Yusril Sebut Utang Sriwijaya Air Bengkak
Description: Yusril mengatakan Sriwijaya Air belum tentu melanjutkan kerja sama dengan Garuda.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1269755/kongsi-dengan-garuda-yusril-sebut-utang-sriwijaya-air-bengkak.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Server Pulsa Online
» Label Fesyen Sport Rilis Kampanye Antirasisme 'Don't Do It'
» Fakta Komet Raksasa K2 yang Akan Melintas Bumi Akhir 2020
» New Normal, Akad Nikah Maksimal Dihadiri 30 Orang
» Peluang Duel Tyson Hingga Nasib Pembalap Italia di MotoGP
» WHO dan Pusaran Kontroversi
» Solidaritas untuk George Floyd dari Liga Jerman
» Satgas Waspada Investasi Akan Normalisasi 35 Koperasi

Karir


Lirik


Nasional

» Gempa Bumi Hari Ini

menu


Tempo LIPUTAN DAIRI Contack Me Zodiak
© 2017 - 2020 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

DMCA.com Protection Status

DOWNLOAD APP sumutkota.com




Page loads : seconds