Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2019
Staf Khusus Erick Thohir Minta SP Pertamina Beri Ahok Kesempatan | Tips Bagi Milenial untuk Membeli Rumah: Sekarang Atau... | Xiaomi Patenkan Desain untuk Ponsel Lipat | Mitsubishi Mirage Baru Lebih Sporty, Grill Berbasis Xpander | Hapus Video Tak Senonoh, 59 Bus Zhong Tong Beroperasi Lagi | Masalah Suspensi, Ribuan Mercedes-Benz E-Class Ditarik di Cina | Edhy Prabowo Jelaskan Alasan Tak Tenggelamkan Kapal Pencuri Ikan | Cobain Satai Wagyu Ala Meditarenia dengan Ukuran Besar | Honda Gelar Adu Irit Mobilio Libatkan Komunitas | Sempat Diremehkan, Victoria Beckham Sebut Industri Fashion Kejam | Hotel Mewah di India Bandrol Harga Telur Rebus Rp 300 Ribu | Macam Makanan Pemicu Kentut, Ada yang Bikin Bau | Realme 5s Rilis 20 November, Ini Ukuran Layar dan Resolusinya | Pensiun dari MotoGP, Lorenzo Sebut 3 Alternatif Penggantinya | Kualifikasi Formula 1 Brasil: Verstappen Pole, Hamilton Ketiga | Edhy Prabowo Ingin Kapal Pencuri Ikan Dibagikan ke Nelayan | Daftar 16 Tim yang Sudah Lolos ke Putaran Final Euro 2020 | Dinosaurus Berbulu Ditemukan untuk Pertama Kalinya di Australia | Double Track Bogor-Sukabumi Longsor, Warga Singgung Soal Mistis | Hasil Kualifikasi Euro 2020 Ahad: Jerman, Belanda, Kroasia Lolos | Jadwal Final Hong Kong Open: Perjuangan Anthony dan Hendra/Ahsan | Demi Disaksikan Orang Tua, Pasangan Ini Menikah di Rumah Sakit | Jadwal 8 Besar Liga 2 Ahad: PSMS Vs Persita, Persik Vs Martapura | Rusia vs Belgia 1-4: Kata Eden Hazard Usai Beri Assist buat Adik | Kualifikasi Euro 2020: Hazard Bersaudara Jaga Kesempurnaan Belgia | Saddil Ramdani Tinggalkan Klub Malaysia Pahang FA | Indra Sjafri Optimistis Timnas U-23 Bisa Rebut Emas SEA Games | Festival Olahraga Rekreasi Nasional V Digelar di Samarinda | Ellie Eiboy Sebut Persewar ke Delapan Besar Liga 2 Sudah Prestasi | Hafiz / Gloria Terhenti di Semifinal Hong Kong Open 2019 | Bangun Ekosistem HMS, Huawei Gandeng Pengembang Asia Pasifik | Kondisi Tektonik dan Sejarah Gempa Tsunami di Laut Maluku | Peneliti Sebut Manusia Purba Lucy Tidak Lebih Pintar dari Kera | Elon Musk: Chip Neuralink Bisa Atasi Skizofrenia dan Autisme | SP Pertamina Tolak Ahok di BUMN, Staf Erick Thohir: Ada 2 Kendang | Ngotot Tolak Ahok, Presiden SP Pertamina Simpatisan PA 212? | Status Ahok Mantan Napi, Mahfud MD Beberkan Hal Ini | Tolak Ahok Jadi Bos BUMN, SP Pertamina: Banyak Mudaratnya | Sukmawati Dipolisikan Usai Bandingkan Nabi Muhammad SAW - Sukarno | Ahok Jadi Bos BUMN, Rizal Ramli: Pak Jokowi Cari Masalah Baru | Tinju Dunia: Berapa Bayaran Daud Yordan dan Michael Mokoena? | SP Pertamina Tolak Ahok Jadi Bos BUMN, Luhut: Perlu Dipertanyakan | Tommy Soeharto Akan Penuhi Undangan PKS | Buya Syafii Dukung Penuh Ahok Jadi Bos BUMN | Staf Khusus Erick Thohir Minta SP Pertamina Beri Ahok Kesempatan | Tips Bagi Milenial untuk Membeli Rumah: Sekarang Atau... | Xiaomi Patenkan Desain untuk Ponsel Lipat | Mitsubishi Mirage Baru Lebih Sporty, Grill Berbasis Xpander | Hapus Video Tak Senonoh, 59 Bus Zhong Tong Beroperasi Lagi | 5 Fashion Simpel Istri Eza Gionino, Minim Aksesori dan Motif | Masalah Suspensi, Ribuan Mercedes-Benz E-Class Ditarik di Cina | Edhy Prabowo Jelaskan Alasan Tak Tenggelamkan Kapal Pencuri Ikan | Cobain Satai Wagyu Ala Meditarenia dengan Ukuran Besar | Honda Gelar Adu Irit Mobilio Libatkan Komunitas |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Pengamat: Partai Gelora, Judi Politik Anis Matta | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Jumat, 8 November 2019 09:02 WIB

Pengamat: Partai Gelora, Judi Politik Anis Matta | Berita Tempo Hari Ini

Fahri Hamzah (kiri) bersama Anis Mata saat merayakan Hari Sumpah Pemuda dengan Partai Gelora. Instagram/@partai_gelora

SUMUTkota.com, JakartaPartai Gelora Indonesia tengah bersiap deklrasi. Sejumlah pengamat menilai, para pendiri yang merupakan sempalan PKS seperti Anis Matta dan Fahri Hamzah, tengah berjudi dengan membentuk partai baru akibat konflik internal.

Partai Gelora Indonesia diprediksi bisa melesat atau justru layu sebelum berkembang. "Tentu ini menjadi perjudian luar biasa bagi pendiri Partai Gelora untuk bisa eksis di tengah persaingan parpol yang luar biasa," ujar Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno saat dihubungi Tempo pada Jumat, 8 November 2019.

Menurut Adi, ada empat modal penting yang harus dimiliki Partai Gelora untuk bisa berkembang. Yakni figur kunci yang bisa menjadi magnet politik, logistik, jaringan sampai lapis bawah, dan branding politik.

Sebagai pendatang baru, kata Adi, Partai Gelora juga harus memperluas sasaran ceruk pemilihnya, tak bisa mengandalkan segmen pemilih Islam dan sempalan pemilih PKS yang relatif solid.

"Partai Gelora berpeluang berkembang karena orang yang merasa menjadi bagian partai tertentu sangat rendah di Indonesia, kisaran 30 persen. Itu artinya, ada 70 persen ceruk pemilih yang bisa direbut Gelora," ujar Adi.

Senin lalu, para penggagas partai baru ini telah mendatangi notaris untuk mengurus akta pendirian perkumpulan, agar selanjutnya bisa mendapatkan status badan hukum partai dari Kementerian Hukum dan HAM.

Mayoritas penggagas partai ini adalah eks pimpinan PKS, seperti; Anis Matta, Fahri Hamzah, Mahfudz Siddiq, Rofi Munawar, dan Achmad Rilyadi. Selain eks kader, sejumlah kader PKS pun disebut akan merapat ke bakal partai baru ini. Mereka adalah Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Hadi Mulyadi dan bekas Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Triwisaksana.

"Mereka bagian dari pendiri," ujar Mahfudz Siddiq saat dihubungi Tempo pada Rabu malam, 6 November 2019.

Pengamat politik Universitas Al Azhar Indonesia (UAI), Ujang Komarudin mengatakan, jika tidak ingin layu sebelum berkembang, Gelora harus memperluas jaringan dan tidak hanya terbatas pada kader eks PKS yang kecewa. "PKS tentunya tak akan berdiam diri. PKS pasti juga akan mengunci dan menahan agar partai Gelora tidak besar," ujar Ujang saat dihubungi terpisah.

Ujang juga menyarankan agar Partai Gelora tidak mencari tokoh partai dengan membajak kader-kader partai lain. "Jika faktor-faktor itu dimiliki, maka bisa saja partai Gelora akan menjadi partai yang diperhitungkan. Namun jika tidak, maka bisa saja partai Gelora akan menjadi partai yang layu sebelum berkembang," ujar dia.



Pengamat: Partai Gelora, Judi Politik Anis Matta | Bang Naga | on Jumat, 8 November 2019 09:02 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Pengamat: Partai Gelora, Judi Politik Anis Matta
Description: Pengamat politik melihat Partai Gelora merupakan judi politik Anis Matta dan Fahri Hamzah.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1269734/pengamat-partai-gelora-judi-politik-anis-matta-fahri-hamzah.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

» LAPAN Kembangkan Roket untuk Luncurkan Satelit
» Daftar 16 Tim Lolos ke Piala Eropa 2020
» Satu Tahun Demo Rompi Kuning Prancis Dibuyarkan Gas Air Mata
» Pengamat Lingkungan: Harimau Serang Kemah sebab Habitat Rusak
» Pole di MotoGP Valencia, Quartararo Malah Iri dengan Marquez
» Quentin Tarantino Masih Berhasrat Garap Film Kesepuluh
» Jerman dan Belanda Lolos ke Piala Eropa 2020

Karir


Lirik

  • AYDI – Kita Indonesia
  • The Virgin – Diakah Jodohku
  • Abiel Jatnika – Kapalang Nyaah
  • Michiel Eduard – Kau Telah Pergi (OST ROMPIS 2018)
  • Hary – Biarkan Ku Pergi
  • Anggun – Siapa Bilang Gak Bisa
  • Smash – Fenomena
  • Adipati – Lempar Batu Sembunyi Tangan
  • LaoNeis Band – Insya Allah
  • Michael Mario – Jangan Menolak

  • Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN DAIRI QUICK COUNT PILPRES Zodiak
    © 2017 - 2019 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

    DMCA.com Protection Status


    Page loads : seconds