Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2020
H+3 Lebaran 2020, Kabupaten Bogor Nihil Kasus Corona | Terapkan Protokol Ketat, Pengelola Jamin Mal Takkan Berjubel | Ini Alasan Andrea Bocelli Tak Segera Ungkap Pernah Positif Corona | Cerita Putri Beatrice yang Mengalami Kesulitan Belajar Disleksia | Wuling Rilis Logo Baru di Produksi Ke-22 Juta Unit | Alasan Kapolri Perpanjang Operasi Ketupat 2020 Hingga 7 Juni | Kenapa Google Hapus Jutaan Ulasan TikTok di Play Store? | Afganistan Kembali Bebaskan 900 Milisi Taliban dari Penjara | WHO Peringatkan Puncak Kedua Covid-19 Saat Lockdown Dibuka | Polisi Depok Tangkap 7 Pelaku Penganiayaan Petugas Ronda | DPR, Mendagri, KPU Bahas Kelanjutan Tahapan Pilkada Hari Ini | Iwan Fals: Seumur Hidup Baru Sekali Ini Jadi Imam Salat | Kasus Reksa Dana Sinarmas AM, Manajer Investasi Lain Juga Riskan | Teten Masduki: Usul Agar Kementerian Buat Marketplace Itu Lelucon | Menpora Susun Grand Design Olahraga, Akan Lahirkan Zohri Baru | Awas, Tekanan Pekerjaan Sebabkan Gangguan Kejiwaan dan Kematian | Garam dan 5 Obat Alami untuk Mengatasi Sakit Gigi Berlubang | 3 Fase Pemulihan Pariwisata Thailand, Mengincar Wisatawan Cina | Jelang Pendaftaran Sekolah, Banyak Daerah Belum Gelar Sosialisasi | Ilmuwan Bikin Mata Bionik untuk Pasien Gangguan Penglihatan | Sindir Inggris, Belanda Ungkap PM Mark Rutte Patuhi Lockdown | Corona, Penjualan Mobil di Eropa April 2020 Turun 67 Persen | Tinju Dunia: Tyson Fury Dapat Tawaran Hadapi Mike Tyson | Daftar 25 Kabupaten dan Kota yang Disiapkan Menuju New Normal | 3 Poin Instruksi Jokowi Soal TNI - Polri Kawal New Normal | Sisa-sisa 60 Ekor Gajah Purba Ditemukan di Meksiko | Polisi Kejar Pelaku Perampokan Minimarket di Kembangan | Mau Berpergian Saat Pandemi Covid-19? Simak dan Siapkan Syaratnya | Bersiap New Normal, Petugas Kamar Hotel Diberi Pelatihan Khusus | Moratorium Utang Negara Berkembang | Lapas di Bogor Berikan Remisi ke 1.975 Narapidana | Normal Baru Covid-19 | New Normal Olahraga, Menpora: Tunggu Panduan Gugus Tugas Covid-19 | Hawa Gerah Hampir Sepekan, BMKG: Fenomena Menjelang Kemarau | Memahami Kepribadian Pasangan Berdasarkan Zodiak | Potret New Normal di Jepang Sehari Setelah Darurat Corona Dicabut | New Normal, Ini 6 Tips Pakai Masker agar Nyaman dan Cegah Iritasi | Febri Hariyadi Kenang Sumbangan Dua Brace buat Persib Bandung | Kabupaten Bogor Perpanjang PSBB hingga 29 Mei 2020 | Erling Haaland Cedera Saat Dortmund Dikalahkan Bayern Munchen | Nasib Nasabah Minna Padi Terkatung-katung Sejak Akhir 2019 | Menpora: Persiapan Piala Dunia U-20 Disesuaikan New Normal | Anies Baswedan Ungkap Syarat untuk Akhiri PSBB Jakarta | Kota Tangerang Bersiap Menuju New Normal | Rapat dengan PSSI, Asosiasi Pelatih Minta Kompetisi Dilanjutkan | Anies Baswedan: Operasi Pemberlakuan SIKM Sampai 7 Juni 2020 | Teten Masduki Jawab Kritik Farid Gaban Soal Blibli dan UMKM | Hari Ini PSSI Rapat dengan Klub dan PT LIB, Bahas Nasib Liga 1 | Tampil di Formula E Virtual, Pembalap Audi Ini Nekat Pakai Joki | BMKG Perkirakan Cuaca Jakarta Cerah Sepanjang Hari Ini | Peristiwa Langka, Bayi Kucing dengan Dua Wajah Lahir di AS | Klasemen Liga Jerman Setelah Bayern Munchen Kalahkan Dortmund 1-0 | Kebiasaan Sehat saat Ramadan yang Selalu Bisa Diteruskan | 8 Cara Menambah Tinggi Badan Anak, Renang dan Tidur Cukup | Rumah Olga Syahputra Dijual, Raffi Ahmad Berani Beli Rp 17 Miliar | Mal Dibuka Lagi, Ini Rincian SOP yang Diterapkan Pengelola | Hasil Liga Jerman: Bayern dan Wolfsburg Menang, Bremen Seri | Wali Kota Bekasi Perkirakan Rumah Ibadah Bisa Dipakai Pekan Depan | Hasil Liga Jerman: Borussia Dortmund Vs Bayern Munchen 0-1 | Bima Arya Sebut Pasca PSBB Bogor 3 Lanjut ke Transisi, Apa Itu? | Erick Thohir Sebut BUMN di 3 Sektor Ini Tahan Hadapi Pandemi | Petugas Jaring 5 Penumpang Kereta yang Tak Punya SIKM | Palsukan SIKM Jakarta Diancam Denda Milyaran dan 12 Tahun Penjara | H+2 Lebaran, Jalur Puncak Dipadati Kendaraan Asal Jakarta | Gugus Tugas Tambah Syarat Orang Bepergian Saat Pandemi Covid-19 | Anies Baswedan Pantau Pembatasan Orang Masuk Jakarta di Tol Japek | Perampokan Minimarket di Palmerah, Pelaku Gasak 50 Slop Rokok | Misteri Medan Magnet Bumi Melemah, Kutub Utara-Selatan Berbalik? | Tante Ernie Judojono Cerita Lebarannya, Netizen Gagal Fokus | Ada 2 Jenis SIKM, Simak Cara Buat Surat Izin Keluar Masuk Jakarta | Mahfud MD: New Normal Masih Wacana Pemerintah, Belum Keputusan | Pakar: Vitamin C di Protokol Kesehatan Hanya Untungkan Farmasi | Sering Dibully, Jerinx SID Unggah Foto Nora Alexandra Berkerudung | Gagal OTT di UNJ, Deputi Penindakan KPK Dilaporkan ke Dewas | Skenario Kerja New Normal untuk ASN Siap Diterbitkan Pekan Ini | Ini Agenda Presiden Jokowi ke Bekasi Siang Ini, Bukan Buka Mal | Manfaat Kacang Panjang untuk Memperbesar Payudara dan 6 Lainnya | | | | | | | | | | |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Iuran BPJS Kesehatan Naik, Sebagian Peserta Mandiri Migrasi Kelas | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Jumat, 8 November 2019 08:27 WIB

Iuran BPJS Kesehatan Naik, Sebagian Peserta Mandiri Migrasi Kelas | Berita Tempo Hari Ini

Massa yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) melakukan aksi di halaman Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat, Selasa, 5 November 2019. Mereka menuntut pemerintah untuk membatalkan kenaikan BPJS Kesehatan sebesar 100 persen serta memperbaiki pengelolaan dan peningkatan kualitas layanan BPJS. TEMPO/Prima Mulia

DOWNLOAD APP sumutkota.com

SUMUTkota.com, Jakarta -  Peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan mandiri di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta mulai menurunkan kelas kepesertaan setelah adanya kebijakan kenaikan premi yang akan berlaku mulai Januari 2020.

Kepala Cabang BPJS Kesehatan Kulon Progo Agus Tri Utomo, di Kulon Progo, Jumat, mengatakan kepesertaan BPJS Mandiri memang sudah banyak yang turun kelas.

"Kami belum merekap persentase kepesertaan BPJS Kesehatan mandiri yang mengajukan penurunan kelas. Yang jelas, sejak dikeluarkan kebijakan kenaikan premi BJPS, peserta mulai mendatangi kantor untuk mengurus penurunan kelas," kata Agus.

Kenaikan premi BPJS Kesehatan tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 75 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan. Peserta mandiri, iuran kelas III semula Rp25.500 per orang bulan naik menjadi Rp42 ribu, kelas II naik dari Rp51 ribu menjadi Rp110 ribu, dan kelas I naik dari Rp80 ribu menjadi Rp160 ribu.

Terkait Perpres Nomor 75 Tahun 2019 tersebut, menurut Agus, pihaknya sudah menerima informasi tersebut. Meski demikian, ia mengakui pihaknya belum mensosialisasikan kepada masyarakat terkait kebijakan kenaikan premi BPJS Kesehatan kepada masyarakat.

"Kebijakan tersebut memang belum dilakukan sosialisasi karena ketentuannya, sehingga belum ada, apakah sudah bisa disosialisasikan atau belum. Tapi, itu nanti tetap disosialisasikan, kita hanya menunggu perintah saja," katanya.

Sebelumnya, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kulon Progo Sri Budi Utami mengatakan pemkab akan meningkatkan anggaran jaminan kesehatan dari Rp13 miliar menjadi Rp28 miliar pada 2020, karena dampak kenaikan premi BPJS Kesehatan.

Ia mengatakan dampak kebijakan kenaikan premi BPJS Kesehatan memang sangat terasa dalam penganggaran jaminan kesehatan melalui APBD kabupaten.

"Pada 2019 ini, anggaran kesehatan untuk masyarakat Kulon Progo sebesar Rp13 miliar hingga Rp14 miliar yang mampu memberikan jaminan kesehatan bagi masyarakat melalui peserta bantuan iuran BPJS dari APBD kabupaten," kata Sri Budi Utami.

Dia mengatakan jumlah peserta bantuan iuran BPJS dari APBD kabupaten sebanyak 54 ribu jiwa, belum termasuk PBI BPJS dari APBN yang totalnya mencapai 56 ribu jiwa.

Saat ini, pihaknya masih melakukan validasi penerima PBI BJPS Kesehatan dari anggaran kabupaten, sehingga bantuan tersebut tepat sasaran. Validasi data juga berfungsi untuk acuan pengambilan kebijakan kesehatan masyarakat.

"Saat ini, kami masih secara intensif melalukan koordinasi dengan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) soal ketersediaan anggaran. Kenaikan premi BPJS naik signifikan, di luar prediksi dan di luar perencanaan anggaran," kata Sri Budi.

Ia mengatakan anggaran Rp28 miliar sudah termasuk dengan anggaran cadangan bagi masyarakat Kulon Progo, khususnya warga kurang mampu.

"Jangan sampai masyarakat miskin tidak mendapat jaminan, meski bisa dimasukkan dalam Jamkesos yang merupakan program Pemda DIY," katanya pula.

ANTARA



Iuran BPJS Kesehatan Naik, Sebagian Peserta Mandiri Migrasi Kelas | Bang Naga | on Jumat, 8 November 2019 08:27 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Iuran BPJS Kesehatan Naik, Sebagian Peserta Mandiri Migrasi Kelas
Description: Yang jelas, kata petugas setempat, sejak ada aturan kenaikan premi BJPS, peserta mulai mendatangi kantor untuk mengurus penurunan kelas.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1269730/iuran-bpjs-kesehatan-naik-sebagian-peserta-mandiri-migrasi-kelas.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Server Pulsa Online
» IPDN Akui Gelar Makan Siang Lebaran dengan Protokol Kesehatan
» Kematian Harian Corona di Brasil Lebih Tinggi dari AS
» Mal Buka di Tengah Corona, Antara Fiksi Anies dan Ancaman PHK
» Anies Berkeras Putarbalikkan Warga Masuk Jakarta Tanpa SIKM
» Twitter Labeli Kicauan Donald Trump Sebagai Klaim Palsu
» FOTO: Bayern Munchen Taklukkan Borussia Dortmund
» Bansos Tak Mampir di Rumah Nyaris Ambruk Nenek Sumi di Serang

Karir


Lirik


Nasional

» Gempa Bumi Hari Ini

menu


Tempo LIPUTAN DAIRI Contack Me Zodiak
© 2017 - 2020 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

DMCA.com Protection Status

DOWNLOAD APP sumutkota.com




Page loads : seconds