Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2019
Bangunan SD di Kabupaten Tangerang Roboh Diterjang Angin Kencang | Gara-gara Alat Makeup Kotor, Kulit Bisa Iritasi dan Berjerawat | Gempa Magnitudo 5,9 di Maluku Utara | Proyek Fisik Tol Manado-Bitung Rampung, Tunggu Jadwal Operasional | Kata Menkumham Yasonna Laoly Soal Surat Cekal Rizieq Shihab | Dua Hal Ini Membuat Susah Melupakan Sumbawa Barat | Xi Jinping Peringatkan Tentara Pembebasan Cina Jauhi Korupsi | Pidato Surya Paloh Buat Jokowi dan Megawati Mesem-mesem | Cuaca Hari Ini, BMKG Minta Warga Jakarta Waspadai Hujan dan Angin | Ini Beda Sejarah Hari Ayah Nasional dan Father's Day | Cinta Indonesia, Ada Sepatu Bertema Nasi Padang | KPK Agendakan Pemeriksaan Yamitema Laoly Hari Ini | Akhirnya,Pendaftaran CPNS 2019 Resmi Dibuka di Angka Cantik 11.11 | DPRD Kritik Revitalisasi Trotoar: Diprioritaskan dari Urus Banjir | Menkop Akan Konsolidasikan Anggaran UMKM yang Tersebar di 18 K/L | Grup Perusahaan Wuling Incar Pabrik General Motors di India | Mahfud MD: Jokowi Pernah Lapor Kasus ke KPK, Tapi Tak Terungkap | Tullimonstrum, Fosil Berumur 300 Juta Tahun Ini Masih Misterius | Anomali Vonis Bebas Sofyan | Bahaya Konflik Agraria | APBD DKI Defisit, Pembebasan Lahan Normalisasi Ciliwung Tertunda | Bambang Tak Pasti Maju ke Munas Golkar, Kubu Airlangga Senang | Andil BJ Habibie dalam Film Habibie & Ainun 3 | Triwulan III, Pertumbuhan Harga Properti Residensial Seret | Proyek-proyek yang Digarap Perusahaan Anak Yasonna Laoly | Empat Kunci Diet menurut Pakar Otak, Kurangi Gula dan Tepung | Benalu Dewan Pengawas KPK | Huawei Mate 30 Pro Rilis Kamis Lusa di Sini, Berapa Harganya? | Masih Hidup, Perempuan Texas Secara Keliru Dinyatakan Meninggal | Tebang Pohon di Trotoar Cikini, Dinas Kehutanan Dipanggil Dewan | Empat Buku Sejarah Kedokteran Indonesia Diluncurkan | Lawan Toyota Rush, Berapa Harga Mitsubishi Xpander Crossover? | Review Galaxy Watch Active 2: Bisa Terima Telepon dan Ambil Gambar | Hari Ayah, Sosok Ayah Bisa Bangkitkan Rasa Percaya Diri Anak | AIPI dan ALMI Luncurkan Buku Sains untuk Biodiversitas | KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan Anak Yasonna Laoly | Cerita Ronaldo yang Dua Kali Beruntun Diganti, Lalu Ngambek | IMB dan Amdal Akan Dihapus, Simak Dulu Penjelasan Menteri ATR | Hari Ini Mitsubishi Xpander Crossover Meluncur | Anak Yasonna Diperiksa Kasus Wali Kota Medan, Begini Ceritanya | Hong Kong Open 2019: Tunggal Putra Diharapkan Bisa Lebih Stabil | Gagal Mediasi Hari Ini, SMA Gonzaga Ancam Gugat Balik Ortu Murid | Total Kekayaan Miliarder Dunia Turun Rp 5.457 Triliun pada 2018 | Ini 5 Helikopter Tempur Masa Depan Amerika | Jadwal MotoGP Valencia: Persaingan di Seri Pamungkas | Selalu Kinclong, Mahkota Ratu Elizabeth II Dibersihkan Pakai Gin | Fakta Soal Pesaing Timnas U-19 Indonesia di Piala AFC U-19 2020 | Hari Ayah Nasional, Simak 5 Aktivitas Seru dengan Ayah | Soal Cekal Rizieq Shihab, Mahfud Md: Saya Sudah Cek, Enggak Ada | Jadwal Siaran Langsung Liga 1 Pekan 28 Selasa: Persib Vs Arema FC | Wawancara Eksklusif: Ketua Umum PSSI Bicara Restu Kapolri | Jadwal Hong Kong Open 2019 Selasa: Ada Tontowi / Winny | Jadwal Liga 1 Indonesia: Persib Bandung Vs Arema FC | Klaim Rekomendasi dari Kemenag, FPI Abaikan Syarat Kemendagri | Liga Inggris: Unai Emery Masih Didukung Petinggi Arsenal, tapi... | Perusahaan Yamitema Laoly Pernah Garap Proyek di Medan | Jadwal Malaysia vs Timnas Indonesia, Laga Terakhir Simon McMenemy | DKI Geber Mikrotrans Jak Lingko di 2020, Ini Target Rutenya | Komite Keselamatan Jurnalis Verifikasi Pembunuhan di Medan | DPRD DKI Rekomendasi Coret Anggaran TGUPP Anies Baswedan | Puan Maharani Persilakan NasDem Rayu Ganjar Pranowo | Fachrul Razi Enggan Komentar Fatwa MUI Larangan Salam Semua Agama | Setara Beri 5 Saran Cegah Pelanggaran Kebebasan Beragama | KPPU Teliti Dugaan Praktik Monopoli GoPay di Alfamart | KPK Periksa Istri Wali Kota Medan Soal Jalan-jalan ke Jepang | eSports: Bungkam Tim Eropa 3-0, Tim Cina Juarai League of Legends | Anak Menteri Yasonna Laoly Diperiksa KPK | MUI Pusat Setuju Umat Islam Tak Sampaikan Salam Semua Agama | Kalbe Farma Diduga Beri Uang Pelicin untuk Dokter | Politikus PDIP Debat soal Anggaran Pertahanan dengan Prabowo | Menhan Prabowo Digoda Politikus PKS | BKN Umumkan Passing Grade Seleksi CPNS 2019 Sore Ini | Selain Anak Yasonna Laoly, KPK Juga Periksa Istri Wali Kota Medan | Aida Chandra, Istri Delon Thamrin Pernah Jadi Sorotan pada 2015 | Laporkan Novel Baswedan, Dewi Tanjung Diperiksa Polisi 2 Jam | Pangeran Arab Saudi Jadi Pemilik Mobil Termahal Bugatti? | Bangunan SD di Kabupaten Tangerang Roboh Diterjang Angin Kencang | Gara-gara Alat Makeup Kotor, Kulit Bisa Iritasi dan Berjerawat | Gempa Magnitudo 5,9 di Maluku Utara | FPI Claims No Need of Permit Renewal | Proyek Fisik Tol Manado-Bitung Rampung, Tunggu Jadwal Operasional | Kata Menkumham Yasonna Laoly Soal Surat Cekal Rizieq Shihab | Dua Hal Ini Membuat Susah Melupakan Sumbawa Barat | Xi Jinping Peringatkan Tentara Pembebasan Cina Jauhi Korupsi | Pidato Surya Paloh Buat Jokowi dan Megawati Mesem-mesem | Cuaca Hari Ini, BMKG Minta Warga Jakarta Waspadai Hujan dan Angin |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

YLBHI: Laporan Dewi Tanjung Untuk Kurangi Dukungan ke KPK | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Jumat, 8 November 2019 06:31 WIB

YLBHI: Laporan Dewi Tanjung Untuk Kurangi Dukungan ke KPK | Berita Tempo Hari Ini

Caleg PDIP S. Dewi Ambarwati atau Dewi Tanjung melaporkan Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais di Polda Metro Jaya pada Selasa, 14 Mei 2019, atas tuduhan makar lewat seruan people power. Tempo/Adam Prireza

SUMUTkota.com, Jakarta - Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) Asfinawati menilai laporan kader PDIP Dewi Tanjung atas penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi Novel Baswedan ke Polda Metro Jaya ngawur. Dewi menuding Novel merekayasa kasus penyiraman air keras yang terjadi pada April 2017.

"Laporannya ngawur, masak Kapolri dan Presiden mau membuat komitmen di publik untuk menuntaskan atau mengungkap kasus Novel kalau kasusnya bohongan," ujar Asfinawati saat dihubungi wartawan pada Kamis, 7 November 2019.

Asfinawati menengarai, laporan ini terkait dengan isu Perpu KPK dan upaya pelemahan terhadap KPK, mengingat Dewi adalah kader dari partai yang mendukung revisi UU KPK. "Laporan ini hanya untuk mempengaruhi opini publik agar mengurangi dukungan kepada Novel dan KPK," ujar Asfi.

Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, pelaporan itu merupakan sikap pribadi Dewi dan tak berkaitan dengan partai.

"Dewi Tanjung dia menjadi salah satu caleg (PDIP) tapi apa yang dilakukan tidak terkait dengan partai," ujar Hasto di The Sultan Hotel, Jakarta seusai HUT Golkar ke-55, Rabu malam, 6 November 2019.

Hasto berujar, anggota PDIP biasa menyuarakan pendapatnya. Hasto pun menyebut pandangan itu berpijak pada apa yang ada di masyarakat. "Berkaitan hal tersebut itu merupakan pribadi ya dari Dewi Tanjung," kata Hasto.

Laporan medis Novel dari Klinik Eye & Retina Surgeons, Singapura, pada 26 Mei 2017, mencatat bahwa Novel pertama kali datang ke klinik itu pada 12 April 2017. Saat itu, Novel dipindahkan setelah menjalani perawatan karena cedera kimia asam sulfat di Jakarta Eye Centre pada 11 April, pukul 5 pagi.

Laporan medis itu juga menuliskan ada luka bakar ringan sampai sedang pada wajah dan kelopak mata yang telah dirawat. Cedera kimiawi melibatkan kedua mata. "Ketajaman visualnya masing-masing adalah 6/24 dan 6/15 pada mata kanan dan kiri," tulis laporan medis itu. 

Pada pemeriksaan, ada permasalahan 90 persen di bagian jaringan atas para epitel batas kornea yang hilang, karena adanya iskemik (terhambatnya aliran darah pada pembuluh darah mata yang mengakibatkan kematian jaringan) di limbal (batas warna pada kornea) yang terjadi pada mata kiri.

Pada mata kanan Novel Baswedan, kornea agak membengkak dengan lipatan membran descemet. Ruang bagian depan dalam dan kosong, dan tidak ada kekeruhan lensa. Di mata kiri tidak ada pembengkakan kornea, tetapi tercatat kekeruhan lensa capsular anterior.



YLBHI: Laporan Dewi Tanjung Untuk Kurangi Dukungan ke KPK | Bang Naga | on Jumat, 8 November 2019 06:31 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: YLBHI: Laporan Dewi Tanjung Untuk Kurangi Dukungan ke KPK
Description: YLBHI melihat laporan Dewi Tanjung bertujuan untuk mengurangi dukungan masyarakat ke KPK dan Novel Baswedan.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1269692/ylbhi-laporan-dewi-tanjung-untuk-kurangi-dukungan-ke-kpk.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

» Tambah Wamen, Siasat Jokowi Redam Gejolak Koalisi
» Suzy dan Ma Dong-seok Bakal Hadapi Letusan 'Gunung Api'
» FOTO: Parade Kendaraan Penobatan Kaisar Jepang
» Perang Dagang Tekan Harga Minyak ke US$62,18 per Barel
» Dahnil: Saya Ditunjuk Prabowo Jadi Juru Bicara Menhan
» Marquez Senang Adik Tidak Buru-buru ke MotoGP
» Barbershop di Selandia Baru Tawarkan Tempat Curhat Bagi Pria

Karir


Lirik

  • AYDI – Kita Indonesia
  • The Virgin – Diakah Jodohku
  • Abiel Jatnika – Kapalang Nyaah
  • Michiel Eduard – Kau Telah Pergi (OST ROMPIS 2018)
  • Hary – Biarkan Ku Pergi
  • Anggun – Siapa Bilang Gak Bisa
  • Smash – Fenomena
  • Adipati – Lempar Batu Sembunyi Tangan
  • LaoNeis Band – Insya Allah
  • Michael Mario – Jangan Menolak

  • Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN DAIRI QUICK COUNT PILPRES Zodiak
    © 2017 - 2019 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

    DMCA.com Protection Status


    Page loads : seconds