Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2020
Dikabarkan PHK Sejumlah Pilot, Ini Penjelasan Bos Garuda | Tangkap Nurhadi dan Menantunya, KPK Gandeng Polri | Pengemudi Ojek Online Batalkan Rencana Demo di Depan Istana | KPK Tangkap Nurhadi Eks Sekretaris MA | Ade Armando Jelaskan Postingan Muhammadiyah Gulirkan Pemakzulan | Din Syamsuddin Bicara Tiga Syarat Pemakzulan Presiden | Lockdown, Restoran Ini Gulung Tikar Setelah 84 Tahun Beroperasi | Duel Panas Toyota Fortuner Vs Mitsubishi Pajero Sport | 5 Zodiak yang Terlahir jadi Orang Kaya, Pandai Cari Uang | Kantor Polisi di Kalimantan Selatan Diserang, Satu Personel Tewas | Ditarik Terawan ke Kemenkes, Dekan FK UPN: Saya Tak Tahu Kenapa | Denny Indrayana: Secara Politik Jokowi Sulit Dimakzulkan | Polisi New York Berlutut untuk Solidaritas kepada George Floyd | TNI Tanggapi Cuitan Veronica Koman soal Pemberitaan Media | Gaya Zaskia Gotik saat Menikah secara Negara, Gamis Dusty Pink | | | | | | | | | | |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Profesor UPI Usul ke Nadiem untuk Hapus SMK, Kenapa? | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Jumat, 8 November 2019 06:05 WIB

Profesor UPI Usul ke Nadiem untuk Hapus SMK, Kenapa? | Berita Tempo Hari Ini

Sejumlah murid SMKN 8 Bandung, Jawa Barat, mempersiapkan kendaraan buggy rancangan mereka untuk diperlihatkan pada segenap jajaran pejabat pemerintah, Jumat (6/1). TEMPO/Prima Mulia

DOWNLOAD APP sumutkota.com

SUMUTkota.com, Jakarta -  Pakar pendidikan dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, Profesor Ace Suryadi, mengusulkan ke Mendikbud Nadiem Makarim agar pemerintah menutup Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

SMK tidak diperlukan lagi karena merupakan bagian dari pendidikan dasar.

Pendidikan vokasi dan profesi sebaiknya dilaksanakan setelah SMA,” kata Ace kepada Tempo di Bandung, Kamis, 7 November 2019.

Pemerintah masih memiliki program wajib belajar pendidikan dasar 12 tahun. Tingkatannya meliputi Sekolah Dasar, Menengah, dan Atas. Setelah lulus, kata Ace, siswa bisa melanjutkan studi ke pendidikan tinggi.

Menurutnya, di era pemerintahan Presiden Joko Widodo sekarang ini pendidikan tinggi vokasi atau keahlian terapan tertentu dan profesi menjadi prioritas. Pendidikan vokasi atau profesi itu bentuknya bisa beragam seperti politeknik, kursus, pelatihan, magang di tempat kerja, dan belajar secara mandiri. “Jadi lulusan SMA jangan berbondong-bondong ke universitas,” katanya, Rabu, 6 November 2019.

Akhir dari pendidikan tinggi vokasi atau profesi itu utamanya harus dinilai dengan sertifikasi sesuai dengan standar kebutuhan lapangan kerja. Waktunya tidak harus seperti di SMK selama tiga tahun melainkan bisa dalam hitungan bulansetahunsesuai  kebutuhan dunia kerja.

Sekitar 90 persen tamatan SMA menurut Ace seharusnya masuk ke pendidikan seperti itu. Kondisinya dengan perubahan kurikulum yang antara lain memuat materi program pendidikan literasi, matematika dasar, pengetahuan dasar, kecakapan terpakai (applied skills), dan pendidikan perekat Negara Kesatuan Republik Indonesia. Jalur kedua untuk lulusan SMA yaitu pendidikan tinggi akademik.

Rencana perubahan kurikulum pendidikan, ujar Ace, jangan dibuat tergesa-gesa. Dalam setahun ini pemerintah bisa melakukan analisis dan evaluasi kurikulum sekarang bersama universitas. Proses itu diperkirakan bisa rampung dalam setengah tahun kemudian merancang kurikulum anyar. “Mungkin tahun kedua bisa mulai dirancang konten kurikulumnya.”

 



Profesor UPI Usul ke Nadiem untuk Hapus SMK, Kenapa? | Bang Naga | on Jumat, 8 November 2019 06:05 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Profesor UPI Usul ke Nadiem untuk Hapus SMK, Kenapa?
Description: Pakar UPI mengusulkan ke Mendikbud Nadiem Makarim untuk menutup SMK karena sebagai bagian dari pendidikan dasar tidak diperlukan lagi.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1269630/profesor-upi-usul-ke-nadiem-untuk-hapus-smk-kenapa.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Server Pulsa Online
» Obama Kutuk Keras Kekerasan Aparat kepada Pengunjuk Rasa
» Layar Sentuh Bantu Penerbangan SpaceX ke Stasiun Luar Angkasa
» New Normal, Polisi Lakukan Penyekatan di Lokasi Wisata Banten
» Kota Yamato di Jepang Larang Pejalan Kaki Gunakan Smartphone
» KPK Tangkap Nurhadi di Jakarta Selatan
» Sopir Ambulans Positif Corona Usai Angkat Peti Jenazah PDP
» WHO Tegaskan Tak Ingin Putus Hubungan dengan AS

Karir


Lirik


Nasional

» Gempa Bumi Hari Ini

menu


Tempo LIPUTAN DAIRI Contack Me Zodiak
© 2017 - 2020 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

DMCA.com Protection Status

DOWNLOAD APP sumutkota.com




Page loads : seconds