Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2019
Seorang Mahasiswa di Makassar Tewas Akibat Pembacokan di Kampus | Pameran Elektronik GSEI 2019 Digelar 5-7 Desember | Kata Menkumham Yasonna Laoly Soal Surat Cekal Rizieq Shihab | Proyek-proyek yang Digarap Perusahaan Anak Yasonna Laoly | Mengidap Diabetes? Yuk Batasi Pisang dan 3 Buah Tinggi Gula Ini | Mahfud MD: Jokowi Pernah Lapor Kasus ke KPK, Tapi Tak Terungkap | Arab Saudi Pertama Kali Berikan Status Penduduk Tetap ke WNA | Lawan Toyota Rush, Berapa Harga Mitsubishi Xpander Crossover? | Mikhail Gorbachev Ungkap Dalang di Balik Runtuhnya Uni Soviet | Nasib Isu Pencekalan Rizieq Shihab di Tangan Mahfud Md | Jokowi Akan Hapus IMB dan Amdal, DPR: Keliru | Menkominfo Johnny Plate: Rakyat Beli TV Digital, Siarannya Analog | Seorang Mahasiswa di Makassar Tewas Akibat Pembacokan di Kampus | Pameran Elektronik GSEI 2019 Digelar 5-7 Desember | Aldila Sutjiadi Kandas di Babak I WTA 125K Taipei | DKI Mengklaim Banyak Warga Jakarta Suka JPO Terbuka | Govt to Investigate Rizieq Shihab's Allegation on His Travel Ban | Dedeh Erawati Tekuni Ilmu Kepelatihan Demi Cetak Atlet Andal | ASN Terpapar Radikalisme, Ini 11 Kategori ASN yang Bisa Diadukan | New York City Beats Tokyo to Become World's Most Innovative City | Kualifikasi Euro 2020: Southgate Bicara Alasan Coret Sterling | Viral Otopet Listrik Naik JPO, Dishub DKI Peringatkan Grab |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Kata Peneliti, Cinta Bikin Panjang Umur. Cek Dampak Sehat Lainnya | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Jumat, 8 November 2019 07:00 WIB

Kata Peneliti, Cinta Bikin Panjang Umur. Cek Dampak Sehat Lainnya | Berita Tempo Hari Ini

Ilustrasi pasangan. Unsplash.com/Annette Sousa

SUMUTkota.com, Jakarta - Kecanduan cinta atau muak karena cinta, sulit rasanya untuk tidak memikirkan hubungan asmara dan dampaknya. Masa-masa susah dan senang selalu ada hikmahnya.

Lebih dari itu, hubungan cinta ternyata berdampak baik buat kesehatan. Berikut lima manfaatnya menurut Live Science.

1. Masalah mental berkurang
Dua orang yang dimabuk asmara biasanya saling tergila-gila. Dan ternyata hal itu membuat masalah mental mereka lebih sedikit daripada yang menjomblo. Begitu hasil penelitian dari Universitas Negeri Florida di Amerika Serikat pada 2010 yang melibatkan 1.621 mahasiswa. Tren berlanjut hingga usia lebih matang. Laki-laki dan perempuan yang melajang lebih rentan terserang depresi, kegelisahan, gangguan suasana hati, masalah adaptasi, rentan bunuh diri, dan aneka masalah psikologis lain.

2. Mengurangi rasa sakit
Kita pasti tahu lagu balad legendaris “Love Hurts” dari grup rock Nazareth. Padahal, faktanya cinta itu tidak membuat sakit tapi sebaliknya. Sebuah penelitian yang dimuat di jurnal PLoS ONE pada 2010 mempelajari kaitan antara rasa sakit yang reda, perasaan romantis, dan aktivasi sistem penghargaan di otak setelah meneliti 15 mahasiswa yang mengaku rasa sakit di telapak tangan mereka akibat memegang bata panas berkurang setelah melihat foto orang-orang yang mereka sayangi. Ketika diperlihatkan foto-foto orang lain yang tak kalah menarik, rasa sakit ke-15 mahasiswa itu tak berkurang.

3. Meredakan stres
Rasanya memang mudah memprediksi, hubungan yang sehat tanpa drama akan mengurangi stres. Hasil penelitian juga menunjang prediksi tersebut. Banyak penelitian yang mendapati hidup melajang lebih rentan terhadap masalah psikologis dibandingkan mereka yang menikah atau memiliki hubungan asmara yang sehat. Status punya pasangan akan mempengaruhi produksi kortisol atau hormon stres. Begitu hasil penelitian tim Universitas Chicago di Amerika Serikat pada 2010.

4. Lebih panjang umur
Banyak juga penelitian yang menyebutkan mereka yang hidup melajang memiliki kemungkinan mati lebih muda dibanding yang menikah. Sebuah penelitian di Biro Sensus Amerika menyebutkan dari 281.460 orang berumur di atas 45 tahun, yang tidak menikah memiliki risiko kematian yang lebih tinggi. Hasil yang sama juga disebutkan di Britania Raya, Swedia, Denmark, dan Belanda.

5. Bahagia
Pasangan dengan hubungan yang sehat mengaku mereka sangat bahagia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan melihat wajah pasangan yang sangat dicintai, maka area-area tertentu di otak pun ikut bereaksi, misalnya di area penghasil dopamin. Begitu menurut penelitian yang dimuat di Journal of Neurophysiology pada 2005.



Kata Peneliti, Cinta Bikin Panjang Umur. Cek Dampak Sehat Lainnya | Bang Naga | on Jumat, 8 November 2019 07:00 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Kata Peneliti, Cinta Bikin Panjang Umur. Cek Dampak Sehat Lainnya
Description: Menurut sebuah penelitian, banyak dampak sehat yang didapat dari hubungan cinta. Mereka yang punya pasangan diklaim lebih panjang umur dan bahagia.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1269623/kata-peneliti-cinta-bikin-panjang-umur-cek-dampak-sehat-lainnya.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

» KPPU Endus Persaingan Usaha Tak Sehat dari Transaksi Nontunai
» KPK Belum Terima Salinan Putusan Sofyan Basir
» Indonesia Targetkan Raih 50 Emas di SEA Games 2019
» DPR Siapkan 2 Opsi Evaluasi Penyelenggaraan Pilkada Langsung
» Polres Deli Serdang Ancam Jerat Pembuang Bangkai Babi
» Uji Coba Lawan Iran Penentu Timnas Indonesia di SEA Games
» Viral Video Busana Vulgar di Bus, TransJakarta Minta Maaf

Karir


Lirik

  • AYDI – Kita Indonesia
  • The Virgin – Diakah Jodohku
  • Abiel Jatnika – Kapalang Nyaah
  • Michiel Eduard – Kau Telah Pergi (OST ROMPIS 2018)
  • Hary – Biarkan Ku Pergi
  • Anggun – Siapa Bilang Gak Bisa
  • Smash – Fenomena
  • Adipati – Lempar Batu Sembunyi Tangan
  • LaoNeis Band – Insya Allah
  • Michael Mario – Jangan Menolak

  • Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN DAIRI QUICK COUNT PILPRES Zodiak
    © 2017 - 2019 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

    DMCA.com Protection Status


    Page loads : seconds