Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2020
Namanya Dicatut untuk Penggalangan Dana, Choi Siwon Ingatkan Fan | Aturan New Normal Masjid, Jaga Jarak hingga Wudu di Rumah | Kasus George Floyd, Mayweather Jr Akan Tanggung Biaya Pemakaman | Buka Lagi Sekolah, Ada Tahap Pra New Normal di Yogyakarta | DFB Akan Selidiki Aksi Solidaritas Pemain buat George Floyd | Marcus Rashford Ikut Dukung Keadilan Untuk George Floyd | IHSG Diprediksi Menguat, Ini Rekomendasi Saham Pilihan | Warga Bogor Bikin Dapur Umum bagi Keluarga Terdampak Covid-19 | Nurhadi Pernah Berusaha Menghilangkan Barang Bukti | Kasus Baru Virus Corona di Arab Saudi Bertambah 1.881 | Shop&Drive Layani Penggantian Aki dan Pelumas di Rumah, Gratis | Pilot Garuda di-PHK, Dirut: Ini Keputusan yang Berat | Karakter Zodiak Paling Percaya Diri dan Misterius Versi Tinder | Agar Aman dari Orang Ketiga, Ini Tips Pernikahan ala Nur Asia Uno | Denny Indrayana Jelaskan Alasan Jokowi Sulit Dimakzulkan | Kasus Corona Berkurang, Kafe dan Toko di Turki Mulai Buka | Lockdown, Pasien di India Konsultasi dengan Dokter Secara Online | Suara Klub Liga Inggris Terbelah, Lanjutan Kompetisi Terancam | SUV Buatan Cina Ini Punya Bodi Boxy Tantang Toyota Land Cruiser | Pengacara Sebut Alasan Dwi Sasono Ajukan Rehabilitasi | Dana PEN untuk BUMN dan B-30, Politikus Gerindra: Menggelikan | Bursa Transfer: Juventus Siap Barter Bernardeschi dan Jorginho | Muhammadiyah Anggap Ade Armando Serang Kehormatan Din Syamsudiin | Mahathir Sebut Pemimpin Partai Lupakan Janji Lawan Korupsi | Menyemai Benih Lokomotif Ekonomi | Stop Pemberangusan Suara Kritis | Bos RB Leipzig Tak Bisa Tahan Langkah Timo Werner ke Liverpool | Hari Ini, PSSI dan Klub Bahas Nasib Kompetisi Liga 1 dan Liga 2 | Manfaat Pitera, Air Beras untuk Kulit Cegah Keriput Hingga Penuaan Dini | Tampilan Honda Freed Versi Modulo Agresif, Interior Mewah | Dukung George Floyd, 4 Pemain Bundesliga Terancam Hukuman | Cara Pelatih Persib Bandung Memaknai New Normal | 7 Jenis Pekerjaan yang Muncul Akibat Pandemi Corona | Wagub DKI: Potensi Penularan Corona Saat New Normal Lebih Tinggi | 3 Pejabat yang Minta New Normal Sekolah Ditunda karena Pandemi | Penasihat Trump Berbeda Soal Demonstrasi Rusuh George Floyd | Ketegangan di AS Meningkat, Harga Emas Diprediksi Kian Melesat | Pemprov DKI Belum Siapkan Skema New Normal di Sekolah | Din Syamsuddin Sebut 3 Syarat Pemakzulan Presiden, Apa Saja? | Iran Antisipasi Gelombang Kedua Covid-19, Kenapa? | Hasil Liga Jerman: Cologne Vs Leipzig 2-4, Timo Werner Cetak Gol | Jadwal Liga Italia: FIGC Bicara Peluang Laga Dihadiri Penonton | New Normal Salat di Masjid, Ini Protokol DMI | Sutan Zico Nikmati Pemusatan Latihan Virtual Timnas U-19 | Filipina Aktif Pasca Pelonggaran Lockdown Corona, seperti Apa? | Nurhadi dan Jejak Perkara di Mahkamah Agung | Anies Baswedan Libatkan Pakar Bahas Masa Transisi New Normal | Penumpang Sepi, Wings Air Belum akan Terbang ke Aceh | Proyek Konstruksi Mangkrak, Kinerja BUMN Karya Diprediksi Melorot | Kenormalan Baru, DMI Perbolehkan Buka Masjid Kembali | Pengedar yang Suplai Ganja untuk Dwi Sasono Masih Diburu Polisi | Menpan RB Meminta ASN Beradaptasi dengan New Normal dalam Bekerja | Berinvestasi di Era New Normal, Instrumen Apa yang Cocok? | Akhir Pelarian Nurhadi dan Cerita Uang Diguyur di Kloset | New Normal, Wagub DKI Ingatkan Warga Tak Euforia Keluar Rumah | Kata BMKG, Cuaca Jakarta Cerah Sepanjang Hari Ini | Investor Mulai Optimistis, Bursa Saham Eropa Menguat | Nurhadi Tertangkap, KPK: Bukti Bahwa Kami Terus Bekerja | Dikabarkan PHK Sejumlah Pilot, Ini Penjelasan Bos Garuda | Tangkap Nurhadi dan Menantunya, KPK Gandeng Polri | Pengemudi Ojek Online Batalkan Rencana Demo di Depan Istana | KPK Tangkap Nurhadi Eks Sekretaris MA | Ade Armando Jelaskan Postingan Muhammadiyah Gulirkan Pemakzulan | Din Syamsuddin Bicara Tiga Syarat Pemakzulan Presiden | Denny Indrayana: Secara Politik Jokowi Sulit Dimakzulkan | 5 Zodiak yang Terlahir jadi Orang Kaya, Pandai Cari Uang | Kantor Polisi di Kalimantan Selatan Diserang, Satu Personel Tewas | Polisi New York Berlutut untuk Solidaritas kepada George Floyd | TNI Tanggapi Cuitan Veronica Koman soal Pemberitaan Media | Waspada Virus Corona Menempel pada Kacamata, Bersihkan dengan Ini | Gaya Zaskia Gotik saat Menikah secara Negara, Gamis Dusty Pink | Dwi Sasono Ditangkap, Widi Mulia Matikan Kolom Komentar IG Mereka | 60 Persen Peserta Mandiri BPJS Kesehatan Terancam Tak Bisa Bayar | | | | | | | | | | |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Bogor Akan Pindahkan PKL di Trotoar Pasar Anyar ke Dalam Pasar | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Kamis, 17 Oktober 2019 11:27 WIB

Bogor Akan Pindahkan PKL di Trotoar Pasar Anyar ke Dalam Pasar | Berita Tempo Hari Ini

Aksi mahasiswa KAMMI dari Komisariat Universitas Ibnu Khaldun Bogor berunjuk rasa di Balai Kota Bogor, Jalan Juanda No.10, Bogor Tengah, Rabu 16 Oktober 2019. Mereka menyoroti kebijakan relokasi PKL oleh pemerintah kota setempat. TEMPO/ M.A MURTADHO

DOWNLOAD APP sumutkota.com

SUMUTkota.com, Bogor - Pemerintah Kota Bogor akan melakukan penataan secara bertahap pedagang kaki lima atau PKL yang berjualan di trotoar dan sebagian badan jalan di Kota Bogor untuk ketertiban dan keindahan kota.

"Pemerintah Kota Bogor akan menata PKL semuanya agar menjadi lebih tertib," kata Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, di Balai Kota Bogor, Rabu, 16 Oktober 2019.

Menurut Dedie, PKL di seputar Pasar Anyar Bogor akan ditertibkan, yakni direlokasi ke dalam pasar milik PD Pasar Jaya di Pasar Anyar. Sebab, di sisi lain, kata dia, pedagang yang berdagang di kios di dalam pasar kalah bersaing dengan para PKL yang berjualan di trotoar.

"Padahal, pedagang yang resmi membeli kios dengan harga lebih dari Rp 1 miliar serta membayar pajak, dikalahkan dengan PKL yang berjualan di trotoar," kata Dedie.

Dedie mencontohkan, pedagang di kios menjual sandal Rp 90.000. Sedagnkan PKL yang tidak membeli kios menjual sandal Rp 60.000. "Pedagang di kios membayar biaya operasional pasar, PKL tidak," kata dia.

Menurut Dedie, Pemerintah Kota akan terus melakukan penataan PKL dan angkutan kota, terutama di sekitar stasiun dan Pasar Anyar, sehingga menjadi tertib dan indah. "Selama ini kawasan di sekitar stasiun, banyak PKL dan arus lalu lintas menjadi tersendat," kata dia.

Puluhan mahasiswa dari Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Komisariat Universitas Ibnu Khaldun Bogor sebelumnya melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Balai Kota Bogor pada Rabu sore, 16 Oktober 2019 yang menyuarakan aspirasi bagi PKL. Mahasiswa meminta agar Pemerintah Kota Bogor mengevaluasi penataan PKL di Kota Bogor, dengan pertimbangan PKL selama ini berdagang di tempat yang ramai, kemudian dipindahkan ke tempat yang sepi.

Pemerintah Kota Bogor telah merelokasi sejumlah PKL dari Jalan Pengadilan ke Jalan Nyi Raja Permas, di dekat stasiun Kota Bogor. Pemerintah Kota juga mengubah trayek angkot 10 dan 12 untuk melewati Jalan Nyi Raja Permas, agar PKL tetap ramai.



Bogor Akan Pindahkan PKL di Trotoar Pasar Anyar ke Dalam Pasar | Bang Naga | on Kamis, 17 Oktober 2019 11:27 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Bogor Akan Pindahkan PKL di Trotoar Pasar Anyar ke Dalam Pasar
Description: Pemerintah Kota Bogor sebelumnya telah merelokasi sejumlah PKL dari Jalan Pengadilan ke Jalan Nyi Raja Permas, di dekat stasiun Kota Bogor.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1260817/bogor-akan-pindahkan-pkl-di-trotoar-pasar-anyar-ke-dalam-pasar.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Server Pulsa Online
» Samsung Diduga Bakal Bikin HP Pakai Baterai Lepas Pasang
» Harga Minyak Dunia Stabil Akibat Tarik Menarik Sentimen
» Ade Armando Disomasi Gara-gara Sentil Din dan Muhammadiyah
» Trump Ancam Kerahkan Ribuan Pasukan Kawal Demo George Floyd
» Cerita Marbut Dilanda Kesepian Masjid Bekasi
» 7 Syarat Terbang Lion Air ke Penumpang di Era New Normal
» Mayweather Bakal Bayar Biaya Upacara Pemakaman George Floyd

Karir


Lirik


Nasional

» Gempa Bumi Hari Ini

menu


Tempo LIPUTAN DAIRI Contack Me Zodiak
© 2017 - 2020 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

DMCA.com Protection Status

DOWNLOAD APP sumutkota.com




Page loads : seconds