Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2019
Penabrak PKL di Kota Tua Diduga Mabuk | Kata Pelatih Timnas Pelajar Setelah Ditekuk Malaysia di Semifinal | Sulit Ikut Formula E Jakarta, Ini Alasan Sean Gelael | Liga 2: Persita dan Persik ke Final Sekaligus Raih Tiket Promosi | Jadwal Liga 1 Sabtu: Persija Jakarta dan Bali United Main | Principal, DoctorSHARE Tawarkan Model Investasi Sambil Berdonasi | Kalah Penalti Vs Malaysia, Timnas Pelajar Gagal ke Final | Kasus penganiayaan Suporter, Kemenpora Minta Malaysia Maaf | Usul Masa Jabatan Presiden 3 Periode, Ini Reaksi 8 Partai Politik | GL Pro 08 Ancam Lapor Polisi Soal Gaduh Anggaran, Ini Kata PSI | KPK Telisik Dugaan Mahar Politik Bupati Lampung Tengah ke PKB | Cara Unik Selangor Kurangi Angka Perceraian di Usia Muda | Menristek Persilakan Peneliti Pakai Fasilitas Penelitian Negara | Sebagian Indonesia Masih Mengalami Kekeringan Hingga November | Canon EOS 90D, Kamera DSLR Menengah dengan Kemampuan Profesional | Fujifilm X-Pro3 Dirilis, Usung Bodi Titanium | Aneh, Galaksi Ini Memiliki Tiga Lubang Hitam Supermasif | Abdul Somad di KPK, Agus Rahardjo Cerita Kronologisnya | Ashanty Operasi, Netizen Batal Simpati | Korek Mata di Acara Corbuzier, Novel Baswedan: Bersihkan Lensa | Ditanya Reuni Akbar 212, Moeldoko: Masyarakat Sudah Ingin Damai | Dianggap Bikin Kisruh, PSI DKI Digeruduk Ormas Pendukung Anies | Presiden Tunjuk Staf Khusus Milenial, Ini Kritik Pengamat | Saut: Tak Terbayang Kalau Teror Novel Baswedan Terjadi pada Saya | Ridwan Kamil Ketok Palu UMK Jabar, Karawang yang Tertinggi | Ahok Komut Pertamina, Erick Thohir: Kami Ingin Figur Pendobrak | Viral Larangan Ucapan Natal, Toko Tous Les Jours Tetap Ramai | Penabrak PKL di Kota Tua Diduga Mabuk | Kata Pelatih Timnas Pelajar Setelah Ditekuk Malaysia di Semifinal | Sulit Ikut Formula E Jakarta, Ini Alasan Sean Gelael | Liga 2: Persita dan Persik ke Final Sekaligus Raih Tiket Promosi | Jadwal Liga 1 Sabtu: Persija Jakarta dan Bali United Main | Principal, DoctorSHARE Tawarkan Model Investasi Sambil Berdonasi | Kalah Penalti Vs Malaysia, Timnas Pelajar Gagal ke Final | Kasus penganiayaan Suporter, Kemenpora Minta Malaysia Maaf | Usul Masa Jabatan Presiden 3 Periode, Ini Reaksi 8 Partai Politik | GL Pro 08 Ancam Lapor Polisi Soal Gaduh Anggaran, Ini Kata PSI |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Raja Oktohari Lebih Suka NOC Indonesia Dibanding KOI | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Selasa, 15 Oktober 2019 10:14 WIB

Raja Oktohari Lebih Suka NOC Indonesia Dibanding KOI | Berita Tempo Hari Ini

Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) terpilih periode 2019-2023, Raja Sapta Oktohari (tengah) berjabat tangan dengan Ketua Umum KOI periode 2015-2019 Erick Thohir (kanan) dalam Kongres KOI di Jakarta, Rabu, 9 Oktober 2019. Raja Sapta Oktohari resmi menjadi Ketua Umum KOI 2019-2023. TEMPO/M Taufan Rengganis

SUMUTkota.com, Jakarta - Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia, Raja Sapta Oktohari, menyebutkan tidak bakal lagi menggunakan nama KOI untuk singkatan nama induk olahraga tertinggi di Indonesia. Pria yang akrab disapa Okto ini memilih menggunakan nama NOC Indonesia atau National Olympic Committee Indonesia.
 
"Orang itu banyak rancu karena KOI. Kami ini games-nya internasional. Di dunia tidak ada KOI, yang ada national olympic committee (NOC) Indonesia. Kami harus membiasakan dengan itu," ujar Okto saat ditemui Tempo di FX Sudirman, Jakarta, Senin, 14 Oktober 2019.
 
Penggunaan nama NOC Indonesia, lanjut dia, bukan sekadar ingin terlihat keren. Penggunaan bahasa asing dilakukan Okto sejak memimpin Ikatan Sepeda Sport Indonesia dengan mengubah penyebutan menjadi Indonesian Cycling Federation. Dalam kampanye di dunia internasional, Okto akan terus menggunakan nama NOC Indonesia. "Kami di indonesia harus membiasakan orang untuk menyebut NOC Indonesia karena nanti orang bingung, apa itu KOI, apa itu NOC Indonesia," ungkap dia.
 
Tujuan rebranding KOI, kata Okto supaya masyarakat luas bisa mengingat NOC Indonesia sebagai sebuah identitas yang kuat. Menurut dia, salah satu langkah yang bakal dilakukan dengan merenovasi kantor NOC Indonesia dengan menambahkan nuansa lima warna lingkaran yang terdapat pada logo International Olympic Committee (IOC) sebagai induk organisasi.
 
"Jadi semua kantor dari lantai 16 sampai lantai 19, kami bikin nuansa-nya sporty. Logo NOC Indonesia bakal jadi alat branding utama," kata dia menjelaskan renovasi kantor NOC Indonesia.
 
Okto mengatakan telah membuat aturan setiap pengurus NOC Indonesia harus melakukan sosialisasi logo sebagai jati diri organisasi. Setiap ke luar negeri, menurut dia, pengurus NOC Indonesia harus menggunakan pin bergambar logo organisasi.
 
Pengalaman melakukan branding, kata Okto pernah dilakukan ketika memimpin Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi). Ia menyebut orang yang menggunakan logo Hipmi bakal merasa bangga. "Sama kayak bike tour world. Logonya itu dibikin sticker orang mau beli karena kuat logonya sama Hipmi juga begitu," kata dia menjelaskan pentingnya kekuatan branding NOC Indonesia.
 
IRSYAN HASYIM


Raja Oktohari Lebih Suka NOC Indonesia Dibanding KOI | Bang Naga | on Selasa, 15 Oktober 2019 10:14 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Raja Oktohari Lebih Suka NOC Indonesia Dibanding KOI
Description: Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia, Raja Sapta Oktohari akan menghapus nama KOI untuk singkatan nama induk olahraga tertinggi di Indonesia.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1259866/raja-oktohari-lebih-suka-noc-indonesia-dibanding-koi.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

» Pengusaha Bentuk Tim Kerja Kaji Omnibus Law
» Ma'ruf soal Gugatan UU KPK: Itu Hak Pimpinan KPK
» Menhan Prabowo Tak Akan Main-main dengan Anggaran Alutsista
» Jerman Pertama Kali Pulangkan Simpatisan ISIS dari Suriah
» Rilis Lagu di Indonesia, Cinta Laura Berharap Diterima Asia
» Menpan-RB Dukung Kejaksaan Agung Tolak LGBT daftar CPNS
» Bamsoet Caketum Golkar, Kubu Airlangga Ungkit Pengkhianatan

Karir


Lirik

  • AYDI – Kita Indonesia
  • The Virgin – Diakah Jodohku
  • Abiel Jatnika – Kapalang Nyaah
  • Michiel Eduard – Kau Telah Pergi (OST ROMPIS 2018)
  • Hary – Biarkan Ku Pergi
  • Anggun – Siapa Bilang Gak Bisa
  • Smash – Fenomena
  • Adipati – Lempar Batu Sembunyi Tangan
  • LaoNeis Band – Insya Allah
  • Michael Mario – Jangan Menolak

  • Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN DAIRI QUICK COUNT PILPRES Zodiak
    © 2017 - 2019 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

    DMCA.com Protection Status


    Page loads : seconds